Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

HUTANG JANGKA PANJANG & HUTANG LANCAR

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "HUTANG JANGKA PANJANG & HUTANG LANCAR"— Transcript presentasi:

1 HUTANG JANGKA PANJANG & HUTANG LANCAR
AKUNTANSI 2

2 TUJUAN PEMBELAJARAN Menjelaskan karakteristik obligasi
Menjelaskan nilai teoritis Menjelaskan alasan mengeluarkan obligasi Menghitung obligasi pada tanggal bunga dan pencatatan Menjelaskan pembayaran bunga nominal

3 TUJUAN PEMBELAJARAN Menghitung amortisasi agio dan disagio utang obligasi serta pengakuan bunga berjalan Menjelaskan penilaian dan penyajian di neraca Menjelaskan pelunasan pada saat jatuh tempo Menghitung penarikan obligasi sebelum jatuh tempo dan pencatatannya Menghitung penjualan obligasi diluar tanggal bunga dan pencatatannya

4 karakteristik obligasi
Obligasi (bonds) yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan, biasanya memerlukan suatu kontrak atau surat perjanjian => bond indenture Obligasi yang dikeluarkan biasanya dibagi dalam jumlah obligasi yang lebih kecil nilainya dalam berbagai pecahan (denominations). Nilai pokok yang tercantum dalam masing-masing obligasi disebut nilai nominal (face value). Pembayaran bunga dapat dilakukan secara tahunan, semesteran, dan kuartalan. Apabila perusahaan ingin menawarkan obligasi di bursa efek, harus meminta izin lebih dahulu kepada Badan Pengawas Pasar Modal.

5 nilai teoritis Secara teoritis, nilai utang obligasi adalah nilai tunai (present value) dari bunga periodik di masa mendatang selama perioda utang dan nilai nominal pada tanggal jatuh tempo.

6 alasan mengeluarkan obligasi
Obligasi sebagai alternatif sumber dana bagi perusahaan untuk membelanjai investasi atau proyek jangka panjang. Dari sudut pemegang saham, obligasi tidak memengaruhi kontrol para pemegang saham sebelumnya. Bunga utang umumnya bersifat tetap, dan sepanjang biaya bunga lebih rendah daripada kembalian atas aset operasi bersih (return on net operating assets), maka kelebihan return tersebut merupakan manfaat yang akan dinikmati oleh pemegang saham. Bunga utang menjadi pengurang laba kena pajak, sedangkan dividen tidak. Mengeluarkan surat utang obligasi harus mendapat persetujuan dari rapat umum pemegang saham (RUPS).

7 obligasi pada tanggal bunga dan pencatatan
Hal-hal yang perlu diperhatikan: Mengeluarkan obligasi tidak dicatat dalam buku jurnal, sedangkan apabila obligasi telah dijual maka dicatat dalam jurnal. Penjualan obligasi laku dijual sebesar nilai nominal, diatas nilai nominal, atau dibawah nilai nominal. Jika bunga nominal melebihi bunga efektif, maka obligasi terjual diatas nilai nominal. (Masyarakat lebih suka memilih obligasi daripada deposito) Jika bunga nominal lebih kecil daripada bunga efektif, maka obligasi terjual dibawah nilai nominal. (Masyarakat lebih suka memilih deposito daripada obligasi) Jika bunga nominal sama dengan bunga efektif, maka obligasi terjual sebesar nilai nominal.

8 Perhitungan obligasi dan pencatatan
Obligasi laku sebesar nilai nominal: Pada tanggal 1 Januari 2013 PT ABC mendapat autorisasi untuk mengeluarkan lembar obligasi dengan nilai Rp 100, bunga nominal 6 % per semester, tanggal bunga 1/1 dan 1/7, jatuh tempo 1 Januari Pada tanggal pengeluaran seluruh obligasi laku dijual dengan harga jual bersih (setelah dikurangi biaya transaksi seperti komisi penjamin) sebesar Rp Oleh karena harga jual bersih sama dengan nilai nominalnya, maka bunga efektif sama dengan bunga nominal, yakni 6 % per semester. Buatlah jurnalnya ?

