NUTRIEN: NITROGEN SIGID HARIYADI Dep. Manajemen Sumberdaya Perairan

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Manajemen Kualitas Air
Advertisements

TEORI ASAM BASA Secara Umum : Asam : Basa : Garam :
Rumus pH Hidrolisa Garam dari Asam Kuat Basa Lemah
LARUTAN PENYANGGA (BUFFER)
Berapa pH larutan yang terbentuk pada hidrolisis garam NaCN 0,01 M,
Kesetimbangan Kimia Untuk SMK Teknologi dan Pertanian
LARUTAN BUFFER LARUTAN BUFFER KOMPONEN LARUTAN PENYANGGA
TITRASI ASAM BASA.
Hidrolisis didefinisikan sebagai reaksi dengan air
BAB 7. ASAM DAN BASA 7. 1 TEORI ASAM BASA
Keseimbangan Elektrolit
GARAM TERHIDROLISIS DAN LARUTAN BUFFER
FIKSASI DAN METABOLISME NITROGEN
(STAF PENGAJAR JURUSAN PETERNAKAN)
BAGIAN 4: HIDROSFER 1. KIMIA REDUKSI-OKSIDASI DI AIR ALAMI
HIDROLISIS GARAM ERMA NURHIDAYATI
Materi biologi kelas X Semester 2. Standar Kompetensi Menganalisis hubungan antara komponen ekosistem, perubahan materi dan energi serta peranan manusia.
Konsep asam basa Indriana Lestari.
Pertemuan <<10>> <<LARUTAN>>
ASAM BASA Teori asam basa Arrhenius
LARUTAN PENYANGGA/BUFFER
TRANSPORT OF IONS IN SOLUTION
TITRIMETRI ETRINALDI VALENT ANGGI ARIAWAN BAYU ANATIFANI.
JENIS-JENIS GARAM: garam tidak terhidrolisis (Garam netral) : berasal dari asam kuat dengan basa kuat , pH=7 Garam hidrolisis sebagian a. Hidrolisis.
Mari kita bahas Nitrogen
ASAM BASA KONSEP ASAM BASA TEORI ASAM BASA KONSEP pH, pOH, pKw
TEORI ASAM BASA Asam basa Arrhenius Asam basa Bronsted-Lowry
ASAM DAN BASA.
Air murni merupakan suatu elektrolit yang sangat lemah. Dengan
Metode Titrimetri / Volumetri
METODE ANALISIS TITRIMETRI
KOMPLEKSOMETRI lanjutan
KESETIMBANGAN REAKSI.
Apa itu Buffer? HA and A- 1. Suatu perisai atau penyangga
Lecturer of Chemistry Dept. University
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Metode Titrimetri / Volumetri
SIFAT KIMIA TANAH : reaksi tanah
Keasaman Tanah.
Air dalam Budidaya Perikanan
Pencemaran organik / nutrien
Dr. Ir. F. DIDIET HERU SWASONO, M.P.
Kesetimbangan Bolak-balik
MENGENAL BERBAGAI LARUTAN BUFFER
BAB IV TITRASI ASAM-BASA.
Dra. Rasyimah Rasyid, M.Pd.
OLEH TIM DOSEN KIMIA DASAR FTP UB
SIFAT FISIK DAN KIMIA AIR LAUT(2)
SUMBER DAN KARAKTERISTIK AIR
Kimia Dasar STOIKIOMETRI.
Parameter kualitas air
Nama : M. Adhitya Nugraha Kelas : XII Kimia Analis I
Acids and Bases Copyright © The McGraw-Hill Companies, Inc.  Permission required for reproduction or display.
Kel. 1 Siklus Nitrogen Dasar-Dasar Ekologi AGT 01
Metode Titrimetri / Volumetri
Pemeriksaan Kualitas kimia Air PERTEMUAN 9 Nayla Kamilia Fithri
OLEH Chrisdani Rahmayadi, Apt
HIDROSFER KIMIA REDUKSI-OKSIDASI DI AIR ALAMI
AIR STRIPPING The removal of volatile contaminants from water and contaminated soils.
Metode Titrimetri / Volumetri
KESETIMBANGAN ASAM - BASA Mul-10/10/2016. KESETIMBANGAN ASAM HA + H 2 O H 3 O + + A - CONTOH : HCl H + + Cl - CH 3 COOH H + + CH 3 COO - NH 4 H + + NH.
KELAS XI IPA SEMESTER II OLEH HARYANTI,MPd
ASAM DAN BASA. ASAM DAN BASA 7 TEORI ASAM DAN BASA 3 TEORI ASAM DAN BASA YANG UMUM DIGUNAKAN : ARRHENIUS, BRONSTED-LOWRY, DAN LEWIS TEORI ARRHENIUS DIPAKAI.
Definisi Bioremediasi Setiap proses yang menggunakan mikroorganisme, fungi, tanaman atau enzim yang dihasilkannya untuk memperbaiki lingkungan yang telah.
ASAM DAN BASA PENDAHULUAN ASAM BERASAL DARI BAHASA LATIN ACIDUS, ARTINYA ADALAH MASAM ATAU ASAM. BASA BERASAL DARI BAHASA ARAB ALQILLI, ARTINYA ADALAH.
Siklus Nitrogen A. Pengertian Nitrogen Nitrogen merupakan elemen yang sangat esensial, menyusun bermacam-macam persenyawaan penting, baik organik maupun.
HIDROLISIS GARAM DAN BUFFER
Kesetimbangan Asam-Basa dan Kesetimbangan Kelarutan
Larutan Penyangga (BUFFER/DAPPAR) MAN 2 KOTA PROBOLINGGO Dra, MUQMIROH NURANI M. M.
Analisis Anion PRODI DIV TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIK.
Transcript presentasi:

NUTRIEN: NITROGEN SIGID HARIYADI Dep. Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan - IPB

ESSENTIAL NUTRIENT Tucker, MR. 1999. Essential Plant Nutrients: their presence in North Carolina soils and role in plant nutrition

C biomass-limiting nutrients: membatasi produksi biomass rate-limiting nutrients: membatasi laju produktivitas primer

diffusive boundary layer

urea

Siklus Nitrogen di perairan NH4+ NO3 N2 bakteri tertentu blue-green algae

nitrogen also plays important roles in other water quality processes and may constitute a problem: The oxidation of NH4 to NO3 during the nitrification process consumes oxygen and may contribute significantly to the oxygen depletion of a waterbody. High concentrations of un-ionized NH3 can be toxic to aquatic life. The common form of nitrogen in water is NO3, which itself is not toxic. However, bacteria in the intestinal tract of infants can convert nitrates to highly reactive NO2, which may cause the so-called “ blue baby ” syndrome and death from suffocation. There are strict regulations governing the amount of nitrate that can be present in drinking water. nitrogen is not as often limiting to plant growth as phosphorus in many natural waters, especially in freshwaters. Thus, most of the eutrophica-tion management efforts are focused on phosphorus control.

NITROGEN (N) Nitrogen di perairan terdapat dalam berbagai bentuk seperti: NO3- (Nitrat) NO2- (Nitrit) gas N2 terlarut NH3 (Ammonia) – gas terlarut NH4+ (ion Ammonium), dan N organik kompleks – dlm jumlah besar (org N) 1. N2 (g) + O2 (g) 2 NO (g) 2. 2 NO (g) + O2 (g) ----> 2 NO2 (g) 3. 3 NO2 + H2O ----> 2 H+ + 2 NO3- + NO Reaksi kesetimbangan amonia dan amonium: 4. NH3 + H2O NH4OH NH4+ + OH-

Bentuk-bentuk N di alam:

Respirasi Nitrat (denitrifikasi): Nitrosomonas Nitrobacter Nitrifikasi:  melibatkan bakteri nitrifikasi 2NH4+ + 3O2  2NO2- + 4H+ + 2H2O 2 NO2- + O2  2 NO3- Respirasi Nitrat (denitrifikasi):

Total Kjeldhal Nitrogen (TKN): Total Nitrogen (TN): N-organik Total Kjeldhal Nitrogen (TKN): Total Amonia Nitrogen (TAN) atau TA: total amonia  [ ] = konsentrasi (mol/L atau mg/L)

