Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sosialiasai Indikator - Indikator LSS – UKS/M Pada Tgl. 21 - 22 September 2016 Di Kabupaten Luwu Timur.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sosialiasai Indikator - Indikator LSS – UKS/M Pada Tgl. 21 - 22 September 2016 Di Kabupaten Luwu Timur."— Transcript presentasi:

1

2 Sosialiasai Indikator - Indikator LSS – UKS/M Pada Tgl September 2016 Di Kabupaten Luwu Timur

3 Poko Bahasan Penetapan Keanggotaan TP.UKS/M dan Pelaksan 4 4 Pengertian UKS/M 1 1 Tim Pembina UKS/M terdiri dari ; 3 3 Peran Provinsi, Kab/Kota dan Kecamatan 5 5 Tugas TP. UKS/M Provinsi 3 3 Dasar HukumUKS/M 2 2 Lomba Sekolah Sehat 6 6

4

5 APA ITU UKS/M, ADALAH KEGIATAN YG DILAKUKAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN ANAK USIA SEKOLAH PADA SETIAP JALUR, JENIS DAN JENJANG PENDIDIKAN Usaha Kesehatan Sekolah / Madrasah disingkat UKS/M,

6

7 PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH/MADRASAH Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6/X/PB/2014 Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2014 Menteri Agama Nomor 41 Tahun 2014 Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2014 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6/X/PB/2014 Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2014 Menteri Agama Nomor 41 Tahun 2014 Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2014

8

9

10 PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH/MADRASAH Tingkat Kabupaten/Kota Dinas Pendidikan Dinas Kesehatan dan Kanwil Kementerian Agama Dinas Pendidikan Dinas Kesehatan dan Kantor Kementerian Agama

11 (1)Tugas TP UKS/M provinsi, (1)Tugas TP UKS/M provinsi, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 15 huruf b meliputi: a.menyusun rencana kerja pembinaan dan pengembangan UKS/M yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah/madrasah sehat; b.menyusun petunjuk pelaksanaan UKS/M; c.mensosialisasikan kebijakan pembinaan dan pengembangan UKS/M di wilayahnya; d.melaksanakan program pembinaan dan pengembangan UKS/M; e.melaksanakan pengembangan ketenagaan TP UKS/M dan sekretariat TP UKS/M; f.menjalin hubungan kerja sama dengan lintas sektor, pihak swasta, dan lembaga swadaya masyarakat, baik di dalam maupun di luar negeri, sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan.; g.mendorong TP UKS/M kabupaten/kota untuk menyelenggarakan program BIAS, PHBS, P3K, pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dan program kecacingan; h.melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan UKS/M; i.membuat laporan berkala kepada TP UKS/M Pusat; dan j.melaksanakan ketatausahaan TP UKS/M provinsi.

12 TP. UKS/M Provinsi GUBERNUR C A M A T BUPATI / WALIKOTA KEPALA SEKOLAH/MADRASAH TP. UKS/M Kab/Kota TP. UKS/M Kecamatan Tim Pelaksana UKS/M Sekolah/Madrasah Diatur dalam Pasal, 17,18,19 ayat (2) PB. 4 Menteri 2014 Diatur dalam Pasal, 17,18,19 ayat (2) PB. 4 Menteri 2014

13

14

15 Data Kelembagaan TP UKS/M dan Sekertariat TP. UKS/M Kabupaten/Kota Per 1 Januari 2016

16 Provinsi Berkewajiban untuk mengkoordinir pelaksanaan UKS/M dan bertanggung jawab memfasilitasi penyelenggaraan UKS/M di semua Kab/Kota yang ada diwilayahnya. Sekertariat daerah provinsi bersama-sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kanwil Kemenag berkewajiban untuk mengamankan kebijakan terknis pengembangan, pembinaan dan pelaksanaan UKS/M di Provinsi. Peran Sekertariat daerah provinsi (Biro Bina Kesejahteraan) antara lain ; -Membuat Surat Edaran kepada Bupati/Walikota tentang pembinaan dan pengembangan UKS/M -Melaksanakan akselerasi pembinaan pelaksanaan UKS/M bersama-sama dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan dan Kanwil Kemenag tingkat provinsi -Melakukan pembinaan dan pengawasan secara umum terhadap pelaksanaan UKS/M di Kabupaten/Kota.

