STATISTIK PERIKANAN – TM12

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
D. Pertanggungjawaban APBN dan APBD
Advertisements

KETENAGAKERJAAN.
POSYANDU.
CHARACTER INTEGRATED OUTBOUND Tim Dosen IKN 306. Tujuan Mengamati karakter yang muncul pada interaksi antar pelaku kegiatan perikanan dan kelautan Mengintegrasikan.
STATISTIK PERIKANAN – TM2
PENGOLAHAN DATA PERIKANAN (PDP): TM-1
Menginspirasi Konservasi berbasis komunitas
TUJUAN dan MANFAAT PENELITIAN
KETENAGAKERJAAN.
power point, memperkuat komunikasi lisan anda! Bukan sebaliknya..
Perencanaan Pembangunan Wilayah
ORGANISASI SEKTOR PUBLIK
IBNU FAKHRURROJI, Strategi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri-Kelautan dan Perikanan (PNPM Mandiri-KP) di Desa Prapag Kidul Kecamatan.
TEAM TEACHING.
TM13 – feeback mahasiswa & uas
Disampaikan oleh: ACHMAD SATIRI (Kabag Hukum, Organisasi, dan Humas)
Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro kuliah ke 1
Pengembangan Media untuk Pembelajaran di Perguruan Tinggi
TM-7 VALIDASI DATA STATISTIK KP
Learning Session BRSDMKP
Paper oleh : Karsudi Rinekso Soekmadi Hariadi Kartodiharjo
PROVINSI KEPULAUAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM PEMERINTAHAN DAERAH Dr
Mampu membuat catatan kaki dari bentuk penyajian hasil analisis data
Mengelola Dinamika Kelompok
Kupang, 5 Juli 2011 Sinta Satriana
Monitoring Indikator Mikro Rumah Tangga Kelautan Dan Perikanan :
Mampu membuat catatan kaki dari bentuk penyajian hasil analisis data
(Menyiapkan Formulir Survei)
TIPOLOGI PERDESAAN NUR ENDAH JANUARTI.
Pertemuan 11 Wawancara Kerja.
Ertemuan 11 Wawancara Kerja.
How to Survive Kerja Profesi
OTONOMI DAERAH.
Basis Data Sosial Ekonomi
Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XII IPS
TM-2: SISTEM & KARAKTERISTIK DATA PERIKANAN & KELAUTAN
Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XII IPS
TM-1: RUANG LINGKUP ISIAN BIODATA-13:
PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA UBUR-UBUR (Aurelia sp.)
TM-9 ANALISIS DATA STATISTIK KP
Pendugaan Dampak Lingkungan
BAB XIII TEKNIK BERPIDATO DI DEPAN UMUM Pertemuan 13
ORGANISASI LANSIA & POSYANDU LANSIA
Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XII IPS
Pelepasan Kontingen Olimpiade Brawijaya 2015 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya ======================================= Pelepasan.
TM-5 PDP: SAMPLING STATISTIK PERIKANAN
EDUKASI ASPEK KEAMANAN PANGAN SERTA APLIKASI KONSUMSI PROTEIN HEWANI YANG TERJANGKAU PADA KASUS MUARA KAMAL -PKM PENGABDIAN MASYARAKAT- Dibiayai oleh Direktorat.
TAHUN 2014 TENTANG DESA UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT
Melibatkan Orang Berpengaruh Dalam Sebuah Ide
Materi 2 - Komputer Multimedia
KETENAGAKERJAAN.
DINAS KESEHATAN ACEH PERENCANAAN - PENGANGGARAN PROGRAM USILA.
Bntuk kelompok yang terdiri atas 4-5 anggota.
Program Penyehatan Makanan
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN KEBUMEN
POSYANDU Devi Angeliana K, SKM, MPH.
EKONOMI KESEHATAN PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN SEKTOR KESEHATAN
PEMBIAYAAN DANA BERGULIR MELALUI LPMUKP MELALUI KELOMPOK USAHA KELAUTAN DAN PERIKANAN (KUKP) Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan.
Mengelola Dinamika Kelompok
EVALUASI E-DATABASE SIPD JAWA TIMUR 2018
Strategi Pengembangan Desa Wisata Kabupaten Badung (Studi Kasus Desa Wisata Pangsan, Banjar Sekar Mukti Pundung, Kecamatan Petang ) Program Magister Arsitektur.
IMPLEMENTASI UNDANG – UNDANG NO. 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT OLEH:TUTIK KUSUMA WADHANI,SE,MM,M.Kes.
TM-8 ANALISIS DATA STATISTIK KP
KESEJAHTERAAN SOSIAL Materi kuliah pengantar ilmu sosial
How to Survive Kerja Profesi
Akuntansi Sektor Publik
Mengelola Dinamika Kelompok
MANAJEMEN PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (STUDI DI SEKOLAH DASAR NEGERI DAN SWASTA KOTA LANGSA) Oleh :
Medan Area Terima Visitasi Tim Assesor
SUPARJON POPULASI Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik.
Transcript presentasi:

