Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Meditasi. Ajaran Buddha The teaching of all the Buddhas : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Meditasi. Ajaran Buddha The teaching of all the Buddhas : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!"— Transcript presentasi:

1 Meditasi

2

3 Ajaran Buddha The teaching of all the Buddhas : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!

4 Ajaran Buddha Ajaran semua Buddha : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!

5 Ajaran Buddha Ajaran semua Buddha : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!

6 Ajaran Buddha Ajaran semua Buddha : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!

7 Ajaran Buddha Ajaran semua Buddha : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!

8 Ajaran Buddha Ajaran semua Buddha : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!

9 Meditasi Meditasi is not to : “Get High”. But you will get very pleasant feelings of calm, peacefulness and Keheningan. Meditasi is not : “Going into a Trance”. But it will increase the self Kewaspadaan of your body, physical actions, feelings, mental states and thoughts.

10 Meditasi Meditasi bukan untuk : “Melayangkan Diri”. But you will get very pleasant feelings of calm, peacefulness and Keheningan. Meditasi is not : “Going into a Trance”. But it will increase the self Kewaspadaan of your body, physical actions, feelings, mental states and thoughts.

11 Meditasi Meditasi bukan untuk : “Melayangkan Diri”. Tetapi anda akan mendapatkan perasaan yang menyenangkan dari ketenangan, kedamaian dan keheningan. Meditasi is not : “Going into a Trance”. But it will increase the self Kewaspadaan of your body, physical actions, feelings, mental states and thoughts.

12 Meditasi Meditasi bukan untuk : “Melayangkan Diri”. Tetapi anda akan mendapatkan perasaan yang menyenangkan dari ketenangan, kedamaian dan keheningan. Meditasi bukan : “Kerasukan”. But it will increase the self Kewaspadaan of your body, physical actions, feelings, mental states and thoughts.

13 Meditasi Meditasi bukan untuk : “Melayangkan Diri”. Tetapi anda akan mendapatkan perasaan yang menyenangkan dari ketenangan, kedamaian dan keheningan. Meditasi bukan : “Kerasukan”. Tetapi dapat meningkatkan kewaspadaan diri terhadap tubuh anda, tindakan fisik, perasaan, keadaan mental dan pemikiran.

14 Meditasi Meditasi bukan untuk : “Mendapatkan kekuatan batin”. But you will better manage and reduce stress, anxiety, frustration, anger, etc... Meditasi will not : “Make you Insane”. But you will see things more clearly, to see the true nature of our existence and to eventually attain enlightenment.

15 Meditasi Meditasi bukan untuk : “Mendapatkan kekuatan batin”. Tetapi anda dapat mengatur diri dengan lebih baik dan mengurangi stres, kegelisahan, frustasi, kemarahan, dll... Meditasi will not : “Make you Insane”. But you will see things more clearly, to see the true nature of our existence and to eventually attain enlightenment.

16 Meditasi Meditasi bukan untuk : “Mendapatkan kekuatan batin”. Tetapi anda dapat mengatur diri dengan lebih baik dan mengurangi stres, kegelisahan, frustasi, kemarahan, dll... Meditasi tidak akan “Buat anda jadi gila”. But you will see things more clearly, to see the true nature of our existence and to eventually attain enlightenment.

17 Meditasi Meditasi bukan untuk : “Mendapatkan kekuatan batin”. Tetapi anda dapat mengatur diri dengan lebih baik dan mengurangi stres, kegelisahan, frustasi, kemarahan, dll... Meditasi tidak akan “Buat anda jadi gila”. Tetapi anda akan melihat segala sesuatu dengan lebih jelas, melihat sifat alami dari kehidupan kita dan kemudian mencapai pencerahan.

