Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SEJARAH ASURANSI ZAMAN YUNANI -ISKANDAR ZULKARNAEN / ALEXANDER (356-323 SM KOTA PRAJA YUNANI MEMINJAM SEBESAR 3.600 DRACHMEN DENGAN JAN JI KEPEMILIK UANG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SEJARAH ASURANSI ZAMAN YUNANI -ISKANDAR ZULKARNAEN / ALEXANDER (356-323 SM KOTA PRAJA YUNANI MEMINJAM SEBESAR 3.600 DRACHMEN DENGAN JAN JI KEPEMILIK UANG."— Transcript presentasi:

1 SEJARAH ASURANSI ZAMAN YUNANI -ISKANDAR ZULKARNAEN / ALEXANDER ( SM KOTA PRAJA YUNANI MEMINJAM SEBESAR DRACHMEN DENGAN JAN JI KEPEMILIK UANG AKAN MEMBERIKAN BUNGA 30 DRACHMEN TIAP BULAN SAMPAI WAFAT DAN SAAT WAFAT AKAN DAPAT 150 DRACHMEN BIAYA MENGU BUR. = ASURANSI JIWA

2 KEBESARAN ROMAWI ( TH SM) ( SEMMENVERZEKERING ) ATAU PERKUMPULAN ( COLLEGIUM ) PARA ANGGOTA BAYAR UANG PANGKAL 100 ASSES DAN IURAN 5 ASSES TIAP BULAN JIKA ANGGOTA MENINGGAL MAKA AHLI WARIS MENDAPAT 300 BIAYA PENGUBURAN. PERKUMPULAN.

3 COLLEGIUM LEMBAESIS: ASURANSI JIWA SALING MEN JAMIN (ONDERLINGE LEVENSVERZEKERING)

4 ABAD PERTENGANHAN TH 900 INGGRIS ADA PERKUMPULAN = TUKANG BA TU -TUKANG KAYU -PEMBUAT ROTI. DIJANJI KAN BILA RUMAHNYA TERBAKAR AKAN DIBE RIKAN SEJUMLAH UANG DARI DANA GILDE = SISTEM ASURANSI KEBAKARAN

5 TAHUN 1118 DI ICELAND DAN 1240 VLAAN DEREN DERMAK DAN SLEESWIJK JERMAN SUDAH MUNCUL PERJANJIAN DENGAN TUJUAN MEM BAGI RESIKO ATAS KEBAKARAN. DIBARENGI ASU RANSI PENGANGKUTAN LAUT. DIMULAI DI LAUT TENGAH GUNA MEMBE BASKAN JERUSALEM TEMPAT SUCI UMAT KRISTEN DARI PENGUASAAN AGAMA LAIN.

6 ZAMAN SESUDAH ABAD PERTENGAHAN HINGGA SEKARANG • ASURANSI LAUT BERKEMBANG PESAT JADI HAL BIASA UNTUK NEGARA EROPA BARAT SELAN JUTNYA ASURANSI KEBAKARAN YANG DIMULAI DI NEGARA INGGRIS PADA ABAD 17 DAN ABAD 18 NEGARA PRANCIS DAN NEGARA BELANDA. • ZAMAN KODIFIKASI PRANCIS • KODIFIKASI HUKUM PERDATA DAN HUKUM DA GANG YANG DILAKUKAN KAISAR NAPOLEON DI MUAT DALAM KITAB CODE CIVIL (KUH PER) DAN CODE DE COMMERCE (KUH DAGANG) • PADA ABAD 19 CODE DE COMMERCE HANYA TERMUAT PASAL ASURANSI LAUT.