STATISTIK PERIKANAN – TM12 CP/LO Menguasai teknik penyajian data statistik perikanan kepada stakeholder yang beragam Menguasai teknik dasar komunikasi – key stone: kepentingan (concern) stakeholder) PESAN INTI: Ingatkan bahwa kuliah PDP lebih ke arah teknis psikomotoris. Mulai minggu depan, jika tidak membawa laptop, mahasiswa akan pasive karena tidak bekerja Ingatkan juga bahwa laptop sebaiknya dengan batere penuh, karena kabel roll pasti terbatas dengan jumlah 4 kelas paralel

Apa Komentar anda terhadap Tampilan di atas? PESAN INTI: Tidak ada legenda antara bar berwarna biru dan merah (biru = perikanan laut (tangkap); merah = perikanan perairan umum) Apa pentingnya menyajikan perikanan perairan umum? Mengapa tidak fokus saja untuk perikanan laut? Nama Propinsi ditulis diagonal – apakah tidak mengganggu jika pembaca ingin mendapat informasi secara cepat; Nilai 600000 ton (sumbu Y) – apakah bisa dibaca secara cepat bahwa volume produksi hasil tangkap suatu propinsi mendekatan 600.000 ton? Masih ingat dengan grafik ini? Apa Komentar anda terhadap Tampilan di atas?

Apa Komentar anda terhadap Tampilan di atas? PESAN INTI: Tidak ada legenda antara bar berwarna biru dan merah (biru = perikanan laut (tangkap); merah = perikanan perairan umum) Apa pentingnya menyajikan perikanan perairan umum? Mengapa tidak fokus saja untuk perikanan laut? Nama Propinsi ditulis diagonal – apakah tidak mengganggu jika pembaca ingin mendapat informasi secara cepat; Nilai 600000 ton (sumbu Y) – apakah bisa dibaca secara cepat bahwa volume produksi hasil tangkap suatu propinsi mendekatan 600.000 ton? Masih ingat dengan grafik ini? Apa Komentar anda terhadap Tampilan di atas?

Propinsi Maluku – volume produksi perikanan laut terbesar Propinsi Papua & Sumatera Utara – penerimaan sektor perikanan laut terbesar Perhatikan bahwa penyajian grafik jauh lebih menarik – menarik (pinker), mudah dibaca, mudah dipahami, interpretasi bisa dilakukan secara cepat. Urutan propinsi sama dan berurutan; volume produksi pada propinsi Maluku, namun nilai produksi bukan pada propinsi maluku, melainkan Papua dan Sumatera Utara. Buka file excel dan bekerja untuk menghasilkan grafik seperti pada slide presentasi -

Jenis-jenis Stakeholder (para pihak) Pemerintah (Men KP) Legislatif (DPR) Masyarakat (nelayan) Peneliti + Akademisi Pemerintah (Men KP) – tertarik pada status perikanan tangkap (keberlanjutan, harga ikan, kesejahteraan nelayan) Legislatif (DPR) – tertarik pada pajak penerimaan, ketimpa- ngan pembangunan nelayan Masyarakat (nelayan) – tertarik pada perbaikan ekonomi rumah tangga, hasil tangkap Peneliti + Akademisi – suka berdebat, validitas data, metode pengambilan data, hasil yang sangat dalam (deep understanding), dan sering lupa pada kegunaan atau hasil Jelaskan karakteristik dari 4 kategori stakeholder (para pihak) yang berbeda Pemerintah lebih tertarik pada produksi, keberlanjutan (status perikanan) dan kesejahteraan nelayan Politisi sangat tertarik pada pajak penerimaan – gaji DPR ditentukan oleh besarnya pajak pembangunan Nelayan – sangat tertarik pada perbaikan kesejahteraan keluarga melalui hasil tangkap dan/atau harga ikan Akademisi/peneliti – tertarik pada validitas data, metode pengambilan data, asumsi-asumsi dalam pengambilan data. Selalu ingin meneliti sesuatu yang dalam (deep understanding) pada cakupan wilayah yang sempit. Namun hasilnya tidak bisa digunakan untuk mengambil keputusan manajemen yang cakupannya luas

