Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bagian 2 Pengetahuan dan Pengalaman Mengenai Sistem Reproduksi Pengantar Gambar: jscreationz | FreeDigitalphotos.net 100% SDKI 2012 m.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bagian 2 Pengetahuan dan Pengalaman Mengenai Sistem Reproduksi Pengantar Gambar: jscreationz | FreeDigitalphotos.net 100% SDKI 2012 m."— Transcript presentasi:

1 Bagian 2 Pengetahuan dan Pengalaman Mengenai Sistem Reproduksi Pengantar Gambar: jscreationz | FreeDigitalphotos.net 100% SDKI 2012 m

2 100% SDKI 2012 Tujuan: Memperoleh informasi tentang pengetahuan dan pengalaman responden mengenai sistem reproduksi manusia. Gambar : freephotosdigital.net Pengantar m 1 1

3 100% SDKI 2012 Pengantar m 2 2

4 100% SDKI 2012 P201 m Buku Pedoman RP : hal

5 100% P202-P203 m Buku Pedoman RP : hal. 57

6 P205 harus ada isiannya meskipun hanya perkiraan terbaik. 100% SDKI 2012 P204-P205 m Buku Pedoman RP : hal. 57

7 100% SDKI 2012 P206-P207 m Buku Pedoman RP : hal. 58

8 Masa subur seorang wanita adalah masa ketika seorang wanita dalam resiko tinggi untuk hamil jika melakukan hubungan seksual tanpa alat/cara KB. 100% P208-P209 m Buku Pedoman RP : hal. 58

9 100% SDKI 2012 P210-P211 m Buku Pedoman RP : hal. 58

10 Tentang: pengetahuan dan pemakaian berbagai alat/cara KB (alat/cara yang dipakai untuk mencegah atau menunda kehamilan). 100% SDKI 2012 P212 m Bila responden malu membicarakannya, maka :  Tunjukkan kita sama sekali tidak merasa malu atau canggung. Misalnya menceritakan pengalaman sendiri dalam ber-KB. (Sejak pelatihan peserta diajak praktek saling bertanya sesama peserta).  Jika dia ragu-ragu atas suatu pertanyaan, yakinkan bahwa hal ini rahasia, dan bahwa pertanyaan yang sama ditanyakan kepada responden remaja pria di seluruh Indonesia. Buku Pedoman RP : hal. 59

11 Sterilisasi wanita/tubektomi/MOW/ligasi tuba/pemandulan wanita Tindakan operasi menyumbat (mengikat dan atau memotong) saluran keluar ovum, yakni tuba, sehingga saat ovulasi perjalanan ovum dari ovarium tidak sampai ke tempat pembuahan di uterus. Sterilisasi yang dimaksud adalah hanya operasi yang ditujukan agar wanita itu tidak bisa mempunyai anak lagi. Tidak termasuk operasi rahim karena alasan medis (tumor, dll) Sterilisasi wanita/tubektomi/MOW/ligasi tuba/pemandulan wanita Tindakan operasi menyumbat (mengikat dan atau memotong) saluran keluar ovum, yakni tuba, sehingga saat ovulasi perjalanan ovum dari ovarium tidak sampai ke tempat pembuahan di uterus. Sterilisasi yang dimaksud adalah hanya operasi yang ditujukan agar wanita itu tidak bisa mempunyai anak lagi. Tidak termasuk operasi rahim karena alasan medis (tumor, dll) Sterilisasi Pria/MOP/pemandulan pria Operasi ringan pada pria untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan mengikat/memotong saluran sperma, sehingga alur transportasi sperma terhambat dan proses pembuahan dengan sel telur tidak terjadi. Vasektomi biasanya bersifat permanen. Sterilisasi Pria/MOP/pemandulan pria Operasi ringan pada pria untuk menghentikan kapasitas reproduksi pria dengan mengikat/memotong saluran sperma, sehingga alur transportasi sperma terhambat dan proses pembuahan dengan sel telur tidak terjadi. Vasektomi biasanya bersifat permanen. AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim)/spiral/lup (loop)/”pasang” yaitu alat KB dari bahan plastik atau tembaga yang dipasang dalam rongga rahim untuk mencegah kehamilan. Contoh AKDR yang dulu pernah dipakai : LippesLoop (spiral), Copper T (bentuk huruf T), Copper 7 (seperti angka 7), Multiload (mirip jangkar), Y (silon-Y), Copper T380A. IUD yang beredar sekarang ini adalah Copper T 380A, Nova T, dan Mirena. AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim)/spiral/lup (loop)/”pasang” yaitu alat KB dari bahan plastik atau tembaga yang dipasang dalam rongga rahim untuk mencegah kehamilan. Contoh AKDR yang dulu pernah dipakai : LippesLoop (spiral), Copper T (bentuk huruf T), Copper 7 (seperti angka 7), Multiload (mirip jangkar), Y (silon-Y), Copper T380A. IUD yang beredar sekarang ini adalah Copper T 380A, Nova T, dan Mirena. Suntikan (termasuk KB hormonal) Yaitu menyuntikan hormon progesteron dan atau estrogen. Suntikan diberikan pada masa interval 7 hari setelah haid, segera setelah persalinan atau keguguran atau kapan saja selama yakin tidak sedang hamil. Frekuensi penyuntikan : 1 bulan atau 3 bulan. Suntikan (termasuk KB hormonal) Yaitu menyuntikan hormon progesteron dan atau estrogen. Suntikan diberikan pada masa interval 7 hari setelah haid, segera setelah persalinan atau keguguran atau kapan saja selama yakin tidak sedang hamil. Frekuensi penyuntikan : 1 bulan atau 3 bulan. 100% SDKI 2012 P212 m Buku Pedoman RP : hal

