SISTEM ORGANISASI USAHA MAKANAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
TATAP 10 PEMASARAN Bahan Kajian Mendistribusikan Produk
Advertisements

Pertemuan 13 Strategi Promosi
USAHA BIDANG JASA BOGA Oleh Kokom Komariah
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS
Idealkah Berat Badan Si Kecil? Kapankah si kecil dikatakan terlalu gemuk atau terlalu kurus? Minimnya pengetahuan ibu tentang berat badan, justru akan.
CARA MEMASUKI PASAR ATAU CARA MEMASUKI PERUSAHAAN
PENETAPAN TUJUAN ORGANISASI BISNIS
MERANCANG MENU UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN PASAR
Usaha Roti Bakar.
DRS PARIHADI,M.Pd SMA NEGERI 1 SRAGEN
KD. 2.3 Perilaku Konsumen dan Produsen
Pemilihan Letak Bisnis dan lingkungan bisnis
Pertemuan 11 Strategi Produk dan Penentuan Harga
SEGMENTASI DAN PENGUKURAN PASAR
Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH
Penyebab Obesitas Anak dan Cara Mengatasinya
Motif dan Fungsi Suatu Bisnis
DASAR-DASAR PERANCANGAN PABRIK (PLANT DESIGN)
HUBUNGAN SERIKAT KARYAWAN - MANAJEMEN
POLA MENU SEIMBANG Minggu 13.
Harga (Price) Jumlah dari nilai yang dipertukarkan konsumen untuk manfaat memiliki atau menggunakan suatu produk. Nilai yang disebutkan dalam Rp atau satuan.
PEMASARAN Suatu proses perencanaan dan pelaksanaan kosepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi dari gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran.
Modul 2 STRATEGI PERENCANAAN MENU
PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR
SEJARAH, TIPE, SISTEM PENYELENGGARAAN MAKANAN INSTITUSI
Manajemen Pemasaran “Strategi Pemasaran ( Strategi Produk)”
PEDOMAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
Akuntansi Biaya Sebagai Penentu Harga Pokok Produk
Pertemuan 7 ANGGARAN PERIKLANAN
Markus Utomo Sukendar Strategi Perencanaan II: Weighting, Jangkauan, Frekuensi dan Scheduling.
KOREAN FOOD RESTAURANT Mr. Jun Pyo
GIZI PADA BALITA VILDA ANA VERIA S.
DOSEN PENGAMPU: Dr. Murtadlo, M.Si
PASAR DAN PEMASARAN Program Studi Manajemen Informatika
MEMBUAT RENCANA MENU SESUAI KEBUTUHAN GIZI
Evaluasi menu dalam PMB
Cemilan Sehat Setelah Pulang Sekolah
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI
MEMPRODUKSI BARANG DAN JASA BERKUALITAS
PASAR KONSUMEN dan Perilaku Pembelian Konsumen
NUTRITION IN ADULT ViLDa aNa VeRIa S, M.Gizi.
ANALISIS BIAYA RELEVAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN JANGKA PENDEK
Modul 2 STRATEGI PERENCANAAN MENU
Bagian 3 Merancang Strategi Pemasaran yang Digerakkan oleh Pelanggan dan Bauran Pemasaran yang Terintegrasi Bab 7 Strategi Pemasaran yang Digerakkan.
OLEH : IR H ABDUL RAHMAN MS
Tugas Manajemen Katering BENGKEL PERUT KATERING
Business Plan “Griya Baby Katering”
Olahraga untuk Penderita Obesitas
PANGAN PENUTUP (DESSERT)
Rumah Makan Ampera KELOMPOK 14 Dewi Anggraeni ( )
IDENTIFIKASI DAN EVALUASI PELUANG USAHA
Harga (Price) Jumlah dari nilai yang dipertukarkan konsumen untuk manfaat memiliki atau menggunakan suatu produk. Nilai yang disebutkan dalam Rp atau satuan.
Harga (Price) Jumlah dari nilai yang dipertukarkan konsumen untuk manfaat memiliki atau menggunakan suatu produk. Nilai yang disebutkan dalam Rp atau satuan.
Irma Damayantie, S.Ds., M.Ds. Prodi Desain Interior - FDIK
Lion Air #1 Industri penerbangan Indonesia yang dicintai
Perencanaan dan Menu dalam Manajemen Industri dan Pelayanan Makanan
MEMAHAMI SEGMENTASI PASAR MANAJEMEN PEMASARAN
Bagian 3 Merancang Strategi Pemasaran yang Digerakkan oleh Pelanggan dan Bauran Pemasaran yang Terintegrasi Bab 8 Strategi Pemasaran yang Digerakkan.
PEMASARAN Suatu proses perencanaan dan pelaksanaan kosepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi dari gagasan, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran.
Bagian 11. Pasar dan Pemasaran
KOREAN FOOD RESTAURANT Mr. Jun Pyo
NUTRITION IN ADULT ViLDa aNa VeRIa S, M.Gizi.
Bagian 11. Pasar dan Pemasaran
Onigiri Java: Fast Food Jepang Sensasi Indonesia.
SEGMENTASI PRODUK PASAR
Bab 1 MODEL EKONOMI & OPTIMISASI EKONOMI
Manajemen Ritel.
Bagian 3 Merancang Strategi Pemasaran yang Digerakkan oleh Pelanggan dan Bauran Pemasaran yang Terintegrasi Bab 7 Strategi Pemasaran yang Digerakkan.
Makanan Bayi: Aneka Resep Alpukat untuk Bayi Usia 4-10 Bulan
Kebijakan bagian makanan dan minuman Daftar makanan dan minuman (menu)
Transcript presentasi:

