Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

R I S I K O DEFINISI RISIKO Risiko (bahasa Inggris : "Risk") merupakan pusat dari asuransi dan oleh karena it sebelum mempelajari asuransi secara detail.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "R I S I K O DEFINISI RISIKO Risiko (bahasa Inggris : "Risk") merupakan pusat dari asuransi dan oleh karena it sebelum mempelajari asuransi secara detail."— Transcript presentasi:

1

2 R I S I K O DEFINISI RISIKO Risiko (bahasa Inggris : "Risk") merupakan pusat dari asuransi dan oleh karena it sebelum mempelajari asuransi secara detail perlu lebih dulu dipahami arti dari risiko. Definisi yang sederhana ini mengandung dua unsur yaitu : Ketidakpastian (uncertainty) dan kerugian (loss)

3 R I S I K O DEFINISI RISIKO Dalam dunia asuransi yang dimaksud risiko adalah, apabila risiko tersebut diartikan sebagai ketidak pastian yang menimbulkan kerugian (Uncertainty of loss), yang dimaksud disini kerugian daIam arti financial (financial risk), dimana kerugian tersebut dapat dinilai secara financial atau dinilai dengan uang.

4 KLASIFIKASI RISIKO Speculative Risks (Risiko Spekulatif) Risiko spekulatif adalah risiko yang memberikan kemungkinan untung (gain) atau rugi (loss) atau tidak untung dan tidak rugi (break even). Risiko Spekulatif disebut juga risiko dinamis (dynamic risk). Contoh: - Risiko dalam dunia perdagangan (kemungkinan untung atau rugi)

5

6 KLASIFIKASI RISIKO Pure Risks (Risiko murni) Risiko yang hanya mempunyai satu akibat yaitu kerugian. Sehingga tidak ada orang yang akan menarik keuntungan dari risiko ini. Contoh: - Kebakaran

7

8 KLASIFIKASI RISIKO Fundamental Risk - (Risiko fundamental) Risiko yang sebab maupun akibatnya impersonal (tidak menyangkut seseorang). dimana kerugian yang timbul dari risiko yang bersifat fundamental biasanya tidak hanya menimpa seorang individu melainkan menimpa banyak orang. Contoh : - Gempa bumi - perang - Inflasi - dll Risiko yang sifatnya fundamental dapat timbul misalnya dari : 1. Sifat masyarakat dimana kita hidup. 2. Dari peristiwa-peristiwa phisik tertentu yang terjadi diluar kendali manusia.

9

10 KLASIFIKASI RISIKO Particular Risks (Risiko khusus) Risiko khusus dimana risiko ini disebabkan oleh peristiwa-peristiwa individual dan akibatnya terbatas. Contoh: - Pencurian

11

12 KLASIFIKASI RISIKO Guna Klasifikasi Risiko Klasifikasi risiko berguna dalam rangka menetapkan apakah suatu risiko dapat diasuransikan atau tidak dan untuk menentukan apakah suatu risiko lebih tepat ditangani oleh pemerintah atau diserahkan kepada lembaga asuransi komersial. Risiko yang dapat diasuransikan dan risiko yang tidak dapat diasuransikan Risiko spekulaif tidak dapat diasuransikan karena pada risiko ini terdapat kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan. Risiko murni dapat diasuransikan karena hanya mempunyai satu kemungkinan yaitu mendatangkan kerugian, tetapi berdasarkan pertimbangan secara yuridis maupun komersial tidak semua risiko murni dapat diasuransikan. Risiko fundamental; biasanya asuransinya dikelola oleh pemerintah, hal ini dikarenakan akibat dari risiko ini dalam jumlah dan area yang luas.

13 Jenis risiko & ketidakpastian Jenis risiko : –Risiko pribadi (personal risk) –Risiko harta (property risk) –Risiko tanggung gugat (liability risk) Ketidakpastian : –Ketidakpastian ekonomis –Ketidakpastian berkaitan dengan alam –Ketidakpastian yang manusiawi

14 Klasifikasi ASURANSI Berdasarkan SIFAT Asuransi Wajib Asuransi Sukarela Berdasarkan TUJUAN Asuransi Jiwa Asuransi Sosial Asuransi Kerugian Berdasarkan KEPEMILIKAN Asuransi milik Pemerintah Asuransi milik Swasta Berdasarkan BENTUK HUKUM Perseroan Terbatas Persero Koperasi Usaha Bersama Berdasarkan OBYEK Obyek Manusia Obyek Harta Benda Berdasarkan KEGIATAN Proteksi pada kegiatan Individu Proteksi pada kegiatan Usaha