9 Perhitungan obligasi dan pencatatan
1 Januari 2013 Kas Rp Utang Obligasi Rp (mencatat penjualan obligasi seharga nilai nominal) Perhitungan: lembar Rp 100 = Rp

10 Perhitungan obligasi dan pencatatan
Obligasi laku diatas nilai nominal: Pada tanggal 1 Januari 2013 PT ABC mendapat autorisasi untuk mengeluarkan lembar obligasi dengan nilai Rp 100, bunga nominal 6 % per semester, tanggal bunga 1/1 dan 1/7, jatuh tempo 1 Januari Pada tanggal pengeluaran seluruh obligasi laku dijual dengan harga jual bersih (setelah dikurangi biaya transaksi seperti komisi penjamin) sebesar Rp Oleh karena harga jual bersih melebihi nilai nominalnya, maka bunga efektif lebih rendah bunga nominalnya yakni 5 % per semester. Buatlah jurnalnya ?

11 Perhitungan obligasi dan pencatatan
1 Januari 2013 Kas Rp Utang Obligasi Rp Agio Utang Obligasi Rp (mencatat penjualan obligasi diatas nilai nominal) Perhitungan: Nilai Pengeluaran seluruh obligasi laku dijual dengan harga jual bersih : Rp Nilai nominal obligasi Rp Rp

12 Perhitungan obligasi dan pencatatan
Obligasi laku dibawah nilai nominal: Pada tanggal 1 Januari 2013 PT ABC mendapat autorisasi untuk mengeluarkan lembar obligasi dengan nilai Rp 100, bunga nominal 6 % per semester, tanggal bunga 1/1 dan 1/7, jatuh tempo 1 Januari Pada tanggal pengeluaran seluruh obligasi laku dijual dengan harga jual bersih (setelah dikurangi biaya transaksi seperti komisi penjamin) sebesar Rp Oleh karena harga jual bersih lebih rendah daripada nilai nominalnya, maka bunga efektif lebih tinggi daripada bunga nominal yakni 7 % per semester. Buatlah jurnalnya ?

13 Perhitungan obligasi dan pencatatan
1 Januari 2013 Kas Rp Disagio Utang Obligasi Rp Utang Obligasi Rp (mencatat penjualan obligasi dibawah nilai nominal) Perhitungan: Nilai Pengeluaran seluruh obligasi laku dijual dengan harga jual bersih : Rp Nilai nominal obligasi Rp ( Rp )

14 pembayaran bunga nominal
Perusahaan membayar bunga obligasi di setiap tanggal bunga untuk masa bunga yang telah lewat. Pada saat pembayaran, perusahaan mendebit akun beban bunga dan mengkredit kas.

15 pembayaran bunga nominal
Bunga obligasi PT ABC adalah 6 % per semester, tanggal bunga 1/1 dan 1/7. Pada 1 Juli 2013 PT ABC membayar bunga sebesar 6 % dari nilai nominal untuk masa sejak 1 Januari s/d 1 Juli Nilai nominal obligasi sebesar Rp Hitunglah bunganya dan buatlah jurnalnya ?

16 pembayaran bunga nominal
1 Juli 2013 Beban Bunga Rp Kas Rp (mencatat pembayaran bunga semester pertama) Perhitungan: Rp x 6 % = Rp

17 penyesuaian Pada setiap tanggal bunga, perusahaan mengamortisasi agio atau disagio utang obligasi jika pada saat penjualan surat utang obligasi terbentuk agio atau disagio tersebut. Penyesuaian dapat dilakukan pada setiap akhir tahun buku.

18 AMORTISASI AGIO UTANG OBLIGASI
Metode amortisasi agio utang obligasi adalah metode bunga efektif dan garis lurus. Agio utang obligasi diamortisasi selama masa sejak perusahaan menjual surat utang obligasi sampai tanggal jatuh tempo. Mengamortisasi agio dilakukan dengan mendebit akun agio utang obligasi dan mengkredit akun beban bunga.

19 AMORTISASI AGIO UTANG OBLIGASI
PT ABC mengeluarkan dan menjual surat utang obligasi dengan harga jual bersih Rp Nilai nominalnya adalah Rp Jadi, agio utang obligasi yang terbentuk dari penjualan obligasi pada 1 januari 2013 adalah Rp Umur obligasi adalah 4 semester dari 1 Januari 2013 sampai 1 januari Bunga efektif per semester adalah 5 %. Pertanyaan: Hitunglah amortisasi agio utang obligasi per semester dengan menggunakan metoda bunga efektif ? Buatlah jurnal penyesuaian pada 1 Juli 2013 untuk mencatat amortisasi agio utang obligasi ?