18 Meditasi Meditasi bukan : “Hanya duduk di atas lantai dengan pikiran kosong”. It is a whole range of activities which encompasses our Perkembangan Batin. Jalan Ariya Berunsur Delapan

19 Meditasi Meditasi bukan : “Hanya duduk di atas lantai dengan pikiran kosong”. Itu mencakupi semua batasan kegiatan yang melampaui perkembangan batin kita. Jalan Ariya Berunsur Delapan

20 Meditasi Meditasi bukan : “Hanya duduk di atas lantai dengan pikiran kosong”. Itu mencakupi semua batasan kegiatan yang melampaui perkembangan batin kita. Jalan Ariya Berunsur Delapan

21 Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

22 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

23 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

24 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

25 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

26 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

27 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

28 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

29 Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman NIBBANA!! Pemasuk Arus

30 Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman NIBBANA!! Pemasuk Arus

31 Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman NIBBANA!! Pemasuk Arus

32 Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman NIBBANA!! Pemasuk Arus

33 Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman NIBBANA!! Pemasuk Arus

34 Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman NIBBANA!! Pemasuk Arus

35 Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman NIBBANA!! Pemasuk Arus

36 Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman Moralitas Perkembangan Batin Kebijaksanaan & Pemahaman NIBBANA!! Pemasuk Arus

37 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha BenarPerkembangan Batin – Untuk melatih pikiran kita Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

38 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha BenarPerkembangan Batin – Untuk melatih pikiran kita Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

39 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

40 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

41 Perkembangan Batin Konsentrasi Benar – Pelatihan mental dari : • Disiplin • Konsentrasi • Keheningan • Kewaspadaan Jhana – A state of deep Konsentrasi whereby the mind is fully absorbed in Meditasi.

42 Perkembangan Batin Konsentrasi Benar – Pelatihan mental dari : • Disiplin • Konsentrasi • Keheningan • Kewaspadaan Jhana – A state of deep Konsentrasi whereby the mind is fully absorbed in Meditasi.

43 Perkembangan Batin Konsentrasi Benar – Pelatihan mental dari : • Disiplin • Konsentrasi • Keheningan • Kewaspadaan Jhana – A state of deep Konsentrasi whereby the mind is fully absorbed in Meditasi.

44 Perkembangan Batin Konsentrasi Benar – Pelatihan mental dari : • Disiplin • Konsentrasi • Keheningan • Kewaspadaan Jhana – A state of deep Konsentrasi whereby the mind is fully absorbed in Meditasi.

45 Perkembangan Batin Konsentrasi Benar – Pelatihan mental dari : • Disiplin • Konsentrasi • Keheningan • Kewaspadaan Jhana – A state of deep Konsentrasi whereby the mind is fully absorbed in Meditasi.

46 Perkembangan Batin Konsentrasi Benar – Pelatihan mental dari : • Disiplin • Konsentrasi • Keheningan • Kewaspadaan Jhana – Keadaan konsentrasi mendalam dimana pikiran sepenuhnya menyerap dalam meditasi.

47 Meditasi Meditasi Buddhis biasanya dikelompokkan kedalam dua jenis – • Samatha or Konsentrasi Meditasi. • Vipassana or Insight Meditasi. There are 40 types of Samatha Meditasi.

48 Meditasi Meditasi Buddhis biasanya dikelompokkan kedalam dua jenis – • Samatha atau meditasi Konsentrasi. • Vipassana or Insight Meditasi. There are 40 types of Samatha Meditasi.

49 Meditasi Meditasi Buddhis biasanya dikelompokkan kedalam dua jenis – • Samatha atau meditasi Konsentrasi. • Vipassana atau meditasi Pengetahuan. There are 40 types of Samatha Meditasi.

50 Meditasi Meditasi Buddhis biasanya dikelompokkan kedalam dua jenis – • Samatha atau meditasi Konsentrasi. • Vipassana atau meditasi Pengetahuan. Terdapat 40 jenis meditasi Samatha.

51 Meditasi Metta One of the most commonly practiced form of Samatha Meditasi practiced nowadays is Metta or Meditasi on Loving-kindness. Metta is the unlimited and unconditional desire for all beings to be well and happy. As we develop our practice, we realize that as we ourselves wish to be well and happy, so all beings also wish to be well and happy.

