Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

CHAPTER 10 ANALISIS KREDIT SYARIFAH NUR RADHIYAHC1C013077 KRIS JUNIANSYAHC1C013048 HERMARETA VIELDAC1C013091 RISDAYANTIC1C013078.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "CHAPTER 10 ANALISIS KREDIT SYARIFAH NUR RADHIYAHC1C013077 KRIS JUNIANSYAHC1C013048 HERMARETA VIELDAC1C013091 RISDAYANTIC1C013078."— Transcript presentasi:

1 CHAPTER 10 ANALISIS KREDIT SYARIFAH NUR RADHIYAHC1C KRIS JUNIANSYAHC1C HERMARETA VIELDAC1C RISDAYANTIC1C013078

2 Menjelaskan pentingnya likuiditas dan menguraikan ukuran modal kerja dalam likuiditas dan komponen-komponennya. Menginterprestasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas. Menganalisis siklus operasi dan ukuran perputaran dalam likuiditas dan interprestasinya. Mengilustrasikan analisis “bagaima-jika’ (what if) untuk mengevaluasi perubahan pada kondisi dan kebijakan perusahaan. Menguraikan struktur modal dan hubungannya dengan solvabilitas. Menguraikan alat analisis untuk mengevaluasi dan menginterprestasikan komposisi struktur modal serta untuk menilai solvabilitas. Menganalisis komposisi aset dan cakupan (coverage) untuk analisis solvabilitas Menjelaskan analisis cakupan laba (earning corporage analysis) dan relevansinya dalam analisis solvabilitas. Menguraikan risiko dan pengembalian struktur modal serta relevansinya terhadap analisis laporan keuangan. Menginterprestasikan peringkat utang obligasi perusahaan (lampiran A) Menguraikan model prediksi kesulitan keuangan (Lampiran B) TUJUAN ANALISIS

3 LIKUIDITAS

4 LIKUIDITAS DAN MODAL KERJA Likuiditas (liquidity) mengacu pada kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Secara konvensional, jangka pendek dianggap periode hingga satu tahun meskipun jangka waktu ini dikaitkan dengan siklus normal suatu perusahaan (periode waktu yang mencakup siklus pembelian-produksi-penjualan-penagihan) Modal kerja merupakan ukuran likuiditas yang banyak digunakan. Modal kerja (working capital) adalah selisisih asset lancar setelah dikurangi dengan kewajiban lancer.modal kerja merupakan ukuran asset lancer yang paling penting yang mencerminkan pengaman bagi kreditor. Modal kerja juga penting untuk mengukur cadangan likuiditas yang tersedia untuk memenuhi kontinjensi dan ketidakpastian yang terkait dengan keseimbangan antara arus kas masuk dan arus kas keluar perusahaan.

5 ASET LANCAR DAN KEWAJIBAN LANCAR Aset lancar asset lancar (current asset) adalah kas dan aset lain yang secara wajar dapat di (1) direalisasi sebagai kas atau (2) dijual atau digunakan selama satu tahun(atau dalam siklus operasi normal perusahaanjika lebih dari satu tahun) Kewajiban lancar kewajiban lancer (current liabilities) merupakan kewajiban yang diharapkan akan dilunasi dalam jangka waktu yang relative pendek, biasanya satu tahun.

6 TIGA MASALAH UMUM YANG PERLU DIPERHATIKAN Kewajiban kontinjen yang terkait dengan jaminan atas hutang. Kita perlu menilai kemungkinan bahwa kontinjensi ini menjadi nyata saat menghitung modal kerja. Pembayaran maksimum sewa dimasa depan yang terkait dengan perjanjian sewa guna usaha operasi yang tidak dapat dibatalkan. Kontrak atas konstruksi atau akuisisi asset jangka panjang sering kali mewajibkan pembayaran berkelanjutan dalam jumlah besar.

7 UKURAN LIKUIDITAS DAN MODAL KERJA Perjanjian pinjaman dan obligasi sering kali mencakup persyaratan untuk mempertahankan tingkat modal kerja minimum. Analisis laporan keuangan menilai besaran modal kerja untuk keputusan atau rekomenasi investasi. Badan pemerintah menghitung total modal kerja perusahaan untuk membuat peraturan kebijakan.

