Assalamualaikum Wr.Wb.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Bumi dan alam semesta Oleh : Purnawan.
Advertisements

Benda Langit.
Bulan ( Satelit Bumi ).
Materi IPA Kelas 4 Semester 2
Gerak Bulan Fase-Fase Bulan Gerhana Gaya Pasang – Surut
TATA SURYA 3. Satelit Anggota Tata Surya: Planet Asteroid 4. Meteorid
. . . Loading Loading PASANG SURUT SUTANTO AWANG MOHAMAD NURDIN.
MULTIMEDIA PEMBELAJARAN IPA Kantor Wilayah Kementerian Agama
Urutan evolusi matahari kira-kira sebagai berikut:
HUKUM GRAVITASI NEWTON
IX - E Kelompok 4 Adysti Niken Febrianti 01 Afifah Ayu Puspita D. 02
ROTASI DAN REVOLUSI BUMI
TATA SURYA.
HUKUM GRAVITASI SEMESTA
PARA MITTA PURBOSARI,M.Pd
AURORA Aurora adalah sebuah fenomena alam yang sangat menakjubkan yang hanya terjadi pada kutub Utara dan Selatan bumi ini. Aurora berasal dari interaksi.
Klik Korona pada Matahari Klik.
Interaksi Antar Planet
TATA SURYA, GERAK BUMI DAN GERAK BULAN
Menguak Rahasia Angkasa TATA SURYA
Tata Surya.
PERUBAHAN KENAMPAKAN BUMI DAN BULAN
GALAKSI dan TATA SURYA Materi kelas X. Galaksi dan Tata Surya galaksi Tata Surya KD: Mendeskripsikan tata surya dan jagad raya. Tujuan : Melalui proses.
Berkelas.
BUMI, BULAN, DAN MATAHARI
1. Planet Planet adalah benda langit yang tidak dapat memancarkan cahaya sendiri. Contoh : Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus,
Klik Korona pada Matahari Klik.
Tata Surya.
TATA SURYA DAN KARAKTERISTIKNYA
Pengertian Rotasi Rotasi adalah perputaran benda pada suatu sumbu yang tetap, misalnya perputaran gasing dan perputaran bumi pada poros/sumbunya. Untuk.
Sejarah Penemuan Lima planet terdekat ke Matahari selain Bumi (Merkurius, Venus, Mars, Yupiter dan Saturnus) telah dikenal sejak zaman dahulu karena mereka.
Memahami Sistem Tata Surya dan Proses yang terjadi di dalamnya
TATA SURYA PANJI HIDAYAT.
IPA TERPADU KLAS VIII BAB 13 TATA SURYA.
WORKSHOP PENGEMBANGAN STANDAR ISI MAPEL IPA MI Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah 2010 Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Nama : Thalia Pricilla Agista Kelas : IX - 2 No. Induk :
Oleh : Andari Suryaningsih, S.Pd, M.M.
PASANG SURUT AIR LAUT Ujian Praktek 3 TIK
GERHANA Sains kelas v1 SD VII H HAPPY W. SUMARDI NIM
Mengenal Hilal Penentuan awal bulan Puasa dan Idul Fitri ditentukan oleh adanya pengamatan Hilal, yaitu sesaat ketika Bulan melewati fase konjungsi (dalam.
TATA SURYA Anggota Tata Surya Planet 3. Satelit 4. Meteorid Asteroid
Tata Surya Nirwana Pratiwi IX.A.
Gerhana Bulan Dan Matahari
Arina Dwi Saputri Hidayah Karmelia
NAMA : RACHMAD MILLEN TANGKAS KELAS : 9A MATERI : TATA SURYA
HUKUM GRAVITASI NEWTON By : Mustia Dewi Irfianti
Meteor By : Ammar / 9B.
Klik Korona pada Matahari Klik.
Komet Komet sering disebut bintang berekor. Komet merupakan bendalangit yang bergerak mengelilingi matahari dengan lintasan sangatpanjang. Komet menyala.
ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB
Komet, Asteroid, Meteor.
Dosen Pembimbing : Ir. Indah Dwi E.
PLANET MERKURIUS KELOMPOK 5 : Hutrimas Arimbi P.A (L )
Tata surya By,Philien Wowor.
VIDIO PEMBELAJARAN IPA SD
HUKUM GRAVITASI NEWTON
ILMU ALAMIAH DASAR ALAM semesta (1)
MEKANIKA BENDA LANGIT.
ANGGOTA KELOMPOK: PERSENTASI KELOMPOK X RAHMAN AL HAKIM ( )
Keteraturan Gerak Planet dalam Tata Surya
Perkembangan Ilmu Perbintangan
Sejarah dan masa depan alam semesta
PERUBAHAN PENAMPAKAN BUMI DAN BENDA LANGIT
NAMA KELOMPOK: DAFI RAFIF WAHYU AFNAN
Klik Korona pada Matahari Klik.
Klik Korona pada Matahari Klik.
HUKUM GRAVITASI SEMESTA
HUKUM GRAVITASI SEMESTA
HUKUM GRAVITASI SEMESTA
A S T R O N O M I DALAM PENENTUAN BULAN HIJRIAH
Transcript presentasi:

Assalamualaikum Wr.Wb

Anggota kelompok 5 Andi Justike M.Z Emilia Rosa C. Shafa’Annasya S. Yunita Luthfya F. Moch. Fatkhul H.

Bulan Sebagai Satelit Bumi

Asal mula Terbentuknya Bulan Teori ‘Giant Impact’ merupakan hipotesa bagaimana proses terbentuknya bulan. Ilmuwan berteori, Bulan terbentuk akibat bergabungnya serpihan-serpihan pecahan Bumi yang ketika itu masih muda bertabrakan dengan benda langit berukuran sebesar planet Mars. Bulan terbentuk dari benturan yang hebat antara planet theia dengan bumi. Benturan ini terjadi diakibatkan Stabilitas theia terganggu karena Theia tumbuh melampaui batas maksimal 10 persen massa planet Bumi. Akibatnya, gaya gravitasi membuat Theia meninggalkan posisi orbitnya dan mendekati Bumi lalu saling bertabrakan.

Fenomena alam akibat peredaran bulan Gerhana Bulan, terjadi ketika matahari,bumi dan bulan berada pada satu garis lurus dan bulan masuk bayangan umbra bumi. Gerhana Matahari, terjadi ketika matahari,bulan, dan bumi masuk pada bayangan umbra bulan. Pasang surut air laut, terjadi akibat gravitasi matahari dan bulan

4. Pasang Perbani, permukaan air laut turun serendah-rendahnya 4. Pasang Perbani, permukaan air laut turun serendah-rendahnya. Akibat gaya gravitasi matahari dan bulan saling tegak lurus. 5. Pasang purnama, permukaan air laut naik setinggi-tingginya. Terjadi pada malam hari saat bulan baru.

Fase-Fase pada Bulan 1. Fase Konjungsi Pada fase ini bulan berada di antara bumi dan matahari. Hanya sisi belakang bulan yang mendapat cahaya matahari. Sisi bulan yang menghadap bumi sama sekali tidak mendapat cahaya matahari. Akibatnya bulan tidak nampak dari bumi. Sehingga pada fase ini dinamakan bulan mati.

2. Fase Kuarter Pada fase ini Bulan, Bumi, dan Matahari berada pada posisi tegak lurus. Hanya setengah permukaan bulan yang menghadap bumi yang mendapat cahaya matahari, sedangkan setengah lainnya tidak. Bulan Nampak seperti sabit lalu perbani (setengah) kemudian bulan Nampak lonjong. Fase kuarter ada dua yaitu kuarter pertama, yaitu saat bulan sabit sampai akan purnama, dan kuarter kedua, yaitu saat bulan setelah purnama sampai sabit kembali.

3. Fase Oposisi Pada fase ini Bulan, Bumi, dan matahari terletak segaris dengan bumi berada di tengah . Permukaan bulan yang menghadap bumi semuanya mendapat cahaya matahari. Bulan nampak dari bumi berupa lingkaran utuh.