Via Dolorosa Mari kita merenungkan Yesus yang menjadi kurban karena cintakasih-Nya Tanda Salib dan Salam Doa Pembukaan Allah Bapa yang Mahabaik, kami bersyukur.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KRISTUS DAN HARI SABAT Lesson 5 for May 3, 2014.
Advertisements

~ Beato Yohanes Duns Scotus
Session 3 : Hidup dalam Roh Kudus.
~ Beato Yohanes Duns Scotus
Lesson 11 for June 14, 2014 PARA RASUL DAN HUKUM.
Petrus (Studious Man) Kisah 2 : 14,
PENGINJILAN DAN KESAKSIAN YANG BERATURAN
KRISTUS, KEGENAPAN HUKUM TAURAT
HUKUM ALLAH DAN HUKUM KRISTUS
~ Beato Yohanes Duns Scotus
KEMATIAN KRISTUS DAN HUKUM
KRISTUS, HUKUM DAN INJIL
~ Beato Yohanes Duns Scotus
ANAK Lesson 2 for July 12, 2014.
Lesson 4 for July 26, 2014 KESELAMATAN.
BAGAIMANA SUPAYA DISELAMATKAN
Thema: “Dipilih Untuk Melayani”
PERSEKUTUAN DOA NHKBP YOGYAKARTA Doa dalam Keheningan “Parningotan tu Angka na Monding” R. Yobel HKBP Yogyakarta. Senin, 21 November 2011.
BAPA SURGAWI KITA YANG PENGASIH
Gerakan Pemuda.
“I Care !” PA Interaktif GKI Cinere Selasa, 2 April 2013.
BERTAHAN DALAM PENCOBAAN
Perjalanan ke Emaus.
“UCAPAN BAHAGIA” Matius 5 :
Berjalan Bersama Dengan Allah
GPIB JEMAAT IMMANUEL DI BEKASI
JANJI DOA Pelajaran 10 Maret 10, 2012.
KEHIDUPAN DOA YESUS.
MAHKOTA PEMBEBASAN.
KORBAN Roma 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang.
YANG TELAH MENYELAMATKAN
PENGAKUAN IMAN RASULI Aku percaya kepada Allah, Bapa yang
Kata Pengantar: Doa Pembuka
Kepemimpinan Bapa Dalam Keluarga Kristen
Dipersiapkan oleh: Vonny
Soteorologi Pertemuan ke 8.
DIDALAM YESUS TIDAK ADA PENGHUKUMAN
TATA IBADAH KEBAKTIAN PERSEKUTUAN INDO CHRISTIAN - RUWAIS
JALAN SALIB Doa dan Refleksi 14 Perhentian Jalan Salib.
Thema: “Dipilih Untuk Melayani”
Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Thomas Aquinas
Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Thomas Aquinas
Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Thomas Aquinas
Ibadah Penutupan Masa Raya Pentakosta
Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Thomas Aquinas
MENABUR BENIH Mzm.126:5 Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak- sorai.  126:6 Orang yang berjalan maju dengan.
Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Santo Thomas Aquinas
IBADAH MINGGU “ROGATE” HKBP Bakom Ressort Cileungsi
GEREJA: BERBAGAI UPACARA DAN RITUAL
SENGSARA DAN WAFAT YESUS
Meneladani Bunda Maria
PDKK YB dengan Bp. RD Johannes Maria Ridwan Amo
IBADAH MINGGU VI SETELAH TRINITATIS HKBP BAKOM RESSORT CILEUNGSI TOPIK “DIMAMPUKAN MELAKUKAN PERBUATAN BAIK BAGI SEMUA ORANG” MINGGU, 03 JULI 2016.
INJIL DATANG KE TESALONIKA
Membawa Kabar Baik.
KEHANCURAN YERUSALEM Lesson 10 for December 5, 2015.
PENGINJILAN DAN KESAKSIAN YANG BERATURAN
TIDAK ADA PENGHUKUMAN Lesson 9 for December 2, 2017.
ANAK-ANAK PERJANJIAN Lesson 10 for December 9, 2017.
KAMU AKAN MENJADI SAKSIKU
PELAYANAN PETRUS Lesson 6 for August 11, 2018.
PENTAKOSTA Lesson 2 for July 14, 2018.
IBADAH MINGGU Pdt. Rena Sesaria Yudhita, M.Th
PERSATUAN DALAM IBADAH
Ketaatan seorang hamba tuhan
Sengsara Tuhan Yesus keempat. Pembukaan Ibadah : Pnt : Jemaat yang dikasihi Tuhan, di Perayaan Minggu sengsara keempat Sebuah perenungan menjenguk hati.
SENGSARA DAN WAFAT YESUS
MAKNA JUMAT AGUNG 1 Petrus 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup.
Gereja Kristen Jawa Ambarrukma
Gereja Kristen Jawa Ambarrukma
Transcript presentasi:

Via Dolorosa Mari kita merenungkan Yesus yang menjadi kurban karena cintakasih-Nya Tanda Salib dan Salam Doa Pembukaan Allah Bapa yang Mahabaik, kami bersyukur kepada-Mu, karena pada hari ini kami Kau kumpulkan. Lewat Jalan salib ini kami ingin mengenang kembali Yesus Kristus, yang menderita sengsara demi keselamatan kami. Semoga Roh Kudus yang Kau curahkan ke dalam hati kami, membuat kami semakin menyadari betapa besar cinta-Mu kepada kami. Maka lewat Jalan salib ini ajarilah kami, agar kami tidak takut mencintai Engkau dan sesama kami. Demi Yesus Kristus Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan persekutuan dengan Roh Kudus selalu mendampingi hidup kami, Allah sepanjang masa. Amin.

Perhentian 1 Yesus di Hukum Mati P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia Sesudah ditangkap Yesus mula-mula dihadapkan ke sidang Sanhedrin. Pada keesokan harinya Ia dibawa ke Pengadilan Pilatus. Pilatus bertanya kepada orang-orang Yahudi, “Apakah tuduhanmu terhadap orang ini?” Mereka menjawab dengan mengajukan saksi-saksi dusta. Kemudian Pilatus memanggil masuk ke dalam Gedung Pengadilan dan memanggil Yesus untuk ditanyai tentang tuduhan mereka. Tetapi Pilatus tidak menemukan kesalahan apapun seperti yang dituduhkan mereka kepada Yesus. Maka Pilatus berusaha melepaskan Yesus, namun oleh desakan para tua-tua, ahli-ahli Taurat dan seluruh rakyat, Pilatus menjatuhkan hukuman mati; ia menyerahkan Yesus kepada rakyat Yahudi untuk disalibkan (Cfr. Yoh18:38 ; Yoh19:16). “Salib bagi orang-orang yang akan binasa memang merupakan kebodohan, tetapi bagi kita yang diselamatkan Salib adalah kekuatan Allah.” (Cfr. 1Kor1:18) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur atas pengurbanan-Mu demi keselamatan kami. Demi kami Engkau telah setia kepada kehendak Bapa meskipun Engkau harus menghadapi hukuman mati di Salib. Semoga kami pun selalu setia kepada kehendak Bapa, juga kalau karena kesetiaan itu kami harus menderita seperti Engkau. Sebab Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin P: Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami U: Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami…… Anakdomba tak bersalah ajar kami pun berpasrah taat pada Bapa-Mu

Perhentian 2 Yesus Memanggul Salib P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Yesus tidak bersalah namun dijatuhi hukuman mati. Setelah diolok olok, diludahi, dimahkotai duri dan disesah, Yesus dibawa keluar dari balai pengadilan untuk disalibkan. “Sambil memikul salib-Nya Yesus pergi ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.” (Cfr. Yoh19:17) Dengan memanggul sendiri Salib-Nya, Yesus telah mengajar kita, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Cfr. Luk9:23) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur kepada-Mu karena boleh ambil bagian dalam Salib-Mu. Engkau mengizinkan kami seperasaan dan sependeritaan dengan Dikau. Semoga kami setia memanggul salib kami, yang kecil dan ringan jika dibandingkan dengan Salib-Mu, supaya kami patut disebut pengikut-Mu, Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami…… Kayu Salib Dia panggul mari kita pun memikul salib kita di dunia

