Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ASSEMBLER PERTEMUAN KE-1 PENGENALAN ASSEMBLER & SEJARAH MICROPROSESOR.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ASSEMBLER PERTEMUAN KE-1 PENGENALAN ASSEMBLER & SEJARAH MICROPROSESOR."— Transcript presentasi:

1 ASSEMBLER PERTEMUAN KE-1 PENGENALAN ASSEMBLER & SEJARAH MICROPROSESOR

2 Silabus Kuliah Assembler  Memori & Register  Pengalamatan  Pembuatan File *.com & *.exe  Operasi Aritmatika & Logika  Kendali Aliran  Stack  Procedure dan Macro  Interrupt  Pengaksesan Port

3 Apa Assembler itu? Bahasa Pemrogram Tingkat Rendah Untuk Memprogram Mesin Prosesor dg Arsitektur tertentu (Hardware- Dependent) Menggunakan representasi mnemonic (tergantung perusahaan yg membuat Prosesor) Assembler adalah Bahasa Rakitan (Assembly Language) Bahasa rakitan merupakan: > Notasi untuk bahasa mesin yang dapat dibaca oleh manusia > Notasi berbeda-beda tergantung dari arsitektur komputer yang digunakan. Sumber: id.wikipedia.org

4 Mengapa Assembler ?  Kecepatan  Ukuran file kecil  Mudah dipelajari  Kemampuan manipulasi sistem komputer

5 Penulisan Perintah Perintah dalam Assembler bersifat mnemonic. Setiap baris berisi satu perintah untuk melakukan suatu proses terhadap register. Bentuk umum penulisan kode Assembler: [Label] Mnemonic-OPcode Operand[,Operand...] tanda ‘ [] ’ menunjukkan optional. Label:. Mnemonic-Opcode: instruksi/perintah operasional mnemonic. Operand: register(reg), alamat-memori(mem), atau nilai-data(dat). Contoh: Loop: mov AH,EF inc CX jmp Loop

6 Beberapa Perintah dalam Assembler  ADD - Mejumlahkan A dengan B lalu hasil disimpan di C  COM - Membandingkan A dengan B  DIV - Membagi A dengan B lalu hasil disimpan di C  JE addr - Jump, jika sama-dengan (=), ke addr  JG addr - Jump, jika lebih-dari (>), ke addr  JGE addr - Jump, jika lebih-dari atau sama-dengan (≥), ke addr  JL addr - Jump, jika kurang-dari (<), ke addr  JLE addr - Jump, jika kurang-dari atau sama-dengan (≤), ke addr  JNE addr - Jump, jika tidak sama-dengan (≠), ke addr  JUMP addr - Jump ke addr

7 Beberapa Perintah dalam Assembler  LOADA mem - Menampung register A dari alamat memori  LOADB mem - Menampung register B dari alamat memori  MUL - Mengalikan A dengan B lalu hasil disimpan di C  SAVEB mem - Menyimpan register B ke alamat memori  SAVEC mem - Menyimpan register C ke alamat memori  STOP - Menghentikan eksekusi  SUB - Mengurangkan A dengan B lalu hasil disimpan di C

8 Mencari nilai faktorial dari 5  5! = 5 * 4 * 3 * 2 * 1 = 120  Bahasa-C: a=1; f=1; while (a <= 5) { f = f * a; a = a + 1; } Compiler C mengubah kode di atas ke dalam bahasa assembly.  Bahasa-Assembly: 0 CONB 1// a=1; 1 SAVEB 128 // Anggap a di alamat CONB 1 // f=1; 3 SAVEB 129 // Anggap F di alamat LOADA 128 // if a > 5 the jump to 17 5 CONB 5 6 COM 7 JG 17 8 LOADA 129 // f=f*a; 9 LOADB MUL 11 SAVEC LOADA 128 // a=a+1; 13 CONB 1 14 ADD 15 SAVEC JUMP 4 // melompat ke if 17 STOP

9 SISTEM BILANGAN BILANGAN BINER Sebenarnya semua bilangan, data maupun program itu sendiri akan diterjemahkan oleh komputer ke dalam bentuk biner. Jadi pendefinisisan data dengan jenis bilangan apapun (desimal, oktal dan hexadesimal) akan selalu diterjemahkan oleh komputer ke dalam bentuk biner. Bilangan Biner adalah bilangan yang hanya terdiri atas 2 angka (Berbasis dua), yaitu 0 dan 1. BILANGAN DESIMAL Bilangan Desimal adalah jenis bilangan yang paling banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Bilangan desimal adalah bilangan yang terdiri atas 10 angka (Berbasis 10), yaitu angka 0-9.

