Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok Pertama : 1.ZULFIKAR ISMAR 2.CIPTO 3.KARTUBI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok Pertama : 1.ZULFIKAR ISMAR 2.CIPTO 3.KARTUBI."— Transcript presentasi:

1 Kelompok Pertama : 1.ZULFIKAR ISMAR 2.CIPTO 3.KARTUBI

2 EPISTEMOLOGI AKSIOLOGI ONTOLOGI

3 FILSAFAT Filsafat membahas segala sesuatu yang ada bahkan yang mungkin ada, baik bersifat abstrak ataupun riil meliputi Tuhan, manusia dan alam semesta

4 ONTOLOGI Kata ontologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu On = being, dan Logos = logic. Jadi, ontologi adalah The Theory of Being Qua Being (teori tentang keberadaan sebagai keberadaan).

5 EPISTEMOLOGI Istilah “Epistemologi” berasal dari bahasa Yunani yaitu “episteme” yang berarti pengetahuan dan ‘logos” berarti perkataan, pikiran, atau ilmu. Maka, secara harafiah episteme berarti pengetahuan sebagai upaya intelektual untuk menempatkan sesuatu dalam kedudukan setepatnya

6 AKSIOLOGI Sebagai bagian dari filsafat, aksiologi secara formal baru muncul pada sekitar abad ke-19. Aksiologi mempunyai kaitan dengan axia yang berarti nilai atau berharga

7 ONTOLOGI terhadap TRIGONOMETRI Sebuah pengetahuan yang dapat dipelajari pada bidang Trigonometri seperti : 1.Ukuran Sudut 2.Perbandingan Trigonometri 3.Identitas trigonometri 4.Dan lain-lain.

8 EPISTEMOLOGI terhadap TRIGONOMETRI Epistemologi menjelaskan bagaimana cara mengajarkan trigonometri terlihat menarik dan mudah dipahami. Dibawah ini adalah cara agar kita dapat memahami konsep trigonometri : 1. Memfokuskan terhadap dasar-dasar trigonometri 2. Mengetahui perbedaan bagian segitiga 3. Mengajarkan cara menghafal menarik sudut Istimewa segitiga

9 AKSIOLOGI terhadap TRIGONOMETRI Aksiologi terhadap trigonometri adalah penerapan aplikasi pada bidang lain atau kehidupan sehari-hari yang menggunakan trigonometri 1. Pahami penggunaan dasar trigonometri dalam konteks akademis 2.Pikirkan tentang siklus di alam 3.Manfaat dari aplikasi trigonometri dibidang lainnya

10 Ideologi matematika terhadap materi trigonometri merupakan sebuah proses yang membantu siswa/peserta didik untuk mendapatkan konsep dasar, ketrampilan dalam mengorganisasikan trigonometri secara terstruktur berdasarkan aturan dan teori yang sudah didefinisikan secara jelas sehingga dapat diperoleh hasil yang benar dan dapat diterapkan dalam kehidupannya. Dalam ideologi-ideologi pendidikan matematika, terdapat dua kubu yaitu kubu tradisional dan kubu reformasi

11 Pandangan-pandangan Tradosional atau kubu Tradisional Yang meliputi beberapa matematikawan terkenal, mendukung standar-standar kurikulum yang menekankan keterampilan-keterampilan (skill-skill) metamatis yang khusus dan teridentifikasi dengan baik di tingkat kelas. Standar kurikulum seperti ini di bangun langkah demi langkah, dan kemudian di abstraksi atau di generalisasi dalam matematika tingkat yang lebih tinggi.

12 Metode yang di gunakan kubu Tradisional Metode-metode pengajaran ceramah (expository) dihargai, termasuk dril dan latihan individual yang banyak untuk memastikan tidak saja penggunaan yang benar dari aturan-aturan dan algoritma- algoritma matematis yang efisien, tetapi juga kemampuan para siswa untuk menginterpretasi dan menerapkan aturan-aturan dan algoritma-algoritma itu secara tepat. Pada spektrum opini ini, kerja berbasis kalkulator tidak boleh di tekankan sampai keterampilan (skill- skill) berhitung telah di bangun dengan kokoh.

13 Pandangan-pandangan Reformasi atau kubu Reformasi Yang meliputi banyak edukator matematika, mendukung standar- standar kurikulum dimana proses-proses penalaran matematis adalah sentral dan diharapkan secara universal. Kubu ini menghargai siswa-siswa dalam menekankan pola-pola membuat hubungan-hubungan, berkomunikasi secara matematis, dan ikut serta dalam problem solving yang berakar pada kehidupan nyata.

14 Metode yang di gunakan kubu Reformasi Metode-metode pengajaran penemuan berdasarkan pengalaman dari aktivitas (hans-on) yang dibimbing, adalah sesuatu yang sangat didorong dengan melibatkan eksplorasi dan modeling dengan benda-benda konkret. Pada spektrum opini ini, para guru harus membimbing siswa untuk memecahkan masalah secara kooperatif dalam kelompok maupun individual.


Download ppt "Kelompok Pertama : 1.ZULFIKAR ISMAR 2.CIPTO 3.KARTUBI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google