20 RENCANA AMORTISASI AGIO UTANG OBLIGASI
Nominal Rp dan Agio Rp Metode Bunga Efektif Tanggal Bunga Nominal = 6 % x Bunga Efektif 5 % x (5) t-1 Amortisasi Agio = Nominal - Efektif Nilai Buku Akhir ,00 1 Juli 2013 Rp ,95 16.454,05 ,95 31 Des 2013 ,25 17.276,75 ,20 1 Juli 2014 ,41 18.140,59 ,61 31 Des 2014 ,39 19.047,61 ,00

21 RENCANA AMORTISASI AGIO UTANG OBLIGASI
Nominal Rp dan Agio Rp Metode Garis Lurus Tanggal Bunga Nominal = 6 % x Amortisasi Agio Bunga Efektif Nilai Buku Akhir ,00 1 Juli 2013 Rp 17.729,75 ,25 ,25 31 Des 2013 ,50 1 Juli 2014 ,75 31 Des 2014 ,00

22 RENCANA AMORTISASI AGIO UTANG OBLIGASI
1 Juli 2013 Agio Utang Obligasi Rp ,05 Beban Bunga Rp ,05 (Mencatat Amortisasi Agio Utang Obligasi)

23 AMORTISASI disAGIO UTANG OBLIGASI
Metode amortisasi disagio utang obligasi adalah metode bunga efektif dan metode garis lurus. Disagio utang obligasi diamortisasi selama masa sejak perusahaan menjual surat utang obligasi sampai tanggal jatuh tempo. Mengamortisasi agio dilakukan dengan mendebit akun Beban Bunga dan mengkredit akun disagio utang obligasi.

24 AMORTISASI disAGIO UTANG OBLIGASI
PT ABC mengeluarkan dan menjual surat utang obligasi dengan harga jual bersih Rp Nilai nominalnya adalah Rp Jadi, disagio utang obligasi yang terbentuk dari penjualan obligasi pada 1 januari 2013 adalah Rp Umur obligasi adalah 4 semester dari 1 Januari 2013 sampai 1 januari Bunga efektif per semester adalah 5 %. Pertanyaan: Hitunglah amortisasi disagio utang obligasi per semester dengan menggunakan metoda bunga efektif ? Buatlah jurnal penyesuaian pada 1 Juli 2013 untuk mencatat amortisasi disagio utang obligasi ?

25 RENCANA AMORTISASI AGIO UTANG OBLIGASI
Nominal Rp dan Disagio Rp Metode Bunga Efektif Tanggal Bunga Nominal = 6 % x Bunga Efektif 5 % x (5) t-1 Amortisasi Agio = Efektif - Nominal Nilai Buku Akhir ,00 1 Juli 2013 Rp ,92 15.257,92 ,92 31 Des 2013 ,97 16.325,97 ,89 ,79 17.468,79 ,69 ,31 18.691,31 ,00

26 RENCANA AMORTISASI AGIO UTANG OBLIGASI
Nominal Rp dan Disagio Rp Metode Garis Lurus Tanggal Bunga Nominal = 6 % x Amortisasi Disagio Bunga Efektif Nilai Buku Akhir ,00 1 Juli 2013 Rp 16.936 ,00 31 Des 2013 ,00 ,00 ,00

27 RENCANA AMORTISASI AGIO UTANG OBLIGASI
1 Juli 2013 Beban Bunga Rp ,92 Disagio Utang Obligasi Rp ,92 (Mencatat Amortisasi Disagio Utang Obligasi)

28 pengakuan bunga berjalan
Penyesuaian juga diperlukan untuk mencatat bunga berjalan jika tanggal akhir tahun tidak bertepatan dengan tanggal bunga. Jurnalnya adalah mendebit beban bunga dan kredit utang bunga.

29 pengakuan bunga berjalan
Jurnal Penyesuaian per 31 Desember 2013: Beban Bunga Rp Utang Bunga Rp (Mencatat bunga berjalan)

30 PENILAIAN DAN PENYAJIAN DI NERACA
Di Neraca, utang obligasi dinilai sebesar nilai tercatat setelah diperhitungkan amortisasi agio/disagio. Nilai tercatat untuk surat utang yang terjual di atas nilai nominal adalah nilai nominal plus agio utang obligasi yang belum diamortisasi. Nilai tercatat untuk surat utang yang terjual dibawah nilai nominal adalah nilai nominal minus disagio utang obligasi yang belum diamortisasi. Penyajian utang obligasi adalah dalam kelompok kewajiban jangka panjang jika jatuh temponya melebihi satu tahun. Penyajian utang obligasi jangka panjang yang jatuh tempo tahun depan diklasifikasi sebagai kewajiban jangka pendek jika pelunasannya menggunakan aset lancar atau menciptakan kewajiban jangka pendek.

