Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

OPTIMALISASI LITKAJIBANG-DIKLUHRAP MENDUKUNG PENINGKATAN KINERJA LITBANG HORTIKULTURA (Studi Kasus Perbenihan Kentang) Badan Litbang Pertanian Science.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "OPTIMALISASI LITKAJIBANG-DIKLUHRAP MENDUKUNG PENINGKATAN KINERJA LITBANG HORTIKULTURA (Studi Kasus Perbenihan Kentang) Badan Litbang Pertanian Science."— Transcript presentasi:

1 OPTIMALISASI LITKAJIBANG-DIKLUHRAP MENDUKUNG PENINGKATAN KINERJA LITBANG HORTIKULTURA (Studi Kasus Perbenihan Kentang) Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks S U W A N D I

2 Dasar Pemikiran – Peran dan fungsi Kentang  Sayuran penting dan sekaligus sebagai penyangga ketahanan pangan. – Kedudukan kentang vs sayuran • Komoditas utama penelitian • Luas areal tanam kentang dan produksi terus meningkat • Harga komoditas relatif stabil dibanding komoditas sayuran lainnya – Sentra-sentra produksi utama • Sekitar 8 provinsi merupakan daerah sentra produksi – Komoditas kentang merupakan Industri yang prosfektif dan terus berkembang pesat.. Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

3 NoKomoditi Volume (ton) % Impor/ Produksi ProduksiImporEkspor 20102011201020112010201120102011 1.B. Merah1048934104822870573149771323262906.7313.81 2.Kentang106080510605792420458388677240482.285.34 3.Wortel 40382740857933692286115298.346.89 4.Cabai1328864133224818507240150411340.140.53 5.Kubis13850441384656122856631941180360.090.04 6.B. Putih 12295123413612893518902791796.732770.79 Volume produksi, impor dan ekspor sayuran segar (2011-2012) Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

4 Sumberdaya kentang DN • Perkembangan invensi meliputi : – Assesi PN dan Varietas Unggul Baru – Perbenihan Kentang Cepat – Teknologi budidaya – Teknologi pengendalian – Teknologi pasca panen • Diseminasi Inovasi Kentang  SDMC – Varietas dan Teknologi Perbenihan – Licensi; Kerjasama Pengembangan Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

5 Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks Uraian Unit Sumatra 3 prov Jawa 3prov Sulawesi 2 prov Indonesia 8Prov Pelaku Luas lahan butuh benih G4Ha14648396131007864339Petani Kebutuhan benih G4ton20507554581410990075 Luas lahan untuk produksi benih G4Ha136736979416005Penangkar Kebutuhan benih G3ton1914517613178407 Luas lahan untuk produksi benih G3Ha12834588560Penangkar Kebutuhan benih G2ton179483123785 Luas skrin untuk produksi benih G2Ha1232852BPTP/Pemda Kebutuhan benih G1knol119093632206836819378752309990 Luas skrin utk produksi G1Ha38213BPTP/Pemda Kebutuhan benih umbi G0knol29773428051709204844713077497 Luas skrin utk produksi umbi G0Ha0.72.00.53.3Balitsa Kebutuhan stek G0Stek74433520129275121123269374 Estimasi kebutuhan benih dan luas lahan dan skrin untuk produksi benih kentang

6 ESTIMASI KEBUTUHAN BENIH KENTANG (2010) No Propinsi Luas Panen 2010 (ha) Kebutuhan Benih (ton/ha)Jumlah G0 (knol) G4 *)G3 **)G2 **)G1 ***)G0 ***) 1Sumatera Barat18163087.2308.7230.8726.17441.2348 246976 2Sumatera Utara797213552.41355.24135.52427.10485.4209 1084192 3Jambi48608262826.282.6216.5243.3048 660960 4NAD55093593.59.351.870.374 74800 5NTB367623.962.396.2391.24780.24956 49912 6Sulawesi Utara855514543.51454.35145.43529.0875.8174 1163480 7Jawa Timur856114553.71455.37145.53729.10745.82148 1164296 8Jawa Barat1355323040.12304.01230.40146.08029.21604 1843208 9Jawa Tengah1749929748.32974.83297.48359.496611.8993 2379864 TOTAL 108346.110834.611083.461216.692243.33848667688 INDONESIA 66508113063.611306.361130.636226.127245.22549045088

