BAB 9 PERILAKU TERPUJI Standar Kompetensi Membiasakan perilaku terpuji

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Q.S. At-Tahrim Ayat 8.
Advertisements

Etika Pergaulan Remaja dalam Pandangan Islam
AKHLAK & ETIKA BERPAKAIAN DALAM ISLAM
BAB : 9 AKHLAK TERPUJI HOME SK/KD PETA KONSEP MATERI EVALUASI.
Perilaku Terpuji.
ASSALAMUALAIKUM WR. WB.. OLEH : KELOMPOK 4 ANGGOTA : 1. ALFIAN N.E (04) 2. HALIDA IRMA AMELIA (11) 3. DESI PUSPITASARI (17) 4. IRVAN GALANTINO (18) 5.
Esensi Puasa dari sudut pandang Hadits
Divisi Keamanan.
Akhlaq terhadap Diri Sendiri
MENUTUP AURAT ITU WAJIB
IDENTITAS DIRI MUSLIM Anggota Kelompok : Nadya Ratna Furi ( )
OLEH : ABDUL GOFUR RAKA HEDIANA
JILBAB BUSANA MUSLIMAH
Penampilan Diri (Grooming)
Pengantar Sistem Pergaulan Islam
Asuhan Keperawatan Pada Klien dengan Masalah DPD
TATA KRAMA & TATA TERTIB SMPK SANTO YOSEPH DENPASAR
Hukum Berpacaran Menurut Islam
 Menahan pandangan dari kedua belah pihak  Pihak wanita harus mengenakan pakaian yang sopan yang dituntunkan syara`.  Mematuhi adab-adab wanita muslimah.
WUDHU’ TATA CARA DEFINISI WUDHU’ MEMBATALKAN RUKUN WUDHU’ DO’A SESUDAH
Berbagai Adab dalam Kehidupan
Operasi Plastik dan Ganti Kelamin
BAB 6: PAKAIAN DAN PERGAULAN DALAM ISLAM
Imam Syafi’i Imam Maliki Imam Ahmad bin Hanbal Imam Abu Hanifah
Shalat Jum’at.
NORMa pergaulan SURAHMAT, M. Hum.
BAB 9 BERPERILAKU TERPUJI
Penyebab Kemacetan di depan sekolah kita…
ESENSI PUASA DARI SUDUT PANDANG HADITS
BUSANA MUSLIM BAB 2 KELAS X.
BAB 7 AL- QUR’AN Standar Kompetensi
SK/ KD Materi 1.
BAB X Salat Jum’at.
AKHLAK MAHMUDAH ))) assalamualaikum (((
BAB 8 IMAN KEPADA MALAIKAT
REDAKSI AYAT يا أيها الناس اتقوا ربكم الذي خلقكم من نفس واحدة وخلق منها زوجها وبث منهما رجالا كثيرا ونساء واتقوا الله الذي تساءلون به والأرحام إن الله.
ADAB BERPAKAIAN, BERHIAS, DAN BERTAMU DAN MENERIMA TAMU
ETIKA PERGAULAN.
Tips Cara Aman Bersepeda
Project Religion Adab Berpakaian, Bertamu & Menerima Tamu
GROOMING Bagaimana mengenakan baju dan menjaga penampilan
PERATURAN REKTOR Nomor: 53.a/XIII/A/Unand-2011 Tentang
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh DANIEL ARNOP HUTAPEA, S
HAJI PAI 5 B KELOMPOK VIII 1. Agus Munip Pidianto 2. Agung Priyambodo
Nama : Siti Roikatul Janah Nama : Syafrida
MENUTUP AURAT ITU WAJIB
BERKATA BAIK BAB III.
MENJELASKAN KETENTUAN – KETENTUAN SHALAT JUMAT
KONSEP DASAR KEPERAWATAN JIWA KEPERAWATAN &FAKULTAS ILMU KESEHATAN
Fikih sehari-hari.
Kumpulan 11 SALASILAH KELUARGA.
ADAB BERHIAS DIRI.
TAAT PADA ATURAN TAAT PADA ATURAN. QS. An – Nisa’ 4 : 59 Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara.
ETIKA PERGAULAN. Etika pergaulan  ketentuan sopan santun yang dipakai oleh manusia untuk saling bergaul. Maksud dari etika pergaulan  untuk membuat.
bab 30 ADAB MENJAGA FITRAH LELAKI DAN PEREMPUAN
Perilaku beriman kepada Malaikat
ADAB MENERIMA TETAMU.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Adab Berhias Oleh : Fairuz Hilwa Fidia Yusnita Friesty Fadilla
Ketika kita mengambil keputusan dengan melibatkan-Nya lalu melepas sesuatu yang kita senangi karena alasan-alasan syar’i JANGAN TAKUT!! Karena Allah.
Kuliah 2 – Pemikiran Islam Sederhana
BAB 6: MENJAGA AKHLAK DALAM BERPAKAIAN
Thaharah Oleh: Nova Saha Fasadena. DEFINISI THAHARAH  Menurut bahasa artinya bersih, bersuci.  Menurut istilah melenyapkan sesuatu yang ada di tubuh,
Nurhasanah. Dampak negatif pergaulan bebas dan zina Melemahnya iman Malas beribadah Hamil di luar nikah aborsi Penyakit kelamin/ hiv/ aids Ketergantungan.
S U P E NI Hotel Manager Pasadena Hotel Hall & Restaurant 28 Maret 2019 PELAYANAN PRIMA ( EXCELLENT SERVICE ) Bagi WAITER / WAITRESS.
Shalat Jumat yang diwajibkan tidak diwajibkan syarat sah rukun khutbah.
Esensi Puasa dari sudut pandang Hadits Ust H. Abdurrahman Makatita, Lc MA Materi Kajian Islam Ramadhan (KISRA) Hari-2.
Esensi Puasa dari sudut pandang Hadits Ust H. Abdurrahman Makatita, Lc MA Materi Kajian Islam Ramadhan (KISRA) Hari-2.
E TIKA P ERGAULAN D ENGAN TEMAN SEBAYA. Kata etika pergaulan adalah pedoman/aturan-aturan tentang sopan santun/tatakrama, yang sesuai dengan situasi dan.
Oleh: H. Asep Mulyadi, S.Ag., M.Sy., MM HUKUM HAJI DAN UMROH SK/ KD Materi 1 9/27/2019.
Transcript presentasi:

BAB 9 PERILAKU TERPUJI Standar Kompetensi Membiasakan perilaku terpuji Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian, berhias dalam perjalanan, bertamu, dan menerima tamu Menampilkan contoh-contoh adab dalam berpakaian, berhias dalam perjalanan, bertamu, dan menerima tamu Mempraktikkan adab berpakaian, berhias dalam perjalanan, bertamu, dan menerima tamu

Tadarus يَا بَنِي آَدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآَتِكُمْ وَرِيْشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آَيَاتِ اللهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ [الأعراف/26] يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ ِلأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَحِيمًا [الأحزاب/59] يَا بَنِي آَدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلاَ تُسْرِفُوا إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ (31) قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللهِ الَّتِي أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالطَّيِّبَاتِ مِنَ الرِّزْقِ قُلْ هِيَ لِلَّذِيْنَ آَمَنُوا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا خَالِصَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَذَلِكَ نُفَصِّلُ الآَيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُوْنَ (32) [الأعراف/31 - 32]

Seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan muka A. Adab Berpakaian dan Berhias Dari Al-Qur’an Surah Al-‘Araf ayat 26, fungsi pakaian adalah: Untuk menutup aurat Untuk memperindah jasmani kita Aurat adalah bagian tubuh manusia yang harus tertutup dari penglihatan orang lain. Laki-laki balig Antara pusar dan lutut Perempuan balig Seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan muka Aurat

Tata Krama Berhias Diri Anjuran memotong kuku, memendekkan kumis, menyisir rambut dan merapikan jenggot (jika jenggotnya tumbuh) Anjuran untuk berharum-haruman dengan wewangian yang menyenangkan hati melegakan dada bukan yang menusuk hidung Larangan memotong rambut sebagian hingga terlihat kontras Larangan berhias diri dengan mengubah apa yang telah diciptakan Allah ta’âla. Mengeriting rambut, memakai cemara (menyambung rambut), mencukur alis mata, membuat tahi lalat palsu, dan bertato Laki-laki dilarang berhias diri sehingga menyerupai perempuan dan begitu juga sebaliknya

B. Adab Dalam Perjalanan Tata Krama di Jalan Raya Pejalan Kaki hendaknya Berjalan di sebelah kiri jalan dan di trotoar Menyeberang di jembatan penyeberangan atau zebra cross Menunggu lampu hijau untuk penyeberang atau saat aman untuk menyeberang Menjaga sopan santun dan tidak melakukan tindakan yang mengganggu ketertiban umum Pengemudi Kendaraan bermotor hendaknya Memerhatikan dan menaati rambu-rambu lalu lintas Melengkapi kelengkapan berkendaraan, seperti SIM, STNK, dan helm Mengemudi dalam batas kecepatan yang sesuai dengan keadaan jalan raya Tidak membuang sampah sembarangan

Tata Krama Bagi Para Penumpang Kendaraan Umum Bermanis muka dan bertutur kata baik terhadap para penumpang lainnya Seorang penumpang kendaraan umum hendaklah bersikap hormat pada penumpang lainnya yang lebih tua dan sayang kepada penumpang yang lebih muda Jika diperlukan sesama penumpang hendaklah saling menolong dalam kebaikan. Jangan melakukan perbuatan-perbuatan yang mengganggu dan merugikan para penumpang lain

C. Adab Bertamu dan Menerima Tamu Bertamu adalah berkunjung ke tempat kediaman orang lain. Kunjungan ini biasanya karena adanya keperluan Tata Krama Bertamu Mempunyai maksud baik yang diridai Allh ta’âla Menggunakan pakaian yang dapat menutup aurat, sopan, dan berpenampilan islami Memerhatikan keadaan orang yang dikunjungi. Diusahakan tuan rumah dalam keadaan senggang Hendaknya bersikap dan bertutur kata yang sopan, sehingga orang yang dikunjungi merasa senang Dalam bertamu jika memang diharuskan menginap, maksimal tiga hari

2. Menerima Tamu Tata Krama Menerima Tamu Tuan rumah hendaknya berpakaian sopan dan menutup aurat Menerima tamu hendaknya dengan sikap serta perilaku yang baik dengan wajah berseri dengan tutur kata yang sopan Tamu hendaknya dijamu paling tidak disuguhi minuman atau makanan ringan مَن كَانَ يُؤمِنُ بِاللهِ وَاليَومِ الاَخِرِ فَليُكرِم ضَيفَهُ (رواه البخارى و مسلم) “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah memuliakan tamunya” (H.R. Bukhari dan Muslim)