Pencemaran Lingkungan & Penyakit

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
PERANAN STATISTIK DALAM PENELITIAN
Advertisements

Sukamdi Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta2013.
ANALISIS KEBIJAKAN PANGAN DAN GIZI
Sukamdi Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta2013.
Administrasi Perkantoran
PASCA SARJANA ILMU LINGKUNGAN Universitas Mulawarman
MANAJEMEN LAHAN PERTANIAN
UKURAN DAMPAK DALAM EPIDEMIOLOGI
PSIKOLOGI PENDIDIKAN Introduction-Perkenalan
EPIDEMIOLOGI KESEHATAN LINGKUNGAN
Definisi Protected Areas An area of land and/or sea especially dedicated to the protection and maintenance of biological diversity, and of natural and.
Epidemiologi Dalam Bidang K3
PARTISIPASI Muji Sulistyowati. Mikkelsen (2005) Partisipasi adalah kontribusi sukarela dari masyarakat dalam suatu proyek (pemban gunan), tetapi tanpa.
Psychosocial Factors Modulating Immunity b. Strengthening influences Positive social relationships appear to act as a buffer against stress induced immune.
BASIC CONCEPTS OF POLITICS. Governance Form According to Plato,The best governance forms are: monarchy, Aristocracy and Democracy.The Worst governance.
ANALISIS POLUTAN DI LINGKUNGAN Oleh Sudrajat FMIPA_UNMUL 2010.
Keamanan Pangan 2011/2012. SILABUS 1.Pendahuluan: Batasan dan faktor-faktor penentu (BUD – 23/8) 2.Senyawa-senyawa pencemar alamiah (INE – 6/9) 3.Senyawa-senyawa.
Internal, Operational, and Governmental Auditing
Memprediksi besar dan siknifikansi (pentingnya) dampak
Penerapan Health Level 7 (HL7) pada Radiology Information System (RIS)
PEMERIKSAAN RISIKO DAN KESEHATAN LINGKUNGAN. Tujuan Mendeterminasi hubungan antara kesehatan manusia dengan lingkungan (mis., pengaruh dan tingkat kematian)
INDUSTRIAL HYGIENE.
CHARINA AMELIA, Efektivitas Permainan Ular tangga Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Bahaya Merokok Pada Siswa Kelas VII dan VIII SMP Maarif.
TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN PENGETAHUAN
KONSEP STRATEGI BISNIS DAN IMPLIKASINYA PADA STRATEGI IS/IT
TOKSIKOLOGI LINGKUNGAN SEBUAH PENGANTAR UMUM
ASSESMENT CENTER DEVELOPMENT
UKURAN DAMPAK DALAM EPIDEMIOLOGI
PENGANTAR FARMAKOLOGI
K3 Objective of safety awareness is to make students :
PENYUSUNAN STRATEGI.
2. Studi Farmakoepidemiologi Analisis
KETAHANAN LINGKUNGAN: KEAMANAN PANGAN Disarikan oleh: soemarno, psl ppsub 2013.
PERENCANAAN KEGIATAN PR
FAKULTAS ILMU IMU KESEHATAN – JURUSAHAN KESEHATAN MASYARAKAT,
UJI DAN JENIS TOKSISITAS KIMIA DI INDUSTRI(MONITORING MANUSIA)
Metode Stated Damage Function untuk Penilaian Kerugian Akibat Banjir
Pengelolaan Proyek Sistem Informasi
Pert. 16. Menyimak lingkungan IS/IT saat ini
ERA TIERS HADI ALIKODRA 2012.
PENGORGANISASIAN PROYEK SISTEM
PERENCANAAN ERA HADI ALIKODRA 2011.
PENGANTAR EPIDEMIOLOGI
HADI S. ALIKODRA FAK KEHUTANAN IPB 2012
Hygiene, Keamanan dan Keselamatan Kerja Pertemuan 1
Surveilence Keselamatan Kerja
Pendahuluan sistem informasi enterprise
PENDEKATAN GEOGRAFI.
Teori Organisasi dan Manajemen III
HIGIENE INDUSTRI DAN FAKTOR BERBAHAYA
I. PENDAHULUAN Stem et al
STRAIN INDEX NORA AZMI LABORATORIUM DESAIN SISTEM KERJA & ERGONOMI
Introduction to Sociology
Desain dan Analisis Algoritma
MANAJEMEN STRES (STRESS MANAGEMENT)
“PENILAIAN RISIKO TERHADAP BAHAN BERBAHAYA DALAM BIDANG TOKSIKOLOGI”
Muji Sulistyowati Pemasaran sosial Muji Sulistyowati
Kesehatan tanah (Soil Healthy)
EKOTOKSIKOLOGI PERAIRAN M10A135 3 (2 – 1)
Program Higiene Industri dan Sistem Manajemen Higiene Industri
PENGORGANISASIAN PROYEK SISTEM
Psychosocial Factors Modulating Immunity
Memprediksi besar dan siknifikansi (pentingnya) dampak
Hubungan Ekonomi, Kesehatan, & Pembangunan
            PRODI TEKNIK LINGKUNGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Jl. Achmad Yani Km. 36 Fakultas Teknik UNLAM Banjarbaru 70714, Telp.
Pengantar Perencanaan Strategi Komunikasi
Knowledge Management Assessment of an Organization
CLIMATE CHANGE AND AGRICULTURE. Group 11 Dedi Candro P ( ) Made Agus W ( ) Safitri Ambar S ( ) Youngky S ( ) Amin K ( )
Simulasi Laporan ARKL Pertemuan ke 14.
MANAJEMEN SUMBERDAYA LAHAN PERTANIAN dan AIR Dipresentasikan oleh: Martinus H. Pandutama, Ph.D Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jember SEMETER.
Transcript presentasi:

