Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TF 308 Etika Profesi dan Pengembangan Diri.  Perlu melakukan beberapa tahap awal, yaitu mencoba memahami dan mengenali diri kita sendiri.  Pemahaman.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TF 308 Etika Profesi dan Pengembangan Diri.  Perlu melakukan beberapa tahap awal, yaitu mencoba memahami dan mengenali diri kita sendiri.  Pemahaman."— Transcript presentasi:

1 TF 308 Etika Profesi dan Pengembangan Diri

2  Perlu melakukan beberapa tahap awal, yaitu mencoba memahami dan mengenali diri kita sendiri.  Pemahaman dan pengenalan akan diri sendiri akan membantu kita dalam menentukan langkah dan mengambil keputusan penting dalam hidup

3 1. Siapakah saya? 2. Apakah kelebihan saya? 3. Apakah kekurangan saya? 4. Bagaimana kemampuan saya? 5. Apakah minat saya? 6. Apakah bakat saya? 7. Mengapa saya ada? 8. Apa keinginan terbesar saya? 9. Bagaimana saya memulai sesuatu?

4 1. Apakah cita-cita saya? 2. Apakah tujuan hidup saya? 3. Bagaimana saya mewujudkan cita-cita saya? 4. Mengapa saya kuliah? 5. Mengapa saya mengambil jurusan TI? Kemudian juga tanyakan : 1. Apakah saya kritis? 2. Apakah saya kreatif? 3. Apakah saya inovatif?

5  Mengambil keputusan untuk memulai  Melakukan apa saya yang harus dilakukan  Tidak pernah akan berhenti lama pada satu titik  Berusaha untuk selalu menemukan hal baru  Berusaha untuk menemukan ide/ gagasan yang baru akan sesuatu  Buatlah visualisasi yang kuat akan ide/ gagasan kita, dan wujudkanlah semua ide yang mungkin bisa kita wujudkan.

6

7  Inovatif memiliki definisi sederhana sebagai kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru.  Badway (1988), mengatakan: dari kreativitas akan membawa sesuatu yang baru terhadap sesuatu yang ada, dan akan dibawakan melalui inovasi yang dikenakan terhadap sesuatu yang baru untuk digunakan.  Chell (2001) inovasi juga bermaksud berfikir untuk menghasilkan sesuatu yang baru.  Kinicki dan Williams (2003) mengatakan: inovasi merupakan kaedah mencari jalan untuk menghasilkan produk baru yang lebih baik.

8  Kreatif adalah mencakup berpikir original untuk menemukan solusi di luar apa yang dilakukan secara tradisional.  Kreativitas adalah potensi seseorang untuk memunculkan suatu penemuan-penemuan baru dalam bidang ilmu dan teknologi serta semua bidang dalam usaha lainnya. Pengertian lain dari kreativitas secara sederhana adalah kemampuan untuk mencipta dan berkreasi.

9 1. Kelancaran, maksudnya adalah kemampuan untuk memproduksi banyak ide. 2. Keluwesan, maksudnya adalah kemampuan untuk mengajukan berbagai macam pendekatan untuk menyelesaikan suatu masalah. 3. Keaslian, maksudnya adalah kemampuan untuk melahirkan gagasan yang original sebagai hasil pemikiran sendiri. 4. Penguraian, maksudnya adalah kemampuan untuk menguraikan sesuatu secara terperinci. 5. Perumusan kembali, maksudnya adalah kemampuan untuk mengkaji kembali suatu persoalan melalui cara yang berbeda dengan yang sudah lazim.

10  Kebiasaan  Pembagian Waktu  Banyak masalah/ dibanjiri masalah  Tidak ada masalah  Takut gagal  Takut bersenang-senang, dan  Takut dikritik orang lain

11  Kuantitas Gagasan (Punya banyak ide)  Teknik brainstorming. Adalah memaksimalkan kemampuan otak untuk menghasilkan gagasan/ ide baru yang original untuk menambah sejumlah gagasan konvensional yang ada.  Sinektik. Adalah suatu metode atau proses untuk menghasilkan gagasan atau wawasan kreatif ke dalam permasalahan. Proses sinektik mencoba membuat yang asing menjadi akrab, begitu pula sebaliknya.

12  Memfokuskan tujuan. Adalah dengan membuat atau berpikir bahwa seolah-olah apa yang diinginkan akan terjadi besok dengan membuat visualisasi yang kuat.  Apabila proses ini dilakukan secara berulang- ulang, maka pikiran kita akan terpusat ke arah tujuan yang dimaksud dan terjadi proses auto sugesti ke dalam diri maupun keluar.

13 Kritis dapat didefinisikan secara sederhana sebagai menghadirkan suatu benda atau hal yang sebelumnya sama sekali belum ada untuk dipergunakan. Menjadi kritis di dalamnya terdapat suatu proses berpikir atau disebut sebagai berpikir kritis. Berpikir kritis adalah suatu proses dimana seseorang atau individu dituntut untuk menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi untuk membuat sebuah penilaian atau keputusan berdasarkan kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan dan pengalaman (Pery & Poter, 2005).

14  Dasar pengetahuan khusus  Pengalaman (sarana uji)  Tanggung gugat (siap dinilai)  Berpikir mandiri  Mengambil resiko  Kerendahan hati (Mengakui keterbatasan diri)  Integritas pribadi (percaya diri dan uji diri)  Ketekunan  Kreatif


Download ppt "TF 308 Etika Profesi dan Pengembangan Diri.  Perlu melakukan beberapa tahap awal, yaitu mencoba memahami dan mengenali diri kita sendiri.  Pemahaman."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google