ADVERSITY QUETIONTS.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
KONSEP DASAR MOTIVASI BERPRESTASI DALAM PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN
Advertisements

ADVERSITY QUOTIENT: SUKSES MENGHADAPI RINTANGAN
K O N F L I K.
Melejitkan Kompetensi EQ
( Myers Briggs Type Indicator )
ADVERSITY QUOTIENT Merubah HAMBATAN Menjadi PELUANG.
MANAJEMEN EMOSI 4/6/2017 DEPDIKNAS RI, 2007
IF BETTER IS POSSIBLE GOOD IS NOT ENOUGH ANDRIE WONGSO.
Pertemuan 10 : “ MEMBANGUN MENTAL YANG SEHAT & KUAT “
PENABURS Profil Guru & Karyawan
10 Kunci Sukses mengubah impian menjadi kenyataan dream will be come true Helmi Mubarok.
Bab 3 Kecerdasan emosi.
JENIS-JENIS KONSEP DIRI
“Mau mengenal pedasnya cabai? Jangan didiskusikan, tetapi digigit!”
How To & Organization Gap
Kewirausahaan Oleh : Latifa , SPd.
Menunjukkan sikap pantang menyerah
Menentukan tujuan hidup
Karakteristik Entrepereneur
Bakat, Kecerdasan dan kreativitas Peserta Didik
AMT-01 Indonesian Quantum Corporation Untuk Membangun Peradaban Baru.
Kedisiplinan Siswa 60 menit (14.45 – 16.00).
ADVERSITY QUOTIENT Merubah HAMBATAN Menjadi PELUANG.
Lho, Ketemu Bintang Film Beneran, Tho?
ANDA LUAR BIASA ! Turn on your speakers.
PRESENTASI KEWIRAUSAHAAN
Meningkatkan Pemahaman Mengenai Potensi Diri
TAHAP PENGEMBANGAN FILM KARTUN-4 M.SUYANTO
CAREER DEVELOPMENT CENTER UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
Disusun oleh: Kelompok 8
KOMUNIKASI KARAKTER NURUL MUSTAWATIRA P..
Oleh: Michael Jhon dan Alfiando M
Problem Solving.
Kepercayaan Diri.
Pertemuan 13 : “ MOTIVASI “
Pertemuan 11 : “ INTEGRITAS DIRI “
You Can Fly, When You Believe!!!
KEMAHASISWAAN STIKes DHB
PERBEDAAN INDIVIDU DAN PERILAKU KERJA
Pengertian dan Teknik Kreatif dan Inovatif
SEBAGAI BAHAN SAJIAN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DI SMK
UNIVERSITAS MERCU BUANA
ADVERSITY QUETIONTS.
MANAJEMEN KARIR PUSTAKAWAN Oleh : KOKO SRIMULYO Dosen Dept Ilmu Informasi Perpustakaan FISIP UNIVERSITAS AIRLANGGA.
Menyampaikan Berita Duka
Personality Development
ETOS KERJA, KOMITMEN KERJA DAN KEPUASAN KERJA
Bagaimana Memiliki Kedamaian Batin?
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
MOTIVASI DASAR PRESTASI
Ramalan Bintang Bulan November 2016
PERBEDAAN INDIVIDUAL.
Pembelajaran 8 (Lanjutan)
Mendobrak Diri Sendiri
“ MENGHARGAI DIRI SENDIRI “
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN & PENGEMBANGAN DIRI
CAREER DEVELOPMENT CENTER UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
TIPE APAKAH SAYA ? Ada tiga macam karakter manusia berdasarkan tingkat adversity quotionnya. Adversity quotient Menurut Paul G. Stoltz dalam bukunya adalah.
Pentingnya Motivasi untuk menguasai Ilmu Teknologi dan Seni
Ns. Yustina Emi Setyobudi, S.Kep
(Life Skills) Keterampilan Hidup Moh. Tohirin Hasan &
AGRESI, FRUSTRASI & KONFLIK PERTEMUAN 12 NOVENDAWATI WAHYU SITASARI
Percaya Diri.
Kecerdasan emosional “Pentingnya Kecerdasan Emosional bagi Pemimpin di Sektor Publik dan cara meningkatkannya” Ayunda Ramadhani M.Psi., Psikolog Disajikan.
10 Kunci Sukses mengubah impian menjadi kenyataan dream will be come true Helmi Mubarok.
SUKSES Adalah Pilihan ANDA Sendiri
 IQ (Intelegence Quotient) yang artinya ukuran kemampuan intelektual, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ adalah istilah kecerdasan manusia dalam.
PESARAAN (RETIREMENT)
PESARAAN (RETIREMENT)
Transcript presentasi:

ADVERSITY QUETIONTS

Tujuan Materi Ini Siswa mengerti pentingnya daya juang dalam kehidupan. Siswa mengerti jenis manusia menurut AQ. Siswa mendapatkan inspirasi mengenai daya juang dari tokoh-tokoh yang memiliki AQ tinggi.

