Tujuan Instruksional Umum  Setelah mengikuti mata kuliah ini peserta diharapkan mampu menggunakan konsep Organsasi Nirlaba,  pengenalan akuntansi Organisasi.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
DASAR-DASAR AKUNTANSI
Advertisements

Akuntansi dibedakan menjadi 2 definisi :
Akuntansi keuangan lanjutan 1
Menafsirkan persamaan akuntansi
Mencatat transaksi berdasarkan mekanisme debit dan kredit.
TRANSAKSI BISNIS PERUSAHAAN dan PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
BUKU BESAR.
DASAR-DASAR PROSEDUR PEMBUKUAN
Laporan Keuangan dan Siklus Akuntansi
PERSAMAAN AKUNTANSI.
AKUNTANSI Oleh: DINA MAULINA, S.Kom
Siklus Akuntansi.
 Suwardjono2002 Bab 4Sistem Akuntansi dan Pengembangannya 3/31/2015 Transi 1 Sistem Akuntansi dan Pengembangannya.
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
“AKUNTANSI DAN LINGKUNGANNYA”
Tujuan Instruksional Umum  Setelah mengikuti mata diklat ini peserta diharapkan mampu menggunakan konsep Organsasi Nirlaba,  pengenalan akuntansi Organisasi.
BAB 4 AKUN DAN MANFAATNYA.
AKUNTANSI ORGANISASI NIRLABA (Non-Government Organization)
DASAR AKUNTANSI (BAB II)
KAS Kas adalah alat pertukaran yang dimiliki koperasi dan siap digunakan dalam transaksi koperasi setiap saat diinginkan. Kas Kecil (Petty Cash) Adalah.
Akuntansi keuangan lanjutan 1
SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI KAWULA INDONESIA
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Persamaan Dasar Akuntansi
AKTIVA TETAP DAN AKTIVA TIDAK BERWUJUD
STRUKTUR DASAR AKUNTANSI
AKUNTANSI ORGANISASI NIRLABA (Non-Government Organization)
AKUNTANSI ORGANISASI NIRLABA (Non-Government Organization)
BUKU BESAR Buku Besar adalah buku yang berisi kumpulan rekening atau akun (account). Rekening-rekening tersebut digunakan untuk mencatat secara terpisah.
Siklus Akuntansi.
Siklus Akuntansi Tahap Pencatatan
AKUNTANSI INVESTASI JANGKA PENDEK & JANGKA PANJANG DAN EKUITAS
PERKIRAAN (ACCOUNT).
Persamaan Dasar Akuntansi
AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI & PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
By: Karnila Ali, B.Bus., M.P.A.
BAB 2 TRANSAKSI BISNIS PERUSAHAAN dan PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
Persamaan Dasar Akuntansi
SIKLUS AKUNTANSI Neraca Saldo Bukti Transaksi Buku Besar Jurnal Jurnal
Yusuf amri amrullah, SE., MM.
BAB 3 AKUN (REKENING) dan PENGGUNAANNYA
Akun/Perkiraan dan Transaksi Perusahaan
Koperasi simpan pinjam
SIKLUS AKUNTANSI Neraca Saldo Bukti Transaksi Buku Besar Jurnal Jurnal
Persamaan Dasar Akuntansi
Jurusan Akuntansi FE Unnes
BAB 2 TRANSAKSI BISNIS PERUSAHAAN DAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN DAGANG
DASAR AKUNTANSI (BAB II)
TRANSAKSI BISNIS PERUSAHAAN dan PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
MATERI AKUN, SALDO NORMAL AKUN dan SISTEM AYAT JURNAL BERPASANGAN.
PENGANTAR AKUNTANSI.
Penyesuaian akun-akun
Pembuatan Jurnal.
Investasi Sementara dan Investasi Jangka Panjang
JURNAL HINGGA NERACA SALDO
Menganalisis dan Mencatat Transaksi Bisnis
AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
Sekilasi Tentang Akuntansi
BAB VIII SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA OLEH: NOVI CAHYANTI.
02 Praktikum Pengantar Akuntansi
Oleh: Dwi Sahrul Maghfiroh 19 Maret 2017 /
PELAPORAN KEUANGAN PROYEK
REKENING / PERKIRAAN.
II. Persamaan Akuntansi
BAB 3 AKUN (REKENING) dan PENGGUNAANNYA
ASSETS = LIABILITIES + OWNER EQUITY
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
YAYASAN.
Akuntansi merupakan aktivitas jasa yang berfungsi memberikan informasi kuantitatif mengenai kesatuan-kesatuan ekonomi terutama yang bersifat keuangan yang.
Transcript presentasi:

Tujuan Instruksional Umum  Setelah mengikuti mata kuliah ini peserta diharapkan mampu menggunakan konsep Organsasi Nirlaba,  pengenalan akuntansi Organisasi Nirlaba,  pencatatantransaksi spesifik pada Organisasi Nirlaba,  penyusunan Laporan Keuangan, dan menyelesaikan  siklus akuntansi Organisasi Nirlaba.

