Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PEMBENTUKAN BUDAYA KERJA BAGI MAHASISWA (CALON PESERTA PKL)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PEMBENTUKAN BUDAYA KERJA BAGI MAHASISWA (CALON PESERTA PKL)"— Transcript presentasi:

1 PEMBENTUKAN BUDAYA KERJA BAGI MAHASISWA (CALON PESERTA PKL)
Oleh Dr. I Made Sudana, M.Pd Disampaikan pada workshop pengembangan RPS Praktik Kerja Lapangan Mahasiswa FT- UNNES Di Hotel Amanda Hill- Bandungan 17 sd 18 September 2015

2 KAJIAN MATERI 1. Latar Belakang 2. Kenapa harus PKL
3. Permasalahan Umum kegiatan PKL 4. Strategi Penyiapannya

3 TUJUAN PKL PKL sangat diperlukan bagi Mahasiswa (Teknik), dengan tujuan PKL a.l: Pelaksanaan kegiatan pembelajaran di luar kampus Penerapan teori2 dan keterampilan yang telah diajarkan di kampus Mempelajari budaya kerja di Du/Di Memberikan pengalaman nyata kepada mhs

4 HARAPAN DARI SISI PENJAMINAN MUTU LEMBAGA
PERBAIKAN PELAKSANAAN PKL PENINGKATAN KUALITAS HASIL PKL PERLUASAN PEROLEHAN PENGALAMAN BAGI MAHASISWA DIHASILKAN SDM YANG MEMILIKI BUDAYA KERJA TERSERAPNYA LULUSAN DI DUNIA KERJA

5 1. LATAR BELAKANG TUJUAN PKL KEGIATAN PBM DI LUAR KAMPUS
PENERAPAN TEORI YANG TELAH DIPELAJARI TUJUAN PKL MEMBERIKAN PENGALAMAN NYATA MEMPELAJARI BUDAYA KERJA INDUSTRI

6 2. KENAPA DIPERLUKAN PKL ? ALASAN PERKEMB EKONOMI GLOBAL PERSAINGAN
TENAGA KERJA ALASAN KETERBATASAN SARANA LEMBAGA PERKEMBANGAN IPTEK RAGAM PEKERJAAN TUNTUTAN DUNIA KERJA

7 YANG PERLU DIKEMBANGKAN OLEH UNIT PKL:
MEMPERBANYAK INSTITUSI PASANGAN BEKAL YANG MEMADAI BAGI MHS: KETERAMPILAN (HARD SKILL DAN SOFT SKILL) PEMAHAMAN BUDAYA KERJA KESELAMATAN KERJA

8 3. PERMASALAHAN UMUM PKL Waktu pelaksanaan Lama pelaksanaan
INSTITUSI PASANGAN TERBATAS SINKRONISASI KURIKULUM BLM DIBANGUN (MUNGKIN SEBAGIAN) KESEPAHAMAN KAMPUS DNG DU/DI Waktu pelaksanaan Lama pelaksanaan Jumlah peserta Pola pembinaan

9 LANJUTAN ……. Kualifikasi Instruktur Du/Di Sistem pembiayaan Model Pelaksanan

10 4. STRATEGI PENYIAPAN Membekali mhs tentang budaya kerja di dunia usaha/industri (Du/Di) Menyusun sinkronisasi kurikulum PKL antara Kampus dan Du/Di Penanaman nilai-nilai soft skill kerja Memperbanyak kerjasama (MoU) dng DU/DI

11 KONSEP BUDAYA INDUSTRI
SEIRI = RINGKAS = MEMILAH SEITON = RAPI = MENEMPATKAN SEISO = RESIK = MEMBERSIHKAN SEIKETSU = RAWAT = MEMELIHARA SHITSUKE = RAJIN = DISIPLIN INILAH YANG DIKENAL DENGAN : KEIZEN (BUDAYA KERJA DI JEPANG) YANG TELAH DITERAPKAN SECARA GLOBAL DI DUNIA KERJA

