Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KONSEP BIAYA Kemampuan berkompetisi suatu perusahaan : a.Efisiensi biaya dalam proses produksi, b.kualitas produk atau layanan yang dihasilkan, c.ketepatan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KONSEP BIAYA Kemampuan berkompetisi suatu perusahaan : a.Efisiensi biaya dalam proses produksi, b.kualitas produk atau layanan yang dihasilkan, c.ketepatan."— Transcript presentasi:

1 KONSEP BIAYA Kemampuan berkompetisi suatu perusahaan : a.Efisiensi biaya dalam proses produksi, b.kualitas produk atau layanan yang dihasilkan, c.ketepatan waktu perluncuran produk atau jasa yang ditawarkan. Manajemen biaya  meningkatkan keunggulan kompetitif Biaya : Jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk memproduksi sesuatu (cost of production) atau harga yang harus dibayar untuk mendapatkan sesuatu (supply price)

2 Pengertian lain BIAYA : BIAYA: AKIBAT YANG TIMBUL DALAM MENCAPAI TUJUAN TERTENTU HARGA TUKAR DARI PENGORBANAN YANG DILAKUKAN PENGORBANAN ATAU PEMBEBANAN Dinilai dengan Uang

3 BIAYA = ONGKOS JUMLAH YANG DIBAYARKAN UNTUK SESUATU / HARGA PASAR YANG WAJAR DARI SESUATU YANG DIBERIKAN SEBAGAI PENGGANTI DARI SESUATU YANG DITERIMA BUAT APA Sich? PERENCANAAN KEUNTUNGAN PENGENDALIAN ONGKOS PENGUKURAN KEUNTUNGAN PERIODIK PENETAPAN HARGA JUAL DATA UNTUK PENGAMBILAN KEPUTUSAN Penggunaan analisis biaya :

4 KLASIFIKASI BIAYA SIFAT DAN HUBUNGANNYA DENGAN PRODUK JUMLAH SATUAN PRODUK DAN TINGKAT KEGIATAN BIAYA PRODUKSIKOMERSIAL OPERASIONAL / OVERHEAD COST BIAYA PRIMER - B. BAHAN LANSUNG - B. BURUH LANGSUNG BIAYA TAK LANGSUNG - BAHAN TAK LANGSUNG - BURUH TAK LANGSUNG - B. TAKLANGSUNG LAINNYA B. PEMASARAN B. ADMINISTRASI

5 Proses Produksi jasa Output Jumlah dan kualitas Biaya Produksi Biaya langsung Biaya tdk langsung Biaya pasar + Profit marjin = Harga dasar Konsep biaya dalam ekonomi mikro

6 Komponen dasar Biaya Produksi didalam Sistem Produksi Buruh L. Bahan L. Biaya Primer B.Tak langsung Biaya Pabrik Biaya pasar Biaya Total Profit Margin Harga Dasar or Harga pabrik or Basic Price

7 BIAYA BAHAN LANGSUNG - Daging untuk bahan baku - Plastik untuk pengemas primer - Kotak untuk pengemas sekunder BIAYA BURUH LANGSUNG - Operator - Supervisor - Tenaga kerja pabrik BIAYA ADMINISTRASI - Pegawai administrasi - Biaya akuntan - Telepon, listrik, surat BIAYA BAHAN TAK LANGSUNG - Olie mesin, sumber tenaga - Lap dan sapu pembersih ruangan - Air pencuci - Suku cadang pabrik BIAYA BURUH TAK LANGSUNG - Satpam - Petugas gudang - Sopir truk/forklift - Supervisor BIAYA PEMASARAN - Iklan - Salesman - Sewa kendaraan - Entertainment

8 contoh •Buat contoh perusahaan produksi / manufaktur dan uraikan biaya-biayanya! Biaya pada perusahaan manufaktur : •Biaya buruh langsung •Biaya bahan langsung •Biaya adminitrasi •Biaya bahan tak langsung •Biaya buruh tak langsung •Biaya pemasaran

9 HARGA POKOK PRODUKSI KEUNTUNGAN HARGA JUAL PRODUK Harga jual Produk = HPP + Laba

10 KEUNTUNGAN KOTOR PAJAK KEUNTUNGAN BERSIH Laba Bersih = Laba Kotor - Pajak

11 •Misalkan akan dihitung harga pokok pembuatan lemari untuk penyimpanan yoghurt yang terbuat dari plat besi dengan jumlah pesanan sebanyak 100 buah dengan perincian biaya menurut biaya bahan langsung, biaya buruh langsung, biaya tak langsung dan biaya komersialnya Contoh perhitungan harga pokok produksi Perhitungan Harga Pokok Pembuatan perhitungan biaya menurut jumlah satuan produk

12

13

14 MISAL •KEUNTUNGAN KOTOR = 30% HARGA POKOK •PAJAK= 10