Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

‘’DIARE PADA ANAK DAN DEWASA’’

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "‘’DIARE PADA ANAK DAN DEWASA’’"— Transcript presentasi:

1 ‘’DIARE PADA ANAK DAN DEWASA’’
KELOMPOK 3 ZAKIA FITRI RADIANI C KAMELIA DARUS C RIKA ARIF C REGITA MOHAMAD C RASDIANA C INGGRID APRILIANTI ROWA C SRI REZKI BADRUNI C RIRIN ANDILOLO C PEGI YULIANI C ANDI MUH ALI IMRAN C SARINA SUKRI C ANDI FEBRINA C 18/09/2017 GASTROINTESTINAL

2 Diare pada anak Diare Akut Diare kronis
Diare merupakan gejala yang terjadi karena kelainan yang melibatkan fungsi pencernaa,penyerapan, dan sekresi. Diare disebabkan oleh transportasi air dan elektrolit yang abnormal dalam usus Diare Akut Diare kronis Diare yang mebandel (intraktabel) pada bayi Diare kronis nonspesifik

3 Etiologi Kebanyakan mikroorganisme patogen penyebab diare disebarluaskan lewat jalur fekal- oral melalui makanan atau air yang terkontaminasi atau ditularkan antar-manusia dengan kotak yang erat

4 Patofisiologi Invasi mikroorganisme patogen pada traktus GI menyebabkan diare lewat (1) produki enterotoksin yang menstimulasi sekresi air serta elektrolit, (2) invasi serta distruksi langsung sel-sel epitel usus, dan (3) inflamasi lokal serta invasi sistemik oleh mikroorganisme tersebut. Kendati demikian, gangguan fisiologis paling serius dan segera terjadi terkait dengan penyakit diare yang berat adalah dehidrasi, gangguan keseimbangan asam-basa dengan asidosis, dan syok yang terjadi ketika keadaan dehidrasi berlanjut hingga titik terjadinya ganggun yang serius pada status sirkulasi.

5 Evaluasi Diagnostik Diare pada Anak
Pemeriksaan kultur feses Pemeriksaan hitung darah lengkap Kadar elektrolit serum Kreatinin Ureum

6 Penatalaksanaan Terapeutik Diare pada Anak
Pengkajian terhadap gangguan keseimbangan cairan serta elektrolit Rehidrasi Terapi cairan rumatan Tindakan yang memulai kembali diet yang memadai

7 Memenuhi kehilangan fisiologis harian yang tengah berlangsung
Pada kasus dehidrasi berat dan syok, pemberian infus cairan dapat dimulai ketika anak tidak dapat mengonsumsi cairan dan elektrolit dengan jumlah yang cukup untuk: Memenuhi kehilangan fisiologis harian yang tengah berlangsung Menggantikan defisit sebelumnya Menggantikan kehilangan abnormal yang tengah berlangsung

8 Klasifikasi Tingkat Dehidrasi Diare pada Anak
Tanda dan gejala Pengobatan Dehidrasi berat Letargis/tidak sadar Mata cekung Tidak bisa minum/malas minum Cubitan kulit perut kembali sangat lambat (> 2 detik) Beri cairan untuk diare dengan dehidrasi berat Dehidrasi ringan / sedang Rewel, gelisah Minum dengan lahap, haus Cubitan kulit kembali dengan lambat Beri cairan untuk diare dengan dehidrasi ringan Setelah dehidrasi, nasehati ibu untuk penanganan di rumah dank pan kembali segera Tanpa dehidrasi Tidak terdapat cukup tanda untuk diklasifikasikan sebgai dehidrasi ringan atau berat Beri cairan dan makanan untuk menangani diare dirumah. Nasihati ibu kapan kembali segera Kunjungan ulang dalam waktu 5 hari jika tidak membaik

9 Asuhan keperawatan Diare pada Bayi/Anak
1. Pengkajian Dimulai dengan mengamati keadaan umum pada bayi atau anak. Pengkajian fisik meliputi semua parameter yang dijelaskan untuk pengkajian dehidrasi seperti : berkurangnya haluaran urin, penurunan berat bada, membrane mukosa kering, turgor kulit jelek, ubun-ubun cekung, kulit pucat, dingin serta kering.

10 Diagnosa Keperawatan Kekurangan volume cairan b.d kehilangan cairan yang berlebihan dari traktus GI ke dalam feses atau muntahan Perubahan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh b.d kehilangan cairan akibat diare dan asupan cairan yang tidak adekuat Risiko menularkan infeksi b.d mikroorganisme yang menginvasi traktus GI Kerusakan integritas kulit b.d iritasi karena iritasi defekasi yang sering dan feses yang cair Ansietas b.d keterpisahan anak dari orang tuanya, lingkungan yang tidak biasa, dan prosedur yang menimbulkan distress Perubahan proses keluarga b.d situasi dan kurangnya pengetahuan

11 Perencanaan Bayi atau anak akan mempertahankan hidrasi yang memadai
Bayi atau anak akan mempertahankan nutrisi yang tepat menurut usia Bayi atau anak tidak akan menyebabkan infeksi agens pada orang lain Keluarga akan mendapatkan dukungan dan penyuluhan yang tepat khususnya berhubungan dengan perawatan dirumah

