Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Memperkuat Industri Alpalhankam Melalui Sinergitas Riset Nasional KOMISI – VI BIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN RAKORNAS RISTEK 27-28 AGUSTUS 2013.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Memperkuat Industri Alpalhankam Melalui Sinergitas Riset Nasional KOMISI – VI BIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN RAKORNAS RISTEK 27-28 AGUSTUS 2013."— Transcript presentasi:

1 Memperkuat Industri Alpalhankam Melalui Sinergitas Riset Nasional KOMISI – VI BIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN RAKORNAS RISTEK AGUSTUS 2013

2 AGENDA DISKUSI 1.LATAR BELAKANG 2.KONDISI CAPAIAN RISET BIDANG HANKAM SAAT INI 3.TANTANGAN DAN PERAN LEMLITBANG DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS RISET BIDANG HANKAM 4.RUANG LINGKUP RISET BIDANG HANKAM 5.USULAN STRATEGI IMPLEMENTASI ARN TAHUN ARN SEBAGAI ACUAN KEGIATAN RISET NASIONAL a.Tema Riset Tahun 2015 – 2019 b.Fokus Riset Strategis

3 1. LATAR BELAKANG  Ancaman konvensional dan non-konvensional  Kondisi geografi Indonesia  Potensi gangguan masih cukup besar  Permasalahan perbatasan  Kemandirian masih terbatas A. ISU STRATEGIS NASIONAL

4 • TNI dan Polri membutuhkan produk alpalhankam untuk kepentingan misi operasi • Tahapan pemenuhan postur kebutuhan diproyeksikan oleh Master Plan Pembangunan Industri Pertahanan hingga tahun 2029 • Sasaran Tahapan memenuhi MEF • Kemandirian penguasaan teknologi produk alpalhankam DN wajib diprioritaskan, agar Indonesia tidak menjadi sasaran market produk LN • UU no 16 tahun 2013 tentang Industri Pertahanan • Komite Kebijakan Industri Pertahanan • Cetak Biru Perkembangan dan Arah Riset Produk Alpalhankam B). URGENSI

5 • Tanpa lisensi dari manufaktur LN sulit mendapatkan sertifikasi • Proses sertifikasi memerlukan waktu yang panjang dan tidak pasti • Kegiatan litbangyasa yang didanai dari alokasi dana APBN/P sangat kecil, tidak sinergi dan duplikasi. • Rantai kerja dari penelitian sampai dengan penggunaan operasional panjang dan tidak pasti • Pengembangan kompetensi SDM dan sarana pendukungnya memerlukan waktu dan dana yang besar C. ISU SAAT INI

6 2. KONDISI CAPAIAN PRODUK RISET BIDANG HANKAM SAAT INI Untuk Tema Teknologi Pendukung Daya Gerak, Daya Gempur, K4IPP, Alat Perlengkapan Khusus, produk yang dihasilkan memiliki nilai TRL (Technology Readiness Level), bervariasi antara : • TRL 1-3 = Fase kemampuan mengkaji konsep teknologi desain • TRL 4-7 = Fase kemampuan enjineering desain hingga pembuatan prototype, termasuk uji kinerja • TRL 8-9 =Fase kemampuan industri masal

