Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

(Survey Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "(Survey Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi)"— Transcript presentasi:

1 (Survey Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi)
Sidang Skripsi Rika Yohana Wihelmina Pengaruh Self Assessment System dan Sistem Administrasi Perpajakan Modern Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survey Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi)

2 Keterkaitan Variabel X1 Y
Masih banyak wajib pajak yang belum terdaftar, bahkan terdapat wajib pajak yang tidak membayar pajak sesuai dengan ketentuan. Hal ini karena memang aturan self assessment di dalam pembayaran pajak. (Agus Martowardojo, 2012) Keterkaitan Variabel Saat ini masih banyak wajib pajak yang memenuhi kewajiban perpajakannya masih rendah. (Fuad Rahmany, 2011) Secara teoritis dapat dijelaskan bahwa tinggi atau rendahnya kepatuhan wajib pajak tergantung kepada self assessment. ( Yulianto, 2009) Kepatuhan memenuhi kewajiban secara sukarela merupakan tulang punggung self assessment (Siti Kurnia Rahayu, 2010:138) X1 Y Self Assesment System adalah suatu sistem perpajakan yang memberi kepercayaan kepada wajib pajak untuk memenuhi dan melaksanakan sendiri kewajiban dan hak perpajakannya. (Siti Kurnia Rahayu, 2010:101) Wajib Pajak yang patuh adalah Wajib Pajak yang taat dan memenuhi serta melaksanakan kewajiban peepajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan Perpajakan. (Siti Kurnia Rahayu 2010:138)

3 Sri Rahayu, Ita Salsalina Lingga (2009)
Hasil modernisasi sistem administrasi perpajakan dan pelayanan selama ini sangat menggembirakan dan mendapat tanggapan positif dari para wajib pajak, meskipun harus diakui, tambahnya, komplain dari anggota masyarakat tentang pelayanan yang diberikan para petugas pajak masih saja ada. (I Gusti Ngurah 2009) Keterkaitan Variabel Saat ini masih banyak wajib pajak yang memenuhi kewajiban perpajakannya masih rendah. Fuad Rahmany, 2011) Modernisasi sistem administrasi perpajakan bertujuan untuk menerapkan Go od Governance, pelayanan prima, tingkat kepatuhan wajib pajak yang tinggi. Siti Kurnia Rahayu (2010) Dengan adanya perbaikan sistem administrasi perpajakan modern diharapkan akan mendorong kepatuhan wajib pajak. Sri Rahayu, Ita Salsalina Lingga (2009) X2 Y Penerapan sistem administrasi perpajakan modern yang mengalami penyempurnaan atau perbaikan kinerja administrasi, baik secara individu, kelompok, maupun kelembagaan agar lebih efisien, ekonomis dan cepat (Chaizi Nasucha, 2004:37). Wajib Pajak yang patuh adalah Wajib Pajak yang taat dan memenuhi serta melaksanakan kewajiban peepajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan Perpajakan. (Siti Kurnia Rahayu 2010:138)

4 Identifikasi masalah 1. Kepatuhan pajak masih rendah
2. Self Assessment System kurang membuat wajib pajak patuh untuk mendaftarkan diri, dan membayar pajak 3. Masih adanya komplain Sistem Administrasi Perpajakan Modern dan pelayanan oleh wajib pajak

5 Rumusan Masalah 1. Bagaimana pengaruh Self Assessment System terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi. 2. Bagaimana pengaruh Sistem Administrasi Perpajakan Modern terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi. 3. Seberapa besar pengaruh Self Assessment System dan Sistem Administrasi Perpajakan Modern terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi.

6 Kegunaan penelitian Penelitian ini dapat dijadikan sebagai tambahan ilmu pengetahuan tentang perpajakan, terutama mengenai self assessment system, sistem administrasi perpajakan modern dan kepatuhan wajib pajak Kegunaan Akademis Sebagai tambahan informasi mengenai Pengaruh Self Assessment System dan Sistem Administrasi Perpajakan Modern terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi Kegunaan Praktis

7 Operasionalisasi variabel self assessment system
Kewajiban Wajib Pajak Hak Wajib Pajak Mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP Mengajukan surat keberatan dan banding Menghitung dan membayar sendiri pajak dengan benar Meminta mengembalikan kelebihan pembayaran pajak Mengambil sendiri Surat Pemberitahuan, mengisinya dengan benar dan sendiri ke Kantor Pelayanan Pajak dalam batas waktu yang telah ditetapkan

8 Operasionalisasi variabel sistem administrasi perpajakan modern
Pelaksanaan Good Governance Bussiness Process dan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Struktur Organisasi Penyempurnan Manajemen Sumber Daya Manusia Kode etik pegawai Pemanfaatan Teknologi dan komunikasi Sistem Pelayanan Kualitas dan Kuantitas Pegawai Mekanisme Pengawasan Internal Program Pemeriksaan Berbasis Resiko Sebagai pusat analisis dan kebijakan Tingkat Kepercayaan Wp

9 Operasionalisasi variabel kepatuhan wajib pajak
ketepatan waktu wajib pajak dalam menyampaikan SPT Tahunan Formal ketepatan waktu dalam membayar pajak pelaporan pajak melakukan pembayaran pajak dengan tepat waktu

10 Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif dan Metode Verifikatif
Metode penelitian Unit Analisis Unit analisis dalam penelitian ini yaitu wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Bandung Cimahi Analisis Data Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif dan Metode Verifikatif Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Bandung Cimahi sebanyak wajib pajak. Sampel Sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang wajib pajak di KPP Pratama Cimahi

