ASESMEN KELAS Kelompok Psikologi Umum 2 Violla201271073 Tiara Kasih201271054 Evita N. R.201271083 Evi Dhevita201271087 Fitriah201271110 Handri Arta201271100.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
Advertisements

Peraturan Mendiknas Nomor: 20 Tahun 2007 tentang
STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL PENGEMBANGAN SILABUS.
SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN RAYON 134 UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2012 DISUSUN OLEH: TIM PENGEMBANG.
PERENCANAAN PENGAJARAN SEJARAH HANSISWANY KAMARGA.
Oleh Junaidi, S.Pd. Tugas Pokok Guru Merencanakan Pembelajaran Melaksanakan Kegiatan Pembelajaran Melakukan Penilaian Menindaklanjuti hasil pembelajaran.
PENILAIAN OLEH PENDIDIK
KONSEP PENILAIAN AUTENTIK PADA PROSES DAN HASIL BELAJAR
PENILAIAN PEMBELAJARAN IPS
EVALUASI PEMBELAJARAN IPA
Pengukuran, Penilaian dan Evalusi
Pengembangan sistem penilaian pend ips
(The Curiculum staf of Babadan 2 State Junior High School)
ANALISIS BUKU GURU dan SISWA (Mata Pelajaran Program Keahlian SMK)
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR BERBASIS KOMPETENSI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL NOVEMBER, 2006.
TENTANG STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
STANDAR PENILAIAN.
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN PERANGKAT PENILAIAN PSIKOMOTOR
Menyiapkan Tes Esai.
PENILAIAN.
Evaluasi Pembelajaran TIK
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KONSEP PENILAIAN.
PENILAIAN BERBASIS KELAS
POKOK BAHASAN Pertemuan 13
PENYUSUNAN TES PERTEMUAN 7 KHAOLA RACHMA ADZIMA PGSD FKIP.
EVALUASI DAN PENGUKURAN TEORI DAN IMPLEMENTASI
Pengembangan Portofolio
Penilaian Pembelajaran
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.20/2007
PENILAIAN HASIL BELAJAR SISWA
PENGEMBANGAN PORTOFOLIO
ASESMEN KINERJA KETERAMPILAN DAN PRODUK
Asesmen Alternatif Tutor: Agus Santoso.
EVALUASI PEMBELAJARAN.
PRINSIP PENILAIAN (Retno Wahyuningsih).
KONSEP PENILAIAN AUTENTIK PADA PROSES DAN HASIL BELAJAR SEJARAH
Penerapan model pembelajaran
KONSEP PRINSIP DAN PENDEKATAN PENILAIAN DALAM PEMBELAJARAN
TES PENCAPAIAN PRESTASI TERSTANDARDISASI
PENILAIAN KELAS MERUPAKAN SATU PILAR DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI ADALAH KEGIATAN GURU YANG TERKAIT DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN TENTANG.
PENILAIAN KELAS (Classroom Assessment)
PENILAIAN KELAS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT KURIKULUM JAKARTA, 2004.
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
SEMINAR DAN WORKSHOP PROFESIONALISME GURU SMA AL ASHRIYYAH NURUL IMAN dengan tema RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR narasumber Farhan, S.Pd.I Ahad,
PENILAIAN KELAS DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT KURIKULUM JAKARTA, 2004.
ASESMEN ALTERNATIF GALIH ISTININGSIH PGSD UMM.
MK. 6- SMP TES DIAGNOSTIK DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL.
Pengembangan Portofolio
Ruang Lingkup Penilaian Portofolio
Tes dan Pengukuran Olahraga
KONSEP PENILAIAN AUTENTIK PADA PROSES DAN HASIL BELAJAR
Disajikan Oleh Burhanudin, S.Pd.
MANFAAT HASIL PENILAIAN
PENILAIAN PORTOFOLIO Suranto, S.Pd, M.Pd.
TEKNIK PENILAIAN HASIL BELAJAR
RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR
PENILAIAN TINGKAT KELAS
KONSEP PENILAIAN AUTENTIK PADA PROSES DAN HASIL BELAJAR
SMP TES DIAGNOSTIK DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL.
Pengembangan Portofolio
PEMBELAJARAN EVALUASI. Pengertian Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik adalah proses pengumpulan informasi/data tentang capaian pembelajaran peserta.
SISTEM PENILAIAN BERBASIS KOMPETENSI
KONSEP PENILAIAN AUTENTIK PADA PROSES DAN HASIL BELAJAR
PELAKSANAAN PROGRAM REMEDIAL
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA SECARA TERPADU
PENDALAMAN MATERI PEMBELAJARAN PESERTA TUNANETRA
EVALUASI PEMBELAJARAN
Transcript presentasi:

ASESMEN KELAS Kelompok Psikologi Umum 2 Violla Tiara Kasih Evita N. R Evi Dhevita Fitriah Handri Arta

Asesmen ini sangat efektif dilakukan secara terus menerus untuk mengetahui apakah pelajaran harus dimodifikasi atau tidak. Asesmen selama pelajaran membantu pengajar untuk mendeteksi siswa manakah yang membutuhkan perhatian individual Anda (Stobart, 2006 dalam Santrock, 2009).

Asesmen dibagi menjadi tiga rincian: -Asesmen Prapelajaran -Asesmen selama pelajaran -Asesmen pascapelajaran asesmen sumatif Menurut Stiggins & Cokklin (1992 dalam Santrock, 2009), berikut merupakan jenis target pembelajaran yang bisa Anda gabungkan dalam pelajaran dan asesmen: -Pengetahuan -Penalaran/pemikiran -produk -afeksi

Prinsip Asesmen Berbasis kelas: a.Prinsip Validitas b.Prinsip Reliabilitas c.Prinsip Komprehensif d.Prinsip Objektivitas e.Prinsip Mendidik

Asesmen kelas yang berkualitas tinggi tidak hanya valid dan dapat dipercaya, tetapi juga adil (McMillan, 2007; National Research Council, 2001: Popham, 2006: Reynolds, Livingston, &Willson, 2006 dalam Santrock 2009).

Asesmen dikatakan adil ketika semua siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk belajar dan menunjukan pengetahuan serta keterampilan mereka (Yung, 2001 dalam Santrock 2009). Asesmen itu adil ketika guru mengembangkan target pembelajaran yang sesuai, memberikan materi dan pembelajaran yang kompeten yang sesuai dengan target tersebut serta memilh asesmen yang mencerminkan target, materi, dan pelajaran.

TES TRADISIONAL 1. Soal respons pilihan pilihan (selected-response items) -Soal benar atau salah -Soal pilihan ganda -Soal menjodohkan 2. Soal respons yang dibuat -Soal jawaban singkat -Esai

Fungsi Asesmen Berbasis Kelas *untuk menggambarkan sejauh mana seorang peserta didik telah menguasai suatu kompetensi *landasan pelaksanaan evaluasi hasil belajar dalam membuat keputusan *sebagai alat diagnosis *sebagai langkah perbaikan proses *sebagai kontrol bagi guru tentang gambaran kemajuan *perkembangan proses dan hasil belajar.

Asesmen prestasi adalah asesmen yang mengharuskan pembuatan jawaban atau produk yang menunjukan pengetahuan dan keterampilan, contohnya meliputi menulis sebuah esai dan mengadakan eksperimen, mengerjakan proyek, menyelesaikan masalah dunia nyata, serta membuat portofolio.

Portofolio pembelajaran memiliki beberapa kelebihan -sifatnya yang komprehensif menangkap kompleksitas serta kelengkapan pekerjaan dan pencapaian siswa memotivasi siswa untuk berpikir secara kritis dan mendalam - memberikan mekanisme yang sangat baik untuk mengevaluasi kemajuan dan peningkatan siswa (Berryman & Russel, 2001; Richard, 2001 dalam Santrock, 2009).