7 BELANDA UNTUK (KUH DAGANG) RANCANGANNYA HANYA MEMUAT PERATURAN ASURANSI LAUT. SETELAH KITAB UNDANG-UNDANG PERNIAGAAN WET BOEK VAN KOOP HANDEL) TH 1838 TERMUAT PERA TURAN MENGE NAI ASURANSI KEBAKARAN,ASURAN SI HASIL BUMI DAN ASURANSI JIWA.SISTEM INI MASIH JUGA BERLAKU DI INDONESIA

8 HUKUM ASURANSI •ARTI UMUM ASURANSI > PERTANGGUNGAN •APA ASURANSI •-PERJANJIAN UNTUNG-UNTUNGAN > KONSOVEREEN • KOMST •-PERJANJIAN PERJUDIAN •UNTUNG-UNTUNGAN:PERJANJIAN YG DIGANTUNGKAN SUATU KEJADIAN YANG BELUM TENTU – BUKU III BW •*PERJUDIAN AWAL TIDAK ADA KEPENTINGAN PADA SU • ATU KEJADIAN : TARUHAN PERTANDINGAN SEPAK BOLA •-ASURANSI FOKUSNYA PADA SUATU KEJADIAN :SUDAH • ADA KEPENTINGAN KEDUA BELAH PIHAK

9 ASURANSI MENURUT UU *PENANGGUNG > VERZEKERAAR =MEMBERI *TERTANGGUNG>VERZEKERDE =TERIMA -ASURANSI > CONSENSUEL = SEPAKAT SESUAI UU : -ISI PERJANJIAN SUATU KEPENTINGAN NYATA -DILARANG MENANGGUNG MELEBIHI HARGA -DILARANG MENG-ASURANSIKAN RANGKAP ASURANSI JADI BATAL BILA : -MEMBUAT PERJANJIAN SAAT ITU BELUM TAHU UNTUNG/RUGINYA TERJADI SESUATU DIBELAKANG HARI. -KEJADIAN DISENGAJA. APA TUJUAN IKUT ASURANSI ? -UNTUK MENDAPATKN PENGGANTIAN KERUGIAN -UNTUK DAPAT SEJUMLAH UANG UNSUR ASURANSI PS 246 KUHD -UNSUR PREMI -UNSUR GANTI RUGI -UNSUR PERISTIWA BELUM TENTU TERJADI

10 Ps 246 KUHD : Asuransi atau Pertanggungan adalah Suatu Per janjian seorang Penanggung Mengikatkan diri ke pada Tertanggung dengan menerima suatu Premi untuk menggantikan suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yg mungkin diderita suatu peristiwa yg tak tentu •Ps 246 KUHD Ada 3 Unsur •- Tertanggung •- Penanggung •- Kejadian Blm Jelas Terjadi

11 Menurut Prof. Dr. Wirjono Prodjodikoro. Asuransi ma suk golongan Persetujuan Untung-Untungan (Konso vereenkomst). Persetujuan Untung-Untungan sesuai Ps 1774 KUHPer Suatu perbuatan yg hasilnya mengenai untung rugi baik ba gi semua pihak bergantung pada suatu kejadian yg blm tentu. Demikian juga : Persetujuan pertanggungan, Bunga ca gak hidup, Perju dian dan Pertaruhan. •Tegasnya Ps 1774 KUHPer Bahas Tentang: •Persetujuan Untung-untungan. •3 contoh al : •1. Asuransi •2. Bunga cagak hidup (Bunga utk slm hidup seseorang) •3.Perjudian dan Pertaruhan

12 Pendapat lain: 3 Unsur tsb kurang tepat jika dipandang dari segi arti karena dikatakannya hasil pelaksanaan perse tujuan berupa untung atau rugi ter gantung pd pe ristiwa yg belum tentu akan terjadi. •Sebetulnya yg tergantung scr langsung ini ialah Pelaksanaan kewajiban pihak penjamin. •Pelaksanaan ini berarti rugi bagi si penjamin, •Sedangkan kalau kewajiban pihak penjamin tidak perlu dilaksanakan, berarti untung ba gi siPenjamin.