7 LITKAJI-BANG-DIKLATLUH-RAP KOMISI PENELITIAN PERTANIAN KOMISI TEKNOLOGI PERTANIAN PENGEM- BANGAN MODEL PENGEM- BANGAN PENERAPAN TEKNOLOGI PENGEM- BANGAN USAHA AGRIBISNIS I. TAHAP PENELITIAN II. TAHAP PENGKAJIAN TEKNOLOGI III. TAHAP PENGEMBANGAN TEKNOLOGI IV. TAHAP PENERAPAN DAN UMPAN BALIK UMPAN BALIK PENELITIAN KOMPONEN TEKNOLOGI SIAP KAJI PENGKAJIAN TEKNOLGI SPESIFIK LOKASI KOMISI PENELITIAN PERTANIAN KOMISI TEKNOLOGI PERTANIAN (Modifikasi PERMENTAN 03/2005) PENGEMBANGAN, DIKLATLUH DAN PENERAPAN PENELITIAN / PENGKAJIAN Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

8 PENDEKATAN MANAJEMEN KORPORASI LITKAJI BANG-DIKLATLUH-RAP KEBIJAKAN PROGRAM, PENGEMBANGAN SDM, SARANA DAN KERJASAMA LITKAJIBANGDIKLATLUHRAP BALITSABPTP BALITSA DITJEN/PEMDA BPTP/BALITSA SDM/PEMDA BPTP/BALITSA SDM/PETANI/ SWASTA/SH BPTP/BALITSA SDM/PETANI/ SWASTA/SH BPTP/BALITSA Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

9 FOKUS LITKAJIBANG- DIKLATLUH-RAP KENTANG – VARIETAS KENTANG – TEKNOLOGI BUDIDAYA – TEKNOLOGI PERBENIHAN CEPAT Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

10 VARIETAS KENTANG YANG DILEPAS Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks NoVarietas KentangSurat KeputusanTahun 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Atlantik Malang Merbabu-17 Amudra Manohara Tanggo Krespo Erika Balsa Fries Repita Ping-06 Margahayu Kikondo Gm-05 Gm-08 Verney Kastanum Andina Maglia Median Amabile 67/Kpts/TP.240/2/1999 501/Kpts/TP.240/10/1999 418/Kpts/TP.240/7/1999 419/Kpts/TP.240/7/1999 261/Kpts/SR.120/7/2005 262/Kpts/SR.120/7/2005 263/Kpts/SR.120/7/2005 264/Kpts/SR.120/7/2005 265/Kpts/SR.120/7/2005 473/Kpts/SR.120/12/2005 2080/Kpts/SR.120/5/2009 447/Kpts/SR.120/4/2008 446/Kpts/SR.120/4/2008 2079/Kpts/SR.120/5/2009 2078/Kpts/SR.120/5/2009 2279/Kpts/SR.120/5/2011 2280/Kpts/SR.120/5/2011 2281/Kpts/SR.120/5/2011 2000 2002 2005 2009 2008 2009 2011 2012

11 VARIETAS KENTANG SAYUR (FRESH VEGETABLE) 1. AMUDRA 2. MERBABU 17 3. REPITA 4. CIPANAS 5. GRANOLA L 6. PING 06 7. GM 05 8. GM 08 PROSESING (PROCESSING VEGETABLE) 1. MANOHARA 2. KRESPO 3. BALSA 4. TENGGO 5. ERIKA 6. FRIES 7. MARGAHAYU 8. KIKONDO 9. ATLANTIK MALANG Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

