Matakuliah : I0174 – Analisis Regresi

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
Outlier Pada Analisis Regresi
Advertisements

PEMBENTUKAN MODEL RLB Kuliah ke 8 anareg Dosen: usman bustaman.
SATUAN ACARA PERKULIAHAN
Regresi Linier Berganda
ANALISIS REGRESI Pertemuan ke 12.
1 Pertemuan 23 Pemilihan regresi terbaik Matakuliah: I0174/Analisis regresi Tahun: 2005 Versi: 1.
1 Pertemuan 11 Penerapan model full rank Matakuliah: I0204/Model Linier Tahun: Tahun 2005 Versi: revisi.
Gaya Geser Pada Penampang Beton Prategang Pertemuan 12
Pengujian Keketerkaitan Dua Peubah Kualitatif (II) Pertemuan 16 Matakuliah: I0014 / Biostatistika Tahun: 2008.
Pertemuan 5-6 Metode pemulusan eksponential tunggal
OPERASI JUMP DAN EXCEPTION HANDLING
Bina Nusantara Analisis Jalur Kerja Proyek Pertemuan 9: Mata kuliah: K0194-Pemodelan Matematika Terapan Tahun: 2008.
1 Pertemuan 17 Pengujian hipotesis regresi Matakuliah: I0174/Analisis regresi Tahun: 2005 Versi: 1.
Pertemuan 14 Penerapan model full rank
Pertemuan 14 Regresi non linier
1 Pertemuan 5 Konfigurasi blok sistem diskret Matakuliah: H0142/Sistem Pengaturan Lanjut Tahun : 2005 Versi : >
STRUKTUR BETON DI DALAM TEKAN PERTEMUAN 09
Matakuliah : S0084 / Teori dan Perancangan Struktur Beton
1 Pertemuan 7 Klasifikasi dan Rekognisi Pola (1) Matakuliah: T0283 – Computer Vision Tahun: 2005 Versi: Revisi 1.
Pertemuan 5 Balok Keran dan Balok Konsol
1 Pertemuan 5 Diferensial Matakuliah: R0262/Matematika Tahun: September 2005 Versi: 1/1.
Fungsi Logaritma Pertemuan 12
Mengambar kurva fungsi linier Pertemuan 4
Fungsi Eksponensial Pertemuan 11 Matakuliah: J0174/Matematika I Tahun: 2008.
Matakuliah : R0022/Pengantar Arsitektur Tahun : Sept 2005 Versi : 1/1
1 Pertemuan 18 Matakuliah: I0044 / Analisis Eksplorasi Data Tahun: 2007 Versi: V1 / R1 Analisis Regresi (II) : Meluruskan Model.
1 Pertemuan 7 Estimable parameter Matakuliah: I0204/Model Linier Tahun: Tahun 2005 Versi: revisi.
1 Pertemuan 7 Diferensial Matakuliah: R0262/Matematika Tahun: September 2005 Versi: 1/1.
Regresi Berganda Statistika Ekonomi II Pertemuan Ke 10
Rancangan Percobaan (II) Pertemuan 26
Matakuliah : K0074/Kalkulus III Tahun : 2005 Versi : 1/0
Sebaran Peluang Diskrit (II) Pertemuan 6
Pengujian Korelasi Diri Pertemuan 16
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER
Pertemuan 24 Pemilihan regresi terbaik
Regresi Linier Berganda
Fungsi Biaya dan Fungsi Penerimaan Pertemuan 10
Regresi Linier Berganda
PENYALURAN TULANGAN Pertemuan 23
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Statistika Deskriptif Pertemuan 2
Sebaran Peluang (II) Pertemuan 4
Regresi Untuk Data Katagorik Pertemuan 08
Regresi Dalam Lambang Matriks Pertemuan 09
KRITERIA DESAIN, STANDAR DESAIN, DAN METODE ANALISIS PERTEMUAN 6
Uji Hipotesis Dan Selang Kepercayaan Pertemuan 10
Matakuliah : K0074/Kalkulus III Tahun : 2005 Versi : 1/0
Pertemuan 25 Pemilihan regresi terbaik
Pemilihan Prediktor Untuk Model Proses Pemilihan Bertahap Pertemuan 20
DESAIN STRUKTUR BALOK BETON PERSEGI BERTULANGAN RANGKAP PERTEMUAN 14
Matakuliah : K0054 / Geometri Terapan I
Pertemuan 21 Pemeriksaan penyimpangan regresi
STRUKTUR BALOK BETON PERSEGI BERTULANGAN TUNGGAL PERTEMUAN 13
SELEKSI VARIABEL DAN PEMILIHAN MODEL TERBAIK
PERENCANAAN PENULANGAN BALOK TPertemuan 10
DESAIN PONDASI DANGKAL GABUNGAN PERTEMUAN 22
Learning Outcomes Mahasiswa dapat menjelaskan definisi aljabar boole dan hukum-hukum aljabar boole,duality dan contoh pemakaian aljabar boole. Bina Nusantara.
Pertemuan 3 Diferensial
Pertemuan 19 Tegangan Lentur dengan Gaya Normal yang bekerja Eksentris
Pertemuan 18 Pengujian hipotesis regresi
Pertemuan 6 DIferensial
Regresi Linier Berganda
Pertemuan 11 Regresi polinomial
Matakuliah : I0014 / Biostatistika Tahun : 2005 Versi : V1 / R1
Pengujian Keketerkaitan Dua Peubah Kualitatif (I) Pertemuan 15
KAPASITAS PENAMPANG MENAHAN GAYA LINTANG Pertemuan 13
Prategang Pada Struktur Statis Tak Tentu Pertemuan 13
Pokok Bahasan : Review Regresi Linier Sederhana dan Berganda
ANALISIS REGRESI & KORELASI
Pertemuan 9 Regresi dengan peubah dummy
Transcript presentasi:

Matakuliah : I0174 – Analisis Regresi Tahun : Ganjil 2007/2008 Pemilihan Prediktor Untuk Model Proses Pemilihan Maju Dan Mundur Pertemuan 19

Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Memilih Prodiktor untuk Model Proses Pemilihan Maju dan Mundur. Bina Nusantara

Outline Materi all possible regression best subset regression backward elimination step-wise regression Bina Nusantara

Prosedur (1) semua kemungkinan regresi (all possible regression) (2) regresi himpunan bagian terbaik (best subset regression) (3) eliminasi langkah mundur (backward elimination), (4) regresi bertatar (step-wise regression) Bina Nusantara

Prosedur semua kemungkinan regresi Pertama-tama prosedur ini menentukan semua kemungkinan persamaan regresi Setiap persamaan regresi harus dievaluisi menurut kriterium tertentu; tiga kriteria yang akan kita bahas adalah 1. nilai R2 yang dicapai, 2. nilai s2, jumlah kuadrat sisa, dan 3. statistik Cp. Bina Nusantara

Jika ada 4 perubah peramal (X1, X2, X3 dan X4) Kelompokkan persamaan-persamaan regresi itu ke dalam lima kelompok: Kelompok A : terdiri atas satu persamaan regresi dengan hanya nilai tengah model Y=βo Kelompok B terdiri atas empat persamaan regresi dengan 1-peubah peramal model Y = βo + β1 Xi Kelompok C terdiri atas enam persamaan regresi dengan 2-peubah peramal model Y = βo + β1 Xi + β1 Xj Bina Nusantara

Kelompok B terdiri atas empat persamaan yaitu Y = βo + β1 X1 Bina Nusantara

Kelompok C terdiri atas enam persamaan regresi yaitu model Y = βo + β1 X1 + β2 X2 Y = βo + β1 X1 + β3 X3 Y = βo + β1 X1 + β4 X4 Y = βo + β2 X2 + β3 X3 Y = βo + β2 X2 + β4 X4 Y = βo + β3 X3 + β4 X4 Bina Nusantara

Penggunaan R2 Kelompok D terdiri atas empat persamaan regresi dengan 3-peubah peramal model Y = βo + β1 X1 + β2 X2 + β3 X3 Y = βo + β1 X1 + β3 X2 + β4 X3 Y = βo + β2 X2 + β3 X3 + β4 X4 Y = βo + β1 X1 + β2 X2 + β4 X4 Bina Nusantara

Kelompok E terdiri atas satu persamaan regresi dengan 4-peubah peramal model Y= βo + β1 X1 + β1 X2 + β1 X3 + β1 X4 Bina Nusantara

Pemilihan model Pertimbangkan nilai R2 yang diperoleh Pertimbangannya: nilainya besar Nilai R2 : min -1 hingga maks +1 Regresi yang memilki R2 terbesar yang dipilih Bina Nusantara

Penggunaan Kuadrat tengah Sisa (S2) Bila jumlah amatannya cukup besar, evaluasi terhadap rata-rata kuadrat tengah sisa untuk setiap kelompok seringkali dapat menunjukkan titik pemisah yang terbaik bagi banyaknya peubah yang sebaiknya disertakan dalam regresi. Bina Nusantara

Penggunaan Cp Mallow Model "terbaik" ditentukan setelah memeriksa tebaran Cp. Yang dicari adalah persamaan regresi dengan nilai Cp rendah yang kira-kira sama dengan p (banyaknya parameter dalam model termasuk βo) . Cp = JKSp/s2 – (n-p) Bina Nusantara

Regresi "Himpunan Bagian Terbaik" ("Best Subset" Regression) Tiga kriteria dapat digunakan untuk menentukan himpunan bagian "K terbaik", yaitu: 1. Nilai R2 maksimum, 2. Nilai R2 terkoreksi maksimum 3. Statistik Cp Mallows. R2 terkoreksi = 1- (1-R2){(n-1)/n-p)} Bina Nusantara

Pemilihan regresi terbaik Pemilihan berdasarkan nilai R2 tertinggi Nilai Cp terendah Bina Nusantara

Pemilihan regresi terbaik dapat dimulai dari: Semua kemungkinan dengan satu, dua atau lebih variabel Sub-set variabel yang diperkirakan harus berpengaruh Bina Nusantara