15 Jenis Perasuransian Secara Umum Asuransi Kerugian Asuransi Kerugian Asuransi kerugian adalah asuransi yang memberikan jasa dalam penanggulangan risiko atas kerugian, kehilangan manfaat, dan tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga, yang timbul dari peristiwa yang tidak pasti Asuransi Kerugian Asuransi Kerugian Asuransi Jiwa Asuransi Jiwa Asuransi jiwa adalah asuransi yang memberikan jasa dalam penanggulangan risiko yang dikaitkan dengan hidup atau meninggalnya seseorang yang dipertanggungkan Asuransi Jiwa Asuransi Jiwa Asuransi Sosial Asuransi Sosial Asuransi Sosial adalah program asuransi yang diselenggarakan secara wajib berdasarkan suatu Undang-Undang, dengan tujuan untuk memberikan perlindungan dasar bagi kesejahteraan masyarakat dan tidak bertujuan untuk mendapatkan keuntungan komersial Asuransi Sosial Asuransi Sosial

16 JENIS-JENIS ASURANSI I.ASURANSI KERUGIAN A.Asuransi Angkutan Laut 1)Asuransi Kerangka Kapal, yang ditanggung adalah tubuh kapal, mesin induk dan mesin pembantu, perlengkapan standar seperti sekoci, jangkar, tangkai mesin, baling-baling, dll. 2)Asuransi Muatan Kapal Laut, yaitu melindungi pemilik barang terhadap kemungkinan bahaya atau resiko yang menimpa muatan kapal, yang ditanggung adalah barang-barang yang diangkut dari/ke luar negeri (pengangkutan samudra) atau diangkut antar pelabuhan di dalam negeri. 3)Asuransi Pengangkutan Terpadu, yaitu asuransi pengangkutan barang yang disusun oleh Dewan Asuransi Indonesia sesuai dengan kebutuhan negara sebagai negara kepulauan, yaitu dipadukan asuransi pengangkutan barang melalui laut, darat dan udara dengan menggunakan satu polis. I.ASURANSI KERUGIAN A.Asuransi Angkutan Laut 1)Asuransi Kerangka Kapal, yang ditanggung adalah tubuh kapal, mesin induk dan mesin pembantu, perlengkapan standar seperti sekoci, jangkar, tangkai mesin, baling-baling, dll. 2)Asuransi Muatan Kapal Laut, yaitu melindungi pemilik barang terhadap kemungkinan bahaya atau resiko yang menimpa muatan kapal, yang ditanggung adalah barang-barang yang diangkut dari/ke luar negeri (pengangkutan samudra) atau diangkut antar pelabuhan di dalam negeri. 3)Asuransi Pengangkutan Terpadu, yaitu asuransi pengangkutan barang yang disusun oleh Dewan Asuransi Indonesia sesuai dengan kebutuhan negara sebagai negara kepulauan, yaitu dipadukan asuransi pengangkutan barang melalui laut, darat dan udara dengan menggunakan satu polis.

17 B.Asuransi Aviasi (Penerbangan) Objek pertanggungan dalam asuransi pengakutan udara adalah pesawat udara dan muatannya (barang dan penum- pang) terhadap kemungkinan bahaya yang menimpa, yang terjadi di bandar udara atau dalam penerbangan. C.Asuransi Pesawat Udara Objek pertanggungan dalam asuransi pesawat udara adalah pesawat udara itu sendiri, yang meliputi kerangka dan mesin pesawat, baling-baling, motor, dan semua peralatan yang berupakan bagian dari pesawat udara. D.Asuransi Satelit Antariksa Objek pertanggungan dalam segala jenis kerugian yang diakibatkan oleh kegagalan pada peluncuran satelit ke antariksa. B.Asuransi Aviasi (Penerbangan) Objek pertanggungan dalam asuransi pengakutan udara adalah pesawat udara dan muatannya (barang dan penum- pang) terhadap kemungkinan bahaya yang menimpa, yang terjadi di bandar udara atau dalam penerbangan. C.Asuransi Pesawat Udara Objek pertanggungan dalam asuransi pesawat udara adalah pesawat udara itu sendiri, yang meliputi kerangka dan mesin pesawat, baling-baling, motor, dan semua peralatan yang berupakan bagian dari pesawat udara. D.Asuransi Satelit Antariksa Objek pertanggungan dalam segala jenis kerugian yang diakibatkan oleh kegagalan pada peluncuran satelit ke antariksa.

