MODERN ART IN INDONESIA (4)

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
UNDANG-UNDANG TENTANG K3
Advertisements

PENGERTIAN HAKI: Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) atau Hak Milik Intelektual (HMI) atau harta intelek (di Malaysia) ini merupakan padanan dari bahasa.
Teori Graf.
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
START.
STAF PENGAJAR FISIKA DEPT. FISIKA, FMIPA, IPB
Aritmatika Sosial.
Wido Hanggoro ` Research and Development Department Indonesia Meteorological Climatological and Geophysical Agency.
Bulan maret 2012, nilai pewarnaan :

UKURAN PEMUSATAN Rata-rata, Median, Modus Oleh: ENDANG LISTYANI.
Update NCEP/NOAA POAMA Jamstec Prediksi BMKG (Indonesia)
1 Diagram berikut menyatakan jenis ekstrakurikuler di suatu SMK yang diikuti oleh 400 siswa. Persentase siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler.
Bab 11A Nonparametrik: Data Frekuensi Bab 11A.
BADAN KOORDINASI KELUARGA BERENCANA NASIONAL DIREKTORAT PELAPORAN DAN STATISTIK DISAJIKAN PADA RADALGRAM JAKARTA, 4 AGUSTUS 2009.
NCEP/NOAA BoM/POAMA La Nina Kuat (-2.2) La Nina Moderate (-1.8)
Sahwal Abdul Haris Politik dan Pemerintahan Amerika Serikat (2012)
DIAGRAM LEXIS.
Media Presentasi Pembelajaran
BOROBUDUR (4) FAHMI BASYA
Mari Kita Lihat Video Berikut ini.
Statistika Deskriptif
Bab 6B Distribusi Probabilitas Pensampelan
FPB DAN KPK KELAS 7 SEMESTER 1 ( SMPK PENABUR KOWIS )
LATIHAN SOAL DATA TUNGGAL
MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA
STATISTIK - I.
Awal Kemerdekaan – Orde Baru
DISTRIBUSI FREKUENSI oleh Ratu Ilma Indra Putri. DEFINISI Pengelompokkan data menjadi tabulasi data dengan memakai kelas- kelas data dan dikaitkan dengan.
Pengolahan Citra Digital: Konsep Dasar Representasi Citra
Soal Latihan.
Update BoM/POAMA NCEP/NOAA Jamstec Prediksi BMKG (Indonesia)
Pengujian Hipotesis Parametrik 2
SEGI EMPAT 4/8/2017.
FITRI AYUDYA SARI, KESIAPAN GURU SEJARAH SMA NEGERI DI KABUPATEN BREBES UTAR DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) TAHUN.
UKURAN PEMUSATAN DATA Sub Judul.
SEJARAH SASTRA DAN PERIODESASI SASTRA INDONESIA
UJI KOMPETENSI 1.
Bulan FEBRUARI 2012, nilai pewarnaan :
AREAL PARKIR PEMERINTAH KABUPATEN JEMBRANA
BIOGRAFI PENGARANG AHMAD TOHARI
KINERJA SAMPAI DENGAN BULAN AGUSTUS 2013
Nonparametrik: Data Peringkat 2
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
SEGI EMPAT Oleh : ROHMAD F.F., S.Pd..
Graf.
Statistika Deskriptif: Statistik Sampel
EKO PONIMAN, Ekspresi Estetis Siswa Kelas V SD Islam Terpadu Bina Amal Kota Semarang: Kajian Unsur Visual dan Makna Simbolis Karya Seni Lukis.
Bersyukur.
Statistika Deskriptif: Distribusi Proporsi
Universitas Udayana.
Teknik Numeris (Numerical Technique)
BAB2 QUEUE 6.3 & 7.3 NESTED LOOP.
Matrikulasi Matematika
Akuntasi Sektor Publik Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah Daerah
ARIS GUNTORO, Ekspresi Wajah dalam Seni Lukis.
SENI BUDAYA IX BAB II BERKARYA SENI RUPA.
EVYTA NOVIANDARI, METODE PERAMALAN TERBAIK ANTARA METODE RUNTUN WAKTU DAN METODE DESEASONALIZING SEBAGAI METODE PERAMALAN PADA PERHITUNGAN TINGKAT.
Matakuliah : U0032 | SEJARAH SENI RUPA DAN
Matakuliah : U0032 | SEJARAH SENI RUPA DAN
Matakuliah : W0502 | SEJARAH SENI RUPA INDONESIA Tahun : 2009/2010
Seni rupa Indonesia pada masa pendudukan Jepang Pertemuan 10
RAGAM SENI RUPA MURNI NUSANTARA
SEJARAH PENDIDIKAN DKV INDONESIA
Kebudayaan Bali Baru (Seniman Pendatang) Pertemuan 4
SENI, SENI RUPA, dan DESAIN
Aliran seni lukis 1. ROMANTISME 7. KUBISME 2. REALISME
ALIRAN SENI RUPA.
SENI, SENI RUPA, dan DESAIN
SENI BUDAYA IX BAB II BERKARYA SENI RUPA. Untuk menciptakan karya seni rupa perlu adanya gagasan / ide ekspresi pada seseorang yang terlibat dalam pembuatan.
Transcript presentasi:

MODERN ART IN INDONESIA (4) Minggu 13 - Modern Indonesian Art (Koes Artbooks: 2006). - Seni Budaya untuk SMA kelas XII (Erlangga: 2007). - Seni Rupa (Indonesian Heritage, 2002)

SENI MODERN: PERAN AKADEMI dan NON AKADEMI Latar Belakang (1) - Pendidikan seni modern di Indonesia berkembang setelah perang kemerdekaan. - Institut Teknologi Bandung (ITB), berlatar belakang teknologi Barat, Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogyakarta dengan latar belakang tradisi- onal, serta Institut Kesenian Jakarta (IKJ). - Berbagai bentuk gaya dikembangkan, seperti ben- tuk abstrak, bentuk figuratif, dekoratif dan ekspresif.

SENI MODERN: PERAN AKADEMI dan NON AKADEMI Latar Belakang (2) - Seni lukis merupakan seni yang paling banyak berkembang di Indonesia, sehingga banyak istilah yang digunakan untuk seni-seni lainnya. - Karya seniman non akademi juga berpengaruh dalam seni modern Indonesia.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (A) Latar Belakang (1) - Technische Hoogeschool te Bandung (THB) didirikan pada 3 Juli 1920 oleh Pemerintah Hindia Belanda, yang bertujuan menciptakan tenaga terdidik asli Indonesia dalam bidang seni. - Departemen pertama yang dibuka adalah 'de Faculteit van Technische Wetenschap' dengan satu topik akademis yaitu 'de afdeeling der Weg en Waterbouw'. Kemudian THB menjadi bagian dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia di Jakarta.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (A) Latar Belakang (2) - 2 Maret 1959 THB berganti nama menjadi Institut Teknologi Bandung dan secara resmi terpisah dari Universitas Indonesia, Jakarta. - Akademi seni menjadi bagian dari ITB, dan menja- di Fakultas Seni dan Desain. - Hubungan budaya antar sekolah yang erat dengan Eropa dan AS membuat seni abstrak berkembang pesat di ITB, antara 1947 dan 1970.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (A) Latar Belakang (3) - Seniman Belanda, Simon Admiraal & Ries Mulder (1890-1973). Mulder meletakkan dasar-dasar pendidikan seni modern pertama di ITB. - Pengajar angkatan pertama asal Indonesia di ITB kebanyakan belajar di Barat, seperti Mochtar Apin, Ahmad Sadali, But Mochtar, Srihadi Soedarsono dan Sudjoko.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (B) Kurikulum ITB - Fakultas Seni dan Desain ITB terdiri atas: Seni Murni: Seni lukis, seni serat, seni patung, seni keramik, seni grafis. Desain: Desain tekstil, desain grafis, desain interior dan desain produk.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (C) Perkembangan Selanjutnya (1) - Hubungan antara akademi seni dan jurusan lain di ITB, seperti arsitektur, sangat penting bagi perkembangan desain interior, desain industri dan komunikasi visual. - Perluasan kota seperti Jakarta (ibukota negara) membutuhkan perancang gedung pemerintah, kantor, bank, hotel.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (C) Perkembangan Selanjutnya (2) - Gaya abstrak geometris (kubisme) yang diajarkan Ries Mulder (1950-an) berkembang menjadi abstrak yang lebih berwarna dan dinamis (1960- an). - Subyek-subyek nyata makin masuk ke dalam seni abstrak yang diciptakan. Pemandangan alam, alam benda dan potret misalnya.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (C) Perkembangan Selanjutnya (3) - Hingga tahun 1970-an, pendidikan formal seni modern yang diajarkan di ITB dapat dibagi atas bentuk abstrak, bentuk simbolik, bentuk figuratif.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (D) Seni Lukis, Bentuk Abstrak (1) - Mochtar Apin (1923-1994), mengembangkan ben- tuk abstrak dengan kekenyalan warna, berdasar kekagumannya pada pelukis Victor Vasarely, pencetus seni optis dan kinetis. - Ahmad Sadali (1924-1987), dianggap sebagai Bapak Seni Abstrak Indonesia. Pulasan kuasnya tidak ekspresif, namun terasa akrab dan hangat.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (D) Seni Lukis, Bentuk Abstrak (2) - Srihadi Soedarsono (1931-), mengembangkan bentuk abstrak dalam penggunaan warna secara halus namun kontras, serta menyederhana- kan bentuk dari obyek yang dilukis. - Pelukis wanita macam Erna Pirous (1941-), Umi Dachlan (1942- 2009), Farida Srihadi (1942) dan Heyi Ma’mun (1952-) turut memberi sumbang- an bentuk abstrak dengan gaya tersendiri.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (D) Seni Lukis, Bentuk Abstrak (3) Berikut karya dari: - Mochtar Apin (1923-1994). - Ahmad Sadali (1924-1987). - Srihadi Soedarsono (1931-). - Erna Garnasih Pirous (1941-). - Umi Dachlan (1942-2009). - Farida Srihadi (1942-). - Heyi Ma’mun (1952-).

