Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Probabilitas l Ruang Sampel l Kejadian l Menghitung Titik Sampel l Peluang dari Kejadian 3.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Probabilitas l Ruang Sampel l Kejadian l Menghitung Titik Sampel l Peluang dari Kejadian 3."— Transcript presentasi:

1 Probabilitas l Ruang Sampel l Kejadian l Menghitung Titik Sampel l Peluang dari Kejadian 3

2 Ruang Sampel Definisi Ruang Sampel: Kumpulan dari semua kejadian dari eksperimen statistik, dinotasikan dengan S

3 Contoh 1 (Identifikasi Ruang Sampel): Suatu eksperimen melempar koin kemudian melempar sekali lagi bila yang muncul pertama adalah muka, jika yang muncul belakang diteruskan dengan melempar dadu. Maka ruang sampelnya adalah S = { HH, HT, T1, T2, T3, T4, T5, T6 } Ruang Sampel

4  Diagram Pohon untuk Mengidentifikasi Ruang Sampel T H H T HH HT T1 T2 T3 T4 T5 T6 Kemungkinan Pertama Kemungkinan Kedua Ruang Sampel Ruang Sampel

5 Contoh 2 (Identifikasi Ruang Sampel): Tiga item diambil dari suatu proses manufacturing, di mana item tersebut diklasifikasikan menjadi dua: defektif (D) dan non-defektif (N). Maka ruang sampel S: S = { DDD, DDN, DND, DNN, NDD, NDN, NND, NNN } Ruang Sampel

6  Diagram Pohon untuk Contoh 2 N D N D N D N D N D N D N D DDD DDN DND DNN NDD NDN NND NNN Item Pertama Item Kedua Item Ketiga Ruang Sampel Ruang Sampel

7  Definisi: Kejadian adalah subset dari ruang sampel, yaitu suatu kejadian dengan kondisi tertentu Kejadian

8  Contoh Identifikasi Suatu Kejadian: Diberikan suatu ruang sampel S = {t | t ≥ 0}, di mana t adalah umur dalam satuan tahun suatu komponen mesin. Suatu kejadian A adalah umur komponen yang kurang dari lima tahun, atau dituliskan A = {t | 0 ≤ t ≤ 5}. Kejadian

9  Komplemen dari kejadian A terhadap S adalah subset dari semua elemen S yang bukan elemen dari A. Komplemen dari A dituliskan dengan A’.  Contoh: Misalkan R adalah kejadian di mana kartu warna merah diambil dari 52 kartu Bridge. Komplemen dari R adalah R’, yaitu kartu dengan warna hitam. Kejadian

10 Ruang Sampel S Kejadian R Komplemen R’

11  Definisi Irisan: Irisan / interseksi dari dua kejadian A dan B adalah suatu kejadian yang memuat elemen yang ada di A dan B, dinotasikan dengan A  B Kejadian

12  Definisi: Dua kejadian saling lepas (mutually exclusive atau disjoint) jika A  B = Ф, yang berarti A dan B tidak memiliki anggota yang sama Kejadian

13  Definisi: Gabungan dari dua kejadian A dan B adalah suatu kejadian dengan elemen dari A atau B atau keduanya, dinotasikan dengan A U B Kejadian

14  Contoh irisan, gabungan, dan komplemen antara kejadian-kejadian dengan diagram Venn: A S B C 4 Kejadian

15 A S B C 4  A  B=region 1 dan 2  B  C=region 1 dan 3

16 A S B C 4 Kejadian  A U C = region 1, 2, 3, 4, 5, dan 7  B’  A= region 4 dan 7

17 A S B C 4 Kejadian  A  B  C = region 1  (A U B)  C’ = region 2, 6, dan 7

18  Dalam eksperimen statistik, semua kejadian yang mungkin dapat ditentukan tanpa harus mendaftarkan satu-per-satu. Menghitung Titik Sampel

19  Teorema : Jika operasi pertama dapat dilakukan dengan n ₁ cara, dan operasi kedua dengan n ₂ cara maka dua operasi dapat dilakukan dengan n ₁ n ₂ cara.  Secara umum bila ada k operasi dengan masing-masing mempunyai n ₁, n ₂,…, n k cara maka terdapat ( n ₁ ) ( n ₂ )…. ( n k ) cara. Menghitung Titik Sampel

20  Contoh: Sebuah perusahaan otomotif menawarkan 4 macam jenis motor kepada konsumen, yaitu Sport, Skuter, Bebek, dan Trail, di mana setiap jenis motor dapat terdiri dari 3 warna, yaitu hitam, biru, dan merah. Maka ada berapa cara untuk memilih motor?  Jawab: (4)(3) = 12 cara Menghitung Titik Sampel