31 PENILAIAN DAN PENYAJIAN DI NERACA
Kewajiban Jangka Panjang: Utang Obligasi (nominal) Rp (+) Agio Utang Obligasi Rp Rp Utang Obligasi (nominal) Rp (-) Disagio Utang Obligasi ( Rp ) Rp

32 pelunasan pada saat jatuh tempo
Perusahaan melunasi kewajibannya sebesar nilai nominal pada saat jatuh tempo. Ketika membayar jurnalnya akun utang obligasi didebit sebesar nilai nominalnya. Akun agio ataupun disagio utang obligasi bersaldo nol pada tanggal jatuh tempo.

33 pelunasan pada saat jatuh tempo
Pada 1 Januari 2015 PT ABC melunasi utang obligasi dengan nilai nominal Rp Buatlah jurnalnya ? 1 Januari 2015 Utang Obligasi Rp Kas Rp

34 penarikan obligasi sebelum jatuh tempo dan pencatatannya
Obligasi yang bersifat callable – dapat ditarik kembali sebelum tanggal jatuh tempo atas dasar perjanjian sebelumnya. Obligasi yang sudah go public juga dapat ditarik kembali melalui pembelian di bursa efek tanpa perjanjian lebih dahulu. Ketika utang obligasi yang ditarik sebelum jatuh tempo yang diperlukan adalah : a. Mencatat amortisasi agio/disagio yang diperlukan b. Menghapus nilai buku utang per tanggal penarikan c. Mencatat jumlah kas yang dikeluarkan d. Mengakui untung (rugi) penarikan seandainya ada perbedaan antara kurs penarikan dan nilai tercatat (buku) utang.

35 penarikan obligasi sebelum jatuh tempo dan pencatatannya
Pada tanggal 1 Januari 2013 PT ABC mendapat autorisasi untuk mengeluarkan lembar obligasi dengan nilai Rp 100, bunga nominal 6 % per semester, tanggal bunga 1/1 dan 1/7, jatuh tempo 1 Januari Pada tanggal pengeluaran seluruh obligasi laku dijual dengan harga jual bersih (setelah dikurangi biaya transaksi seperti komisi penjamin) sebesar Rp Oleh karena harga jual bersih melebihi nilai nominalnya, maka bunga efektif lebih rendah bunga nominalnya yakni 5 % per semester. Pada akhir tahun 2013 PT ABC menarik utang obligasi dengan utang obligasi pembayaran Rp Hitunglah nilai tercatat pada saat penarikan dan buatlah jurnal yang diperlukan !

36 penarikan obligasi sebelum jatuh tempo dan pencatatannya
Agio Utang Obligasi mula-mula Rp (-) Amortisasi 1 Jan – 1 Juli 2013 Rp ,05 (-) Amortisasi 1 Juli – 31 Des 2013 Rp ,75 Rp ,80 Saldo agio utang obligasi Rp ,20 Nominal utang obligasi Rp Nilai buku utang obligasi per 31 Des Rp ,20 Kurs Penarikan Rp Rugi Penarikan Rp ,80

37 penarikan obligasi sebelum jatuh tempo dan pencatatannya
Jurnal : 31 Desember 2013 Agio Utang Obligasi Rp ,75 Beban Bunga Rp ,75 (mencatat amortisasi agio, jika ini belum dicatat) Utang Obligasi Rp Agio Utang Obligasi Rp ,20 Rugi Penarikan Utang Obligasi Rp ,80 Kas Rp

38 penjualan obligasi diluar tanggal bunga dan pencatatannya
Obligasi yang terjual di antara tanggal-tanggal pembayaran bunga, maka perusahaan akan mewajibkan pembeli untuk membayar bunga berjalan. Penerimaan bunga berjalan adalah uang muka yang akan dikembalikan ke pembeli pada tanggal bunga. Menggunakan 2 pendekatan yaitu laba rugi dan neraca untuk mencatat bunga berjalan dan pembayaran bunga.