Mochtar APIN (1923-1994) Untitled Year 1967, Format 134 x 159 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Untitled

Mochtar APIN (1923-1994) Legong Dancer Year 1971, Format 90 x 90 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Legong Dancer

A Girl Standing on the Beach Mochtar APIN (1923-1994) Year -, Format 117 x 82 cm, Technique Oil on canvas, Collection - A Girl Standing on the Beach

Ahmad SADALI (1924-1987) Skyline of New York Year 1957, Format 47 x 75 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Skyline of New York

Ahmad SADALI (1924-1987) Desert, Bandung Year 1964, Format 125 x 125 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Desert, Bandung

Ahmad SADALI (1924-1987) Bilahan Emas Year 1973, Format 31 x 39 cm, Technique Mixed media on canvas, Collection - Bilahan Emas

Scratched Surfaces and Furrowed Space (MIA, p.068) Ahmad SADALI (1924-1987) Year 1973, Format 80 x 80 cm, Technique Acrylic and gold-leaf on canvas, Collection Mrs. Poppy H. Setiawan, Jakarta Scratched Surfaces and Furrowed Space (MIA, p.068)

Structured Field with Golden Remnants Ahmad SADALI (1924-1987) Year 1977, Format 100 x 100 cm, Technique Oil and gold leaf on canvas, Collection - Structured Field with Golden Remnants

Ahmad SADALI (1924-1987) The Golden Mountain Year 1980, Format 80 x 80 cm, Technique Oil on canvas, Collection - The Golden Mountain

Ahmad SADALI (1924-1987) Surat 110: An Nashr ayat 3 Year -, Format 125 x 125 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Surat 110: An Nashr ayat 3

SRIHADI Soedarsono (1931-) Year 1965, Format 92 x 117 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Acropolis

SRIHADI Soedarsono (1931-) Year 1981, Format 89 x 103 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Landscape

SRIHADI Soedarsono (1931-) Year 1982, Format 95 x 140 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Borobudur II

SRIHADI Soedarsono (1931-) Year 2008, Format 120 x 130 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Borobudur, Moment of Love and Peace

UMI Dachlan (1942-2009) Seni Grafis Year 1971, Format 29,5 x 30 cm, Technique Print, Collection - Seni Grafis

UMI Dachlan (1942-2009) Pemandangan Merah Year 1980, Format 70 x 80 cm, Technique Acrylic, Collection - Pemandangan Merah

The Expression of Ultra Marine Blue and the Antique Coins UMI Dachlan (1942-2009) Year -, Format -, Technique Mixed media, Collection - The Expression of Ultra Marine Blue and the Antique Coins

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 1971, Format 52 x 42 cm, Technique -, Collection - Kisah IV

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 1987, Format 70 x 75 cm, Technique -, Collection - Motif II

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 1987, Format 70 x 75 cm, Technique -, Collection - The Motif III

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 1990, Format 66 x 82 cm, Technique -, Collection - Bunga II

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 1991, Format 45 x 45 cm, Technique -, Collection - Nuansa Perjalanan

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 1994, Format 145 x 150 cm, Technique -, Collection - Dawn at Bromo

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 1996, Format 145 x 125 cm, Technique -, Collection - Kekuatan Tubuh

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 1997, Format 145 x 145 cm, Technique -, Collection - Debaran Waktu

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 2003, Format 70 x 70 cm, Technique -, Collection - Kampung Pantai Danau Toba

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 2006, Format 25 x 25 cm, Technique -, Collection - Mekar di Kebun

ERNA Ganarsih Pirous (1941-) Year 2006, Format 95 x 95 cm, Technique -, Collection - Sepasang Hibiscus

Nature – Where Life Begin FARIDA Srihadi (1942-) Year 2008, Format 100 x 200 cm (diptych), Technique Acrylic on canvas, Collection - Nature – Where Life Begin

Gunungan – Symbol of Life Heyi Ma’mun (1952-) Year 2006, Format 115 x 145 cm, Technique Acrylic on canvas, Collection - Gunungan – Symbol of Life

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (E) Seni Lukis, Bentuk Figuratif (1) - Sudjana Kerton (1922-1994), mengembangkan karya figuratif secara ekspresif namun rinci, karena baginya karya seni bukan sekedar ciptaan belaka, melainkan juga proses komunikasi. - Popo Iskandar (1927-2000), mengembangkan seni abstrak ekspresionis dengan sapuan kuas tebal. Temanya berkisar dunia satwa, khususnya kucing. - But Mochtar (1930-1993), mengembangkan seni murni abstrak dengan unsur figuratif.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (E) Seni Lukis, Bentuk Figuratif (2) - Jeihan Sukmantaro (1938-), mengembangkan bentuk figuratif melalui ekspresi warna dan garis. Keunikan karyanya terlihat dari mata figur yang dibuat hitam, serta bentuk tangan yang mengalami distorsi.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (E) Seni Lukis, Bentuk Figuratif (3) Berikut karya seni dalam bentuk figuratif dari: - Sudjana Kerton (1922-1994). - Popo Iskandar (1927-2000). - But Mochtar (1930-1993). - Jeihan Sukmantoro (1938-)

