Perluasan Tes Median Koefisien Korelasi Rank Spearmen 2e

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
UJI FRIEDMAN KELOMPOK - 4 Haedar Ardi Aqsha ( )
Advertisements

Statistika Nonparametrik
Statistika Nonparametrik
ANALISA BIVARIAT: KORELASI DAN REGRESI
UJI COCHRAN Q Kelompok 6 : Anisa Zuraida ( )
KELOMPOK I-STAT.NONPAR 2G
Chi Square (χ2) k Sampel Independen dan Koefisien Kontingensi C
Aria Gusti UJI KAI KUADRAT Aria Gusti
Uji Mann Whitney Uji Mc Namer
K SAMPEL INDEPENDEN SATU ARAH KRUSKAL - WALLIS
Statistika Non-Parametrik
PENGUJIAN HIPOTESIS SAMPEL BESAR
Uji kesamaan proporsi p populasi
Kelompok 3 : Ahmad Febri Hutama Muh Tabrani Nunung Hartati Renuat
Kelompok X: KARMILA PUTRI ( ) SITI ZULAIKHA ( )
TEKNIK ANALISIS MULTIVARIAT
Uji Non Parametrik Dua Sampel Independen
UJI SAMPEL TUNGGAL.
Statistik Non-Parametrik Satu Populasi
Modul 7 : Uji Hipotesis.
Uji Lebih Dari 2 Sampel Tidak Berpasangan Bag 5b (Uji Krusskal Wallis)
BAB 13 PENGUJIAN HIPOTESA.
analisis korelasional RHO SPEARMAN
Kasus 2 Sampel Independen: UJI MEDIAN dan UJI FISHER
UJI FRIEDMAN (Kasus k Sampel Berhubungan) Kelas 2G Kelompok 4:
Kelompok 2 Aulia Dini Rafsanjani Mardha Tilla Septiani Muhammad Ihsan
KORELASI RANK SPEARMAN
UJI FRIEDMAN Kelompok 5 : Ayu Rosita Sari David Jonly Daya
Kelompok 2 Uji Wald-Wolfowitz
PENGUJIAN HIPOTESA Probo Hardini stapro.
HIPOTESIS & UJI PROPORSI
STATISTIK NONPARAMETRIK Kuliah 10: Uji k-Sampel Berhubungan: Uji Friedman Dosen: Dr. Hamonangan Ritonga, MSc Sekolah Tinggi Ilmu Statistik Jakarta.
STATISTIK NONPARAMETRIK UJI KRUSKAL-WALLIS
STATISTIK NONPARAMETRIK Kuliah 4: Uji Chi Squares untuk Dua Sampel independen dan Uji Tanda Dosen: Dr. Hamonangan Ritonga, MSc Sekolah Tinggi.
Jika datanya interval rasio, distribusi data normal dan jumlah data besar (>30) digunakan statistik parametris Jika datanya nominal/ordinal, atau distribusi.
PENGUJIAN HIPOTESIS RATA-RATA (MEAN) 1 SAMPEL
Statistik Non Parametrik
Mc Nemar Test TEMU III DIAKHIR KULIAH MAHASISWA MAMPU MELAKUKAN UJI STATISTIK UNTUK DATA ORDINAL PERPASANGAN: UJI MC NEMAR.
Oleh: Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I.
HIPOTESIS DAN UJI RATA-RATA
HIPOTESIS & UJI VARIANS
UJI CHI-KUADRAT.
PENGUJIAN HIPOTESIS SAMPEL BESAR
UJI CHI KUADRAT (2) Topik Bahasan: Universitas Gunadarma
Asosiasi dan Uji Perbedaan
Oleh : Setiyowati Rahardjo
PENGUJIAN HIPOTESIS SAMPEL BESAR
STATISTIK NON PARAMETRIK
Analisis Koefisien Korelasi Rank Spearman
Korelasi Spearman (Rs).
UJI FRIEDMAN (Uji k sampel berpasangan) UJI FRIEDMAN (Uji k sampel berpasangan)
STATISTIKA Pertemuan 13-14: Analisis Nonparametrik Dosen Pengampu MK:
HIPOTESIS Komperatif K SAMPEL
Analisis Koefisien Korelasi Rank Spearman
CHI KUADRAT.
UJI TANDA UJI WILCOXON.
Oleh Moh. Amin FE/AKUNTANSI UNISMA
PENGUJIAN HIPOTESIS KOMPARATIF K SAMPEL INDEPENDEN
Uji chi square (kai kuadrat)
Statistik Non Parametrik
Teknik Analisis Data dengan Statistik Non Parametrik
CHI SQUARE DAN UJI PERSYARATAN ANALISIS
UJI SATU SAMPEL (UJI CHI SQUARE) Devi Angeliana K SKM., M.PH
Pengantar Statistika Bab 1 DATA BERPERINGKAT
-ANALISIS KORELASI-.
STATISTIK NON PARAMETRIK MINGGU 2
Uji 2 Sampel Independen Uji Mann-Whitney.
Uji Asosiasi Korelasi Spearman.
Statisti k Non Parame trik UNIVERSITAS ANDALAS PROGRAM MAGISTER JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN 2018 Dosen Pengampu : Disusun Oleh: ASTRI YULIA NIM:
Pengujian Sampel Tunggal (1)
Transcript presentasi:

Perluasan Tes Median Koefisien Korelasi Rank Spearmen 2e Kelompok 1 Perluasan Tes Median Koefisien Korelasi Rank Spearmen 2e STIS 2013

Anggota: Ismalinda Sehaputri Muchsin (10.6331) Achmad Syaiful Mutaqin (11.6505) Aditya Etika Sari (11.6511) Afriani Niana Danus (11.6517) Aknija Satria (11.6527) Cindy Yunitasari Onthoni (11.6593)

Perluasan Tes Median (Median Extension)

Tujuan : Menentukan apakah k sampel independent berasal dari populasi yang mempunyai median sama. Syarat Frekuensi termasuk dalam kategori yang diskrit, sekurang-kurangnya skala ordinal.

Langkah Uji Hipotesis (1) 1 Langkah Uji Hipotesis (1) 1. Hipotesis Ho : k sampel berasal dari populasi yang mediannya sama Ha : k sampel tidak berasal dari populasi yang mediannya sama. 2. Menentukan median gabungan skor-skor dalam k kelompok. 3. Memisahkan skor dalam masing-masing k kelompok pada median gabungan tersebut. Dengan cara membubuhkan tanda tambah (+) utk semua skor di atas median gabungan dan tanda kurang (-) untuk semua skor di bawah median gabungan. 4. Masukkan frekuensi-frekuensi tersebut ke dalam tabel 2xk

Langkah Uji Hipotesis (2) 5. Rumus perhitungan : di mana : Oij : banyak kasus yang diobservasi yang dikategorikan dalam baris ke-i dan pada kolom ke-j. Eij : banyak kasus yang diharapkan di bawah Ho untuk dikategorikan dalam baris ke-i dan kolom ke-j. k adalah banyak kolom, r adalah banyak baris. 6. Di bawah Ho, seperti dhitung melalui rumus diatas, mendekati distribusi Chi Square dengan db = (k -1)(r – 1). Kemungkinan yang berkaitan dengan terjadinya, dibawah Ho, harga-harga yang sebesar harga observasi, ditunjukkan dalam tabel C 7. Menentukan signifikansi harga observasi X2 dengan menggunakan tabel C. Tolak Ho apabila X2hitung> X2[α,(k-1)(r-1)] dan tidak tolak Ho apa bila X2hitung ≤ X2[α,(k-1)(r-1)]

Contoh Soal Perluasan Tes Median

1) Dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah ada perbedaan median dari populasi golongan gaji pegawai terhadap jumlah media cetak yang di baca. Dalam hal ini golongan gaji di kelompokkan menjadi 4 tingkat, yaitu Gol. I,II,III, dan IV. Dalam penelitian ini digunakan sampel pegawai golongan I=11 orang, II=11 orang, III=12 orang dan IV=12 orang.

Jawaban : Ho : Tidak terdapat perbedaan dalam membaca jumlah media cetak berdasarkan golongan gaji pegawai atau k sampel golongan gaji pegawai berasal dari populasi yang mediannya sama. Ha : Terdapat perbedaan dalam membaca jumlah media cetak berdasarkan golongan gaji pegawai atau k sampel golongan gaji pegawai berasal dari populasi yang mediannya berbeda.