13 Pengaturan Asuransi Hk. Asuransi Diatur Dalam KUHD Buku I titel 9 dan 10 Buku II titel 9 dan 10 dengan rinci an: Buku I titel 9 Mengatur Asuransi kerugian Buku I titel 10 Mengatur Asuransi terhadap Bahaya Kebaka ran,Bahaya Pertanian dan Asuransi Jiwa

14 Buku I titel 10 dibagi beberapa bagian: Pertama : Mengatur Asuransi Kebakaran Kedua : Mengatur bahaya pertanian Ketiga : Mengatur asuransi jiwa Buku II titel 9 Asuransi Mengatur bahaya laut dan perbudakan Buku II titel 9 dibagi atas: Pertama: Mengatur tentang bentuk dan isi asuransi Kedua: Mengatur tentang anggaran dr barang-barang yg diasuransikan Ketiga : Mengatur tentang awal & akhir bahaya

15 Keempat : Mengatur hak dan kewajiban penanggung dan tertanggung Kelima : Mengatur Abandonnemen Keenam : Mengatur kewajiban & hak makelar dalam asuransi laut. Asuransi Kredit Menanggung kerugian yg timbul/diderita berhubung debitur tidak dapat mengembalikan kredit yg diambil nya. Asuransi atas kerugian yg diderita Perusahaan

16 Asuransi wajib Kecelakaan Penumpang yg diatur UU No. 33 tahun 1964 Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas Jalan UU No. 34 th 1964 RESIKO DAN ASURANSI Pada hakekatnya kehidupan Manusia selalu berki sar pada dua hal yaitu menyenangkan / positif dan tidak menyenangkan / negatif Kedua kehidupan ter sebut akan menciptakan suatu keadaan yg tidak pasti terhadap kehidupan diri Manusia

17 -Apakah? Seseorang itu akan tetap berbahagia dan beruntung atau tidak. -Apakah ? Seseorang itu akan menderita keru gian atau tidak Keadaan yg tidak pasti disebut sebagai suatu RESIKO. Dengan demikian dpt dirumuskn pertanyaan: Apakah manusia (seseorang) akan selalu mengha dapi resiko ? Jawabnya Ya Pada prinsipnya Manusia itu selalu menghadapi resiko krn memang sesungguhnya Manusia itu pada hakekat nya merupakn suatu sobyek tumpuan resiko yg sebagai mana sifat hakiki Manusia itu sendiri.

18 HUKUM ASURANSI ASURANSI-Kemauan menetapkan kerugian kecil (se dikit) yang pasti sebagai pengganti (substitusi) kerugi an besar belum pasti. Kesimpulan Orang bersedia membayar kerugian nilai sedikit masa sekarang agar bisa menghadapi kerugian besar dalam waktu mendatang. Contoh :*Asuransi Kebekaran Asuransi Laut. Marine Insurance •Dengan mempertanggungkan kapal, muatan (kargo) dll. •Jadi segala kerugian mungkin terjadi pada masa yg akan da tang kita pindahkan (shift) kepada perusaha an asuransi.

19 Bentuk-Bentuk Asuransi di Indonesia Asuransi kerugian (Asuransi umum) Mengenai hak mi lik, kebakaran dll. Asuransi Varia al : Asuransi. Laut, Asuransi kecelaka an, Asuransi mo bil, Asuransi pencurian. Asurnasi Jiwa (Life Insurance) me nyangkut kemtian, sakit, cacat dll. John H Magee (General Insurance) •Jaminan social (Social Insurance) = Asuransi wajib setiap orang harus memiliki. •Tujuannya supaya setiap orang ada jaminan dihari tua (oldage) Dilaksanakan dengan paksa dengan po tong gaji 10% / bulan jika orang sakit dijamin pengo batannya, kecelakaan,invalid,sampai umur tua dan yang menyebabkan, pengangguran.