17 Kabupaten/Kota, sesuai dengan prinsip otonomi daerah, Kab/Kota bertanggung jawab sepenuhnya terhadap penyelenggaraan UKS/M yang dilaksanakan oleh perangkat Daerah Kab/Kota dan Masyarakat, khusus pelayanan KESEHATAN pembinaan dan pelaksanaannya secara operasional di koordinir oleh Dinas Kesehatan Kab/Kota. Sekertariat Daerah Kabupaten/Kota ( Bagian Kesra ) Jajaran Sekertariat daerah Kab/Kota bersama-sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kemenag Kab/kota berkewajiban untuk mengamankan kebijakan terknis pengembangan, pembinaan dan pelaksanaan UKS/M di Kab/Kota, Kecamatan dan Desa/Kelurahan, melaksanakan monitoring, evaluasi. PERAN SEKERTARIAT DAERAH KAB/KOTA ( Bagian Kesra ) PERAN SEKERTARIAT DAERAH KAB/KOTA ( Bagian Kesra ) Antara Lain ; -Memperkuat dasar hukum melalui penetapan PERDA Kab/Kota tentang Pembinaan dan Pengembangan UKS/M -Membuat Surat Edaran kepada Camat untuk mengkoordinir Akselerasi Pembinaan dan Pelaksanaan UKS/M termasuk penjaringan Kesehatan -Memasukkan UKS/M dalam perencanaan Daerah mulai dari tingkat Kecamatan dan Kab/Kota -Melaksanakan Orientasi dan Sosialisasi tentang UKS/M

18 Kecamatan merupakan garda terdepan dalam pengembangan pembinaan dan pelaksanaan UKS/M, oleh karena itu keberhasilan pelaksanaan UKS/M di Kabupaten/Kota sangat dipengaruhi oleh hasil kerja TP. UKS/M disemua Kecamatan yang ada di daerah Kab/Kota. Sekertariat Kecamatan SekertariatKecamatan secara bersama-sama dengann unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Dinas Pendidikan, Pengawas Pendidikan Madrasah dan Puskesmas, berkewajiban untuk melaksanakan kebijakan teknis pengembangan, pembinaan dan pelaksanaan UKS/M di Kecamatan, Sekolah dan Madrasah termasuk pondok pesanteren, serta melakukan monitorin dan evaluasi serta pelaporan. Peran Sekertariat Kecamatan antara lain ; -Memperkuat dasar hukum kelembagaan UKS/M termasuk TP. UKS/M Kecamatan melalui Surat Keputusn Camat. -Membuat Surat Edaran kepada semua pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam pelaksanaan UKS/M termasuk Akselerasi Pembinaan dan Pelaksanaan UKS/M

19

20 Setiap tahun mempersiapkan dan membina menuju LSS tingkat Provinsi dan Nasional Melibatkan semua sektor terkait sebagai Tim Pembina UKS dan Tim Pelaksana UKS. LOMBA SEKOLAH SEHAT SMP/M TS SD/M I TK/RA SMA/ SMK menilai pelaksanaan dan pembinaan UKS di TK,SD,SMP dan SMA/SMK mengevalusi dan memotivasi pembinaan dan pengembangan Program UKS.

21 LSS bukan merupakan tujuan akhir dalam pembinaan dan pengembangan UKS/M di Sekolah/Madarasah

22 Mekanisme penilaian Lomba Sekolah Sehat Salah satu program kegiatan UKS adalah Lomba Sekolah Sehat (LSS) yang merupakan agenda tahunan secara nasional, mulai dari tingkat TK/RA sampai SMA/SMK/MA yang diikuti oleh semua sekolah negeri dan swasta. Pelaksanaan LSS harus dianggarkan baik melalui APBN maupun APBD, agar terlaksana dengan baik. Kegiatan lomba ini dimulai dari kecamatan sampai tingkat nasional. Best Performance (berbasis kinerja) Best Achievement (pencapaian terbaik) LSS yang dilaksanakan secara terpadu dari empat instansi telah berjalan lama. Namun mulai tahun 2015 pola penilaian lomba dibagi menjadi 2 (dua) kategori yaitu : Best Performance (berbasis kinerja) dan Best Achievement (pencapaian terbaik), hal ini untuk menghidari subjektivitas penilaian, sehingga dilaksanankan secara objective, jujur, bertanggung jawab, serta memberikan motivasi, memupuk sikap kompetitive yang dimulai dari kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional. Di samping pengisian instrumen petugas penilaian juga mengunakan lembar observasi untuk menilai sarana dan prasarana, manajemen dari sekolah yang dikunjungi. PENDAHULUAN

23 1.Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; 2.Peraturan Bersama 4 Kementerian No. 6/X/PB/2014, No. 73 Tahun 2014, No. 41 Tahun 2014, No. 81 tahun 2014 tentang Pembinaan dan Pengembangan UKS. 3.Peraturan menteri pendidikan nasional nomor 39 tahun 2008, tentang pembinaan kesiswaan. B. Dasar Hukum

24 Lomba Sekolah Sehat adalah kegiatan/proses penilaian untuk penentuan sekolah terbaik bagi sekolah yang telah memenuhi persyaratan untuk dilombakan. Kegiatan lomba ini dimulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kab/kota, provinsi, sampai tingkat nasional. Lomba sekolah sehat adalah merupakan salah satu bentuk kegiatan dari pelaksanaan program UKS, yang dilaksanakan, dilombakan secara berjenjang, yang pesertanya adalah pemenang tahun sebelumnya. C. Pengertian

