Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Rencana Pengembangan Kawasan Permukiman Kab. Gresik Tahun 2012 backnextend showcover - - - - - - - BAPPEDA KABUPATEN GRESIK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Rencana Pengembangan Kawasan Permukiman Kab. Gresik Tahun 2012 backnextend showcover - - - - - - - BAPPEDA KABUPATEN GRESIK."— Transcript presentasi:

1 Rencana Pengembangan Kawasan Permukiman Kab. Gresik Tahun 2012 backnextend showcover BAPPEDA KABUPATEN GRESIK

2 Latar Belakang previousnextend showcover Posisi Kawasan Gresik sebagai hinterland Kota Surabaya Kota Baru Gresik Selatan Tingkat pertumbuhan ekonomi PDRB per kapita dan HDI Kabupaten Gresik memiliki indeks komulatif sebesar 14 (indeks maksimal 15) dan tertinggi Jawa Timur, adalah : Kota Kediri, Surabaya dan Gresik. Ketersediaan lahan yang cukup luas dan infrastruktur jalan tol, listrik serta air bersih yang direncanakan, sangat mendukung dan mamadai untuk pengembangan Kawasan Perumahan Kota Baru Gresik Perkotaan

3 previousnextend showcover Issu pengembangan Kabupaten Gresik khususnya Gresik Perkotaan dan Gresik Selatan memiliki ketersediaan lahan untuk pengembangan perumahan dan kawasan permukiman. Namun pada saat ini pembangunan perumahan dan permukiman berkembang secara parsial dan sporadis.

4 previousnextend showcover RTRW Provinsi Jawa Timur Gresik sebagai bagian dari Struktur Pusat Permukiman Perkotaan Surabaya Metropolitan Area (SMA), dan sebagai Wilayah Inti Germakertosusila Plus, dimana wilayah inti didominasi kegiatan industri,perdagangan dan jasa, serta kegiatan pelayanan pemerintahan RTRW Kabupaten Gresik Wilayah Perkotaan Gresik mencakup Kecamatan Gresik, Kebomas, Kecamatan Manyar, Kecamatan Cerme ditetapkan sebagai pusat pengembangan Industri, Permukiman, Pemerintahan, dan Perdagangan Jasa. Wilayah Kota Baru Gresik Selatan mencakup Kecamatan Menganti, Kecamatan Kedamean, dan Kecamatan Driyorejo telah ditetapkan sebagai pusat pengembangan permukiman dalam skala besar MP3EI Kab. Gresik merupakan bagian wilayah GerbangkertoSusilo dalam Koridor Ekonomi Jawa merupakan wilayah yang didorong sebagai pusat utama industry manufacturing (dengan focus industry makanan, tekstil dan pengangkutan) dan jasa nasional

5 previousnextend showcover TINJAUAN RTRW PERDA NO 8 TAHUN Permukiman Perkotaan pada kawasan yang terpengaruh perkembangan Kota Surabaya diarahkan di Kec. Driyorejo, Kedamean,Menganti, dan Cerme; 2.Arahan pengembangan permukiman perkotaan dengan memperhitungkan daya tampung perkembangan penduduk dan fasilitas atau prasarana yang dibutuhkan;

6 previousnextend showcover Kebijakan Pengembangan PERMUKIMAN PERKOTAAN Kebijakan Pola ruang : Mendorong pengembangan permukiman skala besar dan jasa perkotaan,, dan pengembangan jasa industry berteknologi tinggi, serta menjaga penyediaan ruang terbuka hijau yang berimbang. Kebijakan Struktur Ruang : Mendorong pengembangan pusat-pusat baru dalam rangka mendukung Surabaya Metropolitan Area sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL). Kebijakan Sistem Transportasi &Infrastruktur Pendukung : Mengembangkan sistem transportasi terpadu dan infrastruktur pendukung lainnya, yaitu listrik (energi), gas, & komunikasi yang terintegrasi dengan pengembangan struktur ruang Kota.