39 penjualan obligasi diluar tanggal bunga dan pencatatannya
Pada tanggal 1 Januari 2013 PT ABC mendapat autorisasi untuk mengeluarkan lembar obligasi dengan nilai Rp 100, bunga nominal 6 % per semester, tanggal bunga 1/1 dan 1/7, jatuh tempo 1 Januari Pada tanggal pengeluaran seluruh obligasi laku dijual dengan harga jual bersih (setelah dikurangi biaya transaksi seperti komisi penjamin) sebesar Rp Oleh karena harga jual bersih melebihi nilai nominalnya, maka bunga efektif lebih rendah bunga nominalnya yakni 5 % per semester. Baru terjual pada 1 Mei 2103 dengan harga jual bersih sebesar Rp sebesar nilai nominalnya. Hitunglah jumlah yang diterima perusahaan pada tanggal 1 Mei 2013 dan bunga berjalan yang diterima dan buatlah jurnalnya ?

40 penjualan obligasi diluar tanggal bunga dan pencatatannya
Pendekatan Laba Rugi: 1 Mei 2013 Kas Rp Utang Obligasi Rp Beban Bunga Rp (Mencatat penjualan obligasi sebesar nilai nominal ditambah bunga berjalan 4 bulan) 1 Juli 2013 Beban bunga Rp Kas Rp (Mencatat pembayaran bunga)

41 penjualan obligasi diluar tanggal bunga dan pencatatannya
Pendekatan Laba Rugi: Perhitungan: 4/6 x 6% x Rp = Rp Beban bunga neto: Rp x 2/6 x 6 % = Rp

42 penjualan obligasi diluar tanggal bunga dan pencatatannya
Pendekatan Neraca: 1 Mei 2013 Kas Rp Utang Obligasi Rp Utang Bunga Rp (Mencatat penjualan obligasi sebesar nilai nominal ditambah bunga berjalan 4 bulan) 1 Juli 2013 Beban bunga Rp Utang Bunga Rp Kas Rp (Mencatat pembayaran bunga)

43 Hutang Lancar dan Penggajian
Pertemuan ke 13

44 Tujuan Pembelajaran Menjelaskan pengertian hutang lancar dan jenis-jenisnya Menghitung hutang lancar dan jenis- jenisnya Menjelaskan penyajiannya di neraca

45 Kewajiban Hutang suatu perusahaan yang timbul dari transaksi pada waktu yang lalu dan harus dibayar dengan kas, barang, atau jasa, di waktu yang akan datang.

46 Ciri-ciri yang melekat pada Kewajiban
Kewajiban sudah ada saat sekarang Akan terjadi arus keluar di masa mendatang Transaksi atau kejadian yang menimbulkan kewajiban tersebut telah terjadi di masa lalu.

47 Kewajiban lancar (kewajiban jangka pendek) Kewajiban jangka panjang

48 Utang yang diharapkan akan dibayar :
Kewajiban Lancar Utang yang diharapkan akan dibayar : Dalam jangka waktu satu tahun atau satu siklus operasi normal perusahaan (tergantung mana yang lebih panjang). Dengan menggunakan aset lancar yang ada atau hasil dari pembentukan kewajiban lancar yang lain.

49 JENIS-JENIS KEWAJIBAN LANCAR
Jenis-jenis kewajiban lancar diantaranya: Utang Dagang Utang Wesel Utang Pajak Pendapatan diterima dimuka Utang jangka panjang yang jatuh tempo pada tahun ini Utang dividen Utang garansi Kewajiban kontinjen jangka pendek

50 UTANG DAGANG Kewajiban kepada pihak lain yang timbul akibat pembelian barang dan jasa dan dari pinjaman jangka pendek dan biasanya tidak memerlukan suatu perjanjian khusus.

51 UTANG DAGANG Tanggal 1 Desember 2005 dibeli barang dagangan dengan faktur Rp syarat pembayaran 2/10, n/30.

52 UTANG DAGANG Jurnal Pembelian dicatat dengan harga bruto Tgl 1 Desember 2005 Pembelian Rp Utang Dagang Rp (Sistem Periodik)

53 UTANG DAGANG Jurnal Pembelian dicatat dengan harga bruto Tgl 1 Desember 2005 Persediaan Barang Dagang Rp Utang Dagang Rp (Sistem Perpetual)

54 UTANG DAGANG Tanggal 8 Desember 2005 Utang Dagang Rp Potongan Pembelian Rp Kas Rp (Mencatat saat pelunasan utang dagang dan masih kurang dari 10 hari)

55 UTANG DAGANG Tanggal 15 Desember 2005 Utang Dagang Rp Kas Rp (Mencatat saat pelunasan utang dagang dan sesudah lebih dari 10 hari)

56 UTANG WESEL Kewajiban perusahaan kepada pihak lain yang harus dipenuhi dalam jangka pendek, dimana utang ini dibuat dalam perjanjian khusus, sebagaimana diatur peraturan hukum yang berlaku.