52 Meditasi Metta Salah satu jenis meditasi Samatha yang banyak dipraktekkan saat ini adalah Metta atau meditasi Cinta Kasih. Metta adalah keinginan yang tidak terbatas dan tidak terkondisi kepada semua makhluk agar baik dan berbahagia. As we develop our practice, we realize that as we ourselves wish to be well and happy, so all beings also wish to be well and happy.

53 Meditasi Metta Salah satu jenis meditasi Samatha yang banyak dipraktekkan saat ini adalah Metta atau meditasi Cinta Kasih. Metta adalah keinginan yang tidak terbatas dan tidak terkondisi kepada semua makhluk agar baik dan berbahagia. Ketika kita mengembangkan praktek kita, kita menyadari bahwa semua makhluk juga menginginkan kebaikan dan kebahagiaan, seperti diri kita.

54 Meditasi Metta Praktek meditasi Metta adalah untuk memancarkan Cinta Kasih kepada semua makhluk dalam kehidupan, yang kecil, sedang atau besar, yang terlihat maupun tidak terlihat, dekat atau jauh, dll. We usually radiate Metta to ourselves first. We must know first the feeling of Metta before we can send it out to all other beings. However, Metta must also be practiced with our actions too!

55 Meditasi Metta Praktek meditasi Metta adalah untuk memancarkan Cinta Kasih kepada semua makhluk dalam kehidupan, yang kecil, sedang atau besar, yang terlihat maupun tidak terlihat, dekat atau jauh, dll. Kita biasanya memancarkan Metta untuk diri kita terlebih dahulu. Pertama-tama kita harus mengetahui perasaan dari Metta sebelum kita dapat memancarkannya kepada semua makhluk lainnya. Akan tetapi, Metta harus dipraktekkan lewat perbuatan kita juga!

56 Meditasi Metta Praktek meditasi Metta adalah untuk memancarkan Cinta Kasih kepada semua makhluk dalam kehidupan, yang kecil, sedang atau besar, yang terlihat maupun tidak terlihat, dekat atau jauh, dll. Kita biasanya memancarkan Metta untuk diri kita terlebih dahulu. Pertama-tama kita harus mengetahui perasaan dari Metta sebelum kita dapat memancarkannya kepada semua makhluk lainnya. Akan tetapi, Metta harus dipraktekkan lewat perbuatan kita juga!

57 Meditasi Vipassana Dikenali pada umumnya bahwa hanya melalui praktek Vipassana atau meditasi Pengetahuan, kita dapat menyadari dan memahami ajaran Buddha dan melihat segala sesuatu seperti apa adanya. It is through the practice of Vipassana that leads directly to the development of Usaha Benar, Perhatian Benar and Konsentrasi Benar.

58 Meditasi Vipassana Dikenali pada umumnya bahwa hanya melalui praktek Vipassana atau meditasi Pengetahuan, kita dapat menyadari dan memahami ajaran Buddha dan melihat segala sesuatu seperti apa adanya. Praktek Vipassana menuntun langsung pada perkembangan Usaha Benar, Perhatian Benar dan Konsentrasi Benar.

59 Meditasi Vipassana Vi - Passana : Vi means “clearly” Passana means “seeing” Therefore, Vipassana means to see things clearly or to see things as they truly are. It is to attain the Insights of the true nature of reality or existence. Therefore it is also called “Insight Meditasi”.

60 Meditasi Vipassana Vi - Passana : Vi berarti “jelas” Passana means “seeing” Therefore, Vipassana means to see things clearly or to see things as they truly are. It is to attain the Insights of the true nature of reality or existence. Therefore it is also called “Insight Meditasi”.

61 Meditasi Vipassana Vi - Passana : Vi berarti “jelas” Passana berarti “melihat” Therefore, Vipassana means to see things clearly or to see things as they truly are. It is to attain the Insights of the true nature of reality or existence. Therefore it is also called “Insight Meditasi”.

62 Meditasi Vipassana Vi - Passana : Vi berarti “jelas” Passana berarti “melihat” Oleh sebab itu, Vipassana berarti melihat segala sesuatu dengan jelas atau melihat segala sesuatu seperti apa adanya. It is to attain the Insights of the true nature of reality or existence. Therefore it is also called “Insight Meditasi”.

