SUPERVISI MANAJERIAL Oleh : NUR KOMARUDIN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Direktorat Pembinaan SMA
Advertisements

Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
KEPALA PERPUSTAKAAN SEKOLAH
OLEH Drs.H.AMIR MAHMUD, M.M. NIP :
DELAPAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
PENDALAMAN EVALUASI PENDIDIKAN TK SEKOLAH
PERANGKAT AKREDITASI SD/MI
PELATIHAN KURIKULUM BAGI PENGAWAS DAN KEPALA SEKOLAH
PENILAIAN KINERJA PENGAWAS SEKOLAH
Peraturan Mendiknas Nomor: 20 Tahun 2007 tentang
(GRAND DESIGN) PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KEPALA SEKOLAH
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
PROSEDUR/METODOLOGI PENELITIAN ( BAB III )
Pengembangan Instrumen Penelitian
(Oleh: Prof. Dr. I Wayan Koyan, M.Pd.)
MATERI-1 PRINSIP-PRINSIP PENILAIAN
Validitas dan Reliabilitas
PENGENALAN SNP, SPM DAN IMPLEMENTASI SPM
SUPERVISI AKADEMIK Oleh H.M. Purwono, S. Pd PCT B. Ind. Jatim.
Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M)
ANALISIS BUKU GURU dan SISWA (Mata Pelajaran Program Keahlian SMK)
TENTANG STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN RASIONAL KURIKULUM.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
SUPERVISI AKADEMIK PELATIHAN PENDAMPINGAN
Materi Sesi Kelompok 6 Panduan Menerapkan dan Melaksanakan Penjaminan Mutu Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP)
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN PERANGKAT PENILAIAN PSIKOMOTOR
Bagian KETIGA: PENGEMBANGAN BUDAYA SEKOLAH (2 jpl)
Bab 9 Pengukuran dan desain instrumen dalam survei.
PENGUMPULAN DATA Pengertian
PENILAIAN.
Pelatihan Pendampingan Kurikulum 2013
Validitas dan Reliabilitas
Bab 9 Pengukuran dan desain instrumen dalam survei.
ASESMEN DALAM BK PPT 3 1 BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.
Validitas & Reliabilitas Instrumen
Pengembangan Instrumen Penelitian
Laporan Pelaksanaan Tugas Pengawas
KEPEMPIMPINAN PEMBELAJARAN
PENYUSUNAN PROGRAM & PELAPORAN PENGAWASAN SEKOLAH
MATERI POKOK PELATIHAN NARASUMBER DAN INSTRUKTUR KURIKULUM 2013
MATERI POKOK PELATIHAN KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH ATAS TAHUN 2016
Penyusunan Instrumen Penelitian
Permendiknas No. 19 Tahun 2007 TENTANG STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN OLEH SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH.
PENILAIAN KINERJA PENGAWAS SEKOLAH
PROSEDUR/METODOLOGI PENELITIAN ( BAB III )
PENILAIAN DI SD KURIKULUM 2013
Pengembangan Instrumen Penelitian
Pengembangan Instrumen Penelitian
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
METODOLOGI PENELITIAN
KONSEP MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
2.1.D ANALISIS PENILAIAN HASIL BELAJAR
ASESMEN DALAM BK PPT 3 1 BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN.
VALIDITAS DAN RELIABILITAS
TEKNIK PENGUMPULAN DATA & PENGUKURAN
METODOLOGI PENELITIAN (Model Penelitian Tindakan)
Gisely Vionalita SKM. M.Sc. Program Studi Kesehatan Masyarakat
INSTRUMEN PENELITIAN.
Penyusunan Instrumen.
PENYUSUNAN INSTRUMEN PENELITIAN
PENILAIAN TINGKAT KELAS
PENGUMPULAN DATA Pengertian
PENGUJIAN HIPOTESIS MENGUMPULKAN DATA
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
PENGEMBANGAN INSTRUMEN
Pertemuan IX Instrumen Penelitian.
Statistika dan Probabilitas
Transcript presentasi:

SUPERVISI MANAJERIAL Oleh : NUR KOMARUDIN PELATIHAN PENDAMPINGAN KURIKULUM 2013 BAGI PENGAWAS SEKOLAH TAHUN 2014 Oleh : NUR KOMARUDIN DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKDAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KB -2 PENYUSUNAN INSTRUMEN SUPERVISI MANAJERIAL