57 UTANG WESEL Wesel berbunga Wesel tidak berbunga

58 WESEL BERBUNGA Pada tanggal 1 Oktober 2012, PT XYZ meminjam uang dari Bank ABC sebesar Rp Atas peminjaman tersebut Bank ABC meminta kepada PT XYZ untuk menandatangani sebuah promes dengan bunga 12% dan dengan jangka waktu 4 bulan. Pertanyaan : Buatlah jurnal untuk mencatat penerbitan wesel, penyesuaian pada akhir periode, dan pembayaran utang pada saat jatuh tempo.

59 WESEL BERBUNGA Tgl 1 Oktober 2012 Tgl 31 Desember 2012
Kas Rp Utang Wesel Rp (Mencatat penerimaan kas dari penarikan wesel, 12%, 4 bulan) Tgl 31 Desember 2012 Beban Bunga Rp Utang Bunga Rp (Mencatat beban bunga 3 bulan)

60 WESEL BERBUNGA 1 Pebruari 2013 Utang Wesel Rp 20.000.000
Utang Bunga Rp Beban Bunga Rp Kas Rp (Mencatat Pelunasan Wesel berserta Bunganya)

61 WESEL TIDAK BERBUNGA Pada tanggal 1 Oktober 2005, PT XYZ meminjam uang dari bank ABC sebesar Rp Atas peminjaman tersebut, Bank ABC meminta kepada PT XYZ untuk menandatangani sebuah promes berjangka 4 bulan, tanpa bunga. Jumlah kas yang diterima oleh PT XYZ pada saat penerimaan pinjaman adalah sebesar Rp Pertanyaan: Buatlah jurnal untuk mencatat penerbitan wesel, penyesuaian pada akhir periode, dan pembayaran utang pada saat jatuh tempo.

62 WESEL TIDAK BERBUNGA 1 Oktober 2005 31 Desember 2005 Kas Rp 20.000.000
Diskonto Utang Wesel Rp Utang Wesel Rp (Mencatat penerimaan kas dari penarikan wesel, 4 bulan, tanpa bunga) 31 Desember 2005 Beban Bunga Rp Diskonto Utang Wesel Rp (Mencatat beban bunga 3 bulan)

63 WESEL TIDAK BERBUNGA 1 Pebruari 2006 Utang Wesel Rp 20.800.000
Beban Bunga Rp Diskonto Utang Wesel Rp Kas Rp (Mencatat Pelunasan Wesel Beserta Bunganya)

64 Penyajian Utang Wesel dan Diskonto Wesel dalam Neraca
Utang Wesel Rp (-) Diskonto Utang Wesel Rp Rp

65 UTANG PAJAK Dana yang dikumpulkan untuk pihak ketiga yang timbul karena perusahaan memungut kas dari pihak tertentu (misalnya pegawai atau pelanggan) atas nama pihak ketiga.

66 UTANG PAJAK Beberapa kewajiban pajak : utang PPN, utang PPH Badan, dan utang PPH karyawan.

67 UTANG PAJAK Tanggal 20 Nopember 2014 PT ABC menjual barang seharga Rp Atas penjualan tersebut belum termasuk PPN, PT ABC memungut PPN sebesar 10%. Buatlah jurnal atas transaksi penjualan tersebut ?

68 UTANG PAJAK Tgl 20 Nopember 2014 Kas Rp 11.000.000
Penjualan Rp PPN Keluaran Rp (Mencatat Penjualan Barang Kena Pajak )

69 UTANG PAJAK Tanggal 10 Nopember 2014 PT ABC membeli tunai barang kena pajak dengan harga beli Rp belum termasuk PPN Masukan. Tarif PPN adalah 10 % dari harga beli. Buatlah jurnal atas transaksi pembelian tersebut ?

