By Eni Sumarminingsih, SSi, MM

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Persamaan Garis dan Grafik Kuadrat
Advertisements

Vektor dalam R3 Pertemuan
PERSAMAAN GARIS LURUS Hanik Badriyah A Okta Sulistiani
Oleh : Novita Cahya Mahendra
Gradien Oleh : Zainul Munawwir
ASSALAMUALAIKUM WR. WB VIII B MENENTUKAN GRADIEN By : Ratna Rahmadani.
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KOTA PONTIANAK DINAS PENDIDIKAN Jl. Letjen. Sutoyo Pontianak, Telp. (0561) , Website:
SISTEM KOORDINAT.
FUNGSI LINEAR NUR MINDARWATI 2013.
Teknik Pencarian Solusi Optimal Metode Grafis
Fungsi MATEMATIKA EKONOMI
GEOMETRI ANALITIK.
Widita Kurniasari Universitas Trunojoyo
RELASI & FUNGSI Widita Kurniasari.
MODUL KULIAH MATEMATIKA TERAPAN
Eni Sumarminingsih, SSi, MM
Gabungan Fungsi Linier
Persamaan Garis Singgung pada Kurva
KONSEP DASAR Fungsi dan Grafik
Pengantar Variabel dapat dibedakan menjadi 2, yaitu : Variabel kualitatif (sifatnya tidak tetap, berubah-ubah, yang tidak dapa diukur seperti cita rasa,
Fungsi Non Linear Yeni Puspita, SE., ME.
PERSAMAAN GARIS LURUS MATERI SOAL LATIHAN DAFTAR PUSTAKA
FUNGSI Cherrya Dhia Wenny, S.E..
SISTEM PERSAMAAN KUADRAT
Geometry Analitik Kelompok 4 Ning masitah ( )
Barisan dan Deret Geometri
BAB II KURVA LINEAR DAN APLIKASI DALAM EKONOMI
ASSALAMU’ALAIKUM Wr Wb
PERSAMAAN GARIS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA Oleh Kelompok 4 :
Persamaan Garis Lurus Materi Kelas VIII.
Persamaan Garis Lurus Latihan Soal-soal.
Assalamualaikum Wr Wb PERSAMAAN GARIS LURUS BY Yanuar Kristina P
ASSALAMUALAIKUM WR WB.
PERSAMAAN GARIS Menentukan Gradien Kedudukan 2 Garis
Fungsi WAHYU WIDODO..
Pengertian garis Lurus Koefisien arah/gradien/slope
Kelompok 2 Rizki Resti Ari ( ) Naviul Hasanah ( )
PERTEMUAN 3 FUNGSI.
ALJABAR LINIER WEEK 1. PENDAHULUAN
Pertemuan 4 Fungsi Linier.
HUBUNGAN LINIER.
KONSEP DASAR Fungsi dan Grafik
Fungsi non linier SRI NURMI LUBIS, S.Si.
NILAI MUTLAK PERSAMAAN GARIS FUNGSI
ASSALAMUALAIKUM WR WB.
BAB II KURVA LINEAR DAN APLIKASI DALAM EKONOMI
PERTEMUAN Ke- 4 Dosen pengasuh: Moraida Hasanah, S.Si., M.Si
DOSEN Fitri Yulianti, SP, MSi.
1.4 SISTEM KOORDINAT EMPAT BIDANG
04 SESI 4 MATEMATIKA BISNIS Viciwati STl MSi.
KONSEP DASAR Fungsi dan Grafik
PERSAMAAN GARIS LURUS 1. Bentuk Umum 2. Gradien 3. Menggambar Garis
MATEMATIKA EKONOMI Pertemuan 4: Fungsi Linier Dosen Pengampu MK:
Pertemuan ke-7 FUNGSI LINIER.
FUNGSI LINEAR Jaka Wijaya Kusuma M.Pd.
GARIS LURUS KOMPETENSI
ASSALAMU’ALAIKUM Wr Wb
Persamaan Garis Lurus Latihan Soal-soal.
MATEMATIKA EKONOMI FUNGSI LINIER (Pertemuan)
Nama: Mustofa zahron R kelas : X-MM2 No :20
Matematika Ekonomi DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI.
Peta Konsep. Peta Konsep B. Kedudukan Dua Garis.
Pertemuan 2 – Pendahuluan 2
Peta Konsep. Peta Konsep B. Kedudukan Dua Garis.
by Eni Sumarminingsih, SSi, MM
Persamaan Garis Lurus Latihan Soal-soal.
Bab 2 Fungsi Linier.
Persamaan Garis Lurus Latihan Soal-soal.
PERTEMUAN Ke- 5 Matematika Ekonomi I
SISTEM PERSAMAAN LINEAR
Transcript presentasi:

By Eni Sumarminingsih, SSi, MM Fungsi Linier By Eni Sumarminingsih, SSi, MM

Fungsi linier adalah fungsi yang paling sederhana karena hanya mempunyai satu variabel bebas dan berpangkat satu pada variabel bebas tersebut, sehingga sering disebut sebagai fungsi berderajad satu. Bentuk umum persamaan linier adalah: y = a + bx; Atau sering dinyatakan dalam bentuk implisit berikut: Ax + By + C = 0

KEMIRINGAN DAN TITIK POTONG SUMBU Kemiringan (slope) dari fungsi linier adalah sama dengan perubahan variabel terikat x dibagi dengan perubahan dalam variabel bebas y. Kemiringan juga disebut gradien yang dilambangkan dengan huruf m. Jadi

Sebagai contoh, y = 15 – 2x, kemiringannya adalah –2 Sebagai contoh, y = 15 – 2x, kemiringannya adalah –2. Ini berarti bahwa untuk setiap kenaikkan satu unit variabel x akan menurunkan 2 unit variabel y.

MENENTUKAN PERSAMAAN GARIS Sebuah persamaan linier dapat dibentuk melalui beberapa macam cara, antara lain: (1) metode dua titik dan (2) metode satu titik dan satu kemiringan

Metode Dua Titik Apabila diketahui dua titik A dan B dengan koordinat masing-masing (x1, y1) dan (x2, y2), maka rumus persamaan liniernya adalah: misal diketahui titik A (2,3) dan titik B (6,5), maka persamaan liniernya adalah:

Metode Satu Titik dan Satu Kemiringan Dari sebuah titik A (x1, y1) dan suatu kemiringan (m)dapat dibentuk sebuah persamaan linier dengan rumus sebagai berikut: Misal diketahui titik A (2,3) dan kemiringan m=0,5 maka persamaan liniernya adalah:

HUBUNGAN DUA GARIS LURUS

HUBUNGAN DUA GARIS LURUS Berimpit, dua buah garis akan berimpit apabila persamaan garis yang satu merupakan kelipatan dari (proporsional terhadap) persamaan garis yang lain. Sejajar, dua buah garis akan sejajar apabila kemiringan garis yang satu sama dengan kemiringan garis yang lain (m1 = m2). Berpotongan, dua buah garis akan berpotongan apabila kemiringan garis yang satu tidak sama dengan kemiringan garis yang lain (m1≠m2). Tegak lurus, dua garis akan saling tegak lurus apabila kemiringan garis yang satu merupaka kebalikan dari kemiringan garis yang lain dengan tanda yang berlawanan

Soal Latihan Carilah kemiringan (slope) garis yang telah ditentukan oleh titik A dan B berikut ini: a. A(3,4) dan B(4,3) b. A(4,5) dan B(8,13) 2. Carilah kemiringan (slope dari garis – garis berikut : a. Y = 2x + 3 b. 4x – 6y = 10

3. Tulislah persamaan – persamaan berikut dalam bentuk slope-intercept a. 2x – 3y -6 =0 b. 3x +4y +1 = 0 4. Carilah kemiringan dan titik potong sumbu Y pada setiap garis – garis berikut: a. 3x -12y + 2 =0 b. 2x -5y -10 =0

5. Untuk setiap pasangan titik – titik koordiant (x,y) carilah persamaan garis lurus y=a0 + a1x a. (3,5), (10,2) b. (4, -2), 0,6) 6. Untuk setiap titik koordinat (x,y), dan koefisien kemiringan a berikut ini carilah persamaan garis lurus y=a0 + a1x a. (2,6) dan a = 0.4 b. (5,8) dan a =-1.6

7. Tentukaah apakah garis – garis berikut sejajar atau tidak 2x – 3y + 2 = 0 dan 4x -6y = 0 3x+y +4 = 0 dan 6x -2y +8 = 0 8. Tentukan apakah garis – garis berikut ini tegak lurus satu sama lainnya atau tidak A(3,1), B(4,3) dan C(1,-3), D(0,-2) A(-1,2), B(4,5) dan C(2,-5), D(0,0)