21  Diagram Pohon untuk Aturan Perkalian Sport Bebek Trail Hitam Merah Biru Hitam Merah Biru Hitam Merah Biru Hitam Merah Biru Skuter Jenis Motor Warna Menghitung Titik Sampel

22  Definisi Permutasi: Sebuah susunan dari semua atau sebagian kumpulan objek. Bila terdapat n objek yang berbeda terdapat n! permutasi. Menghitung Titik Sampel

23  Teorema: Jumlah permutasi dari n objek yang berbeda diambil r adalah: n P r = Menghitung Titik Sampel

24  Contoh Permutasi: Bila terdapat 3 huruf a, b, dan c, maka jumlah permutasinya adalah 6, yaitu abc, acb, bac, bca, cab, dan cba. Menghitung Titik Sampel

25  Teorema Permutasi Disusun Melingkar: Jumlah permutasi dari n objek yang berbeda disusun melingkar adalah ( n – 1)!, di mana satu objek dianggap mempunyai posisi tetap sehingga ada ( n - 1) yang disusun.  Bila terdapat objek yang sama, maka akan terdapat susunan yang berulang. Menghitung Titik Sampel

26  Contoh Permutasi Disusun Melingkar: Misalkan ada 4 orang bermain kartu dengan posisi melingkar. Ada berapa cara kemungkinan posisi duduk mereka? Jawab: (4 - 1)! = 3! = 6 cara Menghitung Titik Sampel

27 • Teorema Permutasi Partisi Jumlah cara untuk mempartisi sekumpulan n objek menjadi r sel dengan n ₁ elemen di sel pertama, n ₂ elemen di sel kedua, dst., adalah: di mana n ₁ + n ₂ + … + nr = n. Menghitung Titik Sampel

28  Contoh Permutasi Partisi: Ada 7 orang akan menginap di hotel dengan 3 kamar, satu kamar berisi 3 orang dan dua kamar berisi 2 orang. Ada berapa cara untuk menempatkan orang-orang tersebut? Jawab: Menghitung Titik Sampel

29  Teorema Kombinasi: Diberikan n objek akan diambil sebanyak r tanpa memperhatikan urutan. Cara pemilihan ini disebut dengan kombinasi dan dihitung dengan cara berikut: Menghitung Titik Sampel

30  Contoh Kombinasi: Dari 4 orang Teknik Mesin akan diambil 2 orang dan dari 3 orang Teknik Industri diambil 1 orang. Ada berapa cara memilih orang untuk membentuk suatu kepanitiaan? Jawab: Menghitung Titik Sampel

31  Berapa peluang di kelas ini terdapat minimal satu pasang siswa yang mempunyai tanggal dan bulan lahir yang sama (tahun tidak diperhitungkan)?

32  Definisi: Peluang dari suatu kejadian A adalah jumlah dari bobot semua titik sampel dalam A, sehingga: 0 ≤ P( A ) ≤ 1, P(Ф) = 0 dan P(S) = 1 Peluang dari Kejadian

33  Contoh: Suatu mata uang dilempar dua kali. Tentukan peluang sekurang-kurangnya satu head muncul. Jawab: Ruang sampel dari eksperimen ini adalah: S = { HH, HT, TH, TT } Jika mata uang ini rata / seimbang maka peluangnya sama, masing-masing. Jika A adalah kejadian tersebut maka: A = { HH, HT, TH } dan P(A) = + + =. Peluang dari Kejadian

34 Contoh : Berapa peluang memperoleh jumlah 7 atau 11 jika sepasang dadu dilempar? Jawab: Pelemparan sepasang dadu mempunyai 36 titik sampel yaitu (1,1) … (6,6). A: Kejadian muncul jumlah 7, ada 6 titik sampel yaitu (1,6) … (6,1). B: Kejadian muncul jumlah 11, ada 2 titik sampel yaitu (5,6) dan (6,5). Kejadian A dan B saling lepas karena dalam satu lemparan tidak ada yang muncul jumlah 7 dan 11 bersamaan. Peluang dari Kejadian

35 Contoh : Tukul lulus dari suatu universitas. Setelah ia mengikuti wawancara penerimaan karyawan pada 2 perusahaan, ia melakukan penilaian sendiri. – Peluang diterima perusahaan A, P(A) = 0,8 – Peluang diterima perusahaan B, P(B) = 0,6 – Peluang diterima keduanya, P(A  B) = 0,5 Berapa peluang diterima sekurang-kurangnya satu perusahaan? Peluang dari Kejadian

36 P(A)=0.8 P(B)=0.6 P(A  B) = 0,5 Peluang dari Kejadian


Download ppt "Probabilitas l Ruang Sampel l Kejadian l Menghitung Titik Sampel l Peluang dari Kejadian 3."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google