63 Meditasi Vipassana Vi - Passana : Vi berarti “jelas” Passana berarti “melihat” Oleh sebab itu, Vipassana berarti melihat segala sesuatu dengan jelas atau melihat segala sesuatu seperti apa adanya. Untuk mencapai pengetahuan tentang sifat alami dari realitas atau kehidupan. Therefore it is also called “Insight Meditasi”.

64 Meditasi Vipassana Vi - Passana : Vi berarti “jelas” Passana berarti “melihat” Oleh sebab itu, Vipassana berarti melihat segala sesuatu dengan jelas atau melihat segala sesuatu seperti apa adanya. Untuk mencapai pengetahuan tentang sifat alami dari realitas atau kehidupan Oleh sebab itu, ia juga disebut “Meditasi Pengetahuan”.

65 Lima Halangan There are Five Hindrances, or negative states of mind, that impede Meditasi : 1.Hasrat duniawi. 2.Kemarahan atau niat jahat. 3.Malas dan Ngantuk. 4.Kegelisahan dan khawatir. 5.Keraguan.

66 Lima Halangan Terdapat Lima halangan, atau keadaan pikiran negatif, yang merintangi meditasi : 1.Hasrat duniawi. 2.Kemarahan atau niat jahat. 3.Malas dan Ngantuk. 4.Kegelisahan dan khawatir. 5.Keraguan.

67 Lima Halangan Terdapat Lima halangan, atau keadaan pikiran negatif, yang merintangi meditasi : 1.Hasrat duniawi. 2.Kemarahan atau niat jahat. 3.Malas dan Ngantuk. 4.Kegelisahan dan khawatir. 5.Keraguan.

68 Lima Halangan Terdapat Lima halangan, atau keadaan pikiran negatif, yang merintangi meditasi : 1.Hasrat duniawi. 2.Kemarahan atau niat jahat. 3.Malas dan Ngantuk. 4.Kegelisahan dan khawatir. 5.Keraguan.

69 Lima Halangan Terdapat Lima halangan, atau keadaan pikiran negatif, yang merintangi meditasi : 1.Hasrat duniawi. 2.Kemarahan atau niat jahat. 3.Malas dan Ngantuk. 4.Kegelisahan dan khawatir. 5.Keraguan.

70 Lima Halangan Terdapat Lima halangan, atau keadaan pikiran negatif, yang merintangi meditasi : 1.Hasrat duniawi. 2.Kemarahan atau niat jahat. 3.Malas dan Ngantuk. 4.Kegelisahan dan khawatir. 5.Keraguan.

71 Lima Halangan Terdapat Lima halangan, atau keadaan pikiran negatif, yang merintangi meditasi : 1.Hasrat duniawi. 2.Kemarahan atau niat jahat. 3.Malas dan Ngantuk. 4.Kegelisahan dan khawatir. 5.Keraguan.

72 Lima Halangan •Kelima halangan ini dapat ditekan secara sementara oleh Samatha atau meditasi Konsentrasi. •However, they can be gradually and permanently eradicated by Vipassana or Insight Meditasi. •This is because only Vipassana allows us to see things as they truly are.

73 Lima Halangan •Kelima halangan ini dapat ditekan secara sementara oleh Samatha atau meditasi Konsentrasi. •Akan tetapi, mereka dapat secara bertahap dan permanen dilenyapkan oleh Vipassana atau meditasi Pengetahuan. •This is because only Vipassana allows us to see things as they truly are.

74 Lima Halangan •Kelima halangan ini dapat ditekan secara sementara oleh Samatha atau meditasi Konsentrasi. •Akan tetapi, mereka dapat secara bertahap dan permanen dilenyapkan oleh Vipassana atau meditasi Pengetahuan. •Ini dikarenakan hanya Vipassana yang mengijinkan kita melihat segala sesuatu seperti apa adanya.