7 Rencana Pola Ruang Provinsi Jawa Timur (Kawasan Budidaya) Rencana Pola Ruang Provinsi Jawa Timur (Kawasan Budidaya) Kawasan Peruntukan Perikanan Kawasan Peruntukan Permukiman Kawasan Peruntukan Industri Kawasan Hutan Produksi = Ha Kawasan Peruntukan Perkebunan = Ha Kawasan Hutan Rakyat = Ha  Minimal 75% Kawasan Peruntukan Pertanian (Pertanian Teknis, Lahan Basah) di Kab Gresik harus dipertahankan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan  Kabupaten Gresik telah menetapkan luas lahan pertanian pangan berkelanjutan seluas Ha  Minimal 75% Kawasan Peruntukan Pertanian (Pertanian Teknis, Lahan Basah) di Kab Gresik harus dipertahankan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan  Kabupaten Gresik telah menetapkan luas lahan pertanian pangan berkelanjutan seluas Ha Kawasan Peruntukan Pertanian Kawasan Pertanian Lahan Basah  direncanakan sebesar Ha dan seluas 75% atau kurang lebih Ha ditetapkan sebagai lahan pertanian pangan berkelanjutan Luas Hutan Produksi di Kabupaten Gresik sebesar Ha

8 KABUPATEN GRESIK Rencana Pola Ruang di Gresik Perkotaan  Peruntukan lahan sesuai Perda RTRW Kabupaten Gresik tahun adalah sebagai kawasan perumahan permukiman, perdagangan jasa, Perikanan dan industri  Permukiman perkotaan Kabupaten Gresik mengarah ke Kec. Manyar dan Cerme sebagai pendukung dari perkembangan kegiatan industri yang pesat  Peruntukan lahan sesuai Perda RTRW Kabupaten Gresik tahun adalah sebagai kawasan perumahan permukiman, perdagangan jasa, Perikanan dan industri  Permukiman perkotaan Kabupaten Gresik mengarah ke Kec. Manyar dan Cerme sebagai pendukung dari perkembangan kegiatan industri yang pesat

9 Rencana Pola Ruang di Gresik Selatan KABUPATEN GRESIK GRESIK SELATAN  Peruntukan lahan sesuai Perda RTRW Kabupaten Gresik tahun adalah sebagai kawasan perumahan permukiman, perdagangan jasa dan industri  Telah berkembang sebagai area perumahan berskala kecil maupun besar ex. Kasiba/Lisiba ha  Peruntukan lahan sesuai Perda RTRW Kabupaten Gresik tahun adalah sebagai kawasan perumahan permukiman, perdagangan jasa dan industri  Telah berkembang sebagai area perumahan berskala kecil maupun besar ex. Kasiba/Lisiba ha

10 previousnextend showcover PERUMAHAN KESIAPAN INFRASTRUKTUR PENYEDIAAN AIR MINUM 1.IPAL LEGUNDI 2. PEMANFAATAN SUMBER AIR KALI SURABAYA 3. SPAM UMBULAN 5. BENDUNG GERAK SEMBAYAT SEDANG DISUSUNNYA MASTERPLAN PENGEMBANGAN KAWASAN PERUMAHAN GRESIK SELATAN, RENCANA PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR BARAT SURABAYA, DAN PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR BARAT GRESIK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DAN JEMBATAN

11 previousnextend showcover Potensi Lokasi Strategis Berbatasan dengan kawasan Surabaya Barat yang telah tumbuh kawasan perumahan, perdagangan jasa strategis Merupakan daerah industri dan telah berkembang industri menengah besar Aksesibilitas Dapat diakses dari segala arah Struktur Ruang Perda RTRW Kabupaten Gresik tahun adalah sebagai kawasan perumahan permukiman, perdagangan jasa dan industri Telah berkembang sebagai area perumahan / real estat baik skala kecil maupun besar ex. Kasiba/Lisiba Perumnas ha Ketersediaan Lahan Tersedia Potensi lahan – ha lahan untuk perumahan yang tersebar disekitar lokasi perumahan eksisting Ketersediaan Insfrastruktur Penyediaan air bersih dari pengolahan air di legundi /krikilan dengan debit 750 liter/detik dan direncanakan ada pasokan air dari SPAM umbulan dengan kapasitas l/dtk Tersedianya gardu induk PLN di Driyorejo yang dapat mensuplai kebutuhan energi listrik di wilayah Gresik Selatan