Penyajian kepada: Pengelola Perikanan (Susi Puji Astuti) (SETELAH MENYAJIKAN GRAFIK DI ATAS) Propinsi Maluku ialah penghasil ikan laut (penangkapan) terbesar di Indonesia. Namun, Papua dan Sumatera Utara memberikan dampak penerimaan (ekonomi) tertinggi Kita perlu mengetahui status perikanan tangkap di Propinsi Maluku (apakah: masih bagus, dalam peringatan, berba- haya, atau sudah terkuras) Kita perlu mempelajari status penangkapan ikan-ikan ekonomis penting di Papua dan Sumatera Utara Perlu mengetahui tingkat kesejahteraan nelayan di Propinsi Maluku, dibandingkan dengan nelayan Papua dan Sumatera Utara (miskin, pra-sejahtera, sejahtera) Perhatikan cara menyajikan hasil kepada pemerintah dan hal-hal yang harus dikatakan, yang sudah tentu akan menarik perhatian pemerintah

Tanggapan Pengelola (Ibu Susi) !!! (sebelumnya – hubungi Universitas Brawijaya, Kepala Dinas Perikanan Propinsi Maluku, Papua dan Sumatera Utara) Dimana Fakultas Perikanan dengan Mata Kuliah Pengolahan Data Perikanan (PDP) sangat Maju – Minta dosen-dosen nya mempelajari status perikanan laut di Maluku; Dimana Fakultas Perikanan dengan Mata Kuliah Ekonomi Perikanan (SOSEK) sangat Maju – Minta dosen-dosen nya mempelajari status kesejahteraan nelayan di Maluku, Papua dan Sumatera Utara; Saya mau berkunjung ke Maluku, Papua, dan Sumatera Utara Pada dasarnya kita sudah bisa menduga tanggapan pemerintah dari hasil penyajian data. Siapa yang memerintah Indonesia (Men KP), dan siapa yang mengatur perikanan Indonesia (Fishery Analyst), ialah dua hal yang bisa saja berbeda

DIRJEN Perikanan Tangkap: PENYUSUNAN STRATEGI DAN PROGRAM KEBIJAKAN KKP: DIRJEN Perikanan Tangkap: Dekan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Ketua BALITBANG Perikanan LSM Perikanan & Kelautan (TNC, WWF, CII, RARE) Dunia Usaha: ATI, PT. Usaha Mina Tim dari FPIK-UB yang menghadiri undangan: Dekan FPIK-UB Dr. Tri Djoko Lelono – “Senior Fishery Analyst” Perhatikan, siapa saja yang sebaiknya menjadi perwakilan akademisi dalam memberikan masukan atas strategi dan program kebijakan KKP. Fishery analyst mempunyai karakter: bisa melakukan analisis dan menyajikan data secara cepat yang menarik perhatian pengelola. Mahasiswa FPIK – salah satunya disiapkan untuk menjadi Junior Fishery Analyst Mahasiswa FPIK-UB dengan nilai PDP = A Ialah “Junior Fishery Analyst”

Penyajian kepada Politikus (DPR) (pastikan anggota DPR dari Propinsi Maluku, Papua, dan Sumatera Utara bisa hadir !!!!!) Propinsi Maluku ialah penghasil ikan laut (penangkapan) terbesar di Indonesia. Namun, Papua dan Sumatera Utara memberikan dampak penerimaan (ekonomi) tertinggi. Jika penerimaan sektor retribusi efektif, perikanan laut bisa menyumbang 3 Triliun per tahun (penerimaan retribusi 5% dari penjualan ikan) Alokasi dana APBN untuk pembangunan nelayan di Propinsi Papua pasti cukup tinggi Penerimaan pajak sektor perikanan dari Propinsi Papua lebih tinggi dibandingkan dengan propinsi lainnya Walaupun bekerja keras, kesejahteraan nelayan di Maluku kemungkinan masih rendah Perhatikan susunan kalimat yang disampaikan dari hasil penyajian data ketika berbicara kepada DPR

