Oleh : Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I. Program Studi Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Global Informatika Multi Data.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
BUDAYA PERUSAHAAN DAN ETIKA
Advertisements

MOTIVASI WIRAUSAHA Motivasi merupakan dorongan atau stimulus yang ada pada individu untuk melakukan kegiatan tertentu Motivasi merupakan salah satu pendorong.
TITIK PUSAT PEKERJAAN & MOTIVASI. Pegawai tua perlu dimotivasi Kecenderungan pegawai yang menua telah diketahui, tetapi implikasi spesifik di tempat kerja.
ETIKA BISNIS.
Human Relations dalam Pengertian Luas - Terbatas
KONSEP DIRI.
Konsep Dasar Kewirausahaan
Copyright © 2009 Tommy's Window. All Rights Reserved ♫ Turn on your speakers! ♫ Turn on your speakers! CLICK TO ADVANCE SLIDES.
KEPEMIMPINAN STRATEGIS DAN VISIONER
Manajemen Personalia Memotivasi Pekerja.
Komor 2011 by Lidia Evelina, MM
DISIPLIN, EFISIENSI, DAN PRODUKTIVITAS KERJA (Pertemuan ke-6)
MENGELOLA PERBEDAAN “MENUMBUHKAN POTENSI SETIAP KARYAWAN”
PERTEMUAN 15 KONFLIK.
KEPEMIMPINAN dan PEMBERDAYAAN
MANAJEMEN SDMRETNO BUDI LESTARI1 MANAJEMEN SDMRETNO BUDI LESTARI2 BEBERAPA KONSEP  KEGAIRAHAN KERJA  MOTIF  MOTIVASI “kemauan dan kesenangan yang.
KEPEMIMPINAN STRATEGIS DAN VISIONER
MOTIVASI PERTEMUAN 8 4/12/2017.
Dinnul Alfian Akbar, 2010 Metoda Memotivasi Bawahan Dinnul Alfian Akbar, SE, M.Si Pertemuan 13 Psikologi Dunia Kerja.
KEPEMIMPINAN STRATEGIS DAN
OLEH : YULIANI SETYANINGSIH
Motivasi.
MOTIVASI Devi Risma.
METODE MEMOTIVASI BAWAHAN
PERILAKU KELOMPOK (Pertemuan ke-6)
Pertemuan 13 : “ MOTIVASI “
MOTIVASI DAN ORGANISASI
BAB II MENERAPKAN SIKAP DAN PERILAKU KERJA PRESTATIF
Materi Motivasi.
PERDAGANGAN INTERNASIONAL
KERJA, SIFAT DASAR DAN MOTIVASINYA
KEPEMIMPINAN STRATEGIS DAN VISIONER
Sikap dan Kepuasan Kerja (Pertemuan ke-3)
Motivasi Konsumen 11/23/2017.
Perbedaan Individu (Pertemuan ke-4)
PENGGERAKAN PERTEMUAN 4.
CHAPTER 6: MOTIVASI DALAM ORGANISASI
MOTIVASI MOTIVASI  keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu untuk mencapai tujuan.
Motivasi.
KEPEMIMPINAN.
NAMA: LILIS ERNAWATI NIM:
ETOS KERJA, KOMITMEN KERJA DAN KEPUASAN KERJA
DASAR-DASAR MANAJEMEN
MOTIVASI (Pertemuan ke-8)
Motivasi.
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
KEPUASAN, KEGAIRAHAN, DAN KEAMANAN KERJA (Pertemuan ke-8)
METODE MEMOTIVASI BAWAHAN
KOMITMEN ORGANISASI PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI
KETRAMPILAN INTERPERSONAL
MOTIVASI DAYA ATAU KEKUATAN YANG ADA DALAM DIRI MANUSIA YANG MENDORONG ATAU MENGGERAKKAN UNTUK BERTINGKAH LAKU TERTENTU YANG DIARAHKAN PADA SUATU TUJUAN.
PERILAKU KELOMPOK (Pertemuan ke-6)
Konsep Kebutuhan Dasar Manusia
PERTEMUAN 15 KONFLIK.
Bab xi Kepemimpinan TRANSFORMASIONAL DAN TRANSAKSIONAL.
MEMILIH JURUSAN STUDI DI SMAK 2
ORGANISASI MANAJEMEN PERENCANAAN & EVALUASI KESEHATAN
KEPEMIMPINAN STRATEGIS DAN VISIONER
Mazhab Humanistik.
“Apa Motivasi Siswa Melanggar Peraturan”
MOTIVASI PERTEMUAN 8 9/9/2018 Ratna Juwita.
DRA FATMAWATY HARAHAP, MAP
Percaya Diri.
PERILAKU-ORGANISASI / AN / FISIP / herwanparwiyanto
Kepemimpinan dan Motivasi Kerja (Part 2)
INTERPERSONAL SKILL Pertemuan 6 : MOTIVATING OTHERS
KET. INTER-INTRA PERSONAL
KET. INTER-INTRA PERSONAL
PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJERIAL DAN MOTIVASI 1. FRANS MAR REZEKI 2. ANWAR WIBOWO 3. HARI KAPRI 4. KHOIRIN ANNISA 5. YENI PRATIWI.
KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN Oleh: Salsabil Zatil A.A, S.S.T., M.Kes.
Transcript presentasi:

Oleh : Andri Wijaya, S.Pd., S.Psi., M.T.I. Program Studi Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Global Informatika Multi Data Palembang

 Motif sebagai daya gerak mencakup dorongan, alasan dan kemauan yang timbul dari dalam diri seseorang menyebabkan berbuat sesuatu.  MOTIVASI: “The process by wich behavior is energized and directed”  MOTIVASI KERJA : “SESUATU YANG MENIMBULKAN SEMANGAT ATAU DORONGAN KERJA”. 2

