Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pereaksi T = Titran  larutan standar Titik ekivalen Indikator

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pereaksi T = Titran  larutan standar Titik ekivalen Indikator"— Transcript presentasi:

1 Pereaksi T = Titran  larutan standar Titik ekivalen Indikator
ANALISA TITRIMETRI Day, RA dan Underwood, AL., Analisis Kimia Kuantitatif, Penerbit Erlangga, Jakarta. Dasar Umum: a A + t T Hasil Beberapa istilah: Pereaksi T = Titran  larutan standar Titik ekivalen Indikator Titik akhir titrasi Sebelum Anda mulai mendesain presentasi, tetapkan dahulu tujuan presentasi Anda. Apa yang Anda harapkan dari Audien setelah mengikuti dan mendenar presentasi Anda. Apa reaksi audien yang Anda inginkan. Tujuan presentasi antara lain: Menginformasikan: Anda hanya ingin memberikan suatu informasi pada audien. Menyakinkan: Anda ingin menyakinkan audien terhadap suatu permasalahan tertentu. Membujuk: Anda ingin membujuk audien untuk melakukan perbuatan tertentu, misalnya: membeli produk Anda, menyetujui proposal Anda, memprovokasi untuk melakukan perbuatan tertentu, dan lain-lain. Menginspirasi: Anda ingin memberikan inspirasi pada audien. Anda ingin memancing audien untuk dapat memotivasi dirinya sendiri. Menghibur: Anda ingin menghibur audien. Seringkali tujuan presentasi dapat merupakan kombinasi dari tujuan-tujuan tersebut. Namun, sebaiknya presentasi hanya memiliki satu tujuan utama saja. Tujuan presentasi ini akan sangat berpegaruh terhadap desain presentasi yang akan Anda buat. Pilihan warna, tata letak, ilustrasi dan lain-lainnya.

2 Analisis Titrasi Salah satu metode kuantitatif Alat: Buret dan Erlenmeyer Titran: Larutan yang diketahui konsentrasinya (standar), ditempatkan di buret, titran harus bereaksi dengan target analisis. Sampel yang dianalisis ditaruh di dalam Erlenmeyer. Titrasi adalah proses pengukuran volume dari titran yang dibutuhkan untuk mencapai titik ekivalen

3 Analisis Titrasi Cara titrasi: (Contoh Titrasi HCl dengan NaOH) Diisikan titran (HCl) ke dalam buret, posisi skala titran dicatat Sejumlah volume sampel (NaOH) dimasukkan ke dalam Erlenmeyer, ditambah 3-4 tetes indikator (PP) Kran buret dibuka pelan-pelan, titran diteteskan pelan-pelan ke Erlenmeyer. Erlenmeyer digoyang perlahan-lahan Penambahan titran dihentikan saat ada perubahan warna pada sampel (merah) yang tidak hilang dengan digoyang. Posisi skala titran dicatat Volume titran = posisi akhir – posisi awal

4 REAKSI-REAKSI DALAM TITRIMETRI
Asam - Basa: HA + OH-  A- + H2O BOH + H3O+  B+ + 2H2O Sebelum Anda mulai mendesain presentasi, tetapkan dahulu tujuan presentasi Anda. Apa yang Anda harapkan dari Audien setelah mengikuti dan mendenar presentasi Anda. Apa reaksi audien yang Anda inginkan. Tujuan presentasi antara lain: Menginformasikan: Anda hanya ingin memberikan suatu informasi pada audien. Menyakinkan: Anda ingin menyakinkan audien terhadap suatu permasalahan tertentu. Membujuk: Anda ingin membujuk audien untuk melakukan perbuatan tertentu, misalnya: membeli produk Anda, menyetujui proposal Anda, memprovokasi untuk melakukan perbuatan tertentu, dan lain-lain. Menginspirasi: Anda ingin memberikan inspirasi pada audien. Anda ingin memancing audien untuk dapat memotivasi dirinya sendiri. Menghibur: Anda ingin menghibur audien. Seringkali tujuan presentasi dapat merupakan kombinasi dari tujuan-tujuan tersebut. Namun, sebaiknya presentasi hanya memiliki satu tujuan utama saja. Tujuan presentasi ini akan sangat berpegaruh terhadap desain presentasi yang akan Anda buat. Pilihan warna, tata letak, ilustrasi dan lain-lainnya. Titran biasanya: larutan standar elektrolit kuat (NaOH dan HCl)