Perhentian 3 Yesus Jatuh Untuk Pertama Kalinya P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Perjalanan Yesus ke Golgota semakin lama semakin jauh meninggalkan kota. Banyak darah keluar dari luka-luka-Nya. Badan lelah, penat dan lemah. Beban Salib pun terasa semakin berat. Apalagi masih diperberat dengan penderitaan batin:ditinggalkan oleh para murid-Nya, ditolak oleh bangsa-Nya, dan dijatuhi hukuman mati sekalipun tidak bersalah. Sungguh bukan hanya Salib yang dipanggul Yesus, melainkan juga dosa-dosa kita. “Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukkan oleh karena kesalahan kita, hukuman yang mendatangkan keselamatan kita ditimpakan kepada-Nya.” ( Cfr. Yes53:5) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau berkenan memanggul dosa-dosa kami. Kami yang berbuat dosa, tetapi Engkau yang menanggung hukuman-Nya. Semoga kami tidak lagi memperberat beban yang harus Kau tanggung. Sebaliknya semoga kami selalu berusaha meringankan-Nya dengan bertobat dan dengan meringankan beban orang lain, agar langkah kami pun lebih ringan mengikuti Engkau, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami…. Tuhan Yesus tolong kami bila kami jatuh lagi karena salib yang berat

Perhentian 4 Yesus Berjumpa dengan ibu-Nya P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Para murid Yesus telah lari, sehingga Yesus harus menapaki jalan sengsara-Nya seorang diri. Tetapi dalam perjalanan sengsara ini ternyata masih ada Maria, ibu-Nya, yang setia menderita bersama Dia. Ibu Yesus ternyata bukan hanya Maria. Yesus sendiri menegaskan, “Siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku!” (Cfr. Mat12:50) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur atas teladan Bunda Maria dalam mendampingi orang yang menderita. Semoga karena teladan Bunda Maria, kami didorong untuk lebih berani ambil bagian dalam keprihatinan sesama, lebih-lebih yang berada disekitar kami. Bantulah kami menjadi sahabat sejati bagi orang yang menderita, dan dengan demikian menjadi sahabat-Mu sendiri. Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami….. O Maria bunda kudus yang setia ikut Yesus Kau teladan hidupku

Perhentian 5 Yesus di Tolong oleh Simon dari Kirene P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Yesus sangat letih dan lemah, padahal tempat yang dituju masih jauh. “Maka para serdadu menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib Yesus diatas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus.” (Cfr. Luk23:25). Memanggul Salib merupakan ukuran kelayakan seorang pengikut Yesus, karena Yesus sendiri bersabda barangsiapa tidak memikul salib-Nya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Cfr. Mat19:28) Jadi, bagi orang Kristen salib sungguh tidak terelakkan. Salib adalah beban yang harus kita pikul. Namun, kita akan mampu memikul beban berat itu kalau kita saling membantu. “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Maka kamu memenuhi hukum Kristus!” (Cfr. Gal6:2) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, melalui Simon dari Kirene engkau mengajar kami untuk meringankan beban penderitaan orang lain. Kami bersyukur karena, melalui hal-hal kecil yang kecil, kami Kau perkenankan untuk ambil bagian dalam Salib-Mu yang berat. Semoga demi Engkau kami tidak takut menolong sesama kami yang sedang menderita, apa pun resikonya, sebab Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin P;Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami….. Apa pun yang kau lakukan bagi para penderita pada Tuhan berkenan