70 UTANG PAJAK Tgl 10 Nopember 2014 Pembelian Rp 9.000.000
PPN Masukan Rp Kas Rp (Mencatat Pembelian Barang Kena Pajak)

71 UTANG PAJAK Jurnal untuk mencatat utang PPN: Tgl 30 Nopember 2014 PPN Keluaran Rp PPN Masukan Rp Utang PPN Rp Jurnal untuk mencatat pembayaran utang PPN: Utang PPN Rp Kas Rp

72 UTANG PAJAK Pada akhir tahun 2014 PT ABC melaporkan laba sebelum PPH Rp Laba kena pajak menurut perhitungan sesuai aturan perpajakan adalah Rp Jika tarif PPH adalah 15 % maka pajaknya adalah Rp Buatlah jurnal untuk mencatat taksiran utang pajak penghasilan dan mencatat penyetoran PPH ke kas negara ?

73 UTANG PAJAK Jurnal untuk mencatat taksiran utang pajak penghasilan: Beban PPH Rp Utang PPH Rp Jurnal untuk mencatat penyetoran PPH ke Kas Negara : Kas Rp

74 Pendapatan diterima dimuka
Kewajiban yang timbul karena diterimanya kas dari pelanggan untuk pesanan barang/jasa yang akan diserahkan dalam periode yang akan datang.

75 Pendapatan diterima dimuka
Majalah “Waktu” menerima uang muka untuk berlangganan majalah selama 3 tahun sebesar Rp Jurnalnya: Kas Rp Pendapatan diterima dimuka Rp

76 Pendapatan diterima dimuka
Pendapatan diterima dimuka Rp Pendapatan Rp (mencatat pengakuan pendapatan untuk setiap periode)

77 Utang jangka panjang yang jatuh tempo pada tahun ini
Bagian dari utang jangka panjang yang harus dibayar dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. Seperti pinjaman bank, kewajiban sewa guna usaha, dan penghasilan ditangguhkan.

78 UTANG DIVIDEN Kewajiban perusahaan kepada pemegang saham karena mengumumkan pembagian laba berupa kas.

79 UTANG DIVIDEN Tanggal 15 Januari 2008 para pemegang saham memutuskan untuk membagi sebagian keuntungan perusahaan pada tahun 2007 sebesar Rp Tanggal 25 Januari 2008 dividen tersebut benar- benar dibagikan. Buatlah jurnal pada waktu dividen diumumkan dan dibagikan ?

80 UTANG DIVIDEN 15 Januari 2008 Saldo laba Rp Utang dividen Rp (Mencatat saat diumumkan) 25 Januari 2008 Utang dividen Rp Kas Rp (Mencatat saat dibagikan)

81 UTANG GARANSI Utang garansi timbul karena perusahaan, misalnya menjamin reparasi gratis atas produk yang dijualnya.

82 UTANG GARANSI Pada tahun 2014 Sweet house company menjual unit mainan anak-anak dengan harga rerata per unit Rp Harga jual ini meliputi garansi satu tahun untuk suku cadang. Ditaksir bahwa 50 unit (5 %) akan rusak dan biaya reparasi berjumlah Rp 300 per unit. Di tahun penjualan 2014, perusahaan telah menerima tuntutan 30 unit mainan tersebut yang rusak dan mereparasinya dengan biaya sebesar Rp Buatlah jurnal untuk mencatat penjualan dan mencatat beban garansi ?

83 UTANG GARANSI Penjualan: unit x Rp = Rp Perhitungan: Penjualan unit Persentase taksiran yang rusak 5 % x Jumlah taksiran yang rusak 50 unit Jumlah unit rusak yang sudah direparasi 30 unit – Jumlah unit rusak yang ditaksir akan direparasi 20 unit Jumlah biaya reparasi taksiran per unit Rp 300 x Utang garansi taksiran Rp 6.000

84 UTANG GARANSI Kas Rp Penjualan Rp (mencatat penjualan unit mainan anak-anak) Beban Garansi Rp Suku Cadang/ Utang gaji dan upah Rp (mencatat beban garansi) Beban Garansi Rp Utang Garansi Rp (penyesuaian untuk mencatat taksiran utang garansi)

85 KEWAJIBAN KONTINJEN JANGKA PENDEK
Kewajiban potensial yang belum pasti atau kewajiban kini yang tidak diakui karena tidak memenuhi salah satu atau kedua kondisi yaitu: a). Kemungkinan terjadi bahwa perusahaan akan diwajibkan untuk mentransfer manfaat ekonomik pada saat penyelesaian, b). Jumlah kewajiban dapat diestimasi dengan andal.