8 UKURAN LIKUIDITAS DENGAN RASIO LANCAR Keterbatasan Rasio Lancar Penyebut Rasio Lancar Pembilang Rasio Lancar Relevansi Rasio Lancar

9 RELEVANSI RASIO LANCAR Kemampuan memenuhi kewajiban lancar Makin tinggi jumlah (kelipatan) asset lancar terhadap kewajiban lancar, makin besar keyakinan bahwa kewajiban lancar tersebut akan dibayar. Penyangga kerugian Makin besar penyangga, makin kecil risikonya, rasio lancar menunjukkan tingkat keamanan yang tersedia untuk menutup penurunan nilai asset lancar non kas pada saat dilikuidasi Cadangan dana lancar Rasio lancar merupakan ukuran tingkat keamanan terhadap ketidakpastian dan kejutan atas arus kas perusahaan. Seperti pemogokan dan kerugian luar biasa, dapat membahayakan arus kas secara sementara dan tidak terduga

10 Apakah rasio lancar mencakup faktor likuiditas itu penting? Apakah rasio lancar dapat mengukur dan memprediksi pola arus kas masuk dan arus kas keluar masa depan? Apakah rasio lancar mengukur kecukupan arus kas masuk terhadap arus kas keluar masa depan? KETERBATASAN RASIO LANCAR TIDAK

11 PEMBILANG RASIO LANCAR Beban yang dibayar dimuka merupakan pengeluaran untuk manfaat masa depan. Beban Dibayar Dimuka Seperti halnya piutang, penentu utama persediaan adalah penjualan atau taksiran penjualan, bukan tingkat kewajiban lancar. Persediaan Penentu utama akun piutang adalah penjualan. Hubungan antara akun piutang dengan penjualan diatur oleh kebijakan kredit dan metode penagihan. Piutang Usaha kelebihan kas dari cadangan pencegahan sering kali diinvestasikan pada efek dengan pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan tingkat pengembalian setara kas. Efek Yang Diperjualbelikan Kas yang dimiliki oleh perusahaan yang dikelola dengan baik ditujukan sebagai cadangan pencegah terjadinya ketidak seimbangn kas pada jangka pendek Kas Dan Setara Kas

12 PENYEBUT RASIO LANCAR Kewajiban lancar merupakan fokus dari rasio lancar. Kewajiban ini merupakan sumber kas sama halnya seperti piutang dan persediaan yang menggunakan kas. Kewajiban lancar terutama ditentukan oleh penjualan, dan kemampuan perusahaan untuk memnuhinya saat jatuh tempo merupakan objek ukuran modal kerja.

13 MENGGUNAKAN RASIO LANCAR DALAM ANALISIS. Analisis siklus perdagangan bersih Analisis aturan umum Manajemen rasio Analisi komparatif

14 Analisi rasio lancar sering kali berguna, namun perubahan rasio lancar harus dinterprestasikan sepanjang waktu secara cermat. Perubahan rasio ini tidak selalu menunjukkan perubahan pada likuiditas atau kinerja operasi.

15 Manajemen rasio Analisis harus memperhatikan “ manajemen” rasio lancar, atau dikenal pula dengan istilah window dressing (mempercantik laporan keuangan). Mendekati periode manajemen biasanya mempercepat penagihan utang, mengurangi persediaan dibawah tingkat normal, dan menunda pembelian normal. Kemudian arus kas masuk dari aktivitas ini digunakan untuk membayar kewajiban lancer.

16 Analisis aturan umum Aturan umum yang biasa dipakai jika rasio lancar adalah 2:1 atau lebih baik lagi, maka perusahaan cukup baik secara keuangan, sementara rasio dibawah 2:1 menunjukkan peningkatan rasio likuiditas.

17 Analisis siklus perdagangan bersih Kebutuhan modal kerja suatu perusahaan dipengaruhi oleh investasi dalam persediaan dan hubungan antara perjanjian kredit dari pemasok dengan kredit yang diberikan kepada pelanggan. Pertimbangan ini menentukan siklus perdangangan bersih (net trade cycle) perusahaan.