Sudjana KERTON (1922-1994) Dusk Year 1987, Format 125 x 148 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Dusk

Sudjana KERTON (1922-1994) Tanah Airku Indonesia Year 1987, Format 200 x 292 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Tanah Airku Indonesia

Sudjana KERTON (1922-1994) Kuda Lumping Year 1990, Format 110 x 140 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Kuda Lumping

POPO Iskandar (1927-2000) Kucing Year 1975, Format 120 x 145 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Kucing

Potret Keluarga Kucing POPO Iskandar (1927-2000) Year 1987, Format 72 x 67,5 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Potret Keluarga Kucing

POPO Iskandar (1927-2000) Boy and Cat Year 1994, Format 122 x 87 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Boy and Cat

POPO Iskandar (1927-2000) Dua Macan dan Matahari Year 1975, Format 100 x 125 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Dua Macan dan Matahari

BUT Muchtar (1930-1993) Arab Family Year 1963, Format 130 x 130 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Arab Family

BUT Muchtar (1930-1993) Two Seated Women Year 1964, Format 100 x 100 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Two Seated Women

BUT Muchtar (1930-1993) Mother and Child Year 1972, Format 168 x 72 x 26 cm, Technique Welded copper, Collection - Mother and Child

BUT Muchtar (1930-1993) Mother and Son Year -, Format 163 cm, Technique Bronze with brown platina, Collection - Mother and Son

JEIHAN Sukmantoro (1938-) Ade Year 1973, Format 100 x 100 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Ade

JEIHAN Sukmantoro (1938-) Boy Year 1977, Format 127,5 x 140 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Boy

JEIHAN Sukmantoro (1938-) Girl Year 1977, Format 130 x 140 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Girl

JEIHAN Sukmantoro (1938-) Mendy Year 1980, Format 80 x 70 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Mendy

JEIHAN Sukmantoro (1938-) Taty Year 1980, Format 70 x80 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Taty

JEIHAN Sukmantoro (1938-) Putih Year 1986, Format 70 x 70 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Putih

JEIHAN Sukmantoro (1938-) Dua Gadis Year -, Format 70 x 80 cm, Technique Oil on canvas, Collection - Dua Gadis

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (F) Seni Lukis, Bentuk Simbolisme (1) - Berbeda dengan pengajar angkatan pertama ITB, Gregorius Sidharta dan A.D. Pirous mengembang- kan ide seni bentuk murni simbolisme, yang tidak terbatas dengan seni lukis saja ataupun bahan yang digunakan. - Akhir 1960-an, Sidharta dan Pirous mempertanya- kan perkembangan seni modern Indonesia yang dirasa kurang memasukkan seni tradisional Indonesia.

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (F) Seni Lukis, Bentuk Simbolisme (2) - Sidharta mengambil ilham dari seni kriya tradisi- onal Indonesia dan mengekspresikan dalam berbagai media. - Pirous mempelopori kaligrafi Islam modern yang berdasarkan Al Quran dan pengalaman masa kecilnya di Aceh.

Gregorius SIDHARTA Soegijo (Yogyakarta, November 30th 1932 – Solo, October 4th 2006 ) - 1950-1953: Akademi Seni Rupa Indonesia, Jogjakarta. - 1953-1957: Jan van Eyck Akademie voor Beeldende Kunsten Maastricht, Nederland. - Seorang seniman yang juga dikenal sebagai pematung. Karyanya antara lain: - 1961: Mural Mozaik, Restauran Hotel Indonesia, 250 x 360 cm.

Gregorius SIDHARTA Soegijo (Yogyakarta, November 30th 1932 – Solo, October 4th 2006 ) - 1966: Patung Garuda Pancasila, Ruang Utama Gedung DPR-MPR, Jakarta, tinggi 500 m. - 1980: Monumen Tonggak Samudra, Pelabuhan Tanjung Priok, tinggi 1700cm. - 1985: Patung Tumbuh dan Berkembang I, Pavillion Indonesia di EXPO '86, Vencouver, Kanada, batu cor tinggi 210 cm. - 1988: Patung Tumbuh dan berkembang II, Taman Olimpiade Seoul, batu cor tinggi 280 cm.

Gregorius SIDHARTA Soegijo (Yogyakarta, November 30th 1932 – Solo, October 4th 2006 ) - 1989: Patung Tumbuh dan Berkembang III, Taman ASEAN, Manila, perunggu tinggi 300 cm. - 1991: Patung Tumbuh dan Berkembang IV, Taman Pakubuwono, Jakarta, plat baja cat akrilik 700 cm. - 1992: Patung Melatronika, Kantor Depdikbud, Sawangan, stainless steel tinggi 900 cm. - 1994: Patung Tiga Simpul Produktivitas, Pabrik Semen Gresik, Tuban, Jawa Timur, tembaga 12 m.