12 100% Cara bertanya P212 m Sumber gambar: 1. Bacakan pertanyaan yang bercetak tebal. 2. Jika responden tidak mengerti dengan jenis alat/cara KB yang ditanyakan, maka baca penjelasannya: 1. Bacakan pertanyaan yang bercetak tebal. 2. Jika responden tidak mengerti dengan jenis alat/cara KB yang ditanyakan, maka baca penjelasannya: Buku Pedoman RP : hal

13 100% SDKI 2012 Cara bertanya P212 m 3. Jika responden tidak mengerti dengan penjelasan suatu alat/cara KB, jelaskan dengan kata-kata lain, atau dengan menambah keterangan mengenai alat/cara itu. Sumber gambar: Buku Pedoman RP : hal

14 100% Cara bertanya P212 m Sumber gambar: Buku Pedoman RP : hal

15 Implant/susuk KB/alwalit Alat KB untuk wanita berupa batang susuk yang tipis dan halus seperti korek api yang ditanam di bawah kulit lengan kiri (atau kanan jika kidal) bagian atas. Contoh merk:norplant, implanon, sinoimplant, indoplant. Implant yang beredar di masyarakat saat ini adalah Indoplant dan Sinoimplant yang terdiri dari 2 batang susuk. Implant/susuk KB/alwalit Alat KB untuk wanita berupa batang susuk yang tipis dan halus seperti korek api yang ditanam di bawah kulit lengan kiri (atau kanan jika kidal) bagian atas. Contoh merk:norplant, implanon, sinoimplant, indoplant. Implant yang beredar di masyarakat saat ini adalah Indoplant dan Sinoimplant yang terdiri dari 2 batang susuk. Pil Alat KB berupa pil yang mengandung hormon kombinasi progesteron dan estrogen. Biasanya dikemas tersusun dan terdiri dari 21 tablet ditambah 7 tablet plasebo (mengandung laktosa atau zat besi), yang diminum secara berurutan setiap hari. Pil Alat KB berupa pil yang mengandung hormon kombinasi progesteron dan estrogen. Biasanya dikemas tersusun dan terdiri dari 21 tablet ditambah 7 tablet plasebo (mengandung laktosa atau zat besi), yang diminum secara berurutan setiap hari. Kondom/sarung/karet KB/kapoces/selongkopan/jaswadi Alat KB berupa kantong karet tipis dan elastis dipakai pria ketika berhubungan seksual. Kondom berfungsi sebagai penampung sperma agar tidak tumpah ke dalam vagina dan pencegah infeksi menular seksual. Beberapa merk yang sekarang beredar:Dua Lima, Sutra, Fiesta, Young-young. Kondom/sarung/karet KB/kapoces/selongkopan/jaswadi Alat KB berupa kantong karet tipis dan elastis dipakai pria ketika berhubungan seksual. Kondom berfungsi sebagai penampung sperma agar tidak tumpah ke dalam vagina dan pencegah infeksi menular seksual. Beberapa merk yang sekarang beredar:Dua Lima, Sutra, Fiesta, Young-young. Intravag Alat KB berupa tisu yang dimasukkan pada vagina ketika akan melakukan hubungan seksual. Diafragma Alat/cara KB yang berbentuk mangkok terbuat dari karet lunak yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menutup mulut rahim agar sperma tidak masuk ke dalam rahim dan bertemu dengan sel telur. Diafragma biasanya digunakan bersama spermisida (pembunuh sperma) berupa jelly atau krim yang berguna untuk menutup mulut rahim (cervix) sehingga menghalangi sperma bertemu sel telur. Intravag Alat KB berupa tisu yang dimasukkan pada vagina ketika akan melakukan hubungan seksual. Diafragma Alat/cara KB yang berbentuk mangkok terbuat dari karet lunak yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menutup mulut rahim agar sperma tidak masuk ke dalam rahim dan bertemu dengan sel telur. Diafragma biasanya digunakan bersama spermisida (pembunuh sperma) berupa jelly atau krim yang berguna untuk menutup mulut rahim (cervix) sehingga menghalangi sperma bertemu sel telur. 100% P212 m Buku Pedoman RP : hal