Perhentian 6 Wajah Yesus di Usap oleh Veronica P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia Wajah Yesus kotor oleh darah, keringat dan debu. Semarak dan ketampanan wajah-Nya terasa sirna. Tepatlah gambaran Yesaya, “Banyak orang akan tertegun memandang Dia; begitu buruk rupa- Nya, tidak seperti manusia lagi; dan tampaknya tidak seperti anak manusia lagi. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada, sehingga kita tidak tertarik untuk memandang Dia; dan rupa pun tidak sehingga kita menginginkannya; Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; Ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap Dia.” (Cfr. Yes52:14 ; Yes53:2-3) Kendati begitu masih ada orang yang bersimpati pada Yesus, yakni Veronika, Ia maju mendekati Yesus, lalu mengusap wajah-Nya. Dengan tindakannya yang sederhana Veronika telah menolong orang yang menderita. Ia memberi contoh kepada kita mengamalkan amanat salah seorang Rasul Yesus, “Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!” (Cfr. Rom12:15)   Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, ampunilah kami yang sering takut menolong orang yang menderita. Semoga teladan Veronika membuat kami berani berbuat sesuatu, meskipun kecil, untuk meirngankan beban mereka yang sedang menderita. Dengan demikian kami telah meringankan pula beban-Mu. Sebab Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami….. Bila kita meringankan duka orang yang sengsara Tuhan Allah berkenan

Perhentian 7 Yesus Jatuh untuk Kedua Kalinya P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Kendati sudah ditolong oleh Simon dari Kirene dan wajah-Nya sudah dibersihkan, tubuh Yesus tidak bertambah segar. Salib yang menindih terasa semakin berat. Perjalanan masih jauh. Yesus semakin payah Untuk kedua kalinya Yesus jatuh. Meskipun begitu dengan teguh hati Ia bangun. Diangkat-Nya lah kembali Salib berat itu; Ia meneruskan perjalanan tanpa mengeluh. Apa yang dinubuatkan Yesaya kini menjadi kenyataan, “Dia dianiaya, Dia membiarkan diri ditindas, dan tidak membuka mulut- Nya, seperti anakdomba yang dibawa ke tempat pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya.” (Cfr. Yes53:7) Marilah berdoa, Ya Yesus yang tabah, bantulah kami agar mampu bangkit dari kelemahan-kelemahan kami. Semoga kami mampu memperbaiki diri, dan berani bangkit dari dosa-dosa kami, seperti Engkau bangkit kembali ketika jatuh tertimpa Salib. Sebab Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami……. Bilamana kami goyah dan tercampak karena salah ya Tuhan, tegakkanlah

Perhentian 8 Yesus Menghibur Wanita-Wanita yang Menangisi-Nya P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Tatkala Yesus menapaki jalan Salib-Nya menuju Golgota, banyak orang mengikuti Dia; diantaranya banyak wanita yang menangisi dan meratapi Dia. Yesus berpaling kepada mereka dan berkata, “Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah Engkau menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu!” (Cfr. Luk23:28) Kita sering tidak punya waktu dan hati untuk orang lain. Kita sibuk dengan diri kita sendiri saja. Apalagi kita merasa bahwa penderitaan kitalah yang paling berat, dan orang lainlah penyebab penderitaan kita. “Kita sendiri susah, mana mungkin harus menghibur orang lain?” Beginilah kita sering membela diri. Yesus memberi teladan supaya kita menghibur orang lain, meskipun kita sendiri sedang menderita. Tetapi lebih dari itu, kita perlu menangisi diri kita sendiri. Kita perlu bertobat dan mengajak orang lain untuk bertobat. Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus yang maharahim, kami bersyukur karena Engkau mengingatkan kami akan dosa kami. Memenuhi amanat-Mu, semoga kami berani meratapi dosa-dosa kami. Bantulah kami bangkit dari dosa dan kelemahan kami, lalu mengusahakan hidup yang berkenan kepada-Mu. Bantulah kami untuk memperhatikan orang-orang yang menderita di sekitar kami. Sebab Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami………. Dalam tobat yang sejati kini akan kuratapi dosa dan pelanggaran

