Pengujian Beberapa Proporsi (II) Pertemuan 20 Matakuliah: I0014 / Biostatistika Tahun: 2008.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Praktikum Metode Statistik II
Advertisements

Aria Gusti UJI KAI KUADRAT Aria Gusti
PENGUJIAN HIPOTESIS SAMPEL BESAR
Bab X Pengujian Hipotesis
ANALISIS VARIANSI (ANOVA)
Ramadoni Syahputra, ST, MT
UJI SATU SAMPEL Jakarta, 27 Maret 2013.
Nonparametrik: Data Tanda
UJI HOMOGINITAS VARIANS
Bab 8B Estimasi Bab 8B
Pengujian Keketerkaitan Dua Peubah Kualitatif (II) Pertemuan 16 Matakuliah: I0014 / Biostatistika Tahun: 2008.
Rancangan Percobaan (I) Pertemuan 25 Matakuliah: I0014 / Biostatistika Tahun: 2008.
1 Pertemuan 17 Pengujian hipotesis regresi Matakuliah: I0174/Analisis regresi Tahun: 2005 Versi: 1.
STATISTIK daftar isi slide show # CHY SQUARE TEST ( TES KAI KUADRAT )
1 Pertemuan 15 Matakuliah: I0044 / Analisis Eksplorasi Data Tahun: 2007 Versi: V1 / R1 Analisis Konfirmasi (III) : Uji 1 dan 2 Angkatan.
Pengujian Beberapa Proporsi (I) Pertemuan 19 Matakuliah: I0014 / Biostatistika Tahun: 2008.
STATISTIKA INDUSTRI IEG2E3
Fungsi Logaritma Pertemuan 12
Fungsi Eksponensial Pertemuan 11 Matakuliah: J0174/Matematika I Tahun: 2008.
UJI NORMALITAS DAN HOMOGENITAS
SELAMAT DATANG. SELAMAT DATANG Kelompok 3 ganti teks sesuai selera TMT- VI A.
Chi Kuadrat.
UJI CHI KUADRAT.
Chi Square.
Sebaran Normal Ganda (II)
Uji Chi Kuadrat Statistika Pertemuan 14.
Rancangan Percobaan (II) Pertemuan 26
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Analisis Regresi (IV) :
Sebaran Peluang Diskrit (II) Pertemuan 6
ANALISIS VARIANSI (ANOVA)
Analisis Ragam dan Peragam (I) Pertemuan 23
Uji Chi Square.
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
UJI BEDA PROPORSI Chi Square.
Inferensi Dua Nilaitengah Ganda (VI)
UJI TANDA UJI WILCOXON.
Topik Bahasan: UJI CHI KUADRAT (2) Uji chi kuadrat-statistika 2.
Pertemuan 10 Distribusi Sampling
MODUL VII   2 akan besar sehingga (oi ei)  2 =  2
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Statistika Deskriptif Pertemuan 2
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Sebaran Peluang (II) Pertemuan 4
Pertemuan 1 Pendahuluan Matakuliah : I0214 / Statistika Multivariat
Regresi Dalam Lambang Matriks Pertemuan 09
Pengantar Statistika Bab 1
Inferensi Dua Nilaitengah Ganda (III)
LUKMAN HARUN IKIP PGRI SEMARANG
Pengujian Kesetangkupan (II) Pertemuan 14
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Statistik Non Parametrik
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Pendahuluan Pertemuan 1
Pertemuan 3 Aljabar Matriks (II)
Pertemuan 18 Pengujian hipotesis regresi
Teknik Analisis Data dengan Statistik Non Parametrik
Pengantar Statistika Bab 1
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Pengujian Keketerkaitan Dua Peubah Kualitatif (I) Pertemuan 15
UJI SATU SAMPEL (UJI CHI SQUARE) Devi Angeliana K SKM., M.PH
Pengantar Statistika Bab 1 DATA BERPERINGKAT
Distribusi dan Uji Chi-Kuadrat
ANALISIS VARIANSI (AnaVa)
PENGUJIAN Hipotesa.
DISTRIBUSI CHI SQUARE (Kai kuadrat ) 1. UJI KESELARASAN (GOODNESS OF FIT) 2 UJI KEBEBASAN (Independency test) 1.
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Pengujian Sampel Tunggal (1)
TABEL KATEGORIK 2×2.
Transcript presentasi:

Pengujian Beberapa Proporsi (II) Pertemuan 20 Matakuliah: I0014 / Biostatistika Tahun: 2008