Kompetensi Yang Diharapkan Menyusun instrumen supervisi manajerial sesuai dengan implementasi kurikulum 2013. Melaksanakan /Menggunakan Instrumen supervisi manajerial sesuai dengan implementasi kurikulum 2013

Hasil yang diharapkan Instrumen Superman PTK 2. Instrumen Superman Sarpras 3. Instrumen Superman Pembiayaan 4.Instrumen Superman Pengelolaan Satdik

Tahapan Pelatihan Menelaah penyusunan instrumen supervisi manajerial implementasi kurikulum 2013 ( 45’) Mengerjakan LKPS-SM 01 ( 120’) Mempresentasikan Hasil LKPS-SM01 (60’) Rangkuman ( 20’) Evaluasi ( 10’) Refleksi (10)

Bahan Renungan Segala sesuatu terwujud melalui penciptaan dua kali. Penciptaan pertama secara mental dan penciptaan kedua secara fisik. Apa yang kita wujudkan berawal dari pikiran kita. [ Stephen Covey ]

Essensi Pengawasan Pengawasan adalah proses atau kegiatan melihat dengan cermat apakah pelaksanaan program (yang terjadi) dalam sebuah organisasi/lembaga/ proyek/Satdik sesuai dengan apa yang seharusnya terjadi

Langkah Pengawasan Menetapkan suatu kriteria atau standar, Mengukur/menilai kinerja (performance) yang sedang atau sudah dilakukan, Membandingkan kinerja dengan standar yang ditetapkan dan menetapkan perbedaannya jika ada, dan Memperbaiki penyimpangan dari standar dengan tindakan pembetulan.

Perangkat Pengawasan Manajerial Program Manajerial Rencana Pengawasan Manajerial Instrumen Pengawasan Manjerial

Aspek Penting dalam Pengawasan Manajerial Dimensi perbaikan lebih ditonjolkan dibanding dimensi penilaian semata; Pendidikan mengolah (mentransformasikan) manusia untuk berubah dan bertambah dari segi pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dimiliki, sehingga sifatnya lebih abstrak dan tidak mudah diukur secara utuh; dan pelaksanaan pendidikan menjadi observable dan measurable

Pengertian Instrumen Supervisi Manajerial Supervisi manajerial merupakan kegiatan supervisi berkenaan dengan aspek pengelolaan sekolah yang terkait langsung dengan peningkatan efisiensi dan efektivitas sekolah yang mencakup perencanaan, koordinasi, pelaksanaan, evaluasi, dan pengembangan sumber daya pendidikan. Alat yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu (seperti alat yang dipakai oleh pekerja teknik, alat-alat kedokteran, optik dan kimia); dan Sarana penelitian (berupa seperangkat tes, angket, dan sebagainya) untuk mengumpulkan data (Alwi, 2002: 437) Alat yang berfungsi untuk memudahkan pelaksanaan sesuatu. (Arikunto 1988: 51)

Lanjutan Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil pengawasan terkait dengan realitas pengelolaan sekolah untuk dibandingkan dengan standar pengelolaan yang telah ditetapkan sehingga dapat dijadikan bahan untuk pelaksanaan pembinaan sekolah secara berkesinambungan.

Kreteria Instrumen Validitas Reliabilitas Construct Validity Content Validity Face Validity Predictive Validity (Margono 2004: 186) Validitas Kemantapan; Ketepatan, dan Homogenitas. Reliabilitas

METODE KERJA PENGUJIAN RELIABILITAS Metode Ulang (Test-Retest) Menurut Margono (2004: 184), metode ini menunjuk adanya pengulangan pengukuran yang sama kepada responden yang sama, dengan situasi yang (kira-kira) sama, Metode Pararel Metode ini menunjuk pada suatu kesatuan yang sama, atau kelompok variabel diukur dua kali pada waktu yang sama atau hampir bersamaan, pada sampel atau responden yang sama juga. Metode Belah Dua (Split Half Method) Metode ini menunjuk pada pengujian suatu instrumen dengan cara membagi dua, artinya instrumen dan skor pada kedua bagian instrumen itu dikorelasikan.