12 KENTANG MB-17 Potensi hasil : 30-40 t/ha Cocok untuk sayur Amudra Potensi hasil : 20-40 t/ha Cocok untuk kripik Manohara Potensi hasil : 30-40 t/ha Cocok untuk sayur Potensi hasil :30-33 t/ha Cocok untuk sayur Potensi hasil :20-28 t/ha Cocok untuk keripik dan kentang goreng Potensi hasil : 20-22 t/ha Cocok untuk keripik dan kentang goreng Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

13 Kentang Lbr-40 Potensi hasil : 17-27 t/ha Margahayu Potensi hasil : 18-23 t/ha Cocok untuk keripik dan kentang goreng Potensi hasil : 18-24 t/ha Cocok untuk keripik dan kentang goreng Kikondo Potensi hasil : 30 t/ha GM-05 GM-08 Potensi hasil : 30.4 t/ha Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

14 Virus-free Potato Seed production with integrated in vitro technology Tuber or micro tuber non aseptic Aseptic micro tuber, /planlet sprout In vitro culture initiation Perbanyakan In vitro Patogen elimination Indeksing, heat Therapy and meristim culture, micro propagation, indexing, i true to type test Culture In vitro maintenance Aclimatization in the screen house Mother plants for cuttings Rooted cuttings In vitro micropropagation In vitro Tuberisation Propagation by single node cutting, in liquid medium and tuber formation, Plant in the screen house Mini tuber (Go) Certified seed production commercially Planlet In vitro Micro tuber After 2 – 3cycles seed production Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

15 TEKNOLOGI PERBENIHAN CEPAT

16 Perbanyakan benih kentang aeroponic Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

17 STRATEGI PENGEMBANGAN PERBENIHAN KENTANG NASIONAL LITBANG PERTANIANDIRJEN HORTIKULTURA PUSLITBANGHORTBP2TPDIREKTORAT BENIH HORTIKULTURA BALITSA BPTP PROPINSI KAWASAN/KUSTER/ KENTANG PEMDA PROPINSI KAWASAN BPSB PENANGKAR - PETANI PETANI PENGGUNA PEDAGANG, INDUSTRI MAKANAN KEBIJAKAN LISENSI KEMITRAAN BB PASCAPANEN DAN BB ALSINTAN Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

18 Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks SKEMA PERBENIHAN KENTANG DENGAN BPTP  litkaji.  PERENCANAAN DAN KOORDINASI  PENYIAPAN BAHAN DAN BAHAN KAJIAN  PELATIHAN TEK. PERBANYAKAN CEPAT  DEMPLOT PERBENIHAN Go  G1  G2  TEMU LAPANGAN DAN  EVALUASI HASIL KEGIATAN

19 Benih Varietas Kentang Go untuk Dikembangkan Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

20 Pertumbuhan 7 Varietas Kentang di Sumatra Barat Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

21 Keragaan Pertumbuhan Varietas Kentang di Sulut Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

22 Temu Lapangan Panen G1 di Garut-Jabar Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

23 Temu Lapang & Panen G1 di Sumatra Barat Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

24 Panen Varietas Kentang G1 di Garut -Jabar Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

25 Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks Temu Lapangan Panen Produksi G1 di Modoinding Sulut

26 Kebutuhan Benih planlet (G0) Balitsa • Luas panen Kentang 2010 -- seluas 66.508 Ha • Benih sebar (G4) dibutuhkan 99.762.000 kg atau 99.762 • Benih G3 dibutuhkan adalah 10.000 ton (1:10) • Benih G2 dibutuhkan sebanyak 1.000 ton (1;10) • Benih G1 yang dibutuhkan sekitar 100 ton (1:10) • Benih G0 yang dibutuhkan adalah 10 ton (1:10) • Kebutuhan benih G0 ± 5 gr = 2.000.000 knol G0 • Kebutuhan stek (3 knol G0/stek) = 666.667 stek batang • Kebutuhan plantlet  (10 planlet/btl) = 22.222 botol planlet Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