Biomarker / Penanda hayati di dalam penilaian kesehatan dan resiko lingkungan

Pencemaran Lingkungan & Penyakit

1.1. Definition Risiko = Bahaya x Pemaparan Kualitatif atau kuantitatif Pada tingkat individual atau tingkat populasi Skala ruang dan waktu

1.2. Tujuan penilaian risiko Prediksi Peringatan dini Batas –batas deteksi pemaparan Kesehatan Manusia “Kesehatan Ekosistem!”

Penilaian Risiko /Manajemen risiko 1.3 Procedure Penilaian Risiko /Manajemen risiko PENELITIAN PENILAIAN RISIKO MANAJEMEN RISIKO Development of regulatory options Observations (laboratory, field) Hazard identification Extrapolation methods Evaluation of Public, health, economic, social, political consequences of regulatory options EDRA Risk-A Measures, Characteristics of populations Exposure assessment Agency decisions and actions EDRA: Exposure-Dose- Response Assessment Risk-A: Risk characterization NAS/NRC, 1983

320 Senyawa kimia 60 carcinogen 1.2. Tujuan penilaian risiko Secara umum 320 Senyawa kimia 60 carcinogen 700 Kimia Organik 40 carcinogens NIEHSs’FY Budget,1998

1.4. Integrasi penilaian risiko bagi manusia dan lingkungan = ”Kombinasi proses penaksiran resiko bagi manusia, biota dan sumberdaya lingkungan di dalam satu penilaian” WHO, 2001

1.4. Integrasi penilaian risiko bagi manusia dan lingkungan Suter, et al. 2005

Memperbaiki kualitas penilaian melalui 1.4. Integrasi penilaian risiko bagi manusia dan lingkungan Alasan utama penggabungan proses penilaian: Memperbaiki kualitas penilaian melalui pertukaran informasi antara asesor kesehatan manusia dan resiko lingkungan Meningkatkan input yang lebih terintegrasi bagi penentu kebijakan

responses to a therapeutic intervention” 2.1. Definisi BIOMARKER HUMAN HEALTH ‘’ENVIRONMENT HEALTH’’ „indicator of normal biological processes, pathogenic processes or pharmacological responses to a therapeutic intervention” „any biological response to an environmental chemical at the individual level or below demonstrating a departure from normal status” Peakall,1994 B.D.W.G, 2001

BIOMARKERS ALWAYS EXPRESSED at the sub-organismal level 2.2 Tipe dan peranan biomarker Moore, et al. 2004 BIOMARKERS ALWAYS EXPRESSED at the sub-organismal level cellular, physiological or behavioural

Efek awal secara biologis dosin efektif secara biologis 2.2 Tipe dan peranan biomarker KATAGORI BIOMARKER Dosin internal kepekaan Efek awal secara biologis dosin efektif secara biologis Hulka et al.,1990

Metabolit PAH dalam Urinary (biomarker of internal dose) 2.3 Contoh Metabolit PAH dalam Urinary (biomarker of internal dose) Urinary 1-hydroxypyrene - sensitive biomarker in humans from 1985 biomarker in invertebrates? Ariese et al., 2005 Profil metabolit PAH adalah senyawa specifik

Kepekaan organ sasaran biomarker Pestisida 2.3 Contoh Kepekaan organ sasaran biomarker Pestisida Perubahan kepekaan organ sasaran Induksi toleransi Perbedaan sumber dan komposisi polutan lingkungan MANUSIA INVERTEBRATA

3. Conclusion Focusing on: a single media, a single source, and a single toxic endpoint (paramétres) Not enough Need integrated, holistic approach, with multichemical, multimedia, multiroute, and multispecies exposures

Integration Appealing (séduisante) and really important But: 3. Conclusion Integration Appealing (séduisante) and really important But: Protection of humans isn't inevitably a result of protection of nonhuman organisms and ecosystems Nonhuman may be more exposed or more sensitive than humans .

Radical selection of biomarkers 3. Conclusion Radical selection of biomarkers Exchange with different disciplines Cooperation between the human and environmental risk assessments Owen et al, 2008

individual and communication complexity of ecosystems 3. Conclusion complexity of ecosystems unique biology of the individual Honesty transparency and communication