PERTEMUAN VI Macam-macam Algoritma : Algoritma Rekursif ;

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
REKURSIF.
Advertisements

BAHAN AJAR TEORI BILANGAN
TUJUAN MATERI ILLUSTRASI LATIHAN SELESAI POKOK BAHASAN.
Definisi Rekursif Ada kalanya kita mengalami kesulitan untuk mendefinisikan suatu obyek secara eksplisit. Mungkin lebih mudah untuk mendefinisikan obyek.
9. BILANGAN BULAT.
Praktikum Algoritma Pencarian Faktor Persekutuan Terbesar dua buah bilangan: Prosedur Sekolah Menengah Pengecekan Integer Berurutan ALgoritma Euclidean.
PENANAMAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
GRUP Zn*.
ALGORITMA NOTASI 2 FLOWCHART.
REKURSIF.
Pertemuan 2 INDUKSI MATEMATIKA & FUNGSI REKURSIF
sebuah fungsi yang memanggil dirinya sendiri
PART 7 TEKNIK REKURSIF DOSEN : AHMAD APANDI, ST.
Pemrograman Komputer.
Definisi Rekursif Ada kalanya kita mengalami kesulitan untuk mendefinisikan suatu obyek secara eksplisit. Mungkin lebih mudah untuk mendefinisikan obyek.
Metode Gauss & Aturan Cramer Dalam Operasi Matriks
Design and Analysis Algorithm
Algoritma Pemotongan Algoritma Gomory Langkah 1 x3* = 11/2 x2* = 1
METODE NUMERIK.
B. Menggunakan Faktor Prima untuk Menentukan KPK dan FPB
BAB I SISTEM PERSAMAAN LINIER
FPB dan KPK.
Fungsi Definisi : Misalkan A dan B himpunan. Relasi biner f dari A ke B merupakan suatu fungsi jika setiap elemen di dalam A dihubungkan dengan tepat satu.
5. FUNGSI.
INF-301 FEB 2006 Univ. INDONUSA Esa Unggul PERTEMUAN V Tujuan Instruksional Umum : Permutasi & Kombinasi Tujuan Instruksional Khusus : Mahasiswa dapat.
Faktor Persekutuan Terbesar
TEAM TEACHING MATEMATIKA DISKRIT
Algoritma dan Struktur Data
Mohamad Salam Dan La ode Ahmad Jazuli
BILANGAN PECAHAN Pecahan dan Bentuknya Santi Setiyani ( )
Definisi Induksi matematika adalah :
Matakuliah Teori Bilangan
BAB IV PEMBAGIAN.
INDUKSI MATEMATIKA.
MENENTUKAN FPB DENGAN ALGORITMA EUCLIDES
ARITMATIKA PERTEMUAN IV FPB dan KPK Oleh
BAB 4 INDUKSI MATEMATIKA.
ALGORITMA Anifuddin Azis.
Bilangan Real.
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
PENANAMAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
BILANGAN BULAT Pengertian bilangan bulat
Induksi Matematik  .
FUNGSI REKURSIF Pertemuan 8 ASWAR R..
Algoritma dan Struktur Data 1 pertemuan 10
PENANAMAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
FUNGSI.
Algoritma dan Pemrograman Rekursif
Aplikasi Induksi Matematik untuk membuktikan kebenaran program
Aplikasi Induksi Matematik untuk membuktikan kebenaran program
STRUKTUR DATA (10) recursive function
PART 7 TEKNIK REKURSIF DOSEN : AHMAD APANDI, ST.
Algoritma Rekursif.
Pembelajaran Bilangan Bulat
FAKTOR PERSEKUTUAN TERBESAR (FPB) DAN KELIPATAN PERSEKUTUAN TERKECIL (KPK) PERTEMUAN 6 OLEH NURUL SAILA PRODI PGSD FKIP UPM.
Metode Gauss & Aturan Cramer Dalam Operasi Matriks
Metode Gauss & Aturan Cramer Dalam Operasi Matriks
Algoritma Rekursif Alpro-2.
Rekursif By Serdiwansyah N. A..
KULIAH KE-5 FPB DAN ALGORITMA PEMBAGIAN
Matematika Diskrit TIF (4 sks) 3/9/ /5/2010.
PEMROGRAMAN Belajar memrogram : belajar tentang metodologi pemecahan masalah, kemudian menuangkannya dalam suatu notasi yang mudah dipahami Belajar bahasa.
PEMBELAJARAN BILANGAN BULAT SD
19/09/2018 Studi Kasus LOGIKA ALGORITMA Siti Mukaromah.
PENANAMAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
PENANAMAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
Pemrograman Bilangan Bulat (Integer Programming)
Metode Gauss & Aturan Cramer
Rekursif Yuliana Setiowati. Rekursif Proses yang memanggil dirinya sendiri. Merupakan suatu fungsi atau prosedur Terdapat suatu kondisi untuk berhenti.
PENANAMAN KONSEP PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN
Transcript presentasi:

PERTEMUAN VI Macam-macam Algoritma : Algoritma Rekursif ; merupakan algoritma yang mengandung prosedur rekursif. Rekursif adalah cara memecahkan masalah yang besar dengan menggunakan teknik bagi dan temukan.

Contoh : Menentukan harga faktorial . n ! Didefinisikan sebagai berikut : n! = 1, untuk n = 0 n! = n(n-1)(n-2)…2.1, untuk n ≥ 1 n! = n(n-1)!, untuk n ≥ 1 Sehingga : 5! = 5.4! = 5.4.3! = 5.4.3.2! = 5.4.3.2.1! = 5.4.3.2.1.0! = 5.4.3.2.1.1 = 120

Perhatikan contoh diatas ! 0! = 1 dapat digunakan sebagai nilai awal untuk mencari n! Jadi : 1! = 1.0! = 1 2! = 2.1! = 2 3! = 3.2! = 6 4! = 4.3! = 24 5! = 5.4! = 120

Algoritma Euclides merupakan algoritma tertua yang bertujuan mencari faktor persekutuan terbesar dari dua bilangan bulat. Misalkan m dan n adalah bilangan-bilangan bulat yang keduanya tidak sama dengan nol. Pembagi persekutuan dari m dan n adalah bilangan bulat yang membagi baik m maupun n.

Faktor persekutuan terbesar ditulis : FPB(m,n) Contoh : Cari FPB ( 30, 105 ) Jawab : Pembagi positip dari 30 adalah 1, 2, 3, 5, 6, 10, 15, 30 Pembagi positip dari 105 adalah 1, 3, 5, 7, 15, 21, 35, 105 Persekutuan pembagi 30 dan 105 adalah 1, 3, 5, 15 Jadi FPB( 30, 105 ) adalah 15

Langkah-langkah Algoritma. Bandingkan apakah m<n, kalau ya ke 3 kalau tidak ke 2 Tukar posisi m dengan n Bagi m dengan n (m,n), dengan sisa s atau bagi n dengan m (n,m), dengan sisa s Ganti m dengan n dan n dengan s, atau n dengan m dan m dengan s 5. Kembali ke langkah 3 sampai sisa 0 6. FPB (m,n) didapat

Contoh : Cari FPB ( 30, 105 ) jawab : FPB(105, 30) 105 = 30.3 + 15 ganti 105 dengan 30 dan 30 dengan 15 sehingga FPB(105,30) menjadi FPB(30,15) 30 = 15.2 + 0 ganti 30 dengan 15 dan 15 dengan 0 sehingga FPB(30,15) menjadi FPB(15,0) Jadi FPB(105,30) = 15

Tugas : 1. Buatlah coding dalam c++ tentang aplikasi algoritma rekursif. 2. Buatlah coding dalam c++ tentaang aplikasi algoritma Euclides.