Gregorius SIDHARTA Soegijo (Yogyakarta, November 30th 1932 – Solo, October 4th 2006 ) - 1995: Relief Struktur dan Dinamika, Gedung Pertemuan Ilmiah ITB, Bandung, ferro cement 1100 x 200 cm. - 1996: Patung Balance & Orientation, Elgala Plaza, Fukuoka, Jepang, perunggu tinggi 300 cm. - 2000: Patung Tumbuh dan Berkembang V, Hotel Padma Bali, tembaga tinggi 300 cm.

Gregorius SIDHARTA Soegijo (Yogyakarta, November 30th 1932 – Solo, October 4th 2006 ) - 2001: Circle of Messages from the East, Ministry of Information and The Arts (MITA, Singapore), tembaga tinggi 2500 cm. - 2004: Patung Bung Karno, Gedung Perpustakaan Bung Karno, Blitar, perunggu tinggi 250 cm.

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Berbaring Year 1955, Format 20 x 30 cm, Technique Ink on paper, Collection - Berbaring

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Duduk I Year 1969, Format 24 x 22 cm, Technique Ink on paper, Collection - Duduk I

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Berdiri Year 1975, Format 30 x 25 cm, Technique Ink on paper, Collection - Berdiri

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Duduk II Year 1975, Format 30 x 25 cm, Technique Ink on paper, Collection - Duduk II

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Berjalan Year 1991, Format 40 x 30 cm, Technique Ink on paper, Collection - Berjalan

Wajah I, Wajah II, Wajah III G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Year 1978, Format 35 x 25 cm, Technique Water colour on paper, Collection - Wajah I, Wajah II, Wajah III

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Kembar Jingga Year 1975, Format 55 x 65 cm, Technique Graphic series, Collection - Kembar Jingga

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Alam Semesta Year 1981, Format 50 x 40 cm, Technique Graphic series, Collection - Alam Semesta

Genesis II: Warisan Budaya G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Year 1981, Format 55 x 45 cm, Technique Graphic series, Collection - Genesis II: Warisan Budaya

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Kelahiran Sang Dewi Year 1981, Format 50 x 40 cm, Technique Graphic series, Collection - Kelahiran Sang Dewi

Sesaji untuk Arwah Tercinta G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Year 1981, Format 55 x 40 cm, Technique Graphic series, Collection - Sesaji untuk Arwah Tercinta

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Sesembungan Year 1981, Format 50 x 41 cm, Technique Graphic series, Collection - Sesembungan

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Dewi Pegunungan Year 1983, Format 62 x 48 cm, Technique Graphic series, Collection - Dewi Pegunungan

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Wanita Duduk I Year 1958, Format 40 x 20 x 20 cm, Technique Bronze, Collection - Wanita Duduk I

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Gadis Model II Year 2004, Format 100 x 18 x 15 cm, Technique Bronze, Collection - Gadis Model II

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Salib Kemenangan Year 2004, Format 120 x 110 x 17 cm, Technique Bronze, Collection - Salib Kemenangan

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Salib Pengorbanan Year 2004, Format 180 x 120 x 15 cm, Technique Iteak Wood with bronze, Collection - Salib Pengorbanan

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Tubuh Kristus Year 2004, Format 110 x 40 x 15 cm, Technique Bronze, Collection - Tubuh Kristus

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Tiang Kehidupan Year 1971, Format 200 x 20 x 15 cm, Technique Colour mahogany wood, Collection - Tiang Kehidupan

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Tumbuhan Pesolek Year 1977, Format 192 x 32 x 32 cm, Technique Copper, Collection - Tumbuhan Pesolek

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Topeng Perawan Senyum Year 2004, Format 60 x 50 x12 cm, Technique Resin with acrylic, Collection - Topeng Perawan Senyum

G. SIDHARTA Soegijo (1932-2006) Topeng Perawan Sunti Year 2004, Format 60 x 50 x12 cm, Technique Resin with acrylic, Collection - Topeng Perawan Sunti

Abdul Djalil PIROUS (Meulaboh, West Aceh, March 11th 1932 - ) - 1955: Belajar di Fakultas Teknik Universitas Indonesia di Bandung (sekarang Fakultas Seni Rupa dan Desain, ITB). - 1969: Menerima beasiswa dari John D. Rockefeller the 3rd Foundation untuk belajar Graphic Design and Printmaking di Rochester Institue of Technology, USA.