 MOTIF ADALAH MAJEMUK “Dalam suatu perbuatan terdiri dari beberapa tujuan yang ingin dicapai”  MOTIF DAPAT BERUBAH-UBAH “Motif seseorang sering berubah-ubah sesuai dengan kebutuhan atau kepentingannya”  MOTIF BERBEDA-BEDA BAGI INDIVIDU “Dua orang yang mengerjakan pekerjaan yg sama dapat memiliki motif yg berbeda”  BEBERAPA MOTIF TIDAK DISADARI OLEH INDIVIDU “Kadang2 tingkahlaku individu tidak disadari” 3

 MENURUT W.I. THOMAS ADALAH: 1.Motif rasa aman (the security motive) Kebutuhan seseorang untuk membela diri dari setiap ancaman terhadap keutuhannya sebagai manusia. 2.Motif respon (the respon motive) Kebutuhan akan berhubungan dengan orang lain dengan akrab, dicintai atau dihargai. 4

3. Motif pengalaman baru (the new experience motive) Motif ini meliputi;  Mengetahui atau mengerti sesuatu yang baru  Mewujudkan aktualisasi diri  Keinginan untuk bervariasi 4. Motif pengakuan (the recognition motive) Motif ingin berbeda dari orang lain, dan ingin diakui oleh kelompoknya atau masyarakat 5

 MOTIF MENURUT GERUNGAN 1. Motif biogenetis Motif untuk kelangsungan hidup yaitu makan, minum, hubungan seks, buang air dan istirahat. 2. Motif sosiologenetis Motif yang dipelajari manusia berasal dari lingkungan kebudayaan dimana berada. 3. Motif theogenetis Motif yang timbul pada seseorang sebagai akibat hubungannya dengan tuhannya. Orang yang taat beragama akan menjauhi larangan tuhannya dan melaksanakan kewajibannya. 6

 Menggunakan uang sebagai dasar motivasi bila uang di jadikan dasar motivasi, maka berdasarkan hasil penelitian bila kompensasi tidak memuaskan, maka karyawan cenderung merasa tenaga yang dikeluarkan untuk pekerjaan tersebut adalah sia-sia 7

 Menggunakan sanksi sebagai dasar motivasi pendorong atau motivasi kedua adalah akan adanya sanksi. Sanksi akan membuat pegawai merasa takut. Rasa takut akan efektif bila: ◦ Sebagai usaha terakhir M isalnya “Anda harus lebih memperbaiki pekerjaan anda kalau tidak Anda lebih baik mencari pekerjaan ditempat lain”. ◦ Sebagai pendorong atau perangsang darurat d alam keadaan mendesak. Misalnya “anda harus menyelesaikan pekerjaan ini sebelum pimpinan datang”. 8

 Tujuan sebagai dasar motivasi Tujuan berarti sesuatu yang akan dicapai (target) oleh sebab itu perlu dipertimbangkan: ◦ Tentukan target lebih tinggi dari sekarang ◦ Pertimbangkan target itu tercapai atau tidak ◦ Bahas target dengan tim lengkap  Moral sebagai dasar motivasi Menumbuhkan moral dalam diri karyawan dapat menciptakan kesadaran dalam diri, sehingga motif muncul adalah motif dalam diri individu ybs. 9

 Fear Motivation  Achievement Motivation  Inner Motivation 10

 Jangan merendahkan bawahan  Jangan kritik bawahan dimuka orang lain  Berilah perhatian kepada bawahan  Jangan ada kesan bawahan bahwa pimpinan itu memikirkan diri sendiri  Jangan menganakemaskan bawahan  Berilah peluang bawahan untuk maju  Terbuka untuk hal yang baru  Jangan membanggakan diri didepan pegawai  Jangan menurunkan standar pribadi  Jangan ragu mengambil keputusan 11

 Kemukakan standar dengan konsisten  Jangan berprasangka terhadap orang lain  Biarkan mereka diposisi mereka sendiri  Berikan pujian secara pantas.  Perubahan perlu diberitahukan kepada semua pegawai.  Perhatikan dan pelihara para bawahan  Carilah jalan untuk menolong bawahan  Bertanggung jawab untuk bawahan  Berikan kemerdekaan  Tunjukkan ketekunan  Bijaksana kepada bawahan  Bersedia belajar dari orang lain 12

 Tetaplah fleksibel  Tunjukkan kepercayaan  Mampu mendelegasikan tugas dikuti tanggung jawab  aDorong kreativitas 13

 COST-BENEFIT ANALYSIS “Kenali benar apa keuntungan dan kerugian melakukan kegiatan atau mencapai sesuatu tujuan. Bila lebih besar keuntungan maka kita (dan bawahan) akan termotivasi.  SENSE OF URGENCY “Ciptakan suatu rasa mendesak untuk melakukan pekerjaan atau mencapai tujuan, hal ini akan mendorong kita untuk segera melakukan pekerjaan.  KEYAKINAN “Bawahan akan bersedia melakukan pekerjaan yang kita inginkan bila mereka melihat kita memiliki keyakinan yg tinggi bahwa pekerjaan itu memang bisa, pantas, dan menguntungkan untuk dilakukan. 14

 KEBUTUHAN (Cari tahu apa kebutuhan bawahan)  KEMAMPUAN (Hargai/ beri pujian atas kemampuan bawahan)  KEAKRABAN (Jalin keakraban dengan bawahan dan saling menganggap penting)  KOMUNIKASI (Pastikan bawahan mengetahui dengan jelas apa bagaimana melakukan pekerjaan) 15