11 Paradigma penelitian Self Assessment System (X1) Kepatuhan Wajib Pajak
Yulianto (2009) Siti Kurnia Rahayu (2010:138) Self Assessment System (X1) Kepatuhan Wajib Pajak (Y) Sistem Administrasi Perpajakan Modern (X2) Sri Rahayu, Ita Salsalina Lingga (2009) Rapina, Jerry, dan Yenni Carolina (2011) Siti Kurnia Rahayu (2010:140)

12 Kuesioner self assessment system
Menurut Ibu/Bapak prosedur untuk mendapatkan NPWP Sangat Mudah prosedur mendapatkannya Mudah prosedur mendapatkannya Biasa Saja prosedurnya mendapatkannya Susah prosedur mendapatkannya Sangat Susah prosedur mendapatkannya Jawaban Responden: Skor 1 = 7 Skor 2 =34 Skor 3 =33 Skor 4 =19 Skor 5 =7 Jumlah Skor adalah 286 persentase skor 57,20 Dari data yang telah diisi responden didapatkan pada variabel self assesment system di indikator kewajiban wajib pajak mendapat skor 286, atau 57,20% berarti memiliki selisih 42,80% yang menunjukan kategori belum optimal atau mencapai target 100%

13 Kuesioner sistem administrasi perpajakan modern
Petugas pajak memberikan pelayanan optimal dan prima kepada Ibu/Bapak Pelayanan pajak yang saya dapatkan sangat baik dan prima Pelayanan yang diberikan baik dan membantu proses perpajakan Pegawai pajak cukup memberikan pelayanan prima kepada wajib pajak Pegawai pajak biasa saja dalam memberikan pelayanannya kepada wajib pajak Pelayanan yang diberikan kurang membantu wajib pajak dalam administrasi perpajakannya Jawaban Responden: Skor 1 = 1 Skor 2 = 30 Skor 3 = 21 Skor 4 =23 Skor 5 =25 Jumlah Skor adalah 341 persentase skor 68,00 Dari data yang telah diisi responden didapatkan pada variabel sistem administrasi perpajakan di indikator pemberian pelayanan yang optimal mendapat skor 341, atau 68,00% berarti memiliki selisih 32,00% yang menunjukan kategori belum optimal atau mencapai target 100%

14 Kuesioner kepatuhan wajib pajak
Pada saat kapan biasanya Ibu/Bapak membayar pajak Jauh sebelum tanggal jatuh tempo Beberapa hari sebelum tanggal jatuh tempo Pada saat tanggal jatuh tempo Beberapa hari setelah tanggal jatuh tempo Jauh hari setelah tanggal jatuh tempo Jawaban Responden: Skor 1 = 5 Skor 2 = 35 Skor 3 = 39 Skor 4 = 15 Skor 5 =6 Jumlah Skor adalah 282 persentase skor 56,40 Dari data yang telah diisi responden didapatkan pada variabel sistem administrasi perpajakan di indikator pemberian pelayanan yang optimal mendapat skor 282, atau 56,40% berarti memiliki selisih 43,60% yang menunjukan kategori belum optimal atau mencapai target 100%

15 Pengaruh self assessment system terhadap kepatuhan wajib pajak
Pengaruh Sebesar 33,1 % thitung 6,930 ttabel 1,985 Artinya dengan tingkat kepercayaan 95% dapat disimpulkan bahwa self assesment system berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi.

16 Pengaruh sistem administrasi perpajakan modern terhadap kepatuhan wajib pajak
Pengaruh Sebesar 26,1 % thitung 5,850 ttabel 1,985 Artinya dengan tingkat kepercayaan 95% dapat disimpulkan bahwa sistem administrasi perpajakan modern memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi.

17 53,2 % Pengaruh Sebesar fhitung 55,232 ftabel 3,090
Pengaruh Self assessment system dan sistem administrasi perpajakan modern terhadap kepatuhan wajib pajak Pengaruh Sebesar 53,2 % fhitung 55,232 ftabel 3,090 Artinya dengan tingkat kepercayaan 95% dapat disimpulkan bahwa self assesment system dan sistem administrasi perpajakan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi

18 hipotesis 1. Self Assesment System berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cimahi. 2. Sistem Administrasi Perpajakan Modern berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi. 3. Self Assesment System dan Sistem Administrasi Perpajakan Modern berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi.

19 kesimpulan Self assesment system berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi. Self assesment system memiliki hubungan yang cukup kuat dengan kepatuhan Wajib Pajak dimana self assesment system memberikan pengaruh sebesar 33,1% terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi. Sistem administrasi perpajakan modern memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi. Sistem administrasi perpajakan modern memiliki hubungan yang cukup kuat dengan kepatuhan Wajib Pajak, dimana sistem administrasi perpajakan memberikan pengaruh sebesar 26,1% terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi. Self assesment system dan sistem administrasi perpajakan secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi. Secara bersama-sama kedua variabel independen (self assesment system dan sistem administrasi perpajakan modern) memberikan kontribusi atau pengaruh sebesar 53,2% terhadap kepatuhan Wajib Pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi

20 saran Self Assessment System terhadap Kepatuhan Wajib Pajak
Sistem Administrasi Perpajakan Modern terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Self Assessment System dan Sistem Administrasi Perpajakan Modern terhadap Kepatuhan Wajib Pajak

21


Download ppt "(Survey Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cimahi)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google