Setelah ini peserta mampu mengikuti mata diklat ini,mampu:  Menyebutkan Konsep Organisasi Nirlaba  Menjelaskan Pengenalan Akuntansi Organisasi Nirlaba  Menjelaskan Pencatatan Transaksi Spesifik pada Organisasi Nirlaba  Menyiapkan Penyusunan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba  Menjelaskan Penyelesaian Siklus Akuntansi Organisasi Nirlaba

 Suatu organisasi yang mempunyai tujuan utama untuk mendukung beberapa isu publik atau kepedulian terhadap kepentingan umum yang tidak berkaitan dengan aspek komersial  Menyangkut masalah bencana kemanusiaan maupun bencana alam, pendidikan, seni, politik, agama, riset, atau hal lain yang relevan  Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkanuntuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota UU No. 16 Tahun 2001 yang diubah dengan UUNo. 28 Tahun 2004 tentang Yayasan

 Sumber Daya Entitas berasal dari Penyumbang/Donatur/Donor  Tidak bertujuan mencari keuntungan/laba (not-for-profit)  Tidak ada kepemilikan dalam kelembagaannya

PemilikKreditorInvestorKantor PajakBapepamPelangganPegwai dan Serikat KerjaManajemen Perusahaan

FAIRNESSTRANSPARENCYACCOUNTABILITYRESPONSIBILITYCOMMUNITY NEEDSINITIATIVECOMMUNICATION

 PEMBATASAN PERMANEN adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh penyumbang agar sumber daya tersebut dipertahankan secara permanen, tetapi organisasi diijinkan untuk mengurangi sebagian atau semua penghasilan atau manfaat ekonomi dari sumber daya tersebut  PEMBATASAN TEMPORER adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh penyumbang agar sumber daya tersebut dipertahankan sampai dengan periode tertentu atau sampai terpenuhinya keadaan tertentu  PEMBATASAN PERMANEN adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh penyumbang agar sumber daya tersebut dipertahankan secara permanen, tetapi organisasi diijinkan untuk mengurangi sebagian atau semua penghasilan atau manfaat ekonomi dari sumber daya tersebut  PEMBATASAN TEMPORER adalah pembatasan penggunaan sumber daya yang ditetapkan oleh penyumbang agar sumber daya tersebut dipertahankan sampai dengan periode tertentu atau sampai terpenuhinya keadaan tertentu

 SUMBANGAN TERIKAT adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang. Sifat pembatasannya dapat permanen maupun temporer.  SUMBANGAN TIDAK TERIKAT adalah Sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang.  SUMBANGAN TERIKAT adalah sumber daya yang penggunaannya dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang. Sifat pembatasannya dapat permanen maupun temporer.  SUMBANGAN TIDAK TERIKAT adalah Sumber daya yang penggunaannya tidak dibatasi untuk tujuan tertentu oleh penyumbang.

 Akuntansi modern, dalam hal ini double entry accounting, melaporkan kondisi keuangan organisasi berupa kekayaan organisasi beserta sumber dari kekayaan tersebut.  Kekayaan organisasi sering disebut dengan asset, adalah seluruh kekayaan yang dimiliki oleh organisasi baik dalam bentuk uang,simpanan di bank, tagihan kepada pihak ketiga, investasi, harta tetap, ataupun harta lainnya seperti merek dagang, hak cipta, dan sebagainya.  Sedangkan sumber dari kekayaan tersebut bisa dari pihak pemilik, dalam hal ini modal, atau bisa juga dari pihak ketiga, dalam hal ini disebut dengan kewajiban.  Akuntansi modern, dalam hal ini double entry accounting, melaporkan kondisi keuangan organisasi berupa kekayaan organisasi beserta sumber dari kekayaan tersebut.  Kekayaan organisasi sering disebut dengan asset, adalah seluruh kekayaan yang dimiliki oleh organisasi baik dalam bentuk uang,simpanan di bank, tagihan kepada pihak ketiga, investasi, harta tetap, ataupun harta lainnya seperti merek dagang, hak cipta, dan sebagainya.  Sedangkan sumber dari kekayaan tersebut bisa dari pihak pemilik, dalam hal ini modal, atau bisa juga dari pihak ketiga, dalam hal ini disebut dengan kewajiban. Aktiva Kewajiban Aktiva Bersih

Apabila Tuan Andi menyetorkan uang sebesar Rp ke organisasi Nirlaba sebagai sumbangan maka persamaan akuntansinya menjadi: AKTIVA=KEWAJIBAN+AKTIVA BERSIH Rp =0+

