PERPINDAHAN ANTAR INSTANSI

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Pembebasan Sementara dan Pengaktifan PNS Dosen
Advertisements

PENYUSUNAN FORMASI PNS DAERAH TAHUN ANGGARAN 2014
PEMBERIAN TUGAS BELAJAR DAN IJIN BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL
manajemen KEPEGAWAIAN biro kepegawaian sekretariat jenderal
Pengelolaan Cuti PNS Pemerintah Kota Salatiga
KEBIJAKAN BIRO HUKUM DAN KLN DALAM BIDANG PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
SOSIALISASI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL.
MEKANISME Pengangkatan jfu dan pemberian tunjangan kinerja
MENDUDUKI JABATAN FUNGSIONAL
SK PEMBERHENTIAN PNS PEJABAT YBW MENETAPKAN Oleh
Subbag umum / kepegawaian
PEMBINAAN PNS DOSEN YANG DIPERBANTUKAN DI LUAR INSTANSI INDUK
PENGEMBANGAN SDM PNS (Keterangan Belajar, Izin Belajar, Tugas Belajar,
HUBUNGAN KELEMBAGAAN ANTAR PEMERINTAH PUSAT DAN DAERAH
WEWENANG PENGANGKATAN, PEMINDAHAN DAN PEMBERHENTIAN PNS
PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH
Struktur Penyelenggara Pemerintahan Daerah : Pemerintah Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
JABATAN FUNGSIONAL UTAMA
PENGANGKATAN PEGAWAI KELOMPOK 8 PRADITIYA B.L /
Persiapan dan Peran Perekam Medis Dalam Menghadapi Jabatan Fungsional Profesi Perekam Medis Sugeng, SKM.
PERATURAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI, MENTERI DALAM NEGERI, MENTERI KEUANGAN,
P e n g a n g k a t a n P e g a w a I n e g e r I s I p I l.
BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA
TUNJANGAN PROFESI PENDIDIK
PEDOMAN PENGANGKATAN KOORDINATOR PENGAWAS SEKOLAH (KORWAS)
PENGADAAN PEGAWAI Endah Setyowati.
BAHAN PENGARAHAN & PENYAMPAIAN INFORMASI
PERSYARATAN USULAN KARPEG
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 1979 TENTANG PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL.
PENGELOLAAN TUGAS BELAJAR DI LUAR NEGERI (ASPEK KEPEGAWAIAN)
PENJELASAN KENAIKAN PANGKAT
P E M B E R H E N T I A N PEGAWAI NEGERI SIPIL.
Pembebasan Sementara dan Pengaktifan PNS Dosen
RAPAT TEKNIS KEPEGAWAIAN
KARTU PEGAWAI ( KARPEG )
TATA CARA PENYESUAIAN/INPASSING JF -1
Pedoman Relokasi dan Penataan PNS Pusat di Daerah
SEBAGAI DAMPAK DARI PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2014
BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
MANAJEMEN SUMBER DAYA APARATUR TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI
Pedoman Relokasi dan Penataan PNS Pusat di Daerah
PEDOMAN PEMBINAAN PENYIDIK PEGAWAI NEGERI SIPIL
PENGADAAN PEGAWAI NEGRI SIPIL (PNS)
Kutatap hari esok dengan penuh kebahagiaan
SOSIALISASI DAN PELATIHAN e-PUPNS 2015
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN
KENAIKAN PANGKAT PNS FUNGSIONAL TERTENTU (GURU)
KENAIKAN PANGKAT PNS FUNGSIONAL TERTENTU
BATAS USIA PENSIUN JABATAN FUNGSIONAL
BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA
RISWAN, S.SOS. MM JAB. KEPALA BIDANG MUTASI DAN STATUS KEPEGAWAIAN
PEMBERHENTIAN PNS BERDASARKAN PP NO 11 TAHUN 2017
PENYESUAIAN JENJANG JABATAN/PAK GURU
TATA CARA PEMBERIAN CUTI PNS (PP 11/2017 & Peraturan BKN 24/2017)
CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL PP NOMOR 11 TAHUN 2017.
DIREKTORAT PENGADAAN DAN KEPANGKATAN
Peraturan Badan Kepegawaian Negara No 2 Tahun 2018 tentang :
MATERI SOSIALISASI KLIM OTOMATIS
SURAT EDARAN SEKRETARIS JENDERAL KEMDIKNAS NOMOR 71936/A4/KP/2011 TANGGAL 26 AGUSTUS 2011 SISTEM INFORMASI PENETAPAN ANGKA KREDIT (SIMPAK) DOSEN Dalam.
PERATURAN BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NO. 24 TAHUN 2017 TENTANG
PEMBINAAN PNS DOSEN YANG DIPERBANTUKAN DI LUAR INSTANSI INDUK
Pembebasan Sementara dan Pengaktifan PNS Dosen
Peraturan Gubernur Nomor 184 Tahun 2017 tentang
TATA KELOLA MUTASI PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA PEMERINTAH KABUPATEN LUWU
PEMBERIAN TUGAS BELAJAR, IZIN BELAJAR DAN IZIN PENGGUNAAN GELAR
REVIEW PEMBAYARAN GAJI DAN TUNJANGAN
PENATAUSAHAAN KEUANGAN
KENAIKAN PANGKAT PNS FUNGSIONAL TERTENTU (GURU). Kenaikan Pangkat DASAR yang LAMA : Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat.
PEMBERHENTIAN DAN PEMENSIUNAN
Transcript presentasi:

PERPINDAHAN ANTAR INSTANSI DASAR HUKUM : Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 2003 Tentang wewenang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil; Keputusan Kepala BKN Nomor 13 Tahun 2003 Tanggal 21 April 2003 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003;

1. Kepala Badan Kepegawaian Negara Menetapkan Pemindahan : Pegawai Negeri Sipil Pusat Antar Departemen / Lembaga; Pegawai Negeri Sipil Pusat dan Pegawai Negeri Sipil Daerah antar Propinsi Kabupaten/Kota dan Departemen /Lembaga; Pegawai Negeri Sipil Daerah Antar Propinsi dan Pegawai Negeri Sipil Daerah antar daerah Kabupaten/Kota dan Daerah Kabupaten/Kota Propinsi lainnya. 2. Penetapan oleh Badan Kepegawaian Negara sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaksanakan atas permintaan dan persetujuan dari instansi yang bersangkutan. 3. Pejabat sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat mendelegasikan wewenangnya atau memberikan kuasa kepada pejabat lain dilingkungannya. 4. Prosedur Perpindahan Antar Instansi a. Prosedur perpindahan Pegawai Negeri Sipil antar Instansi dalam rangka usaha pemenuhan kebutuhan dan pendayagunaan tenaga ahli atau untuk kepentingan dinas, diatur sebagai berikut :

Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi yang membutuhkan menghubungi secara tertulis Pejabat Pembina Kepegawaian dimana Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan bekerja untuk meminta persetujuan nya Apabila Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan menyetujui, maka Pejabat Pembina Kepegawaian tersebut membuat surat pernyataan persetujuan. Surat pernyataan persetujuan tersebut dibuat dua rangkap dan disampaikan kepada : Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi yang membutuhkan dan Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan. Berdasarkan pernyataan persetujuan tersebut, maka Pejabat Pembina Kepegawaian yang membutuhkan, menyampaikan usul perpindahan antar instansi kepada :

a). Kepala Badan Kepegawaian Negara untuk mendapat penetapan pemindahan : Antara departemen/Lembaga Antara Propinsi/Kabupaten/Kota dan Departemen/Lembaga Antar Daerah Propinsi Antara Daerah Kabupaten/Kota dan Daerah Kabupaten/Kota Propinsi lainnya. b). Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah Propinsi untuk mendapatkan penetapan pemindahan; 1) Antar Kabupaten/Kota dalam satu Propinsi: dan 2) Antara Kabupaten/Kota dan Daerah Propinsi. 5). Dalam Pengajuan Usul sebagaimana dimaksud angka 4), dilampirkan : Surat permintaan persetujuan; Surat pernyataan persetujuan pindah; Salinan/Photo copy sah keputusan dalam pangkat terakhir

6). Berdasarkan usul tersebut, kepala Badan Kepegawaian Negara atau Pejabat Pembina Kepegawaian daerah Propinsi menetapkan surat keputusan pemindahan antar instansi Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan. 7). Surat Keputusan pemindahan tersebut disampaikan kepada : Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi yang membutuhkan : Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi asal; Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan; Kepala Kantor Pembendaharaan Dan Kas Negara/Kas dan Daerah; dan Kepala Badan Kepegawaian Negara/Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara.

8). Berdasarkan surat keputusan pemindahan tersebut, maka : Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi yang membutuhkan Pegawai Negeri Sipil, menetapkan Surat Keputusan penempatan/pengangkatan dalam jabatan: Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi asal menetapkan Surat Keputusan pemberhentian dari jabatan/pekerjaannya, bukan Surat Keputusan pemberhentian sebagai Pegawai Negeri Sipil. 9). Keputusan penempatan/pengangkatan dalam jabatan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian yang membutuhkan dan keputusan pemberhentian dari jabatan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi asal sebagaimana tersebut dalam angka 8), hendaknya dilakukan dalam waktu yang bersamaan, jangan terlampau lama perbedaan waktunya.

10). Untuk tidak menimbulkan kekosongan atau keterlambatan dalam pembayaran gaji Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan, maka harus segera diselesaikan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran SK (PP), apabila perpindahan antar instansi tersebut mengakibatkan perpindahan wilayah pembayaran, maka harus dilakukan koordinasi dengan Kepala Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara yang bersangkutan b. Perpindahan Pegawai Negari Sipil antar instansi karena adanya perampingan organisasi Pemerintahan diatur sebagai berikut : Instansi yang karena perampingan organisasi mempunyai kelebihan Pegawai Negeri Sipil yang perlu disalurkan ke instansi lain, menyusun daftar Pegawai Negeri Sipil tersebut dan menyampaikannya kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara; Pelaksanaan pemindahan tersebut diatur lebih lanjut oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara setelah berkonsultasi lebih lanjut dengan Pejabat Pembina Kepegawaian dan pihak-pihak yang bersangkutan.

Persyaratan Perpindahan Antar Instansi : Persetujuan dari Bupati/Walikota (Instansi Lama); Persetujuan dari Menteri/Gubernur (Instansi Lama); Persetujuan dari Bupati/Walikota (Instansi Penerima); Persetujuan Asli dari Gubernur (Instansi Penerima); Foto Copy SK Kenaikan Pangkat Terakhir (dilegalisir); Foto Copy SK CPNS (dilegalisir); Foto Copy SK PNS (dilegalisir); Foto Copy KARPEG; Foto Copy DP-3 Terakhir (dilegalisir).