Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB IV LAPORAN POSISI KEUANGAN DAN LAPORAN ARUS KAS

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB IV LAPORAN POSISI KEUANGAN DAN LAPORAN ARUS KAS"— Transcript presentasi:

1 BAB IV LAPORAN POSISI KEUANGAN DAN LAPORAN ARUS KAS
Oleh Emilia Gustini, SE. M.Si. Ak. CA Palembang, 2016

2 Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Arus Kas Laporan Posisi Keuangan
Manfaat Keterbatasan Klassifikasi Pelaporan informasi tambahan Teknik pengungkapan Tujuan Isi dan format Penyusunan Manfaat Service Cost - Actuaries compute service cost as the present value of the new benefits earned by employees during the year. Future salary levels considered in calculation. Interest on Liability - Interest accrues each year on the PBO just as it does on any discounted debt. Actual Return on Plan Assets - Increase in pension funds from interest, dividends, and realized and unrealized changes in the fair market value of the plan assets. Amortization of Unrecognized Prior Service Cost - The cost of providing retroactive benefits is allocated to pension expense in the future, specifically to the remaining service-years of the affected employees. Gain or Loss - Volatility in pension expense can be caused by sudden and large changes in the market value of plan assets and by changes in the projected benefit obligation. Two items comprise the gain or loss: difference between the actual return and the expected return on plan assets and, amortization of the unrecognized net gain or loss from previous periods

3 Laporan Posisi Keuangan
Manfaat Laporan Posisi Keuangan Menilai struktur Ekuitas. Menghitung risiko dan arus kas yang akan datang. Menganalisis: Liquiditas, Solvabilitas, dan Flexibilitas keuangan.

4 Laporan Posisi Keuangan
Keterbatasan Laporan Posisi Keuangan Sebagian besar Aset dan Liabilitas dilaporkan pada biaya historis. Penggunaan judgment dan estimasi. Banyak item nilai finansial dihilangkan.

5 Laporan Posisi Keuangan
Klasifikasi Laporan Posisi Keuangan Klasifikasi umum Aset, Liabilitas, dan Ekuitas Perincian klasifikasi umum:

6 Laporan Posisi Keuangan
Aset Lancar Kas dan Aset lain yang diharapkan dapat dikonversi menjadi kas, dijual, atau dikonsumsi dalam satu tahun atau periode akuntansi, yang mana yang lebih panjang.

7 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Lancar”
Kas Umumnya berupa uang yang siap digunakan Ekuivalen kas adalah investasi jangka pendek yang sangat likuid yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang. Berbagai pembatasan atau komitmen harus diungkapkan.

8 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Lancar”
Investasi Jangka Pendek Portofolio Jenis Penilaian Klasifikasi Held-to-Maturity Utang Kos Lancar atau Tidak lancar Trading Utang atau Ekuitas Nilai Wajar Lancar Available- for-Sale Utang atau Ekuitas Nilai Wajar Lancar atau Tidak lancar

9 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Lancar”
Piutang Klaim terhadap pelanggan dan pihak lain atas uang, barang atau jasa. Piutang dagang – janji lisan Piutang wesel – janji tertulis Kelompok utama piutang tersebut harus diungkapkan di Laporan Posisi Keuangan atau dalam catatan terkait.

10 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Lancar”
Piutang Dagang – Pilihan Penyajian 1 Aset Lancar: Kas $ 346 Piutang dagang 500 Kurang CKP Persediaan Total Aset lancar $1,633 2 Aset Lancar: Kas $ 346 Piutang dagang, bersih dari cadangan $ Persediaan Total Aset lancar $1,633

11 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Lancar”
Persediaan Barang Dagangan Penyajian: Dasar penilaian ( lower-of-cost-or-market) dan Metoda penentuan harga jual (FIFO atau Rata-rata).

12 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Lancar”
Biaya Dibayar di Muka Pengeluaran kas yang dicatat sebagai Aset karena jasa atau manfaat akan diterima di masa mendatang. Pengeluaran Kas Biaya Dicatat SEBELUM Pembayaran di muka sering terjadi untuk: asuransi advertensi sewa pemeliharaan peralatan

13 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Tidak Lancar”
Investasi Jangka Panjang Umumnya terdiri atas 4 kategori: Sekuritas Aset tetap Dana khusus Perusahaan afiliasi.

14 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Tidak Lancar”
Investasi Jangka Panjang Sekuritas obligasi, saham, dan wesel jk. panjang Untuk sekuritas, tujuan manajemen menentukan klasifikasi lancar atau tidak lancar.

15 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Tidak Lancar”
Aset Tetap Aset jangka panjang yang digunakan dalam kegiatan reguler perusahaan.