18 ANALISIS LIKUIDITAS BERDASARKAN AKTIVITAS OPERASI PERPUTARAN PIUTANG USAHA Rasio perputaran piutang usaha:

19 INTERPRETASI UKURAN LIKUIDITAS PIUTANG Tingkat Perputaran Piutang Usaha Dan Periode Penagihan Akan Berguna Jika Dibandingkan Dengan Rata-rata Industri Atau Perjanjian Kredit Yang Diberikan Perusahaan. Periode Penagihan : 360 Perputaran Piutang

20 Tren Hubungan Antara Cadangan Piutang Tak Tertagih Dengan Piutang Kotor Cadangan piutang tak tertagih Piutang kotor UKURAN PERPUTARAN PERSEDIAAN Perputaran persediaan Rasio perputaran persediaan mengukur kecepatan rata-rata persediaan bergerak keluar masuk perusahaan. Perputaran persediaan dihitung sebagai berikut : Harga pokok penjualan Rata-rata persediaan

21 JUMLAH HARI PENJUALAN DALAM PERSEDIAAN Ukuran perputaran persediaan lain yang berguna untuk menilai kebijakan pembelian dan produksi perusahaan adalah jumlah hari untuk menjual persediaan. Rasio jumlah hari penjualan persediaan : Harga pokok penjualan 360 Ukuran alternatifnya, rasio jumlah hari untuk menjual persediaan : 360 Perputaran persediaan

22 INTERPRETASI PERPUTARAN PERSEDIAAN Rasio lancar memperlihatkan komponen aset lancar sebagai potensi sumber dana yang berpotensi melunasi kewajiban lancar. Likuiditas kewajiban lancar Kewajiban lancar penting dalam perhitungan modal kerja dan rasio lancar untuk dua alasan yang saling terkait berikut ini : 1.Kewajiban lancar digunakan untuk menentukan apakah selisih aset lancar dengan kewajiban lancar dapat mencukupi margin keamanan. 2.Kewajiban lancar dikurangi dari aset lancar untuk menghitung modal kerja

23 Kualitas kewajiban lancar Kualitas kewajiban lancar harus dinilai berdasarkan sejauh apa pelunasannya mendesak untuk dilakukan. Jumlah hari untuk membayar utang usaha Utang usaha Harga pokok penjualan/ 360

24 UKURAN LIKUIDITAS LAINNYA Komposisi aset lancar Komposisi aset lancar merupakan indikator likuiditas modal kerja.Peenggunaan perbandingan presentase common size membantu evaluasi perbandingan likuiditas, tanpa memperhatikan jumlahnya. Rasio cepat Rasio ini menggunakan aset yang lebih cepat di konversi menjadi kas, dan dihitung sebagai berikut: Kas+setara kas+efek yang dapat diperjualbelikan+piutang usaha Kewajiban lancar

25 Ukuran arus kas Sifat statis rasio lancar dan ketidakmampuannya untuk mengakui pentingnya arus kas guna memenuhi kewajibanjatuh tempo telah memicu dicarinya ukuran likuiditas yang dinamis. Arus kas operasi Kewajiban lancar Fleksibilitas keuangan Fleksibilitas keuangan merupakan kemampuan satu perusahaan untuk mengambil langkah guna mengatasi intrupsi yang tidak diharapkan pada arus dana. Diskusi dan analisi manajemen Mengenai kondisi dan hasil operasi perusahaan dalam laporan tahunannya. Analisis bagaimana-jika Analisis bagaimana-jika merupakan teknik yang berguna untuk melihat dampak perubahan kondisi atau kebijakan terhadap sumber daya suatu perusahaan.

26 STRUKTUR MODAL DAN SOLVABILITAS

27 Pentingnya Struktur Modal Struktur modal merupakan pendanaan ekuitas dan hutang pada suatu perusahaan yang sering di hitung berdasarkan besaran relatif berbagai sumber pendanaan. Stabilitas keuangan perusahaan dan risiko gagal melunasi utang bergantung pada sumber pendanaan serta jenis dan jumlah berbagai aset yang dimiliki perusahaan. STRUKTUR MODAL DAN SOLVABILITAS

28 KARAKTERISTIK UTANG DAN EKUITAS Ekuitas (equity) mengacu kepada risiko modal suatu perusahaan. Modal Utang (debt) merupakan utang jangka pendek atau jangka panjang yang harus dibayar kembali. Leverage keuangan merupakan penggunaan utang untuk meningkatkan laba.

29 MOTIVASI MEMPEROLEH MODAL UTANG: Bunga atas sebagian besar utang jumlahnya tetap,dan jika bunga lebih kecil daripada pengembalian atas aset operasi bersih,selisih pengembalian tersebut akan menjadi keuntungan bagi investor ekuitas. Bunga merupakan beban yang dapat mengurangi pajak,sedangkan dividen tidak.