Ammonia

Ammonia - N metoda Indophenol (=metoda phenate) ( Utk sampel air dgn kesadahan < 400 mg/L dan berkadar NO2-N < 5 mg/L) Phenol dan hypochlorite (chlorox) bereaksi dalam kondisi larutan basa membentuk phenylquinone-monoimine yang selanjutnya akan bereaksi dengan ammonia membentuk indophenol yang berwarna biru. Kepekatan warna biru sebanding dengan kadar ammonia yang ada. Phenol + Hypochlorite ⇨ phenylquinone-monoimine + NH3 ⇨Indophenol (biru) Semua amonia (NH3 & NH4+) kondisi alkalin/basa NH3 Phenol + NH3 + 3ClO- ‑‑‑‑> Indophenol + 2H2O + OH- + 3Cl- (Hypochlorite) (biru)  setiap set penentuan ammonia, harus selalu disertai dengan penentuan standar ammonia dan blanko Kadar ammonia yang terukur pada metoda ini adalah ammonia total yaitu terdiri dari NH3 dan NH4-, karena pada larutan bersuasana basa kuat semua ammonia berada dlm bentuk NH3  TAN Sigid Hariyadi

Prosentase NH3 thd ammonia total (TAN) sangat dipengaruhi oleh: pH Total Ammonia Nitrogen Prosentase NH3 thd ammonia total (TAN) sangat dipengaruhi oleh: pH temperatur salinitas  air payau & air laut SigidHariyadi Sumber: Trussel (1972) in Boyd (1979)

Ka : konstanta ionisasi % un-ionized ammonia: % NH3 = 100 1 + antilog (pKa – pH) Temp (oC) pKa 15 20 22 24 25 26 27 28 29 30 9,56 9,40 9,33 9,27 9,24 9,21 9,18 9,15 9,12 9,09 31 32 9,06 9,03 pKa = -log (Ka) Ka : konstanta ionisasi

Amonia dan Amonium: [ ] = konsentrasi (mol/L) Konstanta kesetimbangan amonia Ke dipengaruhi oleh temperatur (T): T dalam C pada 25 C

Proporsi amonium thd total amonia (TA): Proporsi amonia thd total amonia (TA): total amonia 

Siklus Nitrogen

Siklus Nitrogen SigidHariyadi – 2011

Siklus N antara fitoplankton-bakteri-zooplankton

Siklus N

Siklus N SigidHariyadi – 2011

Distribusi vertikal amonia dan nitrat di danau ter-stratifikasi

Klasifikasi status trophic perairan (OECD, 1982) Oligotroph Mesotroph Eutroph Hipertrophi Total P (μg/l) 3.00 -17.7 (8.00) 11.0-95.6 (26.7) 16.2-386 (84.4) 750-1200 Total N (μg/l) 307-1630 (661) 361-1387 (753) 393-6100 (1875) - chl-a (μg/l) 0.30-4.50 (1.70) 3.0-11.0 (4.70) 2.70-78.0 (14.3) 100-150 Max chl-a (μg/l) 1.30-10.6 (4.20) 4.90-49.5 (16.1) 9.50-275 (42.6) Secchi disk (m) 5.40-28.3 (9,90) 1.50-8.10 0.80-7.00 (2.45) 0.4-0.5

Konsep N-P ratio: P potensial sbg faktor pembatas N-P ratio Di dalam sampel plankton, rasio atom = 106 C : 16 N : 1 P Redfield ratio (1963) N-P ratio sediaan nutrien bagi perkembangan algae Normalnya ⇨ 16 atom N : 1 atom P 7.2 mg/L N : 1 mg/L P Bila N-P ratio < 7 ⇨ N potensial sbg faktor pembatas Bila N-P ratio > 8 ⇨ P potensial sbg faktor pembatas “Biologically available” N = nitrat + nitrit + ammonia “Bio-available” P = orthophosphate konsentrasi dari masing-masing N dan P tetap perlu diketahui

Referensi:  ① ② ③

Terima kasih