Perhentian 9 Yesus Jatuh untuk Ketiga Kalinya P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Hari semakin panas. Jalan yang menuju puncak Golgota semakin menanjak. Tubuh Yesus yang semakin lemah tidak mampu menahan beban Salib yang berat. Untuk ketiga kalinya Yesus jatuh, Tubuh-Nya terbanting di tanah yang berbatu-batu. Darah kemblai mengucur dari luka-luka-Nya. Dengan sisa tenaga-Nya, Yesus berusaha bangun. Yesus mau menyelesaikan perjalanan sampai ke puncak Golgota.Cinta-Nya keapda manusia dan ketaatan kepada kehendak Bapa-Nya memberikan kekuatan yang begitu besar kepada Yesus. Beban Yesus semakin berat kalau kita sering jatuh dalam dosa; atau kalau kita menjatuhkan orang lain. Dengan jatuh dan bangun lagi Yesus mengajar kita untu tidak putus asa. Kalau kita jatuh dalam dosa, kita bangun lagi. Marilah berdoa, Ampunilah dosa-dosa kami ,ya Yesus yang maharahim. Bebaskanlah kami dari belenggu dosa yang memenjarakan kami. Tuntunlah langkah kami mengikuti jalan-Mu; jalan menuju ke hidup kekal. Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami…… Bila hatiku gelisah karna dosa dan derita tangan-Mu ulurkanlah

Perhentian 10 Pakaian Yesus di Tanggalkan P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Sesampai di puncak Golgota para prajurit menanggalkan pakaian Yesus dengan paksa. Mereka mengambil pakaian Yesus, lalu membaginya menjadi empat bagian; untuk tiap-tiap prajurit satu bagian. Demikian juga jubah-Nya mereka amabil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas sampai ke bawah hanya satu tenunan. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain; “Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatkannya.” Maka genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci, “Mereka membagi-bagikan pakaian-Ku diantara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku.” (Cfr. Yoh19:23-24) Yesus telah menajdi manusia yang paling hina. Bagaimanakah sikap kita terhadap-Nya? Sudahkah kita melakukan seperti yang dikatakan Yesus pada hari penghakiman?- “Ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Sebab sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang yang paling hina ini kamu melakukannya untuk Aku.” (Cfr. Mat25:36) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur karena dengan dihinakan di Salib Engkau telah memulihkan martabat kami yang cemar akibat dosa. Semoga kami mampu menjaga martabat kami yang luhur dan suci, serta menghindari hal-hal yang merendahkan martabat kami. Terlebih, semoga kami selalu menaruh hormat dan menjaga martabat-Mu sendiri yang Kau pertaruhkan dalam diri sesama kami. Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang segala masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami……. Pakaian-Mu dibagikan martabat-Mu direndahkan Kau tinggikan harkatku

Perhentian 11 Yesus disalibkan P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Sampailah mereka di tempat yang bernama Golgota, yang berarti tempat tengkorak. Para serdadu memberikan anggur bercampur mur kepada Yesus, tetapi Yesus menolaknya. Kemudian mereka menyalibkan Dia. (Cfr. Mrk15:22-24a) “Manusia lama kita telah turut disalibkan bersama Yesus, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.” (Cfr. Rm6:6) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur Engkau berkenan menanggung sengsara di Salib untuk membebaskan kami dari kekuasaan dosa. Berilah kami kekuatan untuk menyalibkan dosa-dosa kami, agar kami kelak Kau bangkitkan dan boleh menikmati kebahagiaan bersama Engkau. Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami…. Dari Salib Kau melihat tak terbilang yang menghujat berapakah yang taat

Perhentian 12 Yesus Wafat di Kayu Salib P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Ketika itu hari sudahkira-kira pukul duabelas siang, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai pukul tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring, “Ya Bapa , ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku!” Dan sesudah berkata demikian, Yesus menyerahkan nyawa-Nya (Cfr. Luk23:44-46) hening sejenak untuk menghormati wafat Tuhan Kepala pasukan dan prajurit-prajurit yang menjaga Yesus menjadi sangat takut menyaksikan wafat Yesus secara demikian. Mereka berkata, “Sungguh orang ini adalah Anak Allah!” (Cfr. Mat27:54) “Jika kita telah mati bersama Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga bersama Dia. Maka hendaklah kita semua sadar; kita telah mati bagi dosa, tetapi hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.” (Cfr. Rm6:8) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, melalui wafat-Mu di Salib, Engkau telah menyelamatkan kami. Semoga kami yang telah mengenal misteri Salib dan mengamalkannya di dunia ini kelak boleh menikmati buah-buah penebusan dalam Kerajaan Surga bersama Engkau Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami….. Biji mati menghasilkan buah yang berkelimpahan wafat-Mu menghidupkan

Perhentian 13 Yesus diturunkan dari Salib P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   Di dekat Salib Yesus berdirilah Maria, ibu-Nya, saudara ibu-Nya Maria istri Kleopas, dan Maria Magdalena. Salah seorang prajurit menikam lambung Yesus, dan segera keluarlah darah serta air (Cfr. Yoh19:25 ; Yoh19:34). Hari mulai malam. Maka Yusuf dari Arimatea, yang telah menjadi murid Yesus, memberanikan diri menghadap Pilatus untuk meminta jenazah Yesus. Pilatus heran waktu mendengar Yesus sudah mati. Setelah mendengar keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan jenazah Yesus (Cfr. Mrk15:42-46) Maria menerima jenazah Yesus di pangkuannya. Maria melaksanakan apa yang pernah dikatakannya, “Aku ini hamba Tuhan, jadilah keapdaku menurut perkataanmu.” (Cfr..Luk1:38) Maria memang pantas menjadi teladan setia orang beriman. Ketika Yesus menderita, ia tetap setia berada di samping- Nya. Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah memperbaharui dunia lewat sengsara-Mu yang mengagumkan. Resapkanlah dalam diri kami karya belaskasih-Mu ini, sehingga kami selalu ingat akan misteri agung ini, dan boleh mengabdikan diri kami sepenuhnya hanya kepada-Mu. Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini Bapa Kami…… Salib tanda kehinaan jadi lambang kemenangan karena Tuhan t’lah menang

Perhentian 14 Yesus Memanggul Salib P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia   “Para murid mengambil jenazah Yesus dan mengafaninya dengan kain lenan, dan memburatinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. Dekat tempat Yesus disalibkan ada sebuah kubur baru yang didalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. Maka mereka membaringkan mayat Yesus disitu”. (Cfr. Yoh19:40-42). “Kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Oleh pembaptisan kita telah dikuburkan bersama-sama Dia, supaya, sama seperti Kristus dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup secara baru.” (Cfr. Rm6:3-4) Marilah berdoa, Tuhan Yesus Kristus, Engaku telah turun ke bumi dan naik ke surga dengan mulia. Semoga kami yang telah dikuburkan bersama Engkau dalam pembaptisan, boleh bangkit pula bersama Engkau untuk hidup abadi. Engkaulah Tuhan kami sepanjang segala masa. Amin P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini. Bapa Kami…. Tuhan Yesus dimakamkan masuk alam kematian sampai bangkit mulia

Penutup Walaupun dalam rupa Allah, Kristus Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Sebaliknya, Ia mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa hamba dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia merendahkan diri dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah amat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama diatas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuklah segala yang ada di langit, yang ada diatas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku; Yesus Kristus adalah Tuhan, untuk kemuliaan Allah Bapa (Cfr. Flp2:5-11).   Terpujilah Kristus Tuhan Raja kemuliaan kekal Tuhan sungguh sudah bangkit, bagi-Nya hormat dan kekuasaan selamanya terpujilah Kristus Tuhan Raja kemuliaan kekal Marilah berdoa, Allah Mahapengasih, kami bersyukur akrena dapat mengenangkan Yesus yang sengsara dan wafat demi keselamatan kami. Limpahkanlah berkat-Mu atas kami yang mengharapkan kebangkitan bersama Dia. Semoga karena berkat-Mu, kami bertumbuh dalam iman dan keyakinan akan kebahagiaan abadi. Demi Kristus Tuhan kami. Amin