10 SISTEM BILANGAN BILANGAN OKTAL Bilangan oktal adalah bilangan dengan basis 8, artinya angka yang dipakai hanyalah antara 0-7. BILANGAN HEXADESIMAL Bilangan Hexadesimal merupakan bilangan yang berbasis 16. Dengan angka yang digunakan berupa: 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F. Bilangan Hexadesimal paling sering digunakan dalam Assembler. karena mudah dikonversikan dengan bilangan Biner dan Desimal. Karena berbasis 16, maka 1 angka pada hexadesimal akan menggunakan 4 bit.

11 Mikroprosesor Mikroprosesor (µP)  Prosesor Pengatur kerja komputer

12 Perkembangan Mikroprosesor CPU Intel dibuat berdasarkan arsitektur Von Neumann. Sistem komputer Von Neumann terdiri dari 3 blok utama, yaitu:  central processing unit (CPU),  memori, dan  perangkat input/output (I/O). Ketiga komponen ini saling terkait dalam system bus. Diagram di samping menggambarkan hubungan ketiganya. webster.cs.ucr.edu Blok Diagram Sistem Komputer Von Neumann

13 Perkembangan Mikroprosesor Tahun 1974, - µP pertama yang dibuat untuk komputer di rumah adalah Intel Komputer 8-bit dalam satu chip. Tahun 1979, - Intel mengeluarkan Digunakan sekitar tahun 1982 untuk PC-IBM. Penjualan PC dimulai dari 8088 ke lalu kemudian berikutnya ke Pentium lalu Pentium II kemudian Pentium III hingga Pentium 4. Semuanya dibuat Intel dan merupakan pengembangan dari desain Pentium 4 dapat menjalankan semua kode yang dijalankan pada 8088, namun kali lebih cepat! `

14 Perkembangan Mikroprosesor Apakah “Chip” itu? Chip atau IC (integrated circuit), terdiri atas potongan kecil silikon dimana transistor membentuk rangkaian mikroprosesor. Sebuah chip seukuran 1 inci dapat berisi puluhan-juta transistor. Sumber:

15 Perkembangan Mikroprosesor  8088 & 8086 : • Ini merupakan processor IBM-PC yang pertama sekali atau yang sering disebut XT. • Jalur Bus Data 8088 menggunakan 8bit. • Jalur Bus Data 8086 menggunakan 16bit. • Beda Jalur Bus  Beda Jumlah Data yg dikirim.  kecepatan 8086 di atas • 8088 & 8086 mengalamatkan memori  1MB.

16 Perkembangan Mikroprosesor  : • Pengembangan dari 8086 dg penambahan Instruksi baru. • Jalur Bus sama dg 8086, tapi kecepatan di atas • Dapat bekerja pada 2 mode: Real & Protected. • ModeReal beroperasi sama seperti 8088/8086 hanya berbeda dalam kecepatan. • ModeReal bertujuan agar semua software pada 8088/8086 dapat dioperasikan di • ModeProtected membantu pengalamatan memori  16MB.

17 Perkembangan Mikroprosesor  : • Bus Data 32bit  kecepatannya jauh di atas • Penambahan mode pemrograman baru yaitu ModeVirtual. ModeVirtual membantu pengalamatan memori  4GB. • ModeReal  kompatibilitas dg 8088/8086 • ModeProtected  kompatibilitas dg

18 Memori  Menyimpan program.  Menampung hasil suatu proses.  Bersifat Volatile

19 Memori  8088 menggunakan 8 bit.  8086 menggunakan 16bit.  8088 & 8086 mengalamatkan memori  1MB.  Segmen:Offset

20  1357h:2468h  1356h:2478h

21 Memori Segmen:Offset  Segmen 0001h berawal dari lokasi memori 16 (0010h) hingga ( ).  Segmen 0002h berawal dari lokasi 32 hingga  Demikian seterusnya.  Overlapping/tumpang-tindih di mana lokasi offset 0010h bagi segmen 0000h akan merupakan offset 0000h bagi segmen 0001h. Demikian pula offset 0011h bagi segmen 0000h akan merupakan offset 0001h bagi segmen 0001h. Sehingga akan terlihat bahwa ada banyak nilai segmen:offset yang dapat digunakan untuk menyatakan suatu alamat memori tertentu disebabkan adanya overlapping ini.

22


Download ppt "ASSEMBLER PERTEMUAN KE-1 PENGENALAN ASSEMBLER & SEJARAH MICROPROSESOR."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google