Roof to Sky and Earth Amparan-QS Al Baraqah 22 A.D. PIROUS (1932-) Year 1990, Format 100 x 150 cm, Technique Mixed media on canvas, Collection - Pirous merupakan perintis kaligrafi Islam dalam seni lukis. Hal ini tidak terlepas dari minatnya terhadap seni tradisional yang digabung dengan pemikiran dan teknologi modern. Roof to Sky and Earth Amparan-QS Al Baraqah 22

Dia yang Memiliki Langit dan Bumi A.D. PIROUS (1932-) Year 1991, Format 100 x 125 cm, Technique -, Collection - Dia yang Memiliki Langit dan Bumi

A.D. PIROUS (1932-) Mekar Tumbuh Year 1991, Format 45 x 56 cm, Technique -, Collection - Mekar Tumbuh

A.D. PIROUS (1932-) Dimensi Dalam Year 1993, Format 50 x 40 cm, Technique -, Collection - Dimensi Dalam

A.D. PIROUS (1932-) Vibrasi Bidang Segi 4 Year 1993, Format 32 x 35 cm, Technique -, Collection - Vibrasi Bidang Segi 4

Keseimbangan Ruang Segi 4 A.D. PIROUS (1932-) Year 1995, Format 35 x 35 cm, Technique -, Collection - Keseimbangan Ruang Segi 4

A.D. PIROUS (1932-) Year 1996, Format 95 x 100 cm, Technique Mixed media on canvas, Collection - Pujian I

A.D. PIROUS (1932-) Ruang Hening: Al Kahfi Year 1996, Format 120 x 85 cm, Technique -, Collection - Ruang Hening: Al Kahfi

Pembaruan yang Harmoni I A.D. PIROUS (1932-) Year 1999, Format 45 x 45 cm, Technique -, Collection - Pembaruan yang Harmoni I

Pembaruan yang Harmoni II A.D. PIROUS (1932-) Year 1999, Format 45 x 40 cm, Technique -, Collection - Pembaruan yang Harmoni II

Abjad Politik Indonesia A.D. PIROUS (1932-) Year 2001, Format 195 X 150 cm, Technique -, Collection - Abjad Politik Indonesia

Demi Cahaya Pagi yang Cemerlang A.D. PIROUS (1932-) Year 2001, Format 94 x 83 cm, Technique Mixed media on canvas, Collection - Demi Cahaya Pagi yang Cemerlang

Kupu Rama Belukar Hijau A.D. PIROUS (1932-) Year 2006, Format 50 x 40 cm, Technique Mixed media on canvas, Collection - Kupu Rama Belukar Hijau

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (A) Latar Belakang (1) - Didirikan 15 Januari 1950 oleh Pemerintah RI di Yogyakarta. - Tujuannya mengembangkan seni dan budaya Indonesia, sebuah karya yang bercorak Indonesia dan berhubungan dengan rakyat. - Dipelopori oleh Kusnadi, Hendra Gunawan, R.J. Katamsi, Djajengasmoro.

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (A) Latar Belakang (2) - Kurikulum ASRI berdasarkan pada perduli akan jati diri penciptaan bentuk identitas nasional dan formalisme, berbeda dengan kurilkulum ITB yang lebih berpusat pada seni abstrak dan bentuk universal. - Perbedaan kurikulum ini justru memperkaya karya seni modern Indonesia, karena terjadi pertukaran ide/ gagasan.

WIDAYAT (1923-2002) Year 1970, Format 67,5 x 83 cm, Materials Oil, Location - Ke Pasar

WIDAYAT (1923-2002) Year 1973, Format 100 x 70 cm, Materials Oil on canvas, Location - Forest

WIDAYAT (1923-2002) Year 1973, Format 70 x 100 cm, Materials Oil, Location - Komposisi

Batara LUBIS (1927-1986) Pulang Pasar Year 1955, Format 90 x 44 cm, Materials Oil on canvas, Location - Pulang Pasar

Batara LUBIS (1927-1986) Gerobak Yogyakarta Year 1974, Format 68 x 100 cm, Materials Oil on canvas, Location - Gerobak Yogyakarta

Batara LUBIS (1927-1986) Sesajen Year 1974, Format 100 x 66 cm, Materials Oil on canvas, Location - Sesajen

ABAS Alibasyah (1928-) Figures Year 1964, Format 50 x 50 cm, Materials Oil on canvas, Location - Figures

ABAS Alibasyah (1928-) Figures Year 1968, Format 50 x 70 cm, Materials Oil on canvas, Location - Figures

ABAS Alibasyah (1928-) Eagle Year 1969, Format 100 x 66 cm, Materials Oil on canvas, Location - Eagle

ABAS Alibasyah (1928-) Three Figures Year 1973, Format 59,5 x 80,5 cm, Materials Oil on canvas, Location - Three Figures

FADJAR Sidik (1930-2004) Dynamics Room Year 1969, Format 94 x 64 cm, Materials Oil on canvas, Location - Dynamics Room

FADJAR Sidik (1930-2004) Dinamika Year 1977, Format 105 x 95 cm, Materials Oil on canvas, Location - Dinamika

FADJAR Sidik (1930-2004) Rembulan Year 1979, Format 90 x 70 cm, Materials Oil on canvas, Location - Rembulan

FADJAR Sidik (1930-2004) Rembulan Year 1979, Format 105 x 95 cm, Materials Oil on canvas, Location - Rembulan