16 Laporan Posisi Keuangan – “Aset Tidak Lancar”
Aset Lain-lain Bagian ini digunakan untuk melaporkan item-item yang tidak dapat dikelompokkan ke dalam kelompok terdahulu

17 Laporan Posisi Keuangan
Liabilitas Lancar “Liabilitas yang diharapkan dilunasi dengan menggunakan Aset lancar atau menimbulkan utang lancar lain.”

18 Laporan Posisi Keuangan
Liabilitas Jangka Panjang “Liabilitas yang akan dilunasi dalam waktu lebih dari satu tahun.” Seluruh jaminan dan batasan harus diungkapkan.

19 Laporan Posisi Keuangan
Ekuitas Perusahaan biasanya membagi ekuitas ke dalam tiga bagian, (1) Modal Saham, (2) Tambahan Modal Disetor dan (3) Laba Ditahan.

20 Format Laporan Posisi Keuangan
Ada 2 format Laporan Posisi Keuangan: Bentuk rekening Bentuk laporan Accounting Trends and Techniques—2004 (New York: AICPA) indicates that all of the 600 companies surveyed use either the “report form” (506) or the “account form” (94), sometimes collectively referred to as the “customary form.”

21 Balance Sheet - Format Bentuk Rekening Illustration 5-16

22 Illustration 5-16 Balance Sheet -Format Bentuk Laporan

23 Pelaporan Informasi Tambahan
Ada empat jenis informasi yang bersifat tambahan yang dilaporkan di Laporan Posisi Keuangan: Kontinjensi Kebijakan Akuntansi Situasi Kontractual Nilai Wajar

24 Teknik Pengungkapan Parenthetical Explanations Notes
Cross-Reference and Contra Items Supporting Schedules Terminology

25 The Statement of Cash Flows
Salah satu tujuan dasar pelaporan keuangan adalah “perhitungan jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas.”

26 Laporan Arus Kas Tujuan Laporan Arus Kas
Memberikan informasi yang relevan tentang penerimaan kas dan pengeluaran kas perusahaan selama satu periode. Laporan ini menjawab pertanyaan berikut: Dari mana kas berasal? Digunakan untuk apa? Apa yang mengubah saldo kas?

27 Laporan Arus Kas Isi dan Format Tiga jenis aktivitas: Operasi,
Investasi, Pendanaan

28 Laporan Arus Kas Content and Format Operasi Investasi Pendanaan
Arus masuk dan arus keluar kas dari operasi. Arus masuk dan arus keluar kas dari Aset tidak lancar Arus masuk dan arus keluar kas dari operasi Liabilitas jangka panjang dan ekuitas. The statement’s value is that it helps users evaluate liquidity, solvency, and financial flexibility.

29 Laporan Arus Kas Penyusunan Informasi diperoleh dari beberapa sumber:
(1) Laporan Posisi Keuangan komparatif, (2) laporan laba rugi tahun berjalan, dan (3) data transaksi terpilih.

30 Laporan Arus Kas Penyusunan
Midwest Beverage Company melaporkan hal-hal berikut pada tahun berjalan Aktivitas Required: Susunlah laporan arus kas

31 Laporan Arus Kas Penyusunan Pendapatan nonkas. Biaya nonkas.

32

33 Ada dua metoda penyusunan Laporan Arus Kas:
Indirect method: mengikhtisarkan arus kas dari laporan keuangan berbasis akrual Direct method: mengikhtisarkan arus kas secara langsung dari sumber dan penggunaan kas.

34 Pelaporan Informasi Tambahan
Aktivitas pendanaan dan investasi yang tidak mempengaruhi kas dilaporkan dalam skedul terpisah di bagian bawah laporan arus kas atau dalam catatan. Contoh: Pengeluaran saham untuk membeli aset. Konversi obligasi ke dalam saham biasa. Pengeluaran obligasi untuk membeli aset. Pertukaran Aset jangka panjang.

35 Manfaat Laporan Arus Kas
Tanpa kas, perusahaan tidak dapat bertahan. Arus Kas dari operasi: Jumlahnya banyak – perusahaan mampu menghasilkan kas yang cukup untuk membayar tagihan. Jumlahnya sedikit – perusahaan perlu meminjam uang atau menjual saham untuk membayar tagihan.

36 Manfaat Laporan Arus Kas
Free Cash Flow Informasi ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membeli investasi, melunasi utang, menarik saham dari peredaran, atau sekedar menambah likuiditas.


Download ppt "BAB IV LAPORAN POSISI KEUANGAN DAN LAPORAN ARUS KAS"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google