Bina Nusantara Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Mahasiswa dapat melakukan pengujian kebebasan (C3)

Bina Nusantara Outline Materi Uji Beberapa Proporsi Tabel Kategorik Uji Independensi Transformasi dari Khi-kuadrat

Bina Nusantara UJI TABEL KATEGORIK 2 x 2 Untuk data cacah dalam tabel p x q ada beberapa macam uji hipotesis, dengan prosedur yang hampir sama, yaitu: 1.Goodness of fit tests 2.Test of independence 3.Test of homogenity

Bina Nusantara Goodness of fit tests: Tes yang digunakan untuk mengetes apakah suatu data yang telah kita peroleh ini sesuai (fit) dengan distribusi yang pilih Test of independence: Suatu tes yang bertujuan untuk membuktikan bahwa variabel di kolom dan baris saling tidak berhubungan Test of homogenity: Tes untuk membuktikan bahwa dalam populasi yang berbeda terdapat beberapa kesamaan proporsi karateristik

Bina Nusantara Goodness of fit Goodness of fit ini biasanya digunakan untuk melihat kecocokan sebaran data Misal variabel X mempunyai fungsi Seragam, Binomial, Poisson, Normal, dan sebagainya. Untuk menguji ketepatan fungsi-fungsi tersebut dapat digunakan pengujian  2 f 1 = frekuensi hasil observasi e i = frekuensi harapan

Bina Nusantara UJI TABEL KATEGORIK 2 x 2 Untuk data cacah dalam tabel 2 x 2 ada beberapa macam uji hipotesis, dengan prosedur yang hampir sama, yaitu:  Uji homogenitas didasarkan pada 2 sampel terpisah (uji kesamaan dua proporsi)  Uji independensi didasarkan pada 1 sampel

Bina Nusantara UJI HOMOGENITAS (UJI 2 PROPORSI) HASILSUKSESGAGALJUMLAH Sampel I n 11 n 12 n1.n1. Sampel II n 21 n 22 n2.n2. JUMLAH n. 1 n. 2 n

Bina Nusantara Probabilitas sukses dalam populasi/Sampel I = P 1 Probabilitas sukses dalam populasi/Sampel II = P 2 Jika P 1 = P 2 (kedua populasi homogen) Jika P 1 ≠ P 2 (kedua populasi tidak homogen)

Bina Nusantara LANGKAH UJI HOMOGENITAS 1.H 0 : P 1 = P 2 H 1 : P 1 ≠ P 2 2.Menetapkan taraf nyata uji α 3.Menentukan wilayah kritis atau daerah penolakan H 0, yang berasal dari Tabel X 2, yaitu 4.Menghitung W dengan rumus:

Bina Nusantara Bila W berada pada wilayah kritis atau berada pada daerah penolakan H0, maka H0 ditolak Bila W berada di luar wilayah kritis atau berada di luar daerah penolakan H0, maka H0 diterima 5.Mengambil kesimpulan :

Bina Nusantara LANGKAH UJI INDEPENDENSI 1.H 0 : X dan Y independen atau H 0 : P(X∩Y) = P(X).P(Y) atau H 0 : P(X|Y) = P(X|Y c ) = P(X) atau H 0 : P(Y|X) = P(Y|X c ) = P(Y) 2.H 1 : X dan Y tidak independen 3.Menetapkan taraf nyata uji α 4.Menentukan wilayah kritis atau daerah penolakan H 0, yang berasal dari Tabel X 2, yaitu

Bina Nusantara Bila W berada pada wilayah kritis atau berada pada daerah penolakan H0, maka H0 ditolak Bila W berada di luar wilayah kritis atau berada di luar daerah penolakan H0, maka H0 diterima 6.Mengambil kesimpulan : 5.Menghitung W dengan rumus:

Bina Nusantara Transformasi dari Khi-kuadrat Penggunaan uji khi-kuadrat pada tabel kategorik 2x2 sangat baik, bila ukuran contohnya sangat besar dan dengan minimum harapan ukuran contoh tiap sel (E ij ) adalah 10 Bila hal ini tidak dipenuhi maka nilai X 2 atau W ini harus ditransformasikan, diantaranya adalah koefisien : 1. Phi (Ф) 2. Cramer (V) 3. Yule (Q)

Bina Nusantara Penutup Sampai saat ini Anda telah mempelajari pengujian kesamaan beberapa proporsi Untuk dapat lebih memahami penggunaan pengujian beberapa proporsi tersebut, cobalah Anda pelajari materi penunjang, dan mengerjakan latihan