12 Implementasi 1. Penatalaksanaan kasus diare akut yang dilaksanakan dirumah : Pemberian pendidikan yang tepat terhadap pengasuh anak tentang penyebab diare, komplikasi yang potensial, dan terapi yang tepat. Pengasuh anak diajarkan untuk memantau tanda- tanda dehidrasi, memantau cairan yang masuk lewat mulut, dan menilai frekuensi defekasi serta jumlah cairan yang hilang lewat feses

13 2. Jika anak diare akut, dan dehidrasi yang dirawat di rumah sakit :
Penimbangan BB dikerjakan dengan akurat disamping dilakukannya pemantauan asupan dan haluaran cairan yang cermat Anak dapat memperoleh terapi cairan parenteral tanpa pemberian apapun lewat mulut (puasa selama 12 hingga 48 jam)

14 Kebutuhan cairan rumatan setiap hari
Menghitung berat badan anak dalam kilogram: Berat badan anak (dalam pounds) : 2,2 pounds/kg = BB (kg) Memberikan 100 ml/kg untuk berat 10 kg pertama Memberikan 50 ml/kg untuk berat 10 kg kedua Memberikan 20 ml/kg untuk berat selebihnya dalam kilogram Membagi jumlah total pemberian cairan tersebut dengan 24 jam untuk mendapatkan kecepatan pemberian dalam militer perjamnya

15 Mengevaluasi derajat dehidrasi
Tingkat dehidrasi Ringan Sedang Berat Penurunan BB bayi 5 % 10 % 15 % Penurunan BB anak 3-4 % 6-8 % Frekuensi nadi Normal Sedikit meningkat Sangat meningkat Tekanan darah Normal hinggga ortostatik (perubahan > 10 mm Hg) Ortostatik hingga syok Perilkau Rewel, lebih haus Sangat rewel hingga letergik Rasa haus Sedikit Sangat besar Membran mukosa Kering Sangat kering Air mata Ada Berkurang Tidak ada, mata cekung Ubun-ubun depan Normal hingga cekung Cekung Vena jugularis eksterna Terlihat ketika dibaringkan terlentang Tidak terlihat kecuali jika dilakukan tekanan supraklavikular Tidak terlihat sekalipun dilakukan tekanan supraklavikular Berat jenis urine >1,020 >1,020 oliguria Oliguria atau anuria

16 Pengukuran keluaran cairan yang akurat :
Perawat bertanggung jawab atas pemeriksaan feses dan pengambilan specimen bagi pemeriksaan lab Specimen feses dibawa ke lab dalam wadah dan media yang tepat menurut kebijakan rumah sakit Tong spatel yang bersih digunakan untuk mengambil specimen pemeriksaan lab atau sebagai aplikator untuk memindahkan specimen ke dalam media kultur Pemeriksaan pH, darah, dan zat pereduksi dilaksanakan di unit perawatan

17 Dukungan bagi anak dan keluarga :
Orang tua harus memperoleh informasi mengenai perkembangan kondisi anaknya, kebiasaan tertentu yang perlu diperhatikan sperti : membasuh tangan, menyingkirkan popok bekas, pakaian serta linen tempat tidur dengan benar. Dan orang tua harus memahami mana daerah yang “bersih”dan mana daerah yang “kotor”

18 Pencegahan Orang tua dapat melakukan tindakan pencegahan diare pada anak dengan memperhatikan : hygiene (kebersihan) mandiri, perlindungan suplai air terhadap kontaminasi, dan pengelolaan makan yang sehat

19 Evaluasi Memantau kehilangan cairan dengan mengukur asupan serta haluaran cairan denga cermat dan menimbang BB anak setiap hari Memantau asupan makanan, khususnya jumlah kalori dari makanan Mengamati tanda-tanda yang membuktikan adanya komplikasi dari penyakit yang mendasari Mengamati dan mewawancarai keluarga untuk menentukan derajat dan keefektivan perawatan .

20 Konsep Diare Pada Dewasa
Definisi: Diare adalah pengeluaran feses yang tidak normal atau cair. Diare akut adalah defekasi dengan tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat), dan kandungan air tinja lebih banyak dari pada biasanya yaitu >200 gr atau 200 ml/24 jam (lebih dari 3x1 per hari). Diare dapat diklasifikasikan berdasarkan: Lama waktu diare: Akut : berlangsung kurang dari 2 minggu Kronik: berlangsung lebih dari 2 minggu Mekanismi patofisiologis: osmotic atau sekretorik Berat ringan diare: kecil atau besar Penyebab infeksi atau tidak : infeksi atau non infeksi Penyebab organik atau tidak: organik atau fungsional

21 Etiologi Diare pada Dewasa
Diare akut Diare kronik Diare sekretorik Diare karena gangguan motilitas Diare inflamatorik Malabsorbsi Infeksi kronik