12 previousnextend showcover MASALAHMASALAH PENGEMBANGAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN MASIH BERSIFAT SPORADIS, BELUM ADANYA PENYATUAN PSU KHUSUSNYA PRASARANA EX: 1.JARINGAN JALAN TERPADU ANTAR KAWASAN PERUMAHAN 2.JARINGAN DRAINASE YANG TERKONEKSI ANTAR SATU PERUMAHAN DENGAN PERUMAHAN LAINNYA. 3.PENYEDIAAN TPS KOMUNAL 4.JARINGAN PENGOLAHAN AIR LIMBAH 5.JARINGAN PEMBUANGAN AIR LIMBAH MASIH KECILNYA PROSENTASE PENYERAHAN PSU DARI PENGEMBANG KEPADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GRESIK BELUM MEMPUNYAI PERATURAN DAERAH YANG MENGATUR TATA CARA PENYERAHAN PSU BAIK PERUMAHAN MAUPUN KAWASAN INDUSTRI SESUAI DENGAN AMANAT PERMENDAGRI NO 9 TAHUN 2009 TERKAIT PEDOMAN PENYERAHAN PRASARANA, SARANA DAN UTILITAS PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN DI DAERAH

13 KONSEP PENGEMBANGANGAN TAPAK KONSEP KELOLA LINGKUNGAN : • Menyediakan IPAL komunal untuk menangani limbah domestik  limbah domestik dari masing-masing unit hunian dialirkan ke sistem IPAL komunal, kemudian hasil pengolahan IPAl komunal dialirkan ke daerah resapan komunal berupa embung/situ. Air embung/situ diolah secara alami untuk dapat dipergunakan sebagai cadangan air bersih. • Pengelolaan sampah komunal  sampah rumah tangga dan fungsi lainnya dipilah berdasarkan jenisnya. Melalui pola kerjasama kemitraan dengan pemulung sampah plastik, kertas, logam, dan lainnya (non-organik) akan diambil dan diolah. Untuk sampah organik akan diolah secara komunal menjadi pupuk dan media tanam. Sedangkan sampah yang tidak bisa didaur ulang akan dibakar dan akan dikembangkan kemudian menjadi sumber energi (perlu kajian lanjut) • Penyediaan air komunal  mengingat kebutuhan air cukup besar dan dikuatirkan kemampuan PDAM tidak mencukupi maka air untuk kebutuhan rumah tangga disediakan secara komunal melalui beberapa sumur permukaan yang diolah dengan sistem filtrasi sederhana untuk selanjutnya disalurkan secara gravitasi ke rumah tangga atau unit yang membutuhkan.

14 KONSEP PENGEMBANGANGAN TAPAK KONSEP SEBARAN PERUMAHAN : • Penyediaan perumahan bagi MBR dengan berbagai variasi ukuran TAPAK  tapak (landed housing) untuk MBR disediakan dengan ukuran yang bervariatif 60 m2 sampai dengan 200 m2 • Perumahan dengan multifungsi  perumahan disediakan untuk mengantisipasi kebutuhan perumahan bagi sektor industri yang berkembang di kawasan dan di sekitar kawasan. • Perumahan Susun  untuk penghuni yang masih bujangan atau telah berkeluarga menginginkan efisiensi yang tinggi dalam pengelolaan rumah tangga disediakan hunian susun (rusunawa atau rusunami). • Perumahan yang terintegrasi fasilitas pendukungnya  dalam tiap satuan unit pengembangan perumahan dikembangkan juga FASUM-FASOS yang terintegrasi dengan layanan Jasa- Komersial.

15 previousnextend showcover TERIMA KASIH


Download ppt "Rencana Pengembangan Kawasan Permukiman Kab. Gresik Tahun 2012 backnextend showcover - - - - - - - BAPPEDA KABUPATEN GRESIK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google