86 KEWAJIBAN KONTINJEN JANGKA PENDEK
Pengungkapan kewajiban kontinjen jangka pendek dalam bentuk catatan kaki. Contoh: Kewajiban bagi perusahaan yang mungkin timbul dari gugatan oleh pihak lain dalam perkara pelanggaran hak cipta.

87 PENYAJIAN DI NERACA Kewajiban Jangka Pendek
Utang Wesel (termasuk bunga berjalan Rp 8.000) Rp Utang gaji dan upah Rp Utang Usaha Rp Utang PPh Karyawan Rp Utang PPN Rp Utang PPh Badan Rp Utang jangka panjang jatuh tempo tahun ini Rp Utang garansi Rp Jumlah Kewajiban Lancar Rp * *) Perusahaan pada saat ini sedang dalam sengketa dengan PT XYZ mengenai hak cipta. Menurut pengacara perusahaan, diperkirakan perusahaan akan dinyatakan kalah oleh pengadilan dan diwajibkan untuk membayar denda dan biaya peradilan. Oleh karena itu, jumlah kewajiban lancar diatas belum memasukkan kewajiban yang mungkin timbul dari keputusan pengadilan ini.

88 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Gaji (Payroll): Jumlah yang dibayarkan kepada karyawan atas jasa-jasa yang telah disediakan pada periode tertentu. Gaji (Salary): Pembayaran untuk tenaga kerja bagian manajerial, administrasi, atau jasa kantoran sejenis. Besaran gaji biasanya dinyatakan dalam satu bulan atau satu tahun.

89 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Upah (wage) : Pembayaran tenaga kerja buruh pabrik, baik yang memiliki keahlian ataupun tidak. Besaran upah biasanya dinyatakan dalam basis per jam atau per minggu.

90 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Gaji dan upah dianggap penting karena: Untuk mempertahankan semangat kerja karyawan yang baik harus diupayakan agar gaji dan upah dihitung dengan akurat dan dibayarkan sebagaimana yang dijadwalkan. Pengeluaran gaji dan upah merupakan objek pajak penghasilan. Jumlah beban gaji dan upah serta pajak gaji dan upah mempunyai pengaruh yang signifikan pada laba bersih.

91 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Gaji kotor (Gross Pay) Total Penghasilan seorang karyawan untuk satu periode gaji termasuk bonus, lembur, dan tunjangan lainnya. Gaji bersih (net pay) Jumlah yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawan setelah dikurangi potongan-potongan tertentu seperti pajak penghasilan karyawan, dan pensiun.

92 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Jaminan Hari Tua (JHT) : Pembayaran uang secara periodik sebagai antisipasi untuk karyawan yang pensiun karena usia, ketidakmampuan (cacat fisik) atau berakhirnya masa kerja. Premi untuk JHT berasal dari pembayaran gabungan oleh perusahaan & karyawan, dimana karyawan 2 % dari gaji, perusahaan 3,7 % dari gaji karyawan. Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) : Program JAMSOSTEK yang tidak wajib. Jumlahnya 6 % untuk karyawan yang telah menikah (maksimal Rp /bulan) dan 3% untuk karyawan yang belum menikah (maksimal Rp /bln)

93 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Pajak Penghasilan : Setiap pemberi kerja harus memotong sebagian dari penghasilan karyawannya untuk pembayaran pajak penghasilan (PPh).

94 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Penghasilan Bersih Kary. Bag. Penjualan Rp Rp Rp Kary. Bag. Administrasi Rp Rp Rp Rp Rp Rp

95 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Jurnal : Jika pajak penghasilan ditanggung oleh karyawan: Beban gaji penjualan Rp Beban gaji kantor Rp Utang PPh karyawan Rp Utang gaji dan upah Rp

96 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Jurnal Jika pajak penghasilan ditanggung oleh perusahaan: Beban gaji penjualan Rp Beban gaji kantor Rp Beban Pajak Penghasilan Karyawan Rp Utang PPh Karyawan Rp Utang gaji dan upah Rp

97 GAJI & PAJAK PENGHASILAN
Jurnal untuk mencatat pembayaran gaji: Utang gaji dan upah Rp Kas Rp Jurnal untuk mencatat penyetoran PPh karyawan ke negara: Utang PPh karyawan Rp Kas Rp

98 TERIMA KASIH


Download ppt "HUTANG JANGKA PANJANG & HUTANG LANCAR"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google