Portofolio pembelajaran juga memiliki beberapa kekurangan : -menggunakan banyak waktu untuk koordinasi dan evaluasi kompleksitas dan keunikan portofolio -sulit untuk dievaluasi dan reliabilitasnya seringkali terlalu rendah bila dibandingkan dengan tes tradisional.

Dalam proses ini, nilai mempunyai empat tujuan dasar (Airasian, 2005 dalam Santrock 2009). -Administratif. -Informasional -Motivasional -Bimbingan Tujuan Penilaian Penilaian dilakukan untuk mengomunikasikan informasi yang berarti tentang pembelajaran atau prestasi seorang siswa (Butler & McMunn, 2006; Taylor dan Nolen, 2005 dalam Santrock, 2009).

dan (3) menimbang jenis bukti yang berlainan (penilaian dilibatkan dalam bagaimana guru mensintesis informasi menghasilkan nilai siswa). (1)standar perbandingan yang digunakan untuk penilaian (dengan referensi norma atau dengan referensi kriteria); (2) aspek prestasi (strategi yang bagus untuk mendasarkan nilai keseluruhan pada serangkaian asesmen, termasuk tes dan asesmen lain); Tiga jenis utama pengambilan keputusan guru mengarisbawahi sistem penilaian:

Tujuan Penilaian Nilai mempunyai empat tujuan dasar (Airasian, 2005 dalam Santrock 2009). 1.Administratif 2.Informasional 3.Motivasional 4.Bimbingan

Komponen Sistem Penilaian (1) standar perbandingan yang digunakan untuk penilaian (2) aspek prestasi (3) menimbang jenis bukti yang berlainan (penilaian dilibatkan dalam bagaimana guru mensintesis informasi menghasilkan nilai siswa).

Isu dalam asesmen meliputi (1) apakah guru harus memberikan nilai nol untuk tugas atau karangan yang terlewatkan, (2) apakah guru harus bersikap tegas dengan angka dalam penilaian, (3) apakah penilaian harus di tiadakan (meskipun dalam penilaian bisa berubah di masa depan, pengambilan keputusan tentang prestasi siswa masih akan dibuat dan dikomunikasikan kepada siswa, orang tua, dan yang lainya), dan (4) apakah inflasi nilai merupakan sebuah masalah.

Mengunakan Komputer untuk Asesmen Komputer bisa digunakan untuk membuat, mencetak, mengadakan, dan menilai tes; memberikan medium untuk fortofolio; serta memelihara catatan siswa ( Bitter & Legacy, 2006; Britten & Cassidy, 2006; Gronlund, 2006; Newby dkk., 2006 dalam Santrock, 2009). Komputer bisa digunakan untuk pembutan tes melalui bank soal, mencetak tes dari bank soal, melaksanakan tes dengan menampilkan soal di layar komputer, dan menilai jawaban soal tes.

Portofolio Elektronik Istilah portofolo elektronik dan portofolio berbasis komputer mendeskripsikan portofolio yang disimpan dalam format elektronik tersedia beberapa program portofolio elektronik.

Pencatatan Teknologi komputer bisa membatu mengurangi beban pencatatan bagi guru. Sebagai contoh, buku nilai elektronik bisa terus mencatatat nilai siswa dalam satu pelajaran serta memungkinkan orangtua atau siswa untuk mengakses nilai dan komentar guru.

Asesmen Berbasis web Asesmen berbasis web, yang berarti bahwa penilai terjadi di internet, semakin sering digunakan untuk mencatat dan mengevaluasi perlilaku siswa dan/atau memetakan kemajuan akademis

KESIMPULAN Asesmen adalah segala sesuatu yang diberikan guru untuk mengetahui apakah siswa-siswanya belajar. Cara yang dilakukan dalam asesmen bisa berupa pertanyaan, memantau pemahaman siswa. Asesmen ini sangat efektif dilakukan secara terus menerus untuk mengetahui apakah pelajaran harus dimodifikasi atau tidak.

Santrock, John W Educational Psychology, diterjemahkan oleh Diana Angelica.New York: McGraw-Hill. kelas/