Jumlah media cetak yang dibaca Tabel Jumlah media cetak yang dibaca oleh pegawai berdasarkan golongan gaji Jumlah media cetak yang dibaca Gol I Gol II Gol III Gol IV 1 2 5 3 4 6 8 N1 = 11 N2 = 11 N3 = 12 N4 = 12

PERHITUNGAN Selanjutnya setelah median 4 kelompok diurutkan, maka perlu dihitung jumlah pegawai yang membaca di atas dan di bawah median. Kelompok Jumlah media yang dibaca pegawai Gol I Gol II Gol III Gol IV Jumlah yang membaca di atas median gabungan (2,5) 1 (5,5) 4 (5,5) 7 (6) 12 (6) Jumlah yang membaca di bawah median gabungan (2,5) 10 (5,5) 7 (5,5) 5 (6) 0 (6) Jumlah 11 12 2 = = 10,26

Harga Chi Kuadrat () hitung tersebut selanjutnya dibandingkan dengan Chi Kuadrat tabel, dengan db=k-1 dan α yang sudah ditetapkan 0,05. Dengan menggunakan tabel C harga Chi Kuadrat tabel, diperoleh nilai yaitu sebesar 5,99. Ternyata Chi Kuadrat hitung lebih besar dari tabel (10,26 > 5,99). Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Terdapat perbedaan dalam membaca jumlah media cetak berdasarkan golongan gaji pegawai atau k sampel golongan gaji pegawai berasal dari populasi yang mediannya berbeda.

Koefisien Korelasi Rank Spearmen

Esensi Korelasi rank spearman digunakan untuk melihat ada atau tidaknya hubungan dua variabel Syarat Data harus terdiri dari 2 variabel Data minimal berskala Ordinal

Langkah Uji Hipotesis Tentukan hipotesis : Ho :  = 0 (Tidak ada hubungan) H1 :  ≠ 0 (Ada hubungan) Tentukan tingkat signifikansi (α) Tentukan daerah tolak : p-value ≤ α Tentukan Statistik Uji Langkah-langkah statistik uji : Berilah rangking observasi-observasi pada variabel x dan y dalam suatu urutan dari 1 hingga N (ranking masing-masing variabel)

Tentukan ∑ di2 Rumus perhitungan :

d) Metode untuk menilai signifikansi tergantung dari besarnya N c) Jika proporsi angka sama dalam observasi x atau y besar, gunakanlah rumus (a) dengan catatan: ; , dengan t =banyak obs. pada ranking yg sama jika tidak gunakan rumus b. d) Metode untuk menilai signifikansi tergantung dari besarnya N untuk 4≤N≤30, harga kritis rs disajikan dalam tabel p (buku sidney siegel)

untuk N≥10, signifikansi rs dapat dihitung dengan rumus berikut, dengan harga signifikasinya dapat dilihat dari tabel B(buku sidney siegel) , db = N-2 Keputusan Tolak Ho jika kemungkinan yang berkaitan dengan harga observasi rs (p-value) adalah kurang dari atau sama dengan α. Kesimpulan

Contoh Soal Koefisien Korelasi Rank Spearmen

MHS Skor Masuk IPK 1 99 3.50 2 78 3.22 3 68 3.40 4 90 3.65 5 54 3.44 6 94 3.39 7 82 3.57 8 66 2.98 9 77 3.35 10 59 3.02 11 83 2.86 12 3.68 Suatu studi dilakukan terhadap mahasiswa atau mahasiswi di salah satu perguruan tinggi kedinasan di Jakarta Timur (sebut saja XXXX) untuk melihat adakah hubungan antara skor tes masuk dan indeks prestasi kumulatif yang mereka dapatkan pada tahun pertama. Untuk mengetahui hal tersebut, peneliti mengambil sampel sebanyak 12 mahasiswa/i dan diperoleh data seperti di tabel.

Ho: p=0 (tidak ada hubungan) H1: p ≠ 0 (ada hubungan) MHS Skor Masuk(X) IPK(Y) d =(X-Y) d2 1 99(1) 3.50(4) -3 9 2 78(7) 3.22(9) -2 4 3 68(9) 3.40(6) 91(3) 3.65(2) 5 54(12) 3.44(5) 7 49 6 94(2) 3.39(7) -5 25 82(6) 3.57(3) 8 66(10) 2.98(11) -1 77(8) 3.35(8) 10 59(11) 3.02(10) 11 83(5) 2.86(12) -7 12 90(4) 3.68(1) Jawab : Hipotesis : Ho: p=0 (tidak ada hubungan) H1: p ≠ 0 (ada hubungan) Tingkat signifikansi (α) α = 0,05 Tentukan daerah tolak: p-value ≤ 0,05

Statistik uji : Gunakan rumus (b) Untuk data diatas diperoleh: , db = 12-2=10 Keputusan : Untuk nilai t = 1,46171 saat db =10, nilai p-value berada diantara 0,20 dan 0,10. Berarti p > 0,05 terima Ho. Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara skor tes masuk dengan, indeks prestasi kumulatif yang didapatkan oleh mahasiswa/i XXXX pada tahun pertama.

.Terima Kasih.