Pertemuan 10 Siswanto. 10 Maret 2006© Matthew Casey 2 Methodological Framework BIOPHYSICAL FACTORSSOCIOECONOMIC FACTORS TANAH A I R VEGETASI LAIN-LAIN.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PELAKSANAAN SURVEI TANAH
Advertisements

PEDOSFER KELAS X SEMESTER I.
Pertemuan/ Tatap muka Pokok Bahasan Materi TIK Metode
Metode Thornwaite Neraca Air Lahan DR.IR. APRISAL, M.Si FP.UA.
MANUSIA, TANAH, DAN LAHAN
3. FUNDAMENTAL OF PLANTS CULTIVATION Reddy, K. R. and H. F. Hodges
KLASIFIKASI IKLIM Indonesia adalah negara yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, oleh sebab itu pengklasifikasian iklim di.
BAB VI. PERENCANAAN PENGGUNAAN LAHAN
Tata Guna Lahan dalam Perencanaan Ruang
BATUAN TENAGA EKSOGEN TENAGA ENDOGEN TANAH
Konservasi tanah dan air
PERENCANAAN PENGGUNAAN LAHAN
Fluktuasi keadaan variabel ini sepanjang tahun di daerah tropika(sekitar katulistiwa) lebih kecil dibanding sub tropika.
FAKTOR FAKTOR PEMBENTUK TANAH
LAND CLEARING DAN PERSIAPAN LAHAN TANAMAN SAWIT
Apakah mulsa itu? Mulsa adalah sisa tanaman, lembaran plastik, atau susunan batu yang disebar di permukaan tanah. Mulsa berguna untuk melindungi permukaan.
DAMPAK PADA SUMBERDAYA AIR OLEH KAHAR MUSTARI DOSEN UNHAS.
TANAH / PEDOSFER OLEH : SOFIA ZAHRO, S.Pd.
Klasifikasi tata guna lahan
Laporan akhir praktikum dasar ilmu tanah
Kesesuaian lahan dan penentuan lokasi kawasan budidaya
Irigasi 1 Perencanaan Irigasi.
PERUMUSAN MASALAH PENDEKATAN IMPACT POINT
Pengelolaan dan Pengembangan Hutan Rakyat
BAHAN KAJIAN MK. STELA FPUB APRIL 2014 EVALUASI LAHAN PERTANIAN
SISTEMATIKA PENYUSUNAN DOKUMEN ANDAL
EROSI Erosi adalah suatu proses di mana tanah dihancurkan dan kemudian dipindahkan ke tempat lain oleh kekuatan angin, air atau gravitasi. Di Indonesia,
PENILAIAN KESESUAIAN LAHAN
Evaluasi Sumberdaya Lahan
Evaluasi lahan Komponen evaluasi lahan Evaluasi lahan Lahan
2. STADIA PERKEMBANGAN PERTANIAN DAN PENGGUNAAN TANAHNYA
Pengantar Sistem Informasi Geografis
PERUBAHAN IKLIM GLOBAL DAN PROSES TERJADINYA EROSI
KUALITAS LAHAN dan ASPEK PASAR
SIFAT UMUM PERTANIAN TROPIS
SURVEY TANAH DAN PETA TANAH
SISTEMATIKA PENYUSUNAN DOKUMEN ANDAL
EVALUASI LAHAN PENGERTIAN DAN RISALAHNYA
KONSERVASI TANAH.
EVALUASI LAHAN KESESUAIAN LAHAN
ADAPTASI.
SDA DAN SDM DALAM TATA GUNA TANAH
1. 4 MENGENDALIKAN EROSI LAHAN
PROSEDUR PEMILIHAN TEKNIK KONSERVASI TANAH
Pertemuan <<#>> <<Judul>>
MANUSIA DAN KEHUTANAN LANSKAP
KONSERVASI LANSKAP : BENTANG ALAM EKOSISTEM PESISIR DAN PULAU KECIL
SISTEM PERTANIAN BERSIFAT BUDI DAYA TANAMAN
UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN PERTANIAN BERKELANJUTAN
SISTEM PERTANIAN BERSIFAT BUDI DAYA TANAMAN
TKW 435 PENGANTAR GEOLOGI PERTEMUAN 10
LAND DEGRADATION Mengapa degradasi lahan menjadi isu global yang penting? - Berdampak buruk pada produktivitas lahan, ketahanan pangan, lingkungan dan.
Jenis, sumber, teknik pengumpulan data dan analisis data
A. Penjelasan umum Evaluasi lahan merupakan salah satu komponen penting dalam proses perencanaan penggunaan lahan. Hasilnya memberikan alternatif penggunaan.
`KONSERVASI TANAH & AIR` Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
EVALUASI LAHAN Kemampuan dan Kesesuaian Lahan
SEKOLAH TINGGI PENYULUHAN PERTANIAN MALANG
Pekerjaan Yang Telah Dilakukan
DASAR-DASAR ILMU TANAH UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON
AMDAL Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
PEDOSFER.
POKOK-POKOK BAHASAN ASPEK TANAH/LAHAN DALAM AGROEKOLOGI
Oleh: Rahilla Apria Fatma, S.Kom., MT.
“KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KACANG TANAH (Arachis Hypogeae L.)”
BAB II. FAKTOR PEMBENTUK TANAH
EROSI Erosi adalah pengangkutan tanah dan bagian –bagian tanah (BO, UH, MO) dari suatu tempat ke tempat yang lain oleh media alami baik air ataupun angin.
SIFAT UMUM PERTANIAN TROPIS
Pengelolaan drainase.
Evaluasi lahan Komponen evaluasi lahan Evaluasi lahan Lahan
BIOSFER.
Transcript presentasi:

Pertemuan 10 Siswanto

10 Maret 2006© Matthew Casey 2 Methodological Framework BIOPHYSICAL FACTORSSOCIOECONOMIC FACTORS TANAH A I R VEGETASI LAIN-LAIN TANAH A I R VEGETASI LAIN-LAIN PENGARUH ALAMI IKLIM PRODUCTION SYSTEM USE SITE SITUASI SAAT INI SOSIAL CULTURAL factors JUMLAH PENDUDUK KARAKTERISTIK ACCESS KE JASA INFRASTRUKTURK KREDIT, ETC PENGARUH MANUSIA SISTEM PRODUKSI KEBIJAKAN POLITIK LEMBAGA EKONOMI factors

Faktor Bio-Fisik  Tanah dan Fisiografi.  Penutupan lahan/penggunaan lahan saat ini.  Topografi  Administrasi  Hidrologi  Infrastruktur  Elevasi/ketinggian tempat  Tempat-tempat dilindungi dan Hutan lindung  Pembagian lahan 10 Maret 2006Siswanto, Ir. MT 3

10 Maret 2006Siswanto, Ir. MT 4 Faktor Sosial Ekonomi Tujuan (objective) Sumberdaya (resources) Pembatas (constrains) Cara pemilikan lahan(Land tenure systems) Pendataan (Registration) Hak-hak tanah (Land rights)

 Pasar  Bentuk-bentuk insentif dan pajak  Penilaian kejujuran dan kecukupan insentif untuk pengembangan yang lestari.  Aspirasi dan tenggang rasa (felt needs) dari keompok pengguna lahan yang berbeda.  Biaya masukan  Keluaran yang bisa dikembalikan. 10 Maret 2006Siswanto, Ir, MT 5

10 Maret 2006Siswanto, Ir, MT 6 Harapan peningkatan penduduk setempat Kecenderungan migrasi masukan dan keluaran ( musiman atau permanen) Pendapatan pekerja diluar usaha tani atau diluar daerah. Batas kapasitas banguan Perkembangan jasa kredit Ketersediaan untuk aktivitas petani dan Credit lain untuk perusahaan lokal Kondisi kesehatan pedesaan, mencakup kejadian vector penyakit dan hama.

 Semua negara memiliki jaringan stasiun meteorogi untuk mengamati dan mencatatiklim dan kondisi musim.  Di area yangsulit akses, setasiun meteorologi mungkin jarang; sehingga reaman data terbatas tiap tahunnya.  Gap waktu di dalam perekaman  Ketidaklengkapan di sekitar atribut yang diperperluan. 10 Maret 2006Siswanto, Ir, MT 7

INVENTARISASI Bentuk Lahan Batuan Tanah Lereng Erosi Upaya Konservasi Tanah Pengelolaan Tanaman Informasi Iklim dan Hidrologi Penilaian Penggunaan Lahan Kelas sub Kelas Satuan DATA SOSEK PETA PENGUNAAN LAHAN YANG DIREKOMENDASIKAN

APA ? 1. Lahan, meliputi : - Bentuk lahan - Kemiringan dan arah lereng - Kondisi drainase - Batuan dipermukaan 2. Iklim, meliputi : - Tinggi hujan (CH) - Jumlah bulan basah dan bulan kering

3. Tanah, meliputi: - Jenis tanah - Bahan Induk - Solum - Fisika tanah - Kimia tanah 4. Erosi, meliputi: - Jenis dan tingkat erosi 5. Tanaman, meliputi: - Jenis Vegetasi dominan

Sumber: - Amati Langsung - Foto Udara - Citra Satelit - Peta Rupa Bumi - Landsat 7 ETM - IKONOS - NOAA-12 Pengamatan Geomorfologi

Land Coverage Peta Kelerengan Peta Lanform ANALISIS Peta Tofografi Sangat panjang (> 500 m)> 45 % = 5 KompleksPanjang ( m)25% - 45%= 4 LurusCukup panjang (I00-200m) % = 3 CekungPendek ( m)8 - 15% = 2 CembungSangat pendek (<50m)0 - 8 % = 1 Klasifikasi Bentuk Lereng Klasifikasi Panjang Lereng Klasifikasi Kelerengan

Kondisi drainase Data dan informasi diperoleh langsung di lapangan Caranya: Pengamatan kondisi drainase - Permukaan tanah - di dalam penampang tanah (profil) Data yang diperoleh: Dianalisa dan diinterpretasikan menggunakan standard Puslittanak

Deskripsi Kondisi Tanah Kondisi Drainase (Permebilitas) Kelas Air tanah berada di permukaan tanah > 5 bulan per tahun. Bercak dan horizon reduksi sampai dekat permukaan tanah Sangat jelek (Sangat Lambat) 1 Air tanah berada dekat tetapi tidak di atas pen-mukaan tanah > 3 bulan pertahun. Bercak-bercak ada pada horizon A bagian bawah atau di bawah horizon A Drainase jelek (Lambat) 2 Profil tanah basah untuk periode yang cukup lama dan terjadi kekeringan tetapi sebentar. Sering ada bercak pada horizon A bagian bawah. Drainase agak jelek (Agak Lambat) 3 Profil tanah hanya basah sedikit tetapi dalam periode yang cukup lama, terclapat bercak-bercak pada horizon B. Drainase sedang (Sedang) 4 Air mudah hilang, tetapi tidak cepat dan terjadi bercak pada horizon C. Drainase agak baik (agak cepat) 5 Air cepat hilang dari tanah, solum tanah bebas dari bercak.Drainase baik (Cepat) 6

Pertemuan 10 Siswanto