Pertemuan VIII MENULIS SURAT PEMBACA

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
: Ganjil MODUL MANAJEMEN INVESTASI DAN PASAR MODAL Mata Kuliah Materi
Advertisements

Objek Ilmu Menjual; ada 3 objek yang harus diketahui agar seorang penjual berhasil dalam menjalankan usahanya yaitu: Diri penjual; seorang penjual harus.
TATAP 10 PEMASARAN Bahan Kajian Mendistribusikan Produk
Pertemuan 13 Strategi Promosi
KUNCI SUKSES PEMASARAN
SMK NEGERI 20 CILANDAK JAKARTA
Wawancara dalam bisnis
MENULIS BERITA POLITIK
MENGUKUR TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN
E-Govenrment binus.ac.id Oleh : Judith Arinanto
BAHASA INDONESIA SURAT NIAGA.
Pertemuan 8 Surat, Memo, dan .
Panji Dewanegoro Jason Vino Febriyano Iqbal Imamudin Reno
BAB VI PENULISAN PESAN-PESAN NEGATIF
Pertemuan IX MENYUNTING NASKAH
Nama : Hj. Ilas Sulasiah, S.Pd. NIM : NIP :
Membuat Pesan Bisnis Surat Niaga.
Materi Kuliah Creative Writing
7th Meeting in Komunikasi Bisnis – by Meily Margaretha
RISET PR: Customer Complaint Analysis
METODE TANYA JAWAB DAN DEMONSTRASI
PENYANDERAAN/PAKSA BADAN (GIZJELING) DAN KEBERATAN
KEMACETAN PADA GERBANG TOL TANGERANG PENERAPAN TEORI ANTRIAN DALAM MENGATASI MASALAH for further detail, please visit
PENYANDERAAN/PAKSA BADAN (GIZJELING) DAN KEBERATAN
BAHASA INDONESIA KELAS V SEMESTER GANJIL BAHAN AJAR.
1 Pertemuan XII RESENSI Matakuliah: G0012/BAHASA INDONESIA Tahun: 2004 Versi: 01/01.
UNSUR-UNSUR KALIMAT (Objek, Pelengkap, Keterangan) Pertemuan 04
Standar Pelayanan Minimum (SPM) Trans Jakarta Berbasis UU Perlindungan Konsumen dan UU Pelayanan Publik Tulus Abadi, S.H. Anggota Pengurus Harian YLKI.
1 Pertemuan VII RAGAM BAHASA Matakuliah: G0012/BAHASA INDONESIA Tahun: 2004 Versi: 01/01.
Pertemuan IV UNSUR-UNSUR KALIMAT (Obyek-Pelengkap-Keterangan)
Soe D’Atmadji Menulis Artikel Opini
HUMAS.
MENULIS DI MEDIA MASSA CETAK
Introduction Yanti Trianita, S.I.Kom.
Matakuliah : K0074/Kalkulus III Tahun : 2005 Versi : 1/0
TEKNIK PRESENTASI KULIAH : 04.
HUBUNGAN PR DENGAN KOMUNIKASI PEMASARAN Pertemuan 7
Pertemuan 7 Sight Translation (II)
Pertemuan V KALIMAT EFEKTIF
KD dan TUJUAN Tujuan Pembelajaran 2’ Kompetensi Dasar:
PASAR DAN PEMASARAN Program Studi Manajemen Informatika
Bagaimana cara membuat Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
menanggapi tantangan-tantangan baru.
BAB VI. KOMUNIKASI TERTULIS
MENJUAL SEBAGAI SALAH SATU KEGIATAN DASAR KEWIRAUSAHAAN
Membuat Pesan Bisnis Surat Niaga.
Pertemuan 16 Kemampuan komunikasi (II)
“ANALISIS STUDI KELAYAKAN INVESTASI PADA USAHA STUDIO MUSIK BOOPIE”
Pertemuan 12 Keberatan Dan Banding
NARASUMBER WAWANCARA Pertemuan 13 & 14
Tahun : <<2005>> Versi : <<versi>>
MENULIS BERITA POLITIK
Pertemuan Kedua Lingkungan Pemasaran
MEDIA PEMBELAJARAN ADP
Pertemuan 14 Sight Translation (II)
Mata Pelajaran : Kewirausahaan
BAB VI PENULISAN PESAN-PESAN NEGATIF
MEDIA PEMBELAJARAN ADP
Presentasi/penyampaian KK
SURAT NIAGA Oleh: Mohammad Rahadian Auladi Abrori/
NAMA : ONIS AROM PRAKASA KELAS : 1KA16 NPM :
DISKUSI Oleh: A. Maneke.
Surat Pembaca Pertemuan 15
PENDEKATAN-PENDEKATAN KOMUNIKASI DALAM MENGELOLA KONFLIK
KASUS PRITA MULYASARI.
MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PELANGGAN KELAS XII/5 SMK NEGERI 20 CILANDAK JAKARTA.
BAB VI PENULISAN PESAN-PESAN NEGATIF
Apa Bisnis itu? Kegiatan usaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa Bisnis adalah bagian integral dari masyarakat modern dan mempengaruhi.
MENULIS BERITA POLITIK
IKLIM KOMUNIKASI : Dasar Hubungan Personal
Transcript presentasi:

Pertemuan VIII MENULIS SURAT PEMBACA Matakuliah : G0012/BAHASA INDONESIA Tahun : 2004 Versi : 01/01 Pertemuan VIII MENULIS SURAT PEMBACA

Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Learning Outcomes Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Merumuskan gagasan, perhatian, kepeduliannya dalam sebuah bentuk tulisan sederhana, yaitu surat pembaca C2 Memberikan contoh fakta dan opini dalam sebuah tulisan yang sederhana  C2

GARIS BESAR MATERI I Pendahuluan 1.1. Tujuan Pembelajaran II Surat Pembaca 2.1. Isi (Bukan hal yang abstrak, kta pun bisa melakukan) 2.2. Menulis Surat Pembaca 2.3. Contoh Surat pembaca III Mencermati Surat Pembaca “Warga Tionghoa Tidak Tuntut Keistimewaan” http://www.kompas.com/sp/index.cfm?=1&item=33568 b) Petugas Loket Transjakarta Blok M Tak Tahu Aturan http://www.kompas.com/sp/index.cfm?id=1&item=41229 IV Tugas 4.1. Menulis surat pembaca 4.2. Menilai surat pembaca 4.3. Menanggapi surat pembaca

Pengantar II SURAT PEMBACA Setiap hari di media mudah kita dapati surat pembaca berkaitan dengan keluhan layanan publik, gugatan, pembetulan, tanggapan, dan seterusnya. Apakah kita pernah mengalami buruknya layanan publik? Apakah kita pernah ditolong seseorang? Pernahkah kita menyatakan keberatan atas data yang dimuat di sebuah surat kabar? Bila ya, bagaimana kita mengutarakan pertanyaan, gagasan, gugatan atau saran kita? Mudahkah?

2.1. Isi II SURAT PEMBACA Keluhan/keprihatinan Kritik/Saran Pembetulan atas berita Tanggapan atas keluhan Pertanyaan

2.2. Menulis Surat Pembaca II SURAT PEMBACA Pemahaman akan suatu masalah/persoalan yang diungkapkan Kemampuan berpikir kritis dan logis Kemampuan membedakan fakta dan opini Kesanggupan memberi alternatif solusi jika perlu Kemampuan fokus pada persoalan Sikap impersonal dan fair

II SURAT PEMBACA 2.1.Contoh Surat Pembaca Layanan BNI 46 Perusahaan mentransfer pendapatan kami per bulan ke BNI Cabang Tangerang. Kami amat kecewa pelayanan BNI Cabang Tangerang, di mana pada saat penggantian kartu ATM ternyata BNI memberikan kartu milik orang lain yang namanya sama dengan saya. Setelah saya melakukan penarikan uang di ATM BNI baru terungkap persoalannya, yaitu uang yang saya tarik adalah milik orang lain. BNI mengakui kesalahan ini dan BNI lalu mengganti kartu ATM saya. Namun, hingga kini kartu itu masih tetap bermasalah. Padahal, sudah memakan waktu lebih dari tiga minggu. Pelayanan yang tidak memuaskan juga terjadi pada rekan kerja saya yang lain. Personal Identification Number (PIN) yang diterima dari BNI ternyata kembar bagi semua rekan kerja dan kami harus menunggu sekian lama untuk penggantian PIN baru lagi. Bagi kami orang kecil, uang sangat berarti. Apalagi dengan kondisi perekonomian seperti sekarang ini. Suatu hal yang tidak mungkin bagi kami untuk minta izin setiap kali ke BNI hanya untuk urusan penarikan uang, yang disebabkan oleh kartu ATM BNI yang tidak dapat difungsikan. Sangat disesalkan bahwa pelayanan BNI sampai dengan sejauh ini masih jauh dari yang diharapkan. Mohon tanggapan yang baik dari pihak BNI untuk menjawab keluhan kami. SuprihatinPamulang Permai II E 67/15 RT 06/15, Tangerang

III MENCERMATI SURAT PEMBACA 3.1. Bacalah kedua artikel berikut ini: a). “Warga Tionghoa Tidak Tuntut Keistimewaan” http://www.kompas.com/sp/index.cfm?=1&item=33568 Petugas Loket Transjakarta Blok M Tak Tahu Aturan http://www.kompas.com/sp/index.cfm?id=1&item=41229 Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut: Keprihatinan apa yang diungkap kedua penulis surat pembaca di atas ? Apakah Anda mempunyai keprihatinan yang sama?