30 KONSEP LEVERAGE KEUANGAN Leverage keuangan mengacu pada jumlah pendanaan utang dalam struktur moda suatu perusahaan. Perusahaan dengan leverage keuangan disebut memperdagangkan ekuitas. Hal ini menunjukan perusahaan menggunakan modal ekuitas sebagai dasar pinjaman untuk mendapatkan kelebihan pengembalian.

31 Bunga yang mengurangi pajak merupakan salah satu alasan keuntungan utang. Dampak Leverage Lainnya ialah dapat memberikan keuntungan lainnya bagi pemegang ekuitas. Urutan Struktur Modal untuk Analisis Solvabilitas Rasio struktur modal merupakan alat analisis solvabilitas lainnya.

32 Rasio komperhesif tersedia untuk mengukur hubungan antara total utang [utang lancar + utang jangka panjang + kewajiban lainnya yang ditentukan oleh analisis seperti pajak tangguhan dan saham prefferen yang dapat ditarik kembali] dengan total modal [total utang + ekuitas pemegang saham (termasuk saham preferen Total Utang terhadap Total Modal Ukuran lain dari hubungan utang terhadap sumber modal adalah rasio total utang terhadap modal ekuitas. Total Utang terhadap Modal Ekuitas

33 UTANG JANGKA PANJANG TERHADAP MODAL EKUITAS Rasio utang jangka panjang terhadap modal ekuitas mengukur hubungan antara untuk jangka panjang terhadap modal ekuitas. Utang Jangka Pendek terhadap Total Utang Rasio utang yang jatuh tempo dalam jangka relatif pendek terhadap total utang merupakan indikator penting dari kekurangan kas jangka pendek dan kebutuhan pendanaan perusahaan.

34 INTERPRETASI UKURAN STRUKTUR MODAL Analisis common size dan rasio struktur modal umumnya mengukur risiko struktu modal perusahaan. Makin tinggi proporsi utang, makin besar beban bunga tetap dan pembayaran kembali utang,dan makin besar kemungkinan gagal bayar pada periode penurunan laba atau masa sulit. Ukuran struktu modal digunakan sebagai alat penyaring.

35 KOMPOSISI ASET DALAM ANALISIS SOLVABILITAS Analisis Komposisi Aset merupakan alat penting dalam menilai risiko yang dihadapi struktur modal suatu perusahaan. Dan biasanya dievaluasi menggunakan laporan common size saldo aset

36 CAKUPAN LABA Hubungan Laba Dengan Beban Tetap Ukuran rasio laba terhadap beban tetap: Laba yang tersedia untuk memenuhi beban tetap Beban tetap Menghitung laba yang tersedia untuk beban tetap Menghitung beban tetap Bunga yang terjadi Bunga implisit atas sewa guna usaha Persyaratan dividen saham preferen anak perusahaan dengan kepemilikan mayorita Persyaratan pembayaran kembali pokok pinjaman Jaminan untuk membayar beban tetap Beban tetap lainnya Bunga yang terjadi Bunga implisit atas sewa guna usaha Persyaratan dividen saham preferen anak perusahaan dengan kepemilikan mayorita Persyaratan pembayaran kembali pokok pinjaman Jaminan untuk membayar beban tetap Beban tetap lainnya

37 CompuTech Corp. Yang laporan laba ruginya disajikan dalam tampilan 10.5, berikut dengan catatan atas laporan keuangan tertentu. Dengan menggunakan informasi CompuTech Corp. (dalam ribuang $) Ini dihitung rasio laba terhadap beban tetap: = 2, Perhitungan Pro Forma Laba Terhadap Beban Tetap MENGHITUNG LABA TERHADAP BEBAN TETAP

38 Analisis Periode Penagihan Bunga Laba+Beban pajak+Beban Bunga Beban Bunga Hubungan Arus Kas dengan Beban Tetap Rasio arus kas terhadap beban tetap: Arus kas operasi sebelum pajak+penyesuaian Beban Tetap Kas dari operasi yang permanen

39 Cakupan Laba atas Dividen Saham Preferen Laba Sebelum Pajak + Penyesuaian Beban Tetap + Dividen Saham Preferen 1- Tarif Pajak Pentingnya Keragaman dan Daya Tahan Laba Untuk Cakupan Laba Pentingnya Ukuran dan Asumsi Cakupan Laba Risiko dan Pengembalian Struktur Modal


Download ppt "CHAPTER 10 ANALISIS KREDIT SYARIFAH NUR RADHIYAHC1C013077 KRIS JUNIANSYAHC1C013048 HERMARETA VIELDAC1C013091 RISDAYANTIC1C013078."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google