7 LEVEL PENGEMBANGAN CONCEPT TECHNOLOGY DESIGN PROTOTYPE PRODUCTION AND TESTING PRODUCTION AND PROCUREMENT KFX/IFX PPTA PKR KAPAL SELAM MBT C705 KCR RHAN 220/350/450 CN295 MKB ALKOM RADAR JP JR TD EMB COST ANOA MASS PRODUCTION JR T50 KETERANGAN: JP = JOINT PRODUCTION JR = JOINT RISET SS-1, SS-2 LPD CN 235 PABRIK PROPELAN CMS RUDAL PETA LEVEL TEKNOLOGI DAN PENGEMBANGAN ALAT PERALATAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN PETA LEVEL TEKNOLOGI DAN PENGEMBANGAN ALPALHANKAM COMBAT BOAT •KFX/IFX •PTTA •PKR •KAPAL SELAM •MBT •RHAN 122 •C705 •KCR 60 •RHAN 220/350/450 •MKB •ALKOM •RADAR •ANOA KETERANGAN: JP = JOINT PRODUCTION JD = JOINT DEVELOPMENT •SS-1 •LPD •CN 235 •PROPELAN •CMS •RUDAL •KCR 40 •SATELIT •SS-3 •SMART BOMB •PESAWAT NXX- •HELM ANTI PELURU •ROMPI ANTI PELURU •PARASUT •APC •SPG-AM •SONAR & SENJATA BAWAH AIR JR = JOINT RESEARCH •AWC •SS-2 •RHAN 200 NILAI TAMBAH R & D STATUS CAPAIAN PRODUK ALPALHANKAM SAAT INI •MKK

8 NoTEMATOPIK KEGIATANSTATUS / TRLPembuat 1 Pendukung Daya Gerak RB Ranpur Platform Anoa (6x6) /TRL-9PT Pindad RB FPB-60 Platform KCR 60 / TRL-7 ; Platform KCR 40 / TRL-9 PT PAL PT Palindo RB LCU Platform LPD / TRL- 9PT PAL RB Kend Taktis Platform Komodo(4x4)/TRL-8PT Pindad RB Combat Boat Platform 12 m /TRL- 8PT Palindo RB KPCPC-35/TRL-8PT Palindo  BERDASARKAN ARN

9 No TEMATOPIK KEGIATANSTATUSPembuat 2 Pendukung Daya Gempur RB Roket Balistik Platform RHAN 122 /TRL-6 Konsorsium RB RudalPlatform/TRL-1Konsorsium RB Produk Propelan Bulk & Catridge Emulsion, ANFO, Detonator, Shape Charged / TRL-7 PT Dahana, Konsorsium RB Bom BT,BL 250/TRL-7 PL 100/TRL-7 Dislitbangau, PT Pindad, PT Sari Bahari RB Senjata SerbuSS-3/ TRL-1PT Pindad RB Munisi Kaliber Besar Platform 90/TRL 3PT Pindad

10 No TEMATOPIK KEGIATANSTATUSPembuat 3 Pendukung K4ISR RB Alkomsus Alkom HF, VHF, UHF /TRL-8 PT LEN RB Combat Management System CMS KRI/TRL-8PT LEN RB Radar Platform Radar Pantai/TRL-7 LIPI, PT LEN, BUMS RB Satelit Platform Tubsat- A1/TRL-3; Platform A2/TRL-5 LAPAN RB Peralatan Perang elektronika Combat Management System KRI/TRL-7 PT.LEN RB Pesawat Udara Tanpa Awak Platform Wulung/TRL- 8 BPPT

11 No TEMATOPIK KEGIATANSTATUSPembuat 4 Pendukung dan Alat Perlengkapan Khusus RB Rompi Anti Peluru Rompi Level III/TRL-7 Balitbang Kemhan, BUMS RB HelmetHelmet Level III/TRL-7 Balibang Kemhan, BUMS RB Ransum Makanan Ransum Makanan Darurat /TRL-7 BPPT RB Payung Udara PU Orang/TRL-7 PU Barang/TRL-7 Dislitbangau, BUMS TendaTenda Prajurit/TRL-9CV Maju Mapan Senjata Anti Huru Hara Pelontar Gas Air Mata/TRL-9 PT Pindad RB Kendaraan Taktis Tactica/TRL-9 Barracuda/TRL-9 PT Pindad RB Kendaraan Dalmas Water Cannon Arjuna/TRL-8 PT Pindad

12 3. TANTANGAN DAN PERAN LEMLITBANG DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS RISET BIDANG HANKAM • Riset Bidang Hankam Dalam Negeri akan berkembang, jika didukung oleh keberpihakan pengguna, sinergitas antara Industri Pertahanan, Lembaga Pemerintah Pembina Teknis dan Ilmiah, untuk mengembangkan hasil produk riset yang dibutuhkan pengguna, serta dukungan Pemerintah dalam mewujudkan meningkatnya kemampuan kompetensi keahlian SDM beserta sarpras pendukungnya, termasuk ketersediaan dana yang cukup.