16 MAL Kontrasepsi yang mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif, ibu belum haid, dan bayi berumur kurang dari 6 bulan. Penentuan masa 6 bulan terkait dengan konsumsi bayi yang biasanya cukup hanya diberi ASI. Selama ibu masih menyusui hormon progesteron dan estrogen tidak dapat mematangkan sel telur, sehingga sel telur tidak bisa dibuahi. MAL Kontrasepsi yang mengandalkan pemberian ASI secara eksklusif, ibu belum haid, dan bayi berumur kurang dari 6 bulan. Penentuan masa 6 bulan terkait dengan konsumsi bayi yang biasanya cukup hanya diberi ASI. Selama ibu masih menyusui hormon progesteron dan estrogen tidak dapat mematangkan sel telur, sehingga sel telur tidak bisa dibuahi. Pantang berkala/sistem tanggalan/tanggalan Cara KB dengan mengatur jadual sehingga hanya bersenggama pada masa-masa tidak subur. Jadi, saat masa ovulasi, pasangan berpantang bersenggama. Pantang berkala ≠ puasa (abstinensi). Abstinensi: tidak senggama untuk beberapa bulan tanpa memperhitungkan siklus “bulanan” wanita. Pantang berkala/sistem tanggalan/tanggalan Cara KB dengan mengatur jadual sehingga hanya bersenggama pada masa-masa tidak subur. Jadi, saat masa ovulasi, pasangan berpantang bersenggama. Pantang berkala ≠ puasa (abstinensi). Abstinensi: tidak senggama untuk beberapa bulan tanpa memperhitungkan siklus “bulanan” wanita. Sanggama terputus Mengeluarkan alat kelamin (penis) dari vagina sebelum mencapai ejakulasi sehingga sperma tidak masuk ke dalam vagina. Sanggama terputus Mengeluarkan alat kelamin (penis) dari vagina sebelum mencapai ejakulasi sehingga sperma tidak masuk ke dalam vagina. Metode kontrasepsi darurat Metode yang digunakan dalam keadaan darurat (kondom bocor, lupa minum pil, lupa suntik, akibat perkosaan) untuk mencegah kehamilan setelah hubungan seksual tanpa proteksi. Kontrasepsi ini berupa pil khusus yang dapat diminum dalam waktu tiga hari (72 jam) setelah bersenggama. Contoh merek: Postinor.. Postinor terdiri dari 2 pil, pil pertama diminum segera setelah hubungan seksual, pil kedua diminum 12 jam setelah pil pertama. Metode kontrasepsi darurat Metode yang digunakan dalam keadaan darurat (kondom bocor, lupa minum pil, lupa suntik, akibat perkosaan) untuk mencegah kehamilan setelah hubungan seksual tanpa proteksi. Kontrasepsi ini berupa pil khusus yang dapat diminum dalam waktu tiga hari (72 jam) setelah bersenggama. Contoh merek: Postinor.. Postinor terdiri dari 2 pil, pil pertama diminum segera setelah hubungan seksual, pil kedua diminum 12 jam setelah pil pertama. 100% P212 m Buku Pedoman RP : hal

17 100% SDKI 2012 Tubektomi m Buku Pedoman RP : hal. 59

18 100% SDKI 2012 Vasektomi m Buku Pedoman RP : hal. 60

19 100% SDKI 2012 IUD (Intrauterine Device) m Buku Pedoman RP : hal. 60 Sumber:

20 100% SDKI 2012 Suntikan m Buku Pedoman RP : hal. 60

21 100% SDKI 2012 Implan/Susuk KB m Buku Pedoman RP : hal. 61 Tampak dari depan dan belakang

22 100% SDKI 2012 Pil KB m Buku Pedoman RP : hal. 61 PILKAB Yasmin Pil KB I Kombinasi

23 100% SDKI 2012 Kondom m Buku Pedoman RP : hal. 61

24 100% SDKI 2012 Diafragma m Buku Pedoman RP : hal. 62

25 100% SDKI 2012 Kontrasepsi Darurat m Buku Pedoman RP : hal. 63

26 AborsiKoyo KBAbstinensiPijat/urut Klik pada gambar! URUT/PIJAT Beberapa kalangan percaya bahwa dengan mengurut bagian perut (rahim) setelah berhubungan seksual dapat mencegah kehamilan. URUT/PIJAT Beberapa kalangan percaya bahwa dengan mengurut bagian perut (rahim) setelah berhubungan seksual dapat mencegah kehamilan. Jamu ABORSI Wanita dapat melakukan aborsi secara sengaja agar kehamilannya tidak sampai pada kelahiran. Suatu tindakan dilakukan, misalnya operasi medis, untuk mengambil atau mengeluarkan janin dari dalam rahim. Biasanya tindakan operasi semacam ini dilakukan untuk alasan kesehatan dan keselamatan ibu. ABORSI Wanita dapat melakukan aborsi secara sengaja agar kehamilannya tidak sampai pada kelahiran. Suatu tindakan dilakukan, misalnya operasi medis, untuk mengambil atau mengeluarkan janin dari dalam rahim. Biasanya tindakan operasi semacam ini dilakukan untuk alasan kesehatan dan keselamatan ibu. JAMU KB Jamu adalah kelompok obat tradisional, baik diracik sendiri maupun siap minum (bentuk tablet/kapsul/ kaplet/serbuk), yang khasiatnya untuk mencegah kehamilan. JAMU KB Jamu adalah kelompok obat tradisional, baik diracik sendiri maupun siap minum (bentuk tablet/kapsul/ kaplet/serbuk), yang khasiatnya untuk mencegah kehamilan. PUASA/ABSTINENSI Cara menunda kehamilan dengan tidak melakukan hubungan seksual dalam periode tertentu (bulanan). Berbeda dengan PANTANG BERKALA, di sini tidak mempertimbangkan hari-hari ovulasi. PUASA/ABSTINENSI Cara menunda kehamilan dengan tidak melakukan hubungan seksual dalam periode tertentu (bulanan). Berbeda dengan PANTANG BERKALA, di sini tidak mempertimbangkan hari-hari ovulasi. Koyo KB Koyo yang dilekatkan pada kulit, berfungsi melepaskan estrogen dan progestin untuk mencegah kehamilan. Digunakan selama 3 minggu, pada minggu ke 4 dilepas supaya terjadi menstruasi. Biasanya dipakai oleh wanita yang periode menstruasinya teratur. Koyo KB Koyo yang dilekatkan pada kulit, berfungsi melepaskan estrogen dan progestin untuk mencegah kehamilan. Digunakan selama 3 minggu, pada minggu ke 4 dilepas supaya terjadi menstruasi. Biasanya dipakai oleh wanita yang periode menstruasinya teratur. Sumber gambar anneahira.com mariamedia.net treesd.com medhelp.org pijatkeluargasehat.wordpress.com anneahira.com mariamedia.net treesd.com medhelp.org pijatkeluargasehat.wordpress.com 100% SDKI 2012 P212 m Buku Pedoman RP : hal

27 100% SDKI 2012 P213-P215 m Buku Pedoman RP : hal. 64

28 Anemia Gejala kekurangan zat hemoglobin (Hb) dalam darah. Anemia Gejala kekurangan zat hemoglobin (Hb) dalam darah. 100% P216-P217 m Buku Pedoman RP : hal. 64

29 100% SDKI 2012 P218-P219 m Buku Pedoman RP : hal. 65

30 100% SDKI 2012 P220-P221 m Buku Pedoman RP : hal. 65


Download ppt "Bagian 2 Pengetahuan dan Pengalaman Mengenai Sistem Reproduksi Pengantar Gambar: jscreationz | FreeDigitalphotos.net 100% SDKI 2012 m."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google