Nyoman GUNARSA (1944-) Dancers Year 1982, Format 146 x 146 cm, Materials Oil on canvas, Location - Dancers

Nyoman GUNARSA (1944-) Dancers Year 1990, Format 148 x 148 cm, Materials Oil on canvas, Location - Dancers

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (B) Seni Lukis, Bentuk Ekspresif (1) - Rusli (1912-2005), mengembangkan gaya mini- malis dengan nada lembut dan garis halus. - Kuswadji (1914-1986), mengembangkan batik modern. Terlihat dari warna yang digunakan serta dimasukkannya unsur modern dalam karyanya. - Bagong Kussudiardjo (1928-2004), mengembang- kan bentuk tradisional seperti tokoh wayang, penari wayang orang, lukisanb batik Jawa yang rumit, yang terwujud secara ekspresif figuratif.

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (B) Seni Lukis, Bentuk Ekspresif (2) - Lian Sahar (1933-). Lukisan dan grafiknya mem- perlihatkan kesan gerak penuh semangat. - Nindityo Adipurnomo (1961-). Karyanya secara warna dan bentuk terilhami akan penafsirannya terhadap mitologi dan tari Jawa, dengan cara ekspresionis neo-abstrak. Ia melepaskan dari kanvas segi 4 dan beralih ke seni pertunjukkan dan seni instalasi.

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (B) Seni Lukis, Bentuk Ekspresif (3) Berikut karya seniman Yogyakarta, dalam bentuk ekspresif: - Rusli (1912-2005). - Kuswadji (1914-1986). - Bagong Kussudiardjo (1928-2004). - Lian Sahar (1933-). - Nindityo Adipurnomo (1961-).

Rusli (1912-2005) Pelabuhan Semarang Year 1971, Format 50 x 65 cm, Materials Oil on canvas, Location - Pelabuhan Semarang

Rusli (1912-2005) Year 1976, Format 50 x 60 cm, Materials Oil on canvas, Location - Celuk Bali

Rusli (1912-2005) Land Ground Lot Year 1977, Format 65 x 50 cm, Materials Oil on canvas, Location - Land Ground Lot

Rusli (1912-2005) Year 1977, Format 50 x 60 cm, Materials Oil on canvas, Location - Tanah Lot

Rusli (1912-2005) Perahu-perahu Year 1978, Format 50 x 60 cm, Materials Oil on canvas, Location - Perahu-perahu

KUSWADJI (1912-1986) Year -, Format -, Materials -, Location - Untitled 1

KUSWADJI (1912-1986) Year -, Format -, Materials -, Location - Untitled 2

KUSWADJI (1912-1986) Year -, Format -, Materials -, Location - Untitled 3

KUSWADJI (1912-1986) Year -, Format -, Materials -, Location - Untitled 4

KUSWADJI (1912-1986) Year -, Format -, Materials -, Location - Untitled 5

KUSWADJI (1912-1986) Year -, Format -, Materials -, Location - Untitled 6

KUSWADJI (1912-1986) Year -, Format -, Materials -, Location - Untitled 7

BAGONG Kussudiardja (1928-2004) Year 1962, Format 150 x 90 cm, Materials Oil on canvas, Location - Upacara Adat

BAGONG Kussudiardja (1928-2004) Year 1982, Format 50 x 40 cm, Materials Oil on canvas, Location - Dua Penari

BAGONG Kussudiardja (1928-2004) Year 1982, Format 72 x 72 cm, Materials Oil on canvas, Location - Wayang

BAGONG Kussudiardja (1928-2004) Year 1987, Format 95 x 115 cm, Materials Oil on canvas, Location - Dua Penari

LIAN SAHAR (1933-) Year 1993, Format 93 x 98 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Al Falaq

LIAN SAHAR (1933-) Kancah Perlawanan Year 2007, Format 150 x 270 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Kancah Perlawanan

Nindityo ADIPURNOMO (1961-) Year 1992, Format 80 x 50 x 40 cm, Materials Oil on canvas, wood, copper, cloth and Javanese dagger, Location - Lingga-Yoni

Nindityo ADIPURNOMO (1961-) Year 2005, Format Variable dimension, Materials Stone-steel, Location - Techno Idiot

Nindityo ADIPURNOMO (1961-) Year 2006, Format 75,5 x 57 cm, Materials Silk screen on paper, Location - Uang Kertas Kartini

Nindityo ADIPURNOMO (1961-) Year 2008, Format 160 x 175 x 80 cm, Materials Rattan, car paint, Location - Boom-Out of the Ground 2

Nindityo ADIPURNOMO (1961-) Year 2008, Format 40 x 40 x 150 cm, Materials Alumunium, digital print, acrylic paint, Location - Identified-seri 4 of 5

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (C) Seni Lukis, Bentuk Figuratif (1) - ASRI mengajarkan pendekatan seni melalui ben- tuk figuratif (Sudarso dan Trubus Soedarsono) serta bentuk dekoratif (Hendra Gunawan). - Bentuk seni figuratif di Yogyakarta berkembang menjadi beberapa aliran, yaitu kubisme, realisme fotografis dan semi-abstrak/ abstrak figuratif. - Walau demikian, obyek yang dilukis masa itu kebanyakan menggambarkan kehidupan masyarakat serta kondisi sosial yang ada.