5 REAKSI-REAKSI UNTUK TITRIMETRI
Oksidasi-reduksi (Redoks): Fe2+ + Ce4+  Fe Ce3+ 5Fe2+ + MnO4-+ 8H+  5 Fe Mn H2O Sebelum Anda mulai mendesain presentasi, tetapkan dahulu tujuan presentasi Anda. Apa yang Anda harapkan dari Audien setelah mengikuti dan mendenar presentasi Anda. Apa reaksi audien yang Anda inginkan. Tujuan presentasi antara lain: Menginformasikan: Anda hanya ingin memberikan suatu informasi pada audien. Menyakinkan: Anda ingin menyakinkan audien terhadap suatu permasalahan tertentu. Membujuk: Anda ingin membujuk audien untuk melakukan perbuatan tertentu, misalnya: membeli produk Anda, menyetujui proposal Anda, memprovokasi untuk melakukan perbuatan tertentu, dan lain-lain. Menginspirasi: Anda ingin memberikan inspirasi pada audien. Anda ingin memancing audien untuk dapat memotivasi dirinya sendiri. Menghibur: Anda ingin menghibur audien. Seringkali tujuan presentasi dapat merupakan kombinasi dari tujuan-tujuan tersebut. Namun, sebaiknya presentasi hanya memiliki satu tujuan utama saja. Tujuan presentasi ini akan sangat berpegaruh terhadap desain presentasi yang akan Anda buat. Pilihan warna, tata letak, ilustrasi dan lain-lainnya. Besi tingkat oksidasi 2 disebut ferro = Fe2+ Cerium sulfat = Ce4+ Permanganat = MnO4-

6 REAKSI-REAKSI UNTUK TITRIMETRI
Pengendapan: Ag+ + X-  AgX(s) X- : ion klorida, bromida, iodida atau tiosianat (SCN-) Pembentukan kompleks: Sebelum Anda mulai mendesain presentasi, tetapkan dahulu tujuan presentasi Anda. Apa yang Anda harapkan dari Audien setelah mengikuti dan mendenar presentasi Anda. Apa reaksi audien yang Anda inginkan. Tujuan presentasi antara lain: Menginformasikan: Anda hanya ingin memberikan suatu informasi pada audien. Menyakinkan: Anda ingin menyakinkan audien terhadap suatu permasalahan tertentu. Membujuk: Anda ingin membujuk audien untuk melakukan perbuatan tertentu, misalnya: membeli produk Anda, menyetujui proposal Anda, memprovokasi untuk melakukan perbuatan tertentu, dan lain-lain. Menginspirasi: Anda ingin memberikan inspirasi pada audien. Anda ingin memancing audien untuk dapat memotivasi dirinya sendiri. Menghibur: Anda ingin menghibur audien. Seringkali tujuan presentasi dapat merupakan kombinasi dari tujuan-tujuan tersebut. Namun, sebaiknya presentasi hanya memiliki satu tujuan utama saja. Tujuan presentasi ini akan sangat berpegaruh terhadap desain presentasi yang akan Anda buat. Pilihan warna, tata letak, ilustrasi dan lain-lainnya. Ag CN-  Ag(CN)2- Reaksi tsb = dasar cara Liebig untuk menentukan sianida EDTA etilen diamin tetra asetat  membentuk kompleks stabil dengan sejumlah ion logam

7 PERSYARATAN REAKSI DALAM ANALISA TITRIMETRI
Reaksi harus berlangsung sesuai persamaan reaksi kimia tertentu. Reaksi harus berlangsung sampai benar-benar selesai pada titik ekivalen Beberapa metode harus tersedia untuk menentukan-nya apabila titik ekivalen dicapai  (misal: ada indikator) Reaksi berlangsung cepat, sehingga titrasi dapat berlangsung lengkap dalam beberapa menit. Sebelum Anda mulai mendesain presentasi, tetapkan dahulu tujuan presentasi Anda. Apa yang Anda harapkan dari Audien setelah mengikuti dan mendenar presentasi Anda. Apa reaksi audien yang Anda inginkan. Tujuan presentasi antara lain: Menginformasikan: Anda hanya ingin memberikan suatu informasi pada audien. Menyakinkan: Anda ingin menyakinkan audien terhadap suatu permasalahan tertentu. Membujuk: Anda ingin membujuk audien untuk melakukan perbuatan tertentu, misalnya: membeli produk Anda, menyetujui proposal Anda, memprovokasi untuk melakukan perbuatan tertentu, dan lain-lain. Menginspirasi: Anda ingin memberikan inspirasi pada audien. Anda ingin memancing audien untuk dapat memotivasi dirinya sendiri. Menghibur: Anda ingin menghibur audien. Seringkali tujuan presentasi dapat merupakan kombinasi dari tujuan-tujuan tersebut. Namun, sebaiknya presentasi hanya memiliki satu tujuan utama saja. Tujuan presentasi ini akan sangat berpegaruh terhadap desain presentasi yang akan Anda buat. Pilihan warna, tata letak, ilustrasi dan lain-lainnya.

8 Latihan (post test)


Download ppt "Pereaksi T = Titran  larutan standar Titik ekivalen Indikator"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google