4.1.Menulis Surat Pembaca IV TUGAS Dalam 250-300 kata tulislah pengalaman Anda saat berurusan dengan aparat pemerintah – entah saat mengurus KTP, SIM, STNK atau dokumen lainnya. Surat pembaca ini Berikan contoh ragam bahasa politik. Pastikan apa yang Anda tulis memperhatikan kaidah penulisan surat pembaca

IV TUGAS 4.2.Menilai Surat Pembaca Bacalah surat keluhan berikut ini. Apakah surat ini fokus pada persoalan? Menawarkan gagasan? Apakah surat ini mudah dipahami oleh pihak yang dituju? Pembayaran Tarif PLN Yang Menunggak Dalam kehidupan sehari - hari, listrik merupakan hal yang tidak terlepas lagi dari kegiatan kita. Listrik yang diberikan berasal dari PLN, yang diatur oleh negara. Tapi belakangan ini saya sering mengalami kerugian pada saat pembayaran PLN, sebab para petugasnya sering terlambat datang. Keterlambatan ini mengakibatkan membengkaknya nilai pada meteran listrik. Sudah beberapa kali saya adukan hal ini tapi tetap tidak digubris. Semakin lama saya merasa semakin dirugikan. Saya rasa hal ini merupakan kesengajaan dari pihak petugas. Oleh karena itu bagaimana kami para konsumen dapat mempercayai perusahaan negara jika para petugasnya kurang bertanggung jawab atau mencari keuntungan sendiri? Seorang pelanggan PLN, Jakarta Barat

IV TUGAS 4.3. Menanggapi surat pembaca Bila Anda menjadi orang pertama yang bertanggung jawab dalam pengoperasian KA Sawunggalih Utama, tanggapan apa yang akan Anda berikan atas surat berikut ini? Kereta Bisnis dan Ekonomi Beberapa waktu lalu, saya menggunakan Kereta Api (KA) Sawunggalih Utama, Purwokerto-Pasar Senen, Jakarta. Ini adalah pengalaman pertama menggunakan KA Bisnis karena biasanya menggunakan bus Patas AC. Sebelumnya saya juga sering menggunakan KA ekonomi (KA Logawa) Purwokerto-Solo/Yogyakarta. Selama perjalanan, saya mencoba membandingkan servis KA Sawunggalih Utama yang katanya kelas bisnis dengan KA Logawa (kelas ekonomi), dan bus Patas AC. Tidak ada beda antara Sawunggalih Utama (bisnis) dengan Logawa (ekonomi). Tiket yang harganya jauh di atas tiket bus Patas AC banyak yang dijual tanpa nomor tempat duduk. Ini sama dengan servis KA ekonomi. Menurut petugas, jatah untuk Stasiun Purwokerto, yaitu gerbong dua dan tiga, penuh. Jika gerbong lain yang menjadi jatah stasiun sebelumnya ada yang kosong boleh ditempati. Ternyata komputer PT KAI belum on-line antarstasiun. Kenyamanannya juga amat memprihatinkan. Begitu banyak pedagang asongan, peminta-minta, dan pengamen. Kalau cuma sekadar mencari penghidupan masih bisa dimaklumi, tetapi ada sebagian di antara mereka yang setengah memeras. Lalu apa bedanya dengan servis KA ekonomi? Kepada pimpinan PT KAI saya ingin bertanya apakah tidak pernah menikmati perjalanan menggunakan KA ekonomi atau bisnis? Mengapa saya tidak merasakan perbedaan servis kelas bisnis dengan ekonomi, selain harga tiket lebih mahal dan sebuah tissue (hanya tissue) yang dibagikan secara gratis di kelas bisnis (Sawunggalih Utama)? Cahyo HudoyoJl Yosodarmo No 12B, Purwokerto 53131

Penutup Kini, jika Anda ke Cairo, niscaya Anda bisa menemukan sekian kata bahasa asing, terutama Inggris, yang telah diserap dalam bahasa Arab, bukti bahwa bahasa ini terbuka. Misalnya buftek dari beefsteak; bayb dari pipe; kek dari cake; kafitirya dari cafetaria; subir markit dari supermarket; al-tualit dari toilet; bisiklit dari bicycle, bersaing dengan darajatun, dan seterusnya. (REMY SYLADO, Munsyi, tinggal di Jakarta)