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (C) Seni Lukis, Bentuk Figuratif (2) - Wardoyo (1935-2003), menggambarkan bentuk figuratif realistik secara sederhana dalam suasana kehidupan sehari-hari, yang menggambarkan kenyataan sosial, dengan gaya khasnya. - Djokopekik (1938-). Karya figuratif ekspresif-nya berciri khas warna gelap, seperti warna coklat, hijau, merah, hitam. Tarikan kuasnya kuat. - Ida Hadjar Y.W. (1942-2004). Karyanya cenderung ke arah figuratif kubisme.

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (C) Seni Lukis, Bentuk Figuratif (3) Berikut karya dari : - Wardoyo (1935-2003). - Djokopekik (1938-). - Ida Hadjar Y.W. (1942-2004).

WARDOYO (1935-2003) Year 1989, Format 120x 100 cm, Materials Oil on canvas, Location - Siteran

DJOKOPEKIK (1938-) Identified-seri 4 of 5 Year 1989, Format 96 x 132 cm, Materials Oil on canvas, Location - Identified-seri 4 of 5

DJOKOPEKIK (1938-) Year 1989, Format 132 x 95 cm, Materials Oil on canvas, Location - Minum

DJOKOPEKIK (1938-) Sutralah (Whatever) Year 2000, Format 115 x 137 cm, Materials Oil on canvas, Location - Sutralah (Whatever)

Tak Seorang Berniat Pulang Walau Mati Menanti DJOKOPEKIK (1938-) Year 2008, Format 150 x 250 cm, Materials Oil on canvas, Location - Tak Seorang Berniat Pulang Walau Mati Menanti

IDA Hadjar Y.W. (1942-2004) Identified-seri 4 of 5 Year 1980, Format 70 x 90 cm, Materials Oil on canvas, Location - Identified-seri 4 of 5

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (D) Seni Lukis, Bentuk Dekoratif (1) - Gaya dekoratif merupakan gaya representasi figur /subyek yang diperhalus bentuknya dengan pengulangan ragam hias. - Pendekatan dekoratif ini merupakan pengembang- an pribadi seniman dengan menggali dan mencari ilham dalam lingkungan budaya khas mereka. - Ini berbeda dengan apa yang diterapkan di ITB.

AKADEMI SENI RUPA INDONESIA (D) Seni Lukis, Bentuk Dekoratif (2) Beberapa seniman ASRI beraliran bentuk dekoratif: - Sudibio (1912-1981). - Widayat (1923-). - Mulyadi W. (1938-). - Irsam (1942-). - Sarnadi Adam (1956-). - Dyan Anggraini ().

MULYADI W. (1938-) Year 1968, Format 136 x 200 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Di Pantai

MULYADI W. (1938-) Topeng Gareng I Year 1984, Format 85 x 85 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Topeng Gareng I

MULYADI W. (1938-) Dua Penari Legong Year 1999, Format 60 x 50 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Dua Penari Legong

MULYADI W. (1938-) Happy Family Year 2001, Format 80 x 100 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Happy Family

Menunggu Giliran Menari MULYADI W. (1938-) Year -, Format 25 x 30 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Menunggu Giliran Menari

MULYADI W. (1938-) Tiga Penari Bali Year -, Format 50 x 60 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Tiga Penari Bali

MULYADI W. (1938-) Wajah Penari Legong Year -, Format 25 x 30 cm, Materials Acrylic on canvas, Location - Wajah Penari Legong

IRSAM (1942-) Bulan di Atas Taman Year 1972, Format 65,5 x 65,5 cm, Materials Oil on canvas, Location - Bulan di Atas Taman

IRSAM (1942-) Wajah dan Bunga Year 1972, Format 65,5 x 65,5 cm, Materials Oil on canvas, Location - Wajah dan Bunga

IRSAM (1942-) Year 1975, Format 100 x 100 cm, Materials Oil on canvas, Location - Kebun Raya

IRSAM (1942-) Year 1983, Format 60 x 60 cm, Materials Oil on canvas, Location - Wajah

SARNADI ADAM (1956-) Pohon Merah dan Bakul Year 1992, Format 80 x 60 cm, Materials Oil on canvas, Location - Pohon Merah dan Bakul

481 Faces of Betawi Dancers SARNADI ADAM (1956-) Year 2008, Format 140 x 240 cm, Materials Oil on canvas, Location - 481 Faces of Betawi Dancers

DYAN Anggraini (-) Corps Year 2007, Format 145 x 116 cm, Materials Pencil and acrylic on canvas, Location - Corps

DYAN Anggraini (-) Floating Boat 2 Year 2008, Format 110 x 145 cm, Materials Pencil and acrylic on canvas, Location - Floating Boat 2