25 1.Tujuan Umum Memberikan motivasi, dorongan, dan pembinaan kepada seluruh jajaran TP UKS/M, untuk menerapkan pola hidup sehat, berkembang secara hormonis, optimal, agar menjadi sumber daya yang berkualitas. 2.Tujuan Khusus a.Membina kerjasama, koordinasi dalam pengembangan pelaksanaan UKS di sekolah/madrasah; b.Membina karakter, pola hidup sehat, bersih, dan meningkatkan derajat kesehatan peserta didik; c.Membina, melaksanakan secara terpadu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan lingkungan sehat; d.Mewujudkan sekolah pemenang yang telah terseleksi secara baik. D. Tujuan

26 Terdiri dari 4 (empat) Instansi Lingkup Pemerintah Provinsi yang tergabung dalam Peraturan Bersama 4 Menteri, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri. F. Panitia Penyelenggara

27 D. Daftar Instrumen Lomba Sekolah Sehat (LSS)

28 1.Pengumpulan Data - Dilakukan oleh Tim Penilai dari 4 Kementerian - Dilakukan oleh Tim Penilai dari 4 Kementerian 2.Pengolahan Data - Dilaksanakan oleh Balitbang Kemndikbud - Dilaksanakan oleh Balitbang Kemndikbud 3.Verifikasi Ulang - ke Sekolah yang masuk Nominasi - ke Sekolah yang masuk Nominasi 4.Penetapan Pemenang LSS oleh Menteri

29 SELEKSI BERKAS PENILAIAN LSS KE LOCUS PENGOLAHAN DATA VERIFIKASI ULANG BALITBANG KEMDIKBUD PEMENANG LSS

30 Metode Pengumpulan Data Dalam penilaian lomba ini secara menggunakan 2 (dua) instrumen penilaian yaitu lembar kuesioner dan lembar observarsi. Lembar Kuesioner; Lembar Pertanyaan-pertanyaan yang sudah terstandarisasi dan terukur sesuai dengan kaidah- kaidah pembuatan pertanyaan yang baik. Daftar pertanyaan ini diperuntukan bagi sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, TP UKS Provinsi, TP UKS Kab/kota dan TP UKS Kecamatan serta bagi kepala sekolah, guru dan peserta didik Lembar obeservasi; Lembar obeservasi; Lembar observasi adalah beberapa urutan daftar pertanyaan yang sudah disiapkan sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan. Lembar observasi ini bertujuan untuk mengungkap data tentang kelengkapan, ketersediaan, manajemen, dan kerapian dari prasarana dan sarana yang menunjang terlaksananya program UKS pada di tingkat sekolah/madrasah yang telah terseleksi sebagai nominasi berprestasi untuk juara. Lembar observasi ini diperuntukan bagi petugas yang akan melaksanakan penilaian dan pengamatan untuk sekolah-sekolah nominasi, TP UKS Kecamatan, TP UKS Kab./Kota. Mekanisme pelaksanaan penyebaran kuesioner, dan lembar observasi juga ditujukan kepada TP UKS Kecamatan, TP UKS Kab./Kota. Kuesioner, dan lembar observasi ini dapat digunakan untuk melihat kegiatan dan pengunaan alokasi dana yang mendukung penyelenggaraan kegiatan Tim UKS dalam rangka peningkatan pola hidup sehat, budaya bersih dan pada akhirnya peningkatan mutu pendidikan.

31

32

33

34 Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2016 Pemenang Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2016 Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih 3 Juara dalam dua Katagori A. Katagori Kinerja Terbaik Juara 3 1.SD Katolik Renya Rosari Kab. Tana Toraja.. Juara 3 Juara 2 2.SMPN 3 Tellu Siattinge Kab. Bone Juara 2 B. Katagori Prestasi Terbaik Juara 3 1. TK. Pertiwi 1 Watang Soppeng Kab. Soppeng Juara 3

35 1)Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan UKS/M diperlukan komitmen yang tinggi khususnya TP. UKS/M Kab/Kota dan Kecamatan serta dukungan kebijakan Pemerintah (Bupati/Walikota) dan Legeslatif (DPRD ) 2)perlu dilakukan pengembangan wawasan tentang pengelolaan UKS/M disemua tingkatan sampai pelaksana UKS/M 3)Adanya Koordinasi dari semua anggota TP. UKS/M maupun pemangku kepentingan lainnya 3)Adanya Koordinasi dari semua anggota TP. UKS/M maupun pemangku kepentingan lainnya. 1)Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan UKS/M diperlukan komitmen yang tinggi khususnya TP. UKS/M Kab/Kota dan Kecamatan serta dukungan kebijakan Pemerintah (Bupati/Walikota) dan Legeslatif (DPRD ) 2)perlu dilakukan pengembangan wawasan tentang pengelolaan UKS/M disemua tingkatan sampai pelaksana UKS/M 3)Adanya Koordinasi dari semua anggota TP. UKS/M maupun pemangku kepentingan lainnya 3)Adanya Koordinasi dari semua anggota TP. UKS/M maupun pemangku kepentingan lainnya.

36

37


Download ppt "Sosialiasai Indikator - Indikator LSS – UKS/M Pada Tgl. 21 - 22 September 2016 Di Kabupaten Luwu Timur."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google