20 a. Comercial Insurance dapat digolongkan =Asuransi Jiwa (Personal Life Insurance) Memberikan jaminan pd seseorang / keluarga yg disebabkan kematian, kecelakaan serta sakit. al : -As Jiwa Sraya –As Jiwa Darma Nasional -As Jiwa Bumi Putra 1912 Asuransi Kerugian (Property Insurance) Tujuan memberikan jaminan kerugian disebabkan karena keba karan,pencurian, asuransi laut. al :PT Reasuransi Umum Indo nesia; PT Asuransi Kerugian. b. Resiko (Risk) Tidak ketentuan atau uncertainty yang mungkin melahirkan keru gian (Loss) dalam Asuransi. al Ketidaktentuan ekonomi,Akibat alam Akibat perilaku Manusia *Resiko ada 2 yaitu -Speculative risks dan -Pure risks

21 Faedah Asuransi -Asuransi dapat menampung sekian banyak resiko yang kita temui dalam masya rakat. -Asuransi membuat masyarakat dan perusahaan keadaan aman. -Dengan asuransi efisiensi perusahaan (business efficiency) dapat diper tahankan menjaga kelancaran perusahaan (going concern) dgn jalan pertanggungan, resiko dapat dikurangi. -Asuransi terdapat suatu kecenderungan penarikan biaya dilakukan sea dil mungkin (the equitable assetment of cost) sesuai besar kecilnya resi ko yang di pertanggungkan -Asuransi sebagai dasar pemberian kridit bank pengusaha harus *Memiliki sertifikat asuransi *Benda yang diagunkan harus diasu ransikan -Asuransi sebagai alat penabung. -Asuransi dipandang suatu sumber pendapatan.

22 4. DASAR-DASAR PERJANJIAN ASURANSI -Sifat Pertanggungan -Secara umum Polis memuat -Pembagian Asuransi Pengangkutan -Resiko yang dijamin pada Asuransi Laut -Klasifikasi Polis Asuransi -Sifat-sifat Kerugian pada Asuransi Laut. -Tarif Asuransi (Rate of Insurance) *Mengukur Besarnya Resiko. *Cara Menghitung Resiko *Merit Rating

23 6. SIFAT ASURANSI SEBAGAI GEJALA HUKUM -PENGERTIAN PERDATA -SIFAT-SIFAT ASURANSI -OBYEK-SUBYEK DAN KEPENTINGAN ASURANSI *OBYEK SECARA UMUM *SUBYEK KEPENTINGAN ASURANSI *MAKELAR KHUSUS ASURANSI *MAKELAR KUSUS ASURANSI LAUT *PEMBAYARAN PREMI

24 7. USAHA ASURANSI DIKELOMPOKKAN 3 JENIS PASAL 3 huruf (a) UU Nomor 2 Tahun JENIS USAHA PENUNJANG ASURANSI UU NOMOR 2 TA HUN SIFAT PENYELENGGARAAN ASURANSI. -BENTUK HUKUM USAHA ASURANSI Ketentuan Ps 7 (1) UU No. 2 Tahun IZIN USAHA PERASURANSIAN sesuai ayat (1) UU N0.2 / Usaha Perasuransian : -Tu juan - Modal Perusahaan -Modal Penyertaan Langsung Pihak Asing

25 PENYELENGGARAAN USAHA ASURANSI -PENGATURAN DAN PENGAWASAN USAHA ASURAN SI DI INDONESIA. -USAHA ASURANSI JIWA -Usaha Asuransi Patungan -USAHA ASURANSI KERUGIAN -TUGAS DEP.KEUANGAN. -PEMBINAAN ASURANSI SOSIAL / ASURANSI JIWA -Pembinaan dan Pengawasan Asuransi Kerugian

26 ASURANSI > SEBAGAI LEMBAGA LEMBAGA atau INSTITUSI -PERUSAHAAN ASURANSI -KONSEP PERALIHAN SUATU RESIKO -ORGANISASI MASYARAKAT. -PERUSAHAAN SBG LEMBAGA EKONOMI : CIRI KUSUS: BUAT KARYA EKONOMI SBG TUGAS DAN TANGGUNGJWB SERTA TUJUAN (Relas i) -P.F DRUCKER : HAKEKAT PERUSAHAAN -PERUSAHAAN ASURANSI: -JUAL JASA (ALIH RESIKO) PROTEKSI -SEBAGAI PENGUMPUL DANA PREMI -KONSEP PERALIHAN SUATU RESIKO

