HUBUNGAN ADAB DI DALAM PENDIDIKAN

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
MAKNA 4 PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
Advertisements

Prinsip - Prinsip Bimbingan dan Konseling
Disadur dari berbagai sumber
1 ETIKA PROFESI AKUNTANSI ETIKA PROFESI AKUNTANSI DIHADAPKAN
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Oleh : Ns. Lili Fajria.S.Kep, M.Biomed
Tujuan, Fungsi dan Manfaat Lembaga Sekolah dan Masyarakat
ETIKA DOSEN Oleh: ACHMAD DARDIRI (FIP UNY) Disampaikan pada
Anggota kelompok : Heri Fatkhurrokhim Sri Mila Lestari Danik Lestari
Etika Guru Profesional
MASA ANAK SEKOLAH Materi Pertemuan 2. Masa anak sekolah (6 – 12 tahun) Keterampilan yang diperlukan pada masa anak sekolah (Hurlock dalam Munandar, 1999):
Presented by Impron sarifudin, S.Pd SMA N 2 PEMALANG.
MANUSIA, HUKUM DAN MORAL
KODE ETIK PROFESI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
ETIKA PROFESI KEGURUAN
ETIKA PROFESIONAL DALAM PENDIDIKAN
Merajut Manusia dan Masyarakat Berdasarkan Pancasila
KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR BERBASIS KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA.
KODE ETIK PEGAWAI NEGERI SIPIL
ETIKA KEPERAWATAN YUNIAR MANSYE SOELI.
Tertib Sosial Keadaan yang aman, damai, tenteram atau stabil/ harmonis. MENGAPA DIPERLUKAN KEADAAN YANG TERTIB? Agar upaya kebutuhan hidup itu dapat.
PPK (PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER)
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
4 PILAR KEHIDUPAN SEBAGAI LANDASAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
Pendapat Tentang Sarjana
PROFESI KEPENDIDIKAN KELOMPOK 11.
PERMASALAHAN YANG DIHADAPI OLEH GURU
MENGEMBANGKAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI
Pertemuan 9 : “ MELAKSANAKAN KEWAJIBAN“
ETIKA PROFESI Materi KPPG 2017.
“STRUKTUR SOSIAL & HUKUM”
MANUSIA, HUKUM DAN MORAL
MASA ANAK SEKOLAH Materi Pertemuan 2.
ETIKAdan KEBIJAKAN MEDIA
AKTUALISASI PANCASILA DALAM BIDANG EKONOMI
Ilmu Sosial Budaya Dasar Profesional Masuk Desa
PERTEMUAN 1 ETIKA & ETIKET
Nilai-Nilai Karakter Anak di Indonesia
Pancasila Sebagai Sumber Nilai Dan Paradigma Pembangunan
PRINSIP DAN ASAS BIMBINGAN DAN KONSELING
PENDIDIKAN PANCASILA BAB. X. Petumbuhan Faham Kebangsaan
18 NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
Dasar – Dasar Ilmu Pendidikan
BAB II SIKAP PROFESIONAL KEGURUAN
Oleh : Ns. Lili Fajria.S.Kep, M.Biomed
UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL.
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh DANIEL ARNOP HUTAPEA, S
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
KONSEP ETIK PRAKTIK KEPERAWATAN
PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA
NILAI-NILAI SILA PANCASILA.
PERAN GURU DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR
MAKNA 4 PILAR KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA NICO GARA Disajikan pada Seminar Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Manado, 8 September 2012.
TANGGUNG JAWAB DAN TANGGUNG GUGAT PERAWAT DALAM PELAYANAN KESEHATAN
JENIS LAYANAN DAN KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING
PROFESI KEPENDIDIKAN Nama kelompok: Welly Juli Ariesta Nita Triana
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
KEBIJAKAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
Peran, Tanggung Jawab dan Etika Kedokteran Gigi Indonesia Terkait Pelaksanaan IPE Sari Kusumadewi.
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
PROFESI KEPENDIDIKAN ARVINDA C. LALANG. KOMPETENSI DASAR Mahasiswa memahami hakikat profesi kependidikan.
Oleh Mustaman Disajikan pada kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) SMAN 1 Parigi Tengah Tahun Pelajaran 2018/2019.
Sosialisasi KTSP Departemen Pendidikan Nasional Sosialisasi KTSP UNDANG–UNDANG NO. 20 TH.2003 Tentang SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL.
ETIKA KEPERAWATAN YUNIAR MANSYE SOELI. DEFINISI Keperawatan merupakan salah satu profesi yang bergerak pada bidang kesejahteraan manusia yaitu dengan.
Transcript presentasi:

HUBUNGAN ADAB DI DALAM PENDIDIKAN

HUBUNGAN GURU DENGAN MURID Guru selaku pendidik hendaknya selalu menjadikan dirinya suri tauladan bagi anak didiknya. Didalam melaksanakan tugas harus dijiwai dengan kasih sayang adil serta menumbuhkannya dengan penuh tanggung jawab. Guru harus menjunjung tinggi harga diri setiap murid. Guru seyogyanya mencegah usaha-usaha atau perbuatan-perbuatan yang dapat menurunkan martabatnya. Guru seyogyanya tidak memberi pelajaran tambahan kepada muridnya sendiri dengan memungut bayaran. Setiap guru dalam pergaulan dengan murid-muridnya tidak dibenarkan mengaitkan persoalan politik dan ideologi yang dianutnya baik secara langsung maupun tidak langsung.

