TRADISI MASYARAKAT MASA PRA AKSARA.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
DASAR-DASAR SENI BUDAYA. Adaptif Pengertian Kebudayaan dan Seni.
Advertisements

PERIODESASI SASTRA INDONESIA
Memahami prinsip dasar ilmu sejarah
APRESIASI NILAI-NILAI BUDAYA INDONESIA
PEMERINTAH KOTA PONTIANAK
Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IV semester I
Tugas Bahasa Indonesia
PROSA LAMA Dibuat oleh: Kelompok 3.
TRADISI MASA PRA AKSARA MASYARAKAT INDONESIA
KELOMPOK 18 PLH Elya Putri Rahmawati (13) Inas Hakimah Kurniasih (19)
Oleh : Nina Kartini Rahdiana
FOLKLOR Akhmita Uzma Ferdian Ardhi Krisdian Putra Siti Marhamah
Standar Kompetensi: Memahami berbagai hikayat, novel Indonesia/novel terjemahan Kompetensi Dasar: Menemukan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik hikayat.
HAKIKAT SASTRA LISAN, TRADISI LISAN DAN FOLKLOR
Maulfi Syaiful Rizal FIB UB
TEORI ANTROPOLOGI POSITIVISTIK
HIKAYAT.
Monolog/Dongeng PERTEMUAN KE-5
Pusat Sumber Belajar
Bentuk-bentuk Karya Sastra Melayu Klasik
TARDISI MASYARAKAT SEBELUM MENGENAL TULISAN
Apa yang kalian ketahui tentang gambar berikut?
GENRE FOLKLOR, TRADISI LISAN, dan SASTRA LISAN
TRADISI SEJARAH DALAM MASYARAKAT INDONESIA
HAND OUT 1 Hakekat Folklor dan Sastra Lisan
APRESIASI KARYA SENI TEATER
PERKEMBANGAN TRADISI SEJARAH DI INDONESIA PADA MASA PRA AKSARA DAN MASA AKSARA
Kelas XI IPA/IPS Semester Ganjil
TRADISI MASYARAKAT INDONESIA MASA PRA AKSARA DAN MASA AKSARA
Sastra Korea dapat dibagi menjadi :
METODE METODE DALAM ANTROPOLOGI PSIKOLOGI
MKI TUGAS AKHIR.
Mengapresiasi Dan Mengekspresikan Diri Melalui Karya Seni Tari
Korea juga memiliki keberagaman dalam karya prosanya
FILOLOGI SEBAGAI ILMU BANTU
Visual Culture.
PENGETAHUAN TRADISIONAL DAN EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL (PT-EBT)
ILMU BUDAYA DASAR Yanti Trianita S.I.Kom.
Bab 8 BUDAYA.
MENGIDENTIFIKASI KARAKTERISTIK DAN STRUKTUR UNSUR INSTRINSIK SASTRA MELAYU KLASIK kita akan membahas karakteristik dan struktur unsur instrinsik sastra.
KERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA INDONESIA
Bindo sepuluh II (5) KD: 13.1 Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman Tujuan.
TRADISI MASYARAKAT SEBELUM MENGENAL TULISAN (PRA AKSARA)
YUNANI KLASIK Kelompok 1.
Peradaban Yunani Klasik
ETNOGRAFI.
KEHIDUPAN MANUSIA PRAAKSARA DI INDONESIA
TRADISI LISAN.
BAB III TRADISI MASA PRA-AKSARA DAN AKSARA MASYARAKAT INDONESIA
TRADISI SEJARAH DALAM MASYARAKAT INDONESIA mgmp sejarah smg
Bindo sepuluh II (5) KD: 13.1 Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman Tujuan.
TRADISI SEJARAH DALAM MASYARAKAT INDONESIA
SISTEM KOMUNIKASI DI PEDESAAN
Perkuliahan Minggu 7 Sosiologi Komunikasi
Menganalisis nilai-nilai kehidupan dalam karya sastra
Historiografi Keas X Semester 1.
Kesusastraan Jepang Jaman Joodai (Joodai Bungaku)
IVON TRIANI XII IPA 2.
KELAS X Standar Komptensi Memahami prinsip dasar ilmu sejarah Kompetensi Dasar Mendeskripsikan tradisi sejarah dalam masyarakat Indonesia masa pra-aksara.
TEORI ANTROPOLOGI POSITIVISTIK
Kelompok 3 (timur) Kebudayaan suku asmat XI-IPS.
APRESIASI PROSA FIKSI ANAK
MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BUDAYA
Penelitian folklor Esmu Diah Purbararas
KEBERAGAMAN BUDAYA NUSANTARA
PENINGGALAN SEJARAH MASA ISLAM
Suku dan Agama di Indonesia
PENGERTIAN DAN JENIS CERITA RAKYAT
Prakarya dan kwu. a. Karakterisitik seorang wirausahawan 1. Jujur 2. Mandiri 3. Realsitis 4. Kreatif dan inovatif 5. Disiplin 6. Komitemn tinggi.
NASKAH KORAN BUKU PRASASTI SUMBER TULISAN Sumber tulisan adalah sumber tertulis yang didalamnya terdapat informasi sejarah, antara lain prasasti, naskah,
Transcript presentasi:

TRADISI MASYARAKAT MASA PRA AKSARA

MENELUSURI JEJAK SEJARAH DALAM FOLKLOR, MITOLOGI, LEGENDA, UPACARA ADAT DAN LAGU DARI BERBAGAI DAERAH DI INDONESIA FOLKLOR adalah bagian dari suatu kebudayaan yang disebarkan dan diwariskan secara tradisional, baik secara lisan atau dibantu dengan gerak isyarat dan pembantu pengingat Punya bentuk berpola dalam pembuka seperti: “pada suatu hari, sawijining dino, kata empunya cerita” …… …… Pewarisan dan persebarannya secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya. SIFAT FOLKLOR Berkembang dalam versi berbeda-beda dengan bentuk dasar yang tetap bertahan Mempunyai manfaat dalam kehidupan kolektif, pelipur lara, alat pendidikan, protes sosial. Anonim, pembuatnya sudah tidak diketahui lagi Bersifat pralogis, mempunyai logika sendiri yang tidak sesuai dengan logika umum Menjadi milik ber sama dari satu masyarakat tertentu Bersifat lugu, cerminan dari manusia jujur

LISAN SEBAGIAN LISAN 1. Bahasa rakyat,( logat bahasa slank, bahasa tabu) 2. Peribahasa, sindiran 3. Teka-teki 4. Pantun, syair 5. Mitos, legenda, dongeng 6. Nyanyian rakyat 1. Kepercayaan dan tahyul 2. Permainan rakyat 3. Theatre rakyat 4. Tarian rakyat 5. Adat kebiasaan 6. Upacara tradisional 7. Pesta rakyat JENIS FOLKLOR BUKAN LISAN 1. Bangunan rumah tradisional 2. Seni kerajinan 3. Pakaian tradisional 4. Obat-obatan rakyat 5. Peralatan & senjata tradisional 6. Makanan dan minuman tradisional

CONTOH LISAN

LISAN 1. Bahasa Rakyat Logat:orang Jawa,Bali,Solo, Tegal Julukan/parapan: si gundul, si kriting, temon dll.

Contoh peribahasa, sindiran LISAN 2. Peribahasa, Sindiran longa plongo kaya kebo Antenge kaya kitiran Kaya kethek ketulup Mlakune kaya macan luwe Contoh peribahasa, sindiran

3. Teka-Teki Tradisional LISAN 3. Teka-Teki Tradisional Sega sakepel dirubung tinggi Pitik walik saba kebon Bapake ngrokok, ibune njahit, anake njerit

LISAN 4. Pantun, Syair THEKLEK KECEBUR KALEN TINIMBANG GOLEK ALUWUNG BALEN JARIK LURIK SUWEK PINGGIRE BARENG TAK LIRIK WIS ANA SING DUWE

LISAN 5. Nyanyian Rakyat CUBLAK-CUBLAK SUWENG POK AME-AME E DHAYOHE TEKO BANG-BANG TUT

empunya cerita dan penganutnya 6. MITOS adalah cerita prosa rakyat yang mempunyai tokoh dewa, atau manusia setengah dewa yang terjadi di dunia lain pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh empunya cerita dan penganutnya Terjadinya manusia pertama, dan munculnya pahlawan (cultural hero) JENIS MITOS Terjadinya makanan pokok Terjadinya alam semesta (Cosmogony) Terjadinya susunan dewa (Pantheon)

Asal mula Gunung Tengger adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh empunya cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi. Oleh karena itu legenda seringkali dipandang sebagai sejarah kolektif (folk history), karena tidak tertulis sulit untuk dapat digunakan sebagai bahan 7. LEGENDA CONTOH : Tangkuban Prahu Malin Kundang Roro Jonggrang Asal Mula Banyuwangi Asal mula Gunung Tengger

Dongeng Binatang (Fabel) adalah cerita prosa rakyat yang tidak dianggap benar-benar terjadi. Dongeng diceritakan terutama untuk hiburan, walaupun banyak juga yang melukiskan kebenaran berisikan ajaran moral, atau bahkan sindiran. 8. DONGENG D O N G E Dongeng Binatang (Fabel) Tokohnya binatang, dapat berbicara dan berakal budi seperti manusia Dongeng Biasa Ditokohi manusia dan biasanya merupakan kisah suka duka seseorang Tipe Unpromising Heroin Male Cinderella Mother Incest Prophecy Cinderella Bawang merah, bawang putih Ande-ande lumut Jaka Kendil I Rara Siragan Sangkuriang Prabu Watu Gunung

Contoh sebagian lisan

Upacara tradisional, Pesta rakyat Kepercayaan dan tahyul

UPACARA ADAT

Permainan rakyat

Tarian rakyat

TEATER RAKYAT

RUMAH ADAT

Bangunan rumah tradisional

Makanan dan minuman tradisional

OBAT TRADISIONAL

Peralatan & senjata tradisional

PAKAIAN TRADISIONAL