22 Manifestasi Klinis Diara pada Dewasa
1. Diare akut Akan hilang dalam waktu 72 jam dari onset Onset yang tak terduga dari buang air besar encer, gas-gas dalam perut, rasa tidak enak, dan nyeri perut Nyeri pada kuadran kanan bawah disertai kram dan bunyi pada perut Demam 2. Diare kronik Serangan lebih sering selama 2-3 periode yang lebih panjang Penurunan BB dan nafsu makan Demam indikasi terjadi infeksi Dehidrasi, tanda-tandanya hipotensi takikardia, denyut lemah

23 Patofisiologi Diare

24 Cont....

25 Pemeriksaan Penunjang Diare pada Dewasa
1. Pemeriksaan tinja - Makroskopis dan mikroskopis - Ph dan kadar gula dalam tinja - Biakan dan resistensi feses (colok dubur) 2. Analisa gas darah apabila didapatkantanda-tanda gangguan keseimbangan asam basa (pernapasan kusmaul) 3. Pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin untuk mengetahui faal ginjal 4. Pemeriksaan elektrolit terutama kadar Na, K, Ca dan Fx

26 Asuhan Keperawatan Diare Pada Dewasa
Diagnosa yang lazim muncul pada diare : Diare berhubungan dengan proses infeksi, inflamasi usus Kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan ekskresi / BAB sering Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d penurunan intake makanan Risiko syok (hipovolemi) b.d kehilangan cairan dan elektrolit Ansietas b.d perubahan status kesehatan

27 Intervensi dan implementasi :
1. Diare b.d proses infeksi NOC : Feses berbentuk, BAB sehari sekali Menjaga daerah sekitar rektal dari iritasi Tidak mengalami diare Menjelaskan penyebab diare dan rasional tindakan Mempertahankan turgor kulit NIC : Manajemen diare Evaluasi efek samping tindakan terhadap gastrointestinal Ajarkan pasien untuk menggunakan obat anti diare Instruksikan pasien/ keluarga untuk mencatat warna, jumlah, frekuensi, dan konsistensi dari feses Evaluas intake makanan yang masuk Identifikasi faktor penyebab dari diare Monitor tanda dan gejala diare

28 2. Kekurangan volume cairan b.d kehilangan cairan aktif
NOC : mempertahankan urine output sesuai dengan usisa dan berat badan, berat jenis urine normal, HT normal TTV dalam batas normal NIC : Manajemen cairan Pertahankan catatan intake dan output yang akurat Monitor status hidrasi (kelembaban membran mukosa,nadi adekuat, tekanan darah ortostatik) jika diperlukan Monitor tanda-tanda vital Monitor masukan makanan/cairan dan hitung intake kalori harian Kolaborasi pemberian cairan IV Monitor status nutrisi

29 3. Kerusakan integritas kulit b.d ekskresi/BAB sering
NOC : integritas kulit yang baik bisa dipertahankan ( sensasi,elastisitas, temperatur, hidrasi, pigmentasi) Tidak ada luka, lesi pada kulit NIC : Manajemen tekanan Anjurkan pasien untuk menggunakan pakaian yang longgar Hindari kerutan pada tempat tidur Jaga kebersihan kulit agar teta bersih dan kering Monitor kulit aan adanya kemerahan Monitor aktivitas dan mobilisasi pasien Monitor status nutrisi pasien

30 4. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan b
4. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan b.d penurunan intake makanan NOC : Adanya peningkatan berat badan sesuai dengan tujuan Berat badan ideal sesuai dengan tinggi badan Mampu mengidentifikasi kebutuhan nutrisi NIC : Manajemen nutrisi Kaji adanya alergi makanan Kolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah kalori dan nutrisi yang dibutuhkan pasien Anjurkan pasien untuk meningkatkan protein dan vitamin C Monitor nutrisi Berat badan pasien dalam batas normal Monitor adanya penurunan berat badan Monitor interaksi pasien atau keluarga selama makan

31 5. Risiko syok (hipovolemi) b.d kehilangan cairandan elektrolit
NOC : Natrium serum dalam batas normal Kalium srum dalam batas normal Klorida serum dalam batas normal Kalsium serum dalam batas normal NIC : Manajemen syok Monitor tekanan nadi Monitor status cairan input dan output Monitor gas darah arteri dan monitor jaringan oksigenasi

32 6. Ansietas b.d perubahan status kesehatan
NOC : Klien mampu mengidentifikasi dan mengungkapkan gejala cemas Mengidentifikasi, mengungkapkan dan menunjukkan teknik untuk mengontrol cemas TTV dalam batas normal NIC : Penurunan kecemasan Gunakan pendekatan yang menyenangkan Nyatakan dengan jelas harapan terhadap perilaku pasien Temani pasien untuk memberikan keamanan dan mengurangi takut Dorong keluarga untuk menemani pasien Identifikasi tingkat kecemasan Dengarkan dengan penuh perhatian Dorong pasien untuk mengungkapkan perasaan, ketakutan, persepsi. Instruksiakn pasien menggunakan teknik relaksasi

33 THANK YOU FOR ATENTION


Download ppt "‘’DIARE PADA ANAK DAN DEWASA’’"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google