75 Meditasi Anda tidak membutuhkan sesi panjang dari meditasi untuk memulainya. Bahkan sesi pendek 10 sampai 20 menit setiap hari atau setiap hari yang lainnya memberikan manfaat. Meditasi can be said to be the highest form of Buddhist practice as the Buddha himself attained Enlightenment Melalui Meditasi.

76 Meditasi Anda tidak membutuhkan sesi panjang dari meditasi untuk memulainya. Bahkan sesi pendek 10 sampai 20 menit setiap hari atau setiap hari yang lainnya memberikan manfaat. Meditasi dapat dikatakan sebagai praktek Buddhis tertinggi karena Buddha sendiri mencapai pencerahan melalui meditasi.

77 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

78 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. To be practiced in the Four Postures : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

79 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. To be practiced in the Four Postures : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

80 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. To be practiced in the Four Postures : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

81 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. To be practiced in the Four Postures : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

82 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. To be practiced in the Four Postures : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

83 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. Untuk dipraktekkan dalam Empat Postur : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

84 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. Untuk dipraktekkan dalam Empat Postur : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

85 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. Untuk dipraktekkan dalam Empat Postur : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

86 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. Untuk dipraktekkan dalam Empat Postur : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

87 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. Untuk dipraktekkan dalam Empat Postur : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring This is the practice of Meditasi Vipassana.

88 Empat Landasan Kewaspadaan 1.Mewaspadai tubuh. 2.Mewaspadai perasaan. 3.Mewaspadai pikiran. 4.Mewaspadai Dhamma. Untuk dipraktekkan dalam Empat Postur : Duduk – Berdiri – Berjalan – Berbaring Ini adalah praktek dari meditasi Vipassana.

89 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

90 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Mencegah timbulnya pikiran jahat; Develop wholesome thoughts; Maintain those wholesome thoughts that have arisen.

91 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Mencegah timbulnya pikiran jahat; Develop wholesome thoughts; Maintain those wholesome thoughts that have arisen.

92 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Mencegah timbulnya pikiran jahat; Menghilangkan pikiran jahat yang telah timbul; Develop wholesome thoughts; Maintain those wholesome thoughts that have arisen.

93 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Mencegah timbulnya pikiran jahat; Menghilangkan pikiran jahat yang telah timbul; Mengembangkan pikiran baik; Maintain those wholesome thoughts that have arisen.

94 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Mencegah timbulnya pikiran jahat; Menghilangkan pikiran jahat yang telah timbul; Mengembangkan pikiran baik; Mempertahankan pikiran baik yang telah timbul.

95 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Kewaspadaan! Menghilangkan pikiran jahat yang telah timbul; Mengembangkan pikiran baik; Mempertahankan pikiran baik yang telah timbul.

96 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Kewaspadaan! Mengembangkan pikiran baik; Mempertahankan pikiran baik yang telah timbul.

97 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Kewaspadaan! Kewaspadaan pada Dhamma! Mempertahankan pikiran baik yang telah timbul.

98 Perkembangan Batin Usaha Benar - Disiplin mental untuk : Kewaspadaan! Kewaspadaan pada Dhamma! Kewaspadaan pada Dhamma! Maintain those wholesome thoughts that have arisen.