27 Kapasitas Produksi BS Kentang di UPBS BALITSA: Laboratorium A,B danC (Asumsi tersedianya dana dan sistem distribusi benih yang lancar)KEGIATANLUAS m 2 KAPASITASKAPASITAS/TAHUNKETERANGAN LABORATORIUM: PERBANYAKAN PLANLET STADIA 1 DAN 2 (TABUNG diam 1.5 dan 2.5 cm) 15.5 38 750 planlet (1.5cm) Atau 14 756 planlet (2.5 cm) 232 500 planlet Bila setiap bulan dipindah ke screen house PERBANYAKAN PLANLET Stadia 3 (10 planlet/botol jam) 16.142 2500 botol jam 12 000 planlet 50.000 planlet 144 000 plt 60 000 plt Bila terjadi permintaan yang intensif PRODUKSI UMBI MIKRO 4.41 600 Magenta Jar 36.000 umbi mikro Diameter umbi 0.5 – 0.8 cm APHID PROOF SCREEN HOUSE PRODUKSI UMBI G 0 160 15 000 tanaman yang berasal dari stek 40 000 – 56 000 Go Diameter umbi 1 – 2.5 cm PRODUKSI STEK DAN TANAMAN INDUK STEK UNTUK PRODUKSI G 0 20 3000 tanaman induk Atau 6 000 stek/bulan 36 000 stek Asumsi terjadi produksi Go terus menerus LABORATORIUM VIROLOGI (Terakreditasi ISO 17025) 30 sampel/plate uji serologi ELISA Tergantung permintaan

28 Perbanyakan Benih di Mitra (suatu kasus) 1.Februari 2010 pesan 600 btl (6.000 planlet) 2.April 2110, dilakukan perbanyakan dibak semai menghasilkan 12.000 tanaman induk 3.Mei 2010 penanaman stek batang di 3 skreen house (populasi 200.000 tanaman ) 4.September sd Oktober 2010 panen Go 552.500 knol 5.Sebagian benih Go didistribusikan lagi ke penangkar benih di Sumatra Utara dan Jabar

29 Produksi umbi mini Go di Penangkar benih.

30 SKEMA BENIH KENTANG DENGAN MITRA HORTITEK 1500 Botol ---- 15.000 planlet (Balitsa)  G0---- 1.500.000 knol  G1 --- 7.500.000  G2------ 75.000.000 (1800 ha)  G3 --- 750.000.000 (18.000 ha)  Luas tanam (70.000 ha) : (Jadi bisa mengisi ¼ kebutuhan benih nasional) Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

31 Produksi umbi mini Go di Petani Penangkar benih.

32 Produksi benih Go di KBH-Kledung Jawa Tengah

33

34 Distribusi benih planlet kentang ke penangkar • Hortitek --------- 1500 botol/th. (15.000 planlet) • Radina ----------- 1500 botol (15.000 planlet) • Primordia-------- 150 botol ( 1.500 planlet) • H.Diat ----------- 200 botol ( 2.000 planlet) • Data distribusi benih G3 ada di masing-masing penangkar Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

35 Data Produksi dan Distribusi Benih Sumber Kentang G0 Tahun 2009-2013

36 Perbenihan tanaman kentang di penangkar Lapangan.

37 PERBENIHAN KENTANG LANJUTAN PADA PENANGKAR DI GARUT JAWA BARAT

38 PERTUMBUHAN AREAL PANEN KENTANG DARI TAHUN 2010 (%)* PROPINSIPERTUMBUHAN AREAL PANEN KENTANG DARI TAHUN 2010 (%) SUMATERA BARAT9.33 SUMATERA UTARA- 0.51 JAMBI- 8.23 NANGGROE ACEH DARUSSALAM- 41.98 NUSA TENGGARA BARAT36.94 SULAWESI UTARA- 2.12 JAWA TIMUR- 10.16 JAWA BARAT- 11.67 JAWA TENGAH- 6.20 *) Angka sementara Sumber : http://www.deptan.go.id/infoeksekutif/horti/Luas-Panen-Kentang.htm Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