HUBUNGAN GURU DENGAN SESAMA GURU Didalam pergaulan sesama guru hendaknya bersifat terus terang, jujur dan sederajat. Diantara sesama guru hendaknya selalu ada kesediaan untuk saling memberi saran, nasehat dalam rangka menumbuhkan jabatan masing-masing. Didalam menunaikan tugas dan memecahkan persoalan bersama hendaknya saling menolong dan penuh toleransi Guru hendaknya mencegah pembicaraan yang bersifat sensitif yang berhubungan dengan pribadi sesama guru.

HUBUNGAN GURU DENGAN ATASANYA Guru wajib melaksanakan perintah dan kebijakan atasannya. Guru wajib menghormati hirarkhi jabatan. Guru wajib menyimpan rahasia jabatan. Setiap saran dan kritik kepada atasan harus diberikan melalui prosedur dan forum yang semestinya. Jalinan hubungan antara guru dan atasan hendaknya selalu diarahkan untuk meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan yang menjadi tanggung jawab bersama.

HUBUNGAN GURU DENGAN TENAGA KEPENDIDIKAN Setiap guru berkewajiban untuk selalu memelihara semangat corps dan meningkatkan rasa kekeluargaan dengan tenaga kependidikan yang lain, serta berusaha mencegah berbagai hal yang mengganggu martabat masing-masing. Guru hendaknya bersikap terbuka dan demokratis dalam hubungannya dengan tenaga kependidikan. Setiap guru hendaknya bersikap toleransi dalam menyelesaikan setiap persoalan yang timbul atas dasar musyawarah dan mufakat demi kepentingan bersama. Hubungan guru dengan tenaga kependidikan yang lain merupakan suatu ikatan moral yang bersifat koperatif dan edukatif.

HUBUNGAN GURU DENGAN MASYARAKAT Guru hendaknya selalu berpartisipasi terhadap lembaga serta organisasi-organisasi di dalam masyarakat yang berhubungan dengan usaha pendidikan. Karena pada hakekatnya pendidikan itu merupakan tugas penimbangan masyarakat dan kemanusiaan. Guru hendaknya melayani dan membantu menyelesaikan masalah-masalah yang timbul dalam masyarakat sesuai dengan fungsi dan kemampuannya. Guru hendaknya menghormati dan menyesuaikan diri dengan adat kebiasaan masyarakat dengan sikap membangun. Guru harus menerima dan melaksanakan peraturan-peraturan negara dengan sikap korektif dan membanguun. Guru adalah mediator kebudayaan. Guru adalah perantara sekolah dan masyarakat.

SEKOLAH DAN MASYARAKAT Hakekat hubungan sekolah dan masyarakat Bahwa perubahan lingkungan fisik, sosial, politik dan ekonomi akan menentukan atau membawa perubahan konsep manusia tentang pendidikan. Bahwa perubahan konsep manusia tentang kehidupan akan menentukan atau merubah konsepsi manusia tentang kehidupan. Bahwa perubahan konsepsi tentang tujuan pendidikan merubah konsepsi manusia tentang isi materi, susunan jenjang, organisasi dan jenis-jenis pendidikan sampai pada metodologi pendidikannnya. Bahwa perubahan dalam konsepsi dan tujuan pendidikan merupakan akibat yang ditentukan oleh atau sebagai suatu usaha perubahan penyesuaian terhadap perubahan lingkungan dan tujuan hidup manusia.

SEKOLAH DAN MASYARAKAT Sumber-Sumber Sosial Problema Pendidikan Pendekatan sistem menetapkan bahwa sumber-sumber sosial tidak jarang menyebabkan problem-problem pendidikan dapat pula menunjang kemajuan-kemajuan perkembangan sekolah. Faktor-faktor sosial itu antara lain; Faktor-faktor sosial dari kemajuan murid Faktor-faktor sosial dari kemajuan guru Faktor-faktor sosial dari kemajuan sekolah

SEKOLAH DAN MASYARAKAT HUBUNGAN SEKOLAH DAN MASYARAKAT Dapat dilihat dari 2 segi; Sekolah sebagai partner masyarakat dalam melakukan fungsi pendidikan Sekolah sebagai produsen yang melayani pesanan-pesanan pendidikan dilingkungan massyarakatnya => berarti keduanya berperan sebagai pusat-pusat pendidikan yang potensial sehubungan dengan sudut pandang tersebut terdapat hubungan fungsional diantara keduanya, yaitu fungsi pendidikan di sekolah sedikit banyak dipengaruhi oleh corak pengalaman seseorang dilingkungan masyarakat.