Daniel Goleman (1995) berkata: IQ (Intelligent Quotient) seorang mungkin hanya menentukan 20% keberhasilan hidupnya. Sisanya (80%) ditentukan oleh hal-hal lain.

Click to add title Ia menyatakan bahwa EQ memegang peranan yang lebih penting daripada IQ untuk menentukan keberhasilan Tetapi masih saja ada orang-orang yang memiliki IQ tinggi dan segala aspek kecerdasan emosional (EQ tinggi) tetapi tetap tidak mencapai potensinya.

Paul G. Stoltz (1997) melihat adanya sebuah faktor lain yang mempunyai sumbangan besar bagi keberhasilan seorang dalam hidup dan karirnya.

Ia kemudian memikirkan sebuah konsep tentang kemampuan seorang untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya, yaitu Adversity Quotient (AQ).

Adversity Quotient Kemampuan seseorang untuk mengubah hambatan menjadi peluang. Adversity Quotient ikut dalam 80% faktor-faktor lain yang diperkirakan Goleman menentukan keberhasilan.

Tambah tinggi AQ seorang, tambah baik kemampuannya untuk menghadapi kesulitan yang dijumpainya. Sebaliknya tambah rendah AQnya, tambah buruk kemampuan orang tersebut mengatasi kesulitan.

Berdasarkan AQ tersebut, Paul membagi orang menjadi 3 bagian: 1. Quitters 2. Campers 3. Climbers

Climbers Campers Quitters

Quitters Ciri-ciri: Lebih suka menyalahkan orang di sekelilingnya Cenderung meninggalkan impian-impian Orang yang pada akhirnya hanya dapat berandai-andai “Seandainya dulu..” Lebih suka menyalahkan orang di sekelilingnya Sinis Murung Mati rasa

Quitters Mudah mencari pelarian untuk menenangkan hati dan pikiran dengan minum-minuman beralkohol, merokok, mengkonsumsi narkoba atau menonton tv secara berlebihan Dalam membina hubungan, ia tidak kesulitan menemukan teman sehingga persahabatan sejati jarang terbentuk

Quitters Cenderung menolak perubahan, menyabotase, menghindari setiap peluang keberhasilan secara aktif Sering menggunakan kata-kata yang membatasi diri seperti tidak dapat, tidak mau, mustahil, saya sudah terlalu tua, saya tidak mau dsb

Campers Ciri-ciri: Cukup senang dengan sesuatu yang telah diusahakannya dan mengorbankan kemungkinan untuk melihat atau mengalami apa yang masih mungkin terjadi Melepaskan kesempatan untuk maju yang sebenarnya masih dapat dicapai jika energi sumber dayanya diarahkan dengan semestinya

Campers Tidak mau mencari peluang dan merasa puas dengan apa yang telah diperoleh Biasanya mau mengambil cara yang tidak terlalu beresiko tinggi Motivasinya didasarkan pada perasaan takut berubah dan mempertahankan kenyamanan atas apa yang telah dihasilkan Biasa menggunakan kata-kata: ini cukup bagus, kita hanya perlu sampai di sini, dsb

Climbers Ciri-ciri: Mau belajar seumur hidup Percaya diri Memahami tujuan hidupnya Meyakini setiap langkah kecil akan ada imbalannya dalam jangka panjang dan membawa kemajuan di masa medatang Mau belajar seumur hidup Mampu memotivasi diri untuk mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya.

Climbers Cenderung membuat segala sesuatu terwujud Menyukai tantangan perubahan Dapat diandalkan untuk membuat suatu perubahan Biasa menggunakan kata-kata: selalu ada jalan, ayo..kita kerjakan, sekarang saatnya untuk bertindak, dsb

PENUGASAN Tuliskan kamu termasuk jenis manusia yang mana menurut pembagian manusia menurut AQ tersebut? Tuliskan di buku BK-mu.

REFLEKSI Pantang menyerah ketika menghadapi tugas sulit.

Melihat Cuplikan Film: “Hee Ah Lee” Contoh Tokoh Melihat Cuplikan Film: “Hee Ah Lee”

PENUGASAN Tuliskan dalam buku BK mu mengenai sikap tegar/tangguh (AQ) yang dilihat dalam film!!! Tuliskan tekadmu dalam menghadapi masalah atau kehidupan!!!

REFLEKSI Tetap bersemangat dalam situasi apapun. Selalu melibatkan Tuhan dalam hidup.

Kesimpulan IQ maupun EQ saja tidak hanya menjadi penentu keberhasilan seseorang. Salah satu penentunya adalah AQ (Adversity Quotient). Untuk itu teruslah berjuang dalam menghadapi setiap masalah dalam hidupmu. JANGAN MUDAH MENYERAH!!! Tuhan bersamamu. 