12 2. SEITON (Rapih) 1. SEIRI (Ringkas)
Memilah – milah barang yang baik dan tidak baik (REJECT), yang diperlukan saat ini dan yang belum diperlukan saat ini. 2. SEITON (Rapih) Setiap barang ada tempatnya dan setiap barang ditempatkan pada tempatnya. TIGA KATA KUNCI DALAM PENYIMPANAN : DIMANA ? Tempatnya TETAP, tidak pindah/bergeser APA ? Identifikasi TETAP BENAR, tidak berubah atau salah BERAPA ? Jumlah TETAP, tidak kurang atau tidak bertambah

13 Caranya: Periksa sekeliling tempat kerja Anda
Temukan barang yang tidak diperlukan saat ini Berikan label atau identifikasi yang jelas Tempatkan barang tersebut sesuai pada tempatnya masing-masing JANGAN MELETAKKAN BERDEKATAN BARANG YANG BAIK DENGAN BARANG REJECT

14 LABEL MERAH 5S (R) 1 PROGRAM SEIRI Tanggal ditempel …………………… RINGKAS
Nama Barang : Jumlah : Alasan Lingkari No. Tidak diperlukan Tidak penting Barang sisa Tidak diketahui Dikembalikan ke ………… 6. Lain-lain Tindakan Dibuang/Disposal Simpan secara terpisah Dikembalikan ke ……… Lain-lain Dipindahkan ke …………. Tanggung Jawab Tanda tangan/nama jelas KA.DEPT : ( …………………………… ) KA.SIE ( …………………………….. ) KA.RU Referensi (Minimal Ast.Ka.Div) Atas Petunjuk Tulis nama tanggal dan petunjuknya 1

15 2. SEITON (Rapih) Setiap barang ada tempatnya dan setiap barang ditempatkan pada tempatnya. TIGA KATA KUNCI DALAM PENYIMPANAN : DIMANA ? Tempatnya TETAP, tidak pindah/bergeser APA ? Identifikasi TETAP BENAR, tidak berubah atau salah BERAPA ? Jumlah TETAP, tidak kurang atau tidak bertambah

16 Caranya Bersihkan tempat sebelum suatu barang ditempatkan
Bersihkan barang sebelum ditempatkan Tulis identifikasi yang jelas dan benar Tempatkan barang sesuai nomor rak dan nomor barang

17 Perhatikan ! Mudah disimpan Mudah dilihat Mudah dikembalikan
Mudah diketahui Mudah diambil Mutu tetap JANGAN MENYIMPAN SUATU BARANG DENGAN SANGAT AMAN TAPI SULIT DIAMBILNYA DAN TIDAK DIKETAHUI JUMLAHNYA, ATAU HANYA MENEBAK

18 3. SEISO (RESIK) Membersihkan, debu, minyak, dan kotoran lain dari produk/barang, alat kerja mesin dan tempat atau lingkungan kerja. Sebenarnya yang penting sekali bukan membersihkan akan tetapi menghilangkan penyebab timbulnya kotoran.

19 Sesuatu yang membahayakan dibalik kotoran,
Misalnya: Retak Tersembunyi Keropos dibalik Karatan kotoran

20 Caranya: Tentukan Areal atau bagian yang akan dibersihkan
Tentukan kotoran yang mau dibersihkan Tentukan cara membersihkannya Siapkan peralatan memadai yang akan dipakai Laksanakan dengan senang hati tiap hari 5 menit Tanamkan dalam diri sendiri cara kerja dan cara hidup yang bersih.

21 CIPTAKAN TEMPAT KERJA SELALU BERSIH DAN MENYENANGKAN.
JADIKAN TEMPAT KERJA SEBAGAI TEMPAT PAMERAN. KEBERSIHAN ADALAH KEBUTUHANKU DAN TANGGUNG JAWABKU

22 4. SEIKETSU (Rawat) Selalu memelihara dan mempertahankan yang sudah standar: Hasil kerja, cara kerja, alat kerja dan tempat atau lingkungan kerja, agar tetap resik dan rapih, laksanakan 3 prinsip kata “TIDAK” : 1. Tidak ada barang yang tidak diperlukan 2. Tidak berserakan 3. Tidak kotor

23 Caranya : Sangat peduli terhadap perawatan
Periksa posisi/letak (tanda/garis) yang belum standar Pelihara posisi atau letak barang yang sudah standar Periksa semua alat bantu dan alat kerja yang belum distandarkan

24 PERNAHKAH MESIN DAN LANTAI SAYA BIARKAN KOTOR ?
PERNAH! … JANGAN BIARKAN TERULANG LAGI RAWAT ALAT KERJA, MESIN SEPERTI MERAWAT DIRI ANDA JANGAN BIARKAN MESIN DIPAKAI TERUS, TANPA MELAKSANAKAN PERWATAN BERKALA.

25 5. SHITSUKE (Rajin) Rajin artinya patuh atau disebut juga disiplin diri yang ketat. Kelancaran produksi sangat tergantung dari rajin atau tidaknya melakukan perawatan sesuai dengan jadwalnya.

26 Caranya : Tertib melaksanakan perawatan harian
Teratur melaksanakan perawatan yang berkala Pikirkan selalu perawatan tambahan apa yang diperlukan Bila perawatan tidak terlaksana harus melapor ke pimpinan yang lebih berwenang untuk mendapatkan petunjuk.

27 Aspek-aspek Soft Skill Kerja
Budaya kerja Etos Kerja Disiplin Kemampuan Komunikasi Kerjasama Jujur Bertanggung jawab Keselamatan Kerja

28 PRINSIP-PRINSIP BUDAYA KERJA INDUSTRI
motivasi, kemandirian, kreativitas, loyalitas, disiplin, Integritas, keterbukaan Kebersamaan Profesionalitas

29 built a worker culture Hard worker culture Take a risk culture Focus on process culture Built a worker culture Diadopsi dari :

30 PENGEMBANGAN BUDAYA KERJA INDUSTRI
Pedoman Pengembangan Budaya Kerja Industri bermakna bahwa budaya kerja adalah sikap dan perilaku individu dari sekelompok pekerja yang didasari atas nilai-nilai yang diyakini kebenarannya dan menjadi sifat serta kebiasaan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan sehari- hari Budaya kerja memiliki tujuan untuk mengubah sikap dan juga perilaku SDM yang ada agar dapat meningkatkan produktivitas kerja untuk menghadapi berbagai tantangan.

31 Hakekatnya….. Terbangunnya Budaya Kerja dan Etos Kerja mempengaruhi kemajuan setiap organisasi maupun individu di dalam organisasi atau individu tersebut.

32 Contoh Implementasinya: Rajin Melakukan Perawatan Berarti :
Peralatan selalu siap pakai Masa pakai peralatan lebih lama (awet) Kelancaran produksi terjamin Kualitas hasil kerja terjamin Adanya keamanan dan kenyamanan kerja Mesin, alat kerja, lantai tetap rapih bersih Lingkungan kerja menjadi sehat Memberikan kesan baik dari setiap tamu DISIPLIN ADALAH SEBAGIAN DARI KESUKSESAN

33 Semoga mahasiswa kita tidak seperti berikut :
1. suka mengeluh, banyak menuntut, egois 2. bekerja seenaknya, kepedulian kurang 3. kerja serba tanggung, sering menunda, manipulatif 4. malas, disiplin buruk, stamina kerja rendah 5. pengabdian minim, sense of belonging tipis, gairah kerja kurang 6. terjebak rutinitas, menolak perubahan, kurang kreatif 7. bekerja asal-asalan, cepat merasa puas 8. jiwa melayani rendah, merasa hebat, arogan

34 SEMOGA DAPAT DIJADIKAN
BAHAN DISKUSI TERIMA KASIH !


Download ppt "PEMBENTUKAN BUDAYA KERJA BAGI MAHASISWA (CALON PESERTA PKL)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google