99 Lima Kekuatan Pencerahan 1.Keyakinan 2.Semangat 3.Perhatian 4.Konsentrasi 5.Pengetahuan (Kebijaksanaan)

100 Lima Kekuatan Pencerahan 1.Keyakinan 2.Semangat 3.Perhatian 4.Konsentrasi 5.Pengetahuan (Kebijaksanaan)

101 Lima Kekuatan Pencerahan 1.Keyakinan 2.Semangat 3.Perhatian 4.Konsentrasi 5.Pengetahuan (Kebijaksanaan)

102 Lima Kekuatan Pencerahan 1.Keyakinan 2.Semangat 3.Kewaspadaan 4.Konsentrasi 5.Pengetahuan (Kebijaksanaan)

103 Lima Kekuatan Pencerahan 1.Keyakinan 2.Semangat 3.Kewaspadaan 4.Konsentrasi 5.Pengetahuan (Kebijaksanaan)

104 Lima Kekuatan Pencerahan 1.Keyakinan 2.Semangat 3.Kewaspadaan 4.Konsentrasi 5.Pengetahuan (Kebijaksanaan)

105 Lima Kekuatan Pencerahan

106 Keyakinan

107 Lima Kekuatan Pencerahan PengetahuanKeyakinan

108 Lima Kekuatan Pencerahan PengetahuanKeyakinan Semangat

109 Lima Kekuatan Pencerahan PengetahuanKeyakinan SemangatKonsentrasi

110 Lima Kekuatan Pencerahan PengetahuanKeyakinan SemangatKonsentrasi Kewaspadaan

111 Perhatian - Kewaspadaan - Kecermatan King Pasenadi : "Is there any one quality that keeps both kinds of benefit secure — benefits in this life and benefits in lives to come?" The Buddha : “Perhatian is the one quality that keeps both kinds of benefit secure — benefits in this life and benefits in lives to come.“ Appamada Sutta SN 3.17

112 Kewaspadaan Perhatian - Kewaspadaan - Kecermatan King Pasenadi : "Is there any one quality that keeps both kinds of benefit secure — benefits in this life and benefits in lives to come?" The Buddha : “Perhatian is the one quality that keeps both kinds of benefit secure — benefits in this life and benefits in lives to come.“ Appamada Sutta SN 3.17

113 Kewaspadaan Perhatian - Kewaspadaan - Kecermatan King Pasenadi : "Is there any one quality that keeps both kinds of benefit secure — benefits in this life and benefits in lives to come?" The Buddha : “Perhatian is the one quality that keeps both kinds of benefit secure — benefits in this life and benefits in lives to come.“ Appamada Sutta SN 3.17

114 Kewaspadaan Perhatian - Kewaspadaan - Kecermatan Raja Pasenadi : “Adakah satu kualitas yang memberikan jaminan atas kedua manfaat – manfaat di kehidupan ini dan manfaat di kehidupan yang akan datang?” The Buddha : “Perhatian is the one quality that keeps both kinds of benefit secure — benefits in this life and benefits in lives to come.“ Appamada Sutta SN 3.17

115 Kewaspadaan Perhatian - Kewaspadaan - Kecermatan Raja Pasenadi : “Adakah satu kualitas yang memberikan jaminan atas kedua manfaat – manfaat di kehidupan ini dan manfaat di kehidupan yang akan datang?” Buddha : “Kewaspadaan adalah satu kualitas yang memberikan jaminan atas kedua manfaat – manfaat di kehidupan ini dan manfaat di kehidupan yang akan datang.” Appamada Sutta SN 3.17

116 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

117 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

118 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

119 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha Benar Perkembangan Batin Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman Benar Kebijaksanaan Pikiran Benar

120 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha BenarPerkembangan Batin – Untuk melatih pikiran kita Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman BenarKebijaksanaan – To see things as they truly are. Pikiran Benar

121 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha BenarPerkembangan Batin – Untuk melatih pikiran kita Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman BenarKebijaksanaan – To see things as they truly are. Pikiran Benar

122 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha BenarPerkembangan Batin – Untuk melatih pikiran kita Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman BenarKebijaksanaan – To see things as they truly are. Pikiran Benar

123 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha BenarPerkembangan Batin – Untuk melatih pikiran kita Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman BenarKebijaksanaan – Untuk melihat segala sesuatu seperti apa adanya. Pikiran Benar

124 Jalan Ariya Berunsur Delapan Perkataan Benar Moralitas – Fondasi dari Segalanya Perbuatan Benar Penghidupan Benar Usaha BenarPerkembangan Batin – Untuk melatih pikiran kita Perhatian Benar Konsentrasi Benar Pemahaman BenarKebijaksanaan – Untuk melihat segala sesuatu seperti apa adanya. Pikiran Benar

125 Dipersiapkan oleh T Y Lee


Download ppt "Meditasi. Ajaran Buddha The teaching of all the Buddhas : •Hindari kejahatan •Lakukan kebajikan •Jernihkan pikiran kita – Melalui Meditasi!"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google