13 • Tantangan Yang Dihadapi : 1.Kemampuan mengadopsi transfer of technology 2.Kemampuan melakukan perubahan mindset untuk melakukan sinergi nasional dalam memperoleh sasaran hasil produk riset yang sama secara efisien 3.Kemampuan meningkatkan keahlian dan inovasi pengembangan individu SDM 4.Kesiapan Industri Pertahanan dalam negeri 5.Kesiapan penguasaan dan penerapan teknologi di dalam negeri 6.Belanja teknologi dalam negeri rendah

14 • Peran Lemlitbang 1. Sebagai Pembina Teknis (BPPT, LIPI, LAPAN, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ristek) melakukan peran intermediasi penguasaan suatu teknologi melalui tahapan kemandirian. 2.Bersinergi dengan Industri Pelaksana, menciptakan kemandirian suatu produk alpalhankam dalam negeri sesuai kebutuhan pengguna 3.Mengurangi ketergantungan terhadap komponen impor dengan meningkatkan nilai TKDN, 4.Meningkatkan ketersediaan keahlian SDM 5.Meningkatkan kemampuan sarpras laboratorium iptek

15 4. RUANG LINGKUP RISET BIDANG HANKAM  Meningkatkan fokus, kapasitas, kapabilitas dan pengembangan teknologi hankam  Mempercepat proses difusi dan pemanfaatan hasil-hasil litbang hankam  Memperkuat kelembagaan iptek  Menciptakan iklim inovasi teknologi hankam dalam kerangka sinergitas  Menggunakan pendekatan demand pull, supply push untuk mendorong peningkatan kemampuan industri hankam

16 5. USULAN STRATEGI IMPLEMENTASI ARN TAHUN a.Menyusun roadmap, operasional requirement, concept design secara bersama untuk masing-masing produk riset b.Membangun konsorsium pelaku riset c.Modernisasi kinerja sarpras laboratorium d.Skema pendanaan khusus untuk pengembangan produk alpalhankam e.Sistim pembinaan (kompetitif, terbatas, dan performance based) f.Proyek pengembangan (joint dev, joint production, transfer of tech.) g.Meningkatkan investasi litbang hankam dikaitkan jumlah SDM h.Reward and punishment (seleksi, tantangan pekerjaan, kerahasian, reward tinggi dan preferensi lainya) terhadap pelaku riset

17 6. ARN SEBAGAI ACUAN KEGIATAN RISET NASIONAL a.Tema Riset Tahun Memberikan solusi permasalahan modernisasi alut sista TNI dan Polri, serta dititik beratkan pada : 1.Teknologi pendukung daya gerak 2.Teknologi pendukung daya gempur 3.Teknologi pendukung K4IPP 4.Teknologi pendukung dan alat perlengkapan khusus 5.Kajian Strategis Hankam 6.Sumber daya pertahanan

18 b. Fokus Riset Strategis Memberikan faktor penangkal terhadap negara lain, dilaksanakan melalui mekanisme konsorsium dan menitik beratkan pada tema : 1.Pengembangan Produk Jet Tempur 2.Pengembangan Produk Wahana Benam Berawak – Diesel Electrics 3.Pengembangan Produk Radar 4.Pengembangan Produk Kendaraan Tempur 5.Pengembangan Produk Propelan

19 Terima kasih


Download ppt "Memperkuat Industri Alpalhankam Melalui Sinergitas Riset Nasional KOMISI – VI BIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN RAKORNAS RISTEK 27-28 AGUSTUS 2013."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google