27 REASURANSI (Reinsurance) -Faktor-Faktor Menentukan Besarnya Retensi -REASURANSI UMUM >Sifat Kontrak / Perjanjian Reasuransi Fakultatif: >Reasuransi dgn Perjanjian >Reasuransi Perjanjian Otomatis >Reasuransi Perjanjian Quanta share >Reasuransi atas dasar excess of loss >Retrosesi -Hubungan Dalam Reasuransi

28 Perjanjian Reasuransi = Bentuk : Reasuransi Menurut : -DUA METODE REASURANSI : FAKULTATIF INSIDENTAL : FAKULTATIF NON INSINDENTAL -METODE PERJANJIAN KONTRAK / OBLIGATOIR -METODE REASURANSI OBLIGATOIR ADA 2 -Pembagian Resiko (Sharing of Risk). -Pertanggunganjawaban (Resposibility) -METODE KONTRAK KERUGIAN LEBIH - Non Proportional - Pool/Gabungan

29 -Praktek -Perusahaan Reasuransi - REASURANSI BAGI PENANGGUNG/PERUSAHAAN Asuransi 11. KAJAHATAN ASURANSI •Pasal-Pasal Dalam KUHP yang terkait •Pembakaran Ps 187 KUHP •Pemalsuan Ps 263, 266 KUHP •Penggelapan Ps 378,379,379a KUHP •Penipuan Ps 378, 379, 379a KUHP Undang-Undang N0. 2 Tahun 1992 Tentang Usaha Perasuransian Ps 21 Ketentuan Pidana •-Ijin Usaha •-Gelapkan Premi Asuransi •-Gelapkan, Alih, Jamin, Anggunkan •-Menerima,Nadah,Beli, Anggun,Jual, Kembali. •-Palsukan Dokumen.

30 Hukum Asuransi Syariah -Prinsip akad -Dana yang terkumpul -Premi yang terkumpul -Bila peserta terkena musibah -Keuntungan -Dewan Pengawas Syariah *Perundang-undangan berkaitan asuransi syariah* -Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 426/ KMK.06/2003. Tentang Izin dan Pengelolaan. -Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 424/ KMK.06/2003 tentang Kesehatan Keuangan Asuransi. - Keputusan Direktur Jenderal Lembaga Keuangan Nomor Kep. 4499/ LK/2000 tentang Jenis, Penilaian dan Pembatasan In vestasi

31 PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH ASURANSI DALAM TINJAUAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN -INDONESIA ----  MINDED : ASURANSI JIWA ASURANSI KEBAKARAN ASURANSI PENDIDIKAN -PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NASABAH : U U NO. 8 /  UU PERLINDUNGAN HAK KONSUMEN -PERUSAHAAN ASURANSI MEMENUHI KRETERIA PELAKU USAHA : - ASURANSI KERUGIAN -REASURANSI -ASURANSI JIWA -PIALANG ASURANSI -PIALANG REASURANSI -AGEN ASURANSI

32 PERUSAHAAN ASURANSI YANG MEMBUAT POLIS : -ASURANSI KERUGIAN -ASURANSI JIWA -KAITAN UU N0. 8 / 1999 TENTANG PERLIDUNGAN KONSUMEN- -PELAKU USAHA ----  PERUSAHAAN ASURANSI SEBAGAI KATAGORI -USAHA ASURANSI--  USAHA JASA KEUANGAN -KAITAN PERJANJIAN ASURANSI -PENEGAKAN HAK KONSUMEN BAGI NASABAH ASURANSI -LARANGAN KLAUSULA BAKU -POLIS STANDARD KEBAKARAN INDONESIA -4 POIN DIATAS DITENTUKAN PELAKU USAHA -KEUNTUNGAN PENGUSAHA :


Download ppt "SEJARAH ASURANSI ZAMAN YUNANI -ISKANDAR ZULKARNAEN / ALEXANDER (356-323 SM KOTA PRAJA YUNANI MEMINJAM SEBESAR 3.600 DRACHMEN DENGAN JAN JI KEPEMILIK UANG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google