Model Instrumen Pengawasan Manjerial A. Pedoman Observasi Fungsi : Apa yang harus diobservasi atau diawasi. Kriteria-kriteria yang dijadikan tolak ukur pertimbanga pengawas- annya; dan sebagainya Bentuk : Skala-skala penilaian Daftar-daftar cek; dan lain-lain

Lajutan B. Pedoman Wawancara fase-fase kegiatan : Sebelum wawancara. Pelaksanaan wawancara Akhir wawancara

Lanjutan C. Angket dan Inventori a. Tipe Kuisioner: Kuesioner Berstruktur Kuesioner Tak Berstruktur Kuesioner Kombinasi b. Daftar-Daftar Ceklis Aktivitas Aktivitas-aktivitas kepala sekolah. Aktivitas-aktivitas guru-guru. Aktivitas-aktivitas peserta didik; dan Aktivitas-aktivitas personil sekolah

Langkah Penyusunan Instrumen Adopsi. Menyadur (adaptation), dan Mengembangkan sendiri;

Langkah Penyusunan Instrumen Secara Adaptasi Penelaahan instrumen asli dengan mempelajari panduan umum (manual) instrumen dan butir-butir instrumen. Hal itu dilakukan untuk memahami (a) bangun variabel; (b) kisi-kisinya; (c) butir-butirnya; (d) cara penafsiran jawaban. Perbaikan butir instrumen bila diperlukan.

Langkah Penyusunan Instrumen mengembangkan sendiri Menentukan masalah penelitian (bidang yang akan disupervisi) Menentukan variabel (yang disupervisi) Menentukan instrumen yang akan digunakan Menjabarkan bangun setiap variabel. Menyusun kisi-kisi. Penulisan butir-butir instrumen. Mengkaji ulang instrumen tersebut yang dilakukan oleh peneliti (pengawas) sendiri dan oleh ahli (melalui judgement). Penyusunan perangkat instrumen sementara.

Lanjutan Melakukan uji coba Perbaikan instrumen sesuai hasil uji coba. Penataan kembali perangkat instrumen yang terpakai

Rambu-Rambu Pemilihan Instrumen Pengumpulan Data Pengawasan METODE INSTRUMEN DATA TENTANG ANGKET Angket dan Skala Sikap .………………………………… WAWANCARA Wawancara …………………………………. PENGAMATAN Check list Pedomanpengamatan …………………………………. DOKUMENTASI Check list …………………………………. TES Soal Tes ………………………………….

Ruang lingkup untuk penyusunan instrumen supervise manajerial implemetasi kurikulum 2013 Manajemen Perubahan meliputi, (1) Strategi Pelaksanaan Program Pembelajaran, (2) Keberhasilan Kepala Sekolah Efektif Sebagai Pemimpin Pembelajaran. Pengembangan Budaya Sekolah meliputi : (1) Pentingnya kepala sekolah memiliki sikap menerima rencana perubahan dengan harapan dan keyakinan yang tinggi bahwa perubahan akan menjadikan mutu pendidikan lebih baik, (2) Fakta tentang peran kepala sekolah dalam pengembangan budaya sekolah, (3) Analisis keberhasilan peran kepala sekolah dalam pengembangan budaya sekolah, (5) Identifikasi penyebab keberhasilan kepala sekolah dalam pengembangan budaya sekolah, (6) Rumusan alternatif kegiatan dalam pengembangan budaya sekolah, dan (7) Prioritas program pengembangan budaya sekolah. Kepemimpinan Pembelajaran meliputi, (1) Pentingnya penerapan kepemimpinan pembelajaran, (2) Strategi pelaksanaan pogram kepemimpinan, dan (3) Rencana tindakan.

Referensi Penyusunan Instrumen Pengawasan Manajerial Permendiknas Nomor 12,13,16 Thn 2007 PermenegPan RB nomor 16 Thn 2009 Permendiknas Nomor 35 Thn 2010 Permendiknas Nomor 24 tahun 2008 Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 Permendiknas Nomor 69 Tahun 2009 Propil Sekolah Model

PESERTA MENGERJAKAN LKPS- SM 1 Kegiatan Inti PESERTA MENGERJAKAN LKPS- SM 1

Kegiatan Penutup Rangkuman Evaluasi Refleksi

Terima Kasih