TANGGAPAN DPR DPR PAPUA (teriak keras) – saya akan memaksa pemerintah untuk memperhatikan pembangunan nelayan Papua. Pembangunan nelayan harus dilakukan kepada nelayan asli Papua, bukan nelayan luar yang tinggal di Papua DPR MALUKU (teriak keras) – Maluku kemungkinan menjadi penyumbang terbesar dalam memenuhi kebutuhan protein ikani di Indonesia. Mereka harus mendapat prioritas utama dalam pembangunan kenelayanan Pada dasarnya kita sudah bisa menduga tanggapan DPR dari masing-masing daerah perwakilan, dari hasil penyajian atau presentasi kita DPR SUMATERA UTARA (teriak keras) – Nelayan Sumatera juga. Anda semua tahu Bagan Siapi-Api sudah lama tidak terdengar kabarnya di tingkat nasional

Maluku dan Papua ialah contoh daerah yang bisa menjaga ikannya Penyajian kepada nelayan, pengguna sumber daya (pastikan nelayan yang hadir berasal dari lokasi padat nelayan dan sumber daya sudah terkuras !!!!!) Sepertinya menangkap ikan di perairan Maluku / Ambon jauh lebih mudah dibandingkan dengan lokasi lainnya. Sebaliknya, menangkap ikan di Papua, sampai di Pelabuhan, kantong pasti penuh uang Jika transmigrasi ialah sebuah pilihan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, Maluku atau Papua ialah dua pilihan yang paling cocok untuk tujuan transmigrasi Jika ada lowongan pekerjaan penangkapan ikan, perusahaan perikanan di Maluku, Papua, atau Sumatera Utara merupakan pilihan yang sesuai Maluku dan Papua ialah contoh daerah yang bisa menjaga ikannya Perhatikan hal-hal yang sebaiknya disampaikan kepada nelayan

Penyajian kepada Dosen / Peneliti (minta KKP mengundang dosen/peneliti yang senang bicara banyak!!!!!) Propinsi Maluku ialah penghasil ikan laut (penangkapan) terbesar di Indonesia. Namun, Papua dan Sumatera Utara memberikan dampak penerimaan (ekonomi) tertinggi. Jika penerimaan sektor retribusi efektif, perikanan laut bisa menyumbang 3 Triliun per tahun Tingkah laku (nature) Pengelola / majemen ialah mengambil kebijakan dari data yang cakupannya luas, walaupun kedalaman data agak rendah Validasi data oleh KKP hanya dilakukan pada area yang terbatas, karena sumber daya Terlalu sulit untuk menyamakan persepsi enumerator perikanan di seluruh Indonesia Perhatikan hal-hal yang sebaiknya disampaikan kepada akademisi/peneliti

Tanggapan akademisi / Peneliti: Saya curiga, jangan-jangan Pak Gede ini mendapat pesanan khusus dari Ibu Susi Pernyataan yang diambil dari data statistik tersebut pasti sangat lemah, data tidak valid, metode pengambilan data tidak standar atau tidak sama di masing-masing daerah, banyak data yang ditulis di atas meja, tidak pernah dihitung galat statistik, retribusi dll, bla, bla, bla – INI SANGAT BAHAYA SEKALI. JANGAN SAMPAI KITA MENJUAL KEPERCAYAAN ATAS NAMA ILMU ATAU AHLI Sebaiknya lakukan penelitian dulu – ambil satu kabupaten atau pelabuhan. Lakukan penelitian selama setahun, kemudian bandingkan dengan data statistik yang dikeluarkan oleh pemerintah. Bedanya ialah kita sebut bias. Dengan asumsi bahwa bias itu terjadi secara teratur dan seragam di seluruh daerah di Indonesia, maka data statistik yang benar ialah setelah dikoreksi oleh faktor bias. Bla, bla, bla Pada dasarnya sudah bisa menduga – akademisi cenderung cepat curiga, tidak percaya data, ingin melakukan hal yang dalam tapi dengan cakupan area yang sempit