Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Perkembangan sosial pada anak-anak tengah Bagaimana anak-anak usia sekolah mengembangkan konsep diri yang realistis dan apa yang berpengaruh terhadap harga.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Perkembangan sosial pada anak-anak tengah Bagaimana anak-anak usia sekolah mengembangkan konsep diri yang realistis dan apa yang berpengaruh terhadap harga."— Transcript presentasi:

1 Perkembangan sosial pada anak-anak tengah Bagaimana anak-anak usia sekolah mengembangkan konsep diri yang realistis dan apa yang berpengaruh terhadap harga diri? - Perkembangan diri. Pertumbuhan kognitif yg terjd selama masa kanak- kanak tengah, memungkinkan utk mengembkan konsep diri serta pemahaman emosional dan kontrol

2 Perkembangan konsep diri - Konsep diri pada anak anak tengah telah mengintegrasikan beberapa aspek diri Contoh Deskripsi diri Lisa 8 thn menunjukkan bhw ia dpt fokus lebih dari satu dimensi dirinya yaitu ia mengenali dirinya bahwa ia bisa menjadi pintar dalam beberapa mata pelajaran dan tidak mampu pada pelajaran lainnya - Deskripsi diri menjadi seimbang Dimana dapat menyatakan konsep diri lebih baik dengan menimbang aspek-aspek konsep diri yg berbeda

3 Self-Esteem (harga diri) - Erikson’s crisis of industry v. inferiority - Faktor penentu utama harga diri pada anak adalah pandangan anak mengenai kemampuan mereka untuk pekerjaan yg produktif atau berhasil. - Mempelajari ketrampilan yang bernilai didalam masy

4 Pertumbuhan emosi & Perilaku prososial - Usia 7 atau 8, anak-anak menyadari perasaan malu, bersalah dan perasaan bangga. - Mereka menyadari aturan budaya untuk mengekspresikan emosi. Anak mampu melakukan kontrol atas emosi dan perilaku. - Anak-anak yg rendah pengendalian dirinya akan mudah marah atau frustasi

5 Suasana keluarga - Anak-anak yang tumbuh dlm situasi yg kurang baik (konflik keluarga) atau orang tua, cenderung akan: - Menginternalisasikan Pl kecemasan, dan depresi, penuh ketakutan - Eksternalisasi menjadi agresivitas, dan tidak patuh.

6 Berbagai isu pola asuh Selama masa kanak-kanak kontrol PL scr berthp beralih dari OT ke anak - Coregulation Org tua dan anak membagi kekuasaan Orang tua: pengawasan umum Anak: memiliki kontrol diri - Peralihan coregulation cara orang tua dalam menangani disiplin - Discipline Inductive techniques – Menunjukkan tindakan pd anak “ seperti Bagaimana ketika ibu mengingatkan kamu untuk mmakai baju hangat agar tidak sakit ?

7 Dampak orang tua bekerj a Dampak dari ibu bekerja tergantung pada: usia, jenis kelamin, tempramen dan kepribadian anak. Disamping itu itu - Apakah ibu bekerja paruh waktu atau penuh - Mengapa ibu bekerja - Dukungan pasangan - Status sosial dan ekonomi - Bagaimana jenis pengasuhan anak sebelum dan setelah sekolah

8 Kemiskinan dan pola asuh - Sekitar 18 persen dari semua anak AS di bawah usia 18 tahun hidup dalam kemiskinan. - Anak-anak miskin lebih mungkin untuk: Memiliki masalah emosional dan perilaku kognitif dan sekolah

9 Penyesuaian terhadap perceraian Perceraian menyebabkan stres bagi semua anggota keluarga. Penyesuaian anak-anak tergantung pada: - Tingkat konflik orangtua sebelum perceraian - Usia anak ketika orang tua bercerai - Gender dan temperamen

10 Hak asuh dan waktu kunjungan - Dalam sebagian besar kasus perceraian, ibu mendapat hak asuh. - Hak asuh bersama bermanfaat, jika orang tua dapat bekerja sama - Hak asuh bersama secara legal Orangtua berbagi hak untuk membuat keputusan tentang anak, akan memberikan kesejahteraan pd anak - Hak asuh secara fisik Berbagi waktu dengan setiap orang tua

11 Dampak panjang perceraiaan Sebagian besar anak menyesuaikan dengan cukup baik. Namun, perceraian meningkatkan risiko: - Perilaku antisosial - Kesulitan dengan figur otoritas - Putus sekolah - Masalah emosional atau psikologis (cemas)

12 One-Parent Families

13 Dampak teman sebaya • Positif - Mengembangkan keterampilan keramahan dan keakraban - Mempelajari kepemimpinan dan kemampuan komunikasi - Adanya rasa memiliki atau kebersamaan • Negatif - Geng - Memperkuat prasangka - kecenderungan anti-sosial - tekanan agar conform

14 TAHAP-TAHAP PERTEMANAN TahapDeskripsiContoh Tahap 0. teman sepermaianan usia 0-7 tahun Pertemanan homogen cenderung egosentris. Menentukan teman berdasarkan kedekatan fidik dan material Ia tiggal dijalan yg sama denganku, memiliki Power Rangers Tahap 1satu arah. Usia 4-9 tahun Sepihak.” berdasarkan teman baik” melakukan apa yang diinginkan oleh seorang anak. Ia bukan temanku lagi karena ia ga mau pergi denganku. Tahap 2 kerja sama. menguntungkan dua arah. Usia thn Tingkat yang resiprocal, saling memberi dan menerima Kita berteman, melkukan hal bersama-sama Tahap hubungan saling berbagi dan akrab usia 9 sampai 15 tahun Tingkat timbal balik, pertemanan merupakan hal yg berlanjut, dan sisitimatis Butuh waktu untuk menjadi teman dekat Tahap 4 ketergantungan yang mandiri mulai usia 12 tahun Saling tergantung dan mandiri, saling menghormati Pertemenan yg baik komitmen, saling mendukung

15 Berbagai stres dalam kehidupan modern - Tekanan hidup modern memaksa anak untuk tumbuh lebih cepat dan membuat anak-anak menjadi stres. - Anak-anak dipaparkan pd masalah orang dewasa, seperti kekerasan di TV dan dalam kehidupan nyata - Anak-anak diharapkan untuk: Berhasil di sekolah Memenuhi kebutuhan emosional orang tua

16 Ketahanan anak Dua faktor pelindung yang membantu anak dan remaja mengatasi stres dan berkontribusi pada ketahan anak adalah: - Hubungan yang baik dalam keluarga - Fungsi kognitif yang baik

17 Beberapa faktor pelindung untuk ketahanan anak - Kepribadian dan Temperamen - Mengurangi faktor resiko Perselisihan dengan orang tua yang rendah - Lingkungan sekolah yg mendukung, pengalaman sukses di sekolah atau kehidupan sosial


Download ppt "Perkembangan sosial pada anak-anak tengah Bagaimana anak-anak usia sekolah mengembangkan konsep diri yang realistis dan apa yang berpengaruh terhadap harga."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google