SISTEM ORGANISASI USAHA MAKANAN OLEH : MAFISA RESTAMI

SISTEM MANAJEMEN USAHA

Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan industri food service 1. Kecenderungan Konsumen. Cenderung mengolah makanan sendiri atau tidak. 2. Perbedaan konsumen. Berdasarkan kebutuhan, perbedaan selera makan, perbedaan kondisi keuangan, perbedaan usia, dan sebagainya. 3. Perubahan (seling – seling). Perlu variasi menu sehari – hari. Karena memerlukan hal yang berbeda dari menu yang di rumah.

Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan industri food service 4. Grazing Kecenderungan bahwa konsumen mencoba makanan yang kecil. 5. Faktor gizi Kesadaran konsumen akan kebutuhan gizi dan pemilihan makanan berdasarkan kebutuhan gizi. 6. Tingkat kesibukan Kesibukan masyarakat membuat mereka memilih catering.

Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan industri food service 7. Home activities Beragamnya aktivitas keluarga yaitu menyediakan makanan makanan istimewa pada suatu kesempatan. 8. Marketplace trends – perluasan/pengembangan Pemilihan tempat usaha itu sangat penting. 9. Manajemen Manajemen menangani segala hal yang berhubungan dengan kegiatan – kegiatan input yang memberi pengaruh kepada produk makanan yang dihasilkan.

Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan industri food service 10. Produktifitas Produktifitas pesanan dalam jumlah besar meningkatkan efisiensi cost. Misal : diskon pada hari – hari tertentu. 11. Faktor ekonomi Konsumen yang memiliki tingkat ekonomi yang tinggi memilliki frekuensi makan di luar lebih tinggi. 12. Periklanan Tipe konsumen yang bermacam – macam akan mempengaruhi tingkat promosi yang berbeda – beda. Hasil periklanan faktor yang mempengaruhi produk.

Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan industri food service 13. Faktor pengatur (regulatory) Industri food service mempunyai aturan dan berkenaan dengan pengaturan lingkungan. Di Indonesia peraturan yang berlaku adalah Departemen Kesehatan, Departemen tenaga kerja, BPOM, Departemen agama, dll

TIPE – TIPE PELAYANAN MAKANAN Food service dalam institusi (Institusional food service). Misal food service pada bidang pendidikan. Industrial foodservice. Usaha layanan makanan yang dipesan oleh suatu organisasi kerja dalam jumlah besar. Comersial food service. Usaha layanan makanan yang menomorsatukan keuntungan sehingga segala sesuatu harus diperhitungkan dengan benar.

TIPE – TIPE PELAYANAN MAKANAN Food service dalam institusi (Institusional food service). Cafetaria. Usaha layanan makanan dengan cepat dan relatif murah harganya. Coffee shops dan snack bar. Menyajikan banyak menu makanan ringan dengan variasi harga. Special catering. Layanan ini sesuai kebutuhan dalam kampus.

TIPE – TIPE PELAYANAN MAKANAN 2. Industrial foodservice. Cafetaria. Usaha layanan makanan dengan cepat dan relatif murah harganya. Coffee shops dan snack bar. Menyajikan banyak menu makanan ringan dengan variasi harga. Special catering. Layanan ini sesuai kebutuhan dalam kampus.

TIPE – TIPE PELAYANAN MAKANAN 2. Industrial foodservice. Cafetaria. Usaha layanan makanan dengan cepat dan relatif murah harganya. Coffee shops dan snack bar. Menyajikan banyak menu makanan ringan dengan variasi harga. Special catering. Layanan ini sesuai kebutuhan dalam kampus.

TIPE – TIPE PELAYANAN MAKANAN 2. Industrial foodservice. Essential meal service Layanan makanan yang dibuat dengan gaya dan kualitas yang terstandarisasi oleh perusahaan yang bersangkutan. Misal : paket breakfast dengan harga tertentu berdasar standar tertentu. Food for or with entertainment Layanan makanan yang dimasukkan dalam suatu hiburan. Jadi biaya yang dikeluarkan konsumen akan semakin banyak. Catering for special needs or functions. Kebutuhan layanan makanan disesuaikan dengan suatu kegiatan.

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI Lokasi Keunikan tempat Rasa, porsi dan penyajian makanan. Cara pelayanan Harga Keamanan Tempat parkir