39 PUBLIKASI KENTANG (KTI) Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks BIDANG ILMUJURNAL DAN PROSIDING ILMIAH DALAM NEGERI Pemuliaan, bioteknologi, dan perbenihan, dan Plasma Nutfah 51 Fisiologi, Agronomi dan Ilmu Tanah158 Hama dan Penyakit Tanaman66 Pascapanen10 Sosial Ekonomi17 Total302

40 DITJEN P2HP DITJEN PSP BADAN KARANTINA PERTANIAN BADAN SDM BADAN LITBANG PERTANIAN koordinasi sinergisme koordinasi PUSLITBANG HORTIKULTURA KELOMPOK TANI/SWASTA KLUSTER/KAWASAN AGRIBISNIS KENTANG koordinasi • Inovasi •Pelatihan •Penyediaan BS, FS, saprodi, pupuk •Air •Alsin •Pra dan pascapanen DITJEN HORTIKULTURA BALITSA 8 BPTP Supervisi dan koordinasi BB P2TP Kebijakan, koordinasi, monev PUSLIT/PUSLITBANG / BB TERKAIT dukungan KEBIJAKAN Kebijakan, koordinasi, monev koordinasi Demplot/komersialisasi Pengkajian Sekolah Lapang (SL): •Demplot •Materi penyuluhan •Pendampingan teknologi dan kelembagaan •Pelatihan KELOMPOK TANI/SWASTA Demplot/komersialisasi JARINGAN LITKAJI-BANGDIKLAT-LUHRAP KENTANG Wilayah Kerja Dinas Pertanian 8 BPTP memiliki UPBS KENTANG 8 BPTP memiliki UPBS KENTANG

41 Demplot Superimposed Trial Exp. Plot Visitor Plot 2003 Balit Demarea BPTP, Dinas, Penyuluh & Petani Pilot Project KLUSTER KENTANG ACTUAL BUSINESS SYSTEM SISTEM INFORMASI & PENGUATAN KELEMBAGAAN MODEL DISEMINASI KENTANG Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

42 KESIMPULAN • Inovasi teknologi kentang sudah cukup tersedia (Varietas, Tek. Produksi & Perbenihan Cepat) dan diimplementasikan – Dalam skema MK- Litkajibang-Diklatluh-Rap. • Strategi yang dikembangkan dalam 2rd Curva Litbang  peningkatan kekuatan simpul-simpul khusus yang menghasilkan titik ungkit significant, – SDMC (Licensi & Kemitraan dengan SH) dari perbenihan kentang Go (plantlet-knol umbi mini). – Pengembangan embrio kluster perbenihan kentang di setiap derah sentra produksi Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

43 Kesimpulan: • Refokusing Litkajibangrap Kentang 2013-2014 perlu meningkatkan sinergi program, sumberdaya dan anggaran pada UK/UPT dalam pencapaian program strategis KEMTAN, dalam ; – Dalam peningkatan produksi untuk pengurangan impor, peningkatan nilai tambah, diversifikasi pangan dan peningkatan pendapatan petani – Koordinasi intensif dengan seluruh Stake-Holders terkait dengan pengembangan kluster kentang daerah sentra produksi. Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks

44 Badan Litbang Pertanian Science – Innovation – Networks


Download ppt "OPTIMALISASI LITKAJIBANG-DIKLUHRAP MENDUKUNG PENINGKATAN KINERJA LITBANG HORTIKULTURA (Studi Kasus Perbenihan Kentang) Badan Litbang Pertanian Science."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google