18 E.Asuransi Pengankutan Darat Objek pertanggungan dalam asuransi pengakutan darat adalah kendaraan pengangkut darat bersama muatannya, terhadap kemungkinan bahaya yang menimpa. F.Asuransi Kendaraan Bermontor Objek pertanggungan dalam asuransi kendaraan bermontor adalah kendaraan bermontor itu sendiri, yang diakibatkan karena resiko kecelakaan, kerusakan, ataupun dicuri. G.Asuransi Kecelakaan Penumpang Objek pertanggungan dalam segala jenis kerugian yang diakibatkan oleh terjadinya kecelakaan yang dialami oleh penumpang. E.Asuransi Pengankutan Darat Objek pertanggungan dalam asuransi pengakutan darat adalah kendaraan pengangkut darat bersama muatannya, terhadap kemungkinan bahaya yang menimpa. F.Asuransi Kendaraan Bermontor Objek pertanggungan dalam asuransi kendaraan bermontor adalah kendaraan bermontor itu sendiri, yang diakibatkan karena resiko kecelakaan, kerusakan, ataupun dicuri. G.Asuransi Kecelakaan Penumpang Objek pertanggungan dalam segala jenis kerugian yang diakibatkan oleh terjadinya kecelakaan yang dialami oleh penumpang.

19 H.Asuransi Kebakaran Merupakan pertanggungan yang menjamin kerugian/kerusakan atas harta benda yang disebabkan oleh kebakaran. I.Asuransi Rekayasa Pertanggungan yang diterapkan dalam proyek- proyek pembangunan yang berhubungan dengan rekayasa. J.Asuransi Perusahaan 1)Asuransi Pengiriman Uang 2)Asuransi Penyimpanan Uang 3)Asuran Penggelapan Uang 4)Asuransi Pencurian Uang 5)Asuransi Proses Perusahaan 6)Asuransi Tanggung Gugat H.Asuransi Kebakaran Merupakan pertanggungan yang menjamin kerugian/kerusakan atas harta benda yang disebabkan oleh kebakaran. I.Asuransi Rekayasa Pertanggungan yang diterapkan dalam proyek- proyek pembangunan yang berhubungan dengan rekayasa. J.Asuransi Perusahaan 1)Asuransi Pengiriman Uang 2)Asuransi Penyimpanan Uang 3)Asuran Penggelapan Uang 4)Asuransi Pencurian Uang 5)Asuransi Proses Perusahaan 6)Asuransi Tanggung Gugat

20 II.ASURANSI JIWA A.Asuransi Perorangan Merupakan suatu bentuk kerja sama antara orang-orang yang ingin menghin- darkan atau minimal mengurangi resiko yang diakibatkan oleh : 1.Resiko Kematian 2.Resiko Hari Tua 3.Resiko Kecalakaan B.Asuransi Kecelakaan Diri Yaitu untuk memberikan jaminan kepada seseorang bahwa ia atau ahli warisnya akan memperoleh santunan sebagai kompensasi dari suatu kerugian yang dideritanya akibat dari suatu kecelakaan. C.Asuransi Sosial merupakan asuransi yang menyediakan jaminan sosial bagi anggota masyarakat secara lokal, regional, maupun nasional. D.Asuransi Sosial Tenaga Kerja Sebagai contoh di Indonesia adalah JAMSOSTEK II.ASURANSI JIWA A.Asuransi Perorangan Merupakan suatu bentuk kerja sama antara orang-orang yang ingin menghin- darkan atau minimal mengurangi resiko yang diakibatkan oleh : 1.Resiko Kematian 2.Resiko Hari Tua 3.Resiko Kecalakaan B.Asuransi Kecelakaan Diri Yaitu untuk memberikan jaminan kepada seseorang bahwa ia atau ahli warisnya akan memperoleh santunan sebagai kompensasi dari suatu kerugian yang dideritanya akibat dari suatu kecelakaan. C.Asuransi Sosial merupakan asuransi yang menyediakan jaminan sosial bagi anggota masyarakat secara lokal, regional, maupun nasional. D.Asuransi Sosial Tenaga Kerja Sebagai contoh di Indonesia adalah JAMSOSTEK

21 III.ASURANSI KREDIT Pihak yang menjadi tertanggung adalah pemberi kredit (bank atau Lembaga keuangan), sedangkan yang ditanggung oleh penanggung adalah resiko kredit. IV.REASURANSI pertanggungan ulang sebagian atau seluruh risiko dan perusahaan asuransi kepada perusahaan asuransi lainnya berdasarkan perjanjian V.ASURANSI SYARIAH III.ASURANSI KREDIT Pihak yang menjadi tertanggung adalah pemberi kredit (bank atau Lembaga keuangan), sedangkan yang ditanggung oleh penanggung adalah resiko kredit. IV.REASURANSI pertanggungan ulang sebagian atau seluruh risiko dan perusahaan asuransi kepada perusahaan asuransi lainnya berdasarkan perjanjian V.ASURANSI SYARIAH


Download ppt "R I S I K O DEFINISI RISIKO Risiko (bahasa Inggris : "Risk") merupakan pusat dari asuransi dan oleh karena it sebelum mempelajari asuransi secara detail."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google