 Masing-masing perusahaan harus menyusun daftar akun yang menampung seluruh kode dan nama akun yang sah yang dipakai oleh perusahaan yang bersangkutan  Daftar akun ini sebaiknya juga menyajikan keterangan/deskripsi untuk masing-masing akun, sehingga mempermudah operator akuntansi  Kode dan nama akun dalam daftar akun harus disusun dengan teliti dan rapi. Kesalahan dalam penyusunan kode ini bisa menyulitkan di kemudian hari, apabila akun sudah berkembang sedemikian besar  Kode akun juga harus konsisten, karena kode ini dipergunakan terus untuk beberapa periode akuntansi yang tidak terbatas (prinsip going concern)  Masing-masing perusahaan harus menyusun daftar akun yang menampung seluruh kode dan nama akun yang sah yang dipakai oleh perusahaan yang bersangkutan  Daftar akun ini sebaiknya juga menyajikan keterangan/deskripsi untuk masing-masing akun, sehingga mempermudah operator akuntansi  Kode dan nama akun dalam daftar akun harus disusun dengan teliti dan rapi. Kesalahan dalam penyusunan kode ini bisa menyulitkan di kemudian hari, apabila akun sudah berkembang sedemikian besar  Kode akun juga harus konsisten, karena kode ini dipergunakan terus untuk beberapa periode akuntansi yang tidak terbatas (prinsip going concern)

Daftar Akun NomorNama Rekening Kas Giro Bank ABC Uang Muka Perlengkapan Kantor Peralatan Kantor Beban Yang Masih Harus Dibayar Aktiva Bersih Tidak Terikat Aktiva Bersih Temporer Aktiva Bersih Permanen

Daftar Akun NomorNama Rekening Sumbangan Tidak Terikat Sumbangan Temporer Sumbangan Permanen Program Pelatihan guru Program Kegiatan A Program Kegiatan B

Daftar Akun NomorNama Rekening Honor karyawan & Tenaga Bantuan Beban Cetak dan Fotocopy Beban Rapat Beban Pendidirian NGO Bunga Jasa Giro Beban Adinistrasi Bank

 Masing-masing aktiva dan passiva seperti dalam persamaan akuntansi dicatat pada buku tersendiri yang disebut dengan AKUN (ACCOUNT)  Setiap akun mencatat penambahan maupun pengurangan yang terjadi pada akun yang bersangkutan  Penambahan atau pengurangan ini diwujudkan dalam bentuk debit (kiri) atau kredit (kanan).  Masing-masing aktiva dan passiva seperti dalam persamaan akuntansi dicatat pada buku tersendiri yang disebut dengan AKUN (ACCOUNT)  Setiap akun mencatat penambahan maupun pengurangan yang terjadi pada akun yang bersangkutan  Penambahan atau pengurangan ini diwujudkan dalam bentuk debit (kiri) atau kredit (kanan).

 Tanggal 2 Januari 2005: LSM Dunia Sejahtera didirikan oleh para pendiri dengan memberikan sumbangan sebesar Rp ,00

 Dari sumbangan tersebut sebesar Rp digunakan untuk biaya pengurusan akte notaris pendirian LSM dansisanya digunakan untuk membuka rekening Giro di Bank BNI atas nama LSM

 Tanggal 2 Januari: menerima sumbangan dari PT Indo Nasional sebesar Rp untuk disumbangkan ke korban tsunami di Aceh dan Nias. Sumbangan tersebut langsung ditransfer ke rekening LSM

 Tanggal 4 Januari: dibeli tunai peralatan kantor berupa meja, kursi, dan filling cabinet seharga Rp

 Tanggal 7 Januari: dibeli tunai perlengkapan alat tulis kantor senilai Rp

 Tanggal 14 Januari: dibayarkan uang muka biaya rapat pengurus Organisasi Nirlaba sebesar Rp

 Tanggal 17 Januari: diimplementasikan sumbangan dari PT Indo Nasional sebesar Rp untuk membeli sembako dan dikirim ke Banda Aceh

 Tanggal 28 Januari: dibayarkan honor pegawai tunai Rp

 Tanggal 30 Januari: diterima tagihan fotokopi berkas rapat yang belum dibayar sebesar Rp50.000

 Tanggal 31 Januari: diterima pertanggungjawaban uang muka biaya rapat yang telah dikeluarkan pada tanggal 14 berupa biaya-biaya sebesar Rp dan sisanya dikembalikan tunai.

 Rekening koran Bank BNI: Jasa giro sebesar Rp15.250

 Rekening koran Bank BNI: biaya administrasi Rp10.000,00

 Rekening koran Bank BNI:  Penerimaan bunga deposito sebesar Rp  Rekening koran Bank BNI:  Penerimaan bunga deposito sebesar Rp