Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KESEIMBANGAN EKONOMI DUA SEKTOR

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KESEIMBANGAN EKONOMI DUA SEKTOR"— Transcript presentasi:

1 KESEIMBANGAN EKONOMI DUA SEKTOR
MODUL KULIAH BAGIAN III PENGANTAR EKONOMI MAKRO KESEIMBANGAN EKONOMI DUA SEKTOR DOSEN PENGAMPU: BERNARDUS WISHMAN S. SIREGAR SE, ME JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2012

2 yang disingkat dengan huruf Y (dari Yearly Income).
sebagainya. Jasa-jasa produksi ini ditarik dari RTK dan dibayar dengan balas jasa berupa upah/gaji, laba, sewa, bunga/deviden. Sehingga ada arusjasa-jasa produktif dari RTK ke RTP yang diimbangin dengan arus uang untuk pembayarannya dari RTP ke RTK. Arus uang pembayaran balas jasa bagi para pemilik factor produksi ini menrupakan pendapatan bagi RTK yang disingkat dengan huruf Y (dari Yearly Income). Pendapatan yang diterima oleh masyarakat RTK kemudian sebagian besar dibelanjakan untuk pemberlian barang dan jasa yang dibutuhykan. Maka, arus barang dan jasa suatu arus uang/kredit dari RTK ke RTP untuk pembayarannya. Arus pembayaran ini disebut pembelanjaan masyarakat (spending) akan menjadi penerimaan RTP. Pokok permasalah ekonomi yang dihadapi rumah tangga adalah bagaimana dengan penghasilan yang didapat dari RTP dapat mencukupi segala kebutuhan keluarga (baik sekarang maupun yang akan datang). Atau bagaimana menjaga keseimbangan atara pemasukan dan pengeluaran. Permasalahan ini muncul karena sebagian rumah tangga memiliki pendapatn yang kecil atau sebagian keluarga memiliki kebuthan yang sangat besar atau bahkan bias juga karena rumah tangga tidak mampu mengatur uangnya sendiri. Yang dihitung sebagai penghasilan keluarga adalah segala bentuk balas karya yang diperoleh sebagai imbalan atas kontribusi seseorang terhadap proses produksi. Konkretnya penghasilan keluarga dapar bersumber pada usaha sendiri seperti berdagang dan wiraswasta, bekerja pada orang lain seperti karywan atau pegawai, dan hasil dari milik seperti pemilik sawah atau rumah yang disewakan. Selain itu, penghasilan seseorang juga dapar berupa uang pension, sumbangan atau hadiah, dan pinjaman atau hutang. Secara ekonomi, penghasilan dapat dibedakan menjadi penghasilan nominal yaitu nilai rupiah yang diperoleh dan penghasiln riil yaitu jumlah barang yang dapat dibeli dengan sejumlah uang tertentu. Sedangkan untuk pengeluaran rumah tangga dapat dipengaruhi oleh beberapa factor yang diantaranya adalah: - Besarnya pendapatan keluarga yang tersedia (setelah dipotong pajak dan potongan lainnya) Besarnya jumlah anggota dalam keluarga Taraf pendidikan dan status social dalam masyarakat Lingkungan social-ekonomi (desa, kota kecil, dan kota besar) Pengantar Ekonomi Makro Bernadus Wishman S. Siregar, SE. ME. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana ‘12 3

3 Kenaikan tingkat pendapatan mulai meningkat sehingga rumah tangga juga akan
menaikikan pengeluaran konsumsinya. Hal ini dapat terlihat ketika Yd=0→100, C= +75 Pada tingkat pendapatan yang semakin tinggi, maka rumah tangga akan mulai menabung sehingga ketika Yd>500, S= +25 Kecondongan Mengkonsumsi Dalam ilmu ekonomi kita mengenal Marginal Prospensity to Consume (MPC) atau Hasrat Konsumsi Marginal. Hasrat berarti keinginan seseorang melakukan konsumsi atas penghasilan yang mereka miliki. Rumusnya adalah sebagai berikut: Kecondongan Mengkonsumsi Marginal (Marginal Prospensity to Consume/MPC) MPC = ΔC ΔYd Selain itu, kita juga dapat mengetahui Kecondongan Mengkonsumsi Rata-Rata (Average Prospensity to Consume/APC) dengan rumus: APC = C Yd Kecondongan Menabung Disamping mengetahui Marginal Prospensity to Consume (MPC), kita juga dapat mengetahui Hasrat seseorang untuk menabung. Kecondongan Menabung Marginal (Marginal Prospensity to Save/MPS) didapatkan dengan cara: MPS = ΔS ΔYd Sama halnya dengan konsep konsumsi, Kecondongan Menabung Rata-Rata Prospensity to Save/APS) dapat ditentukan dengan: APS = S Yd (Average ‘12 Pengantar Ekonomi Makro Bernadus Wishman S. Siregar, SE. ME. Pusat Bahan Ajar dan Elearning Universitas Mercu Buana 5


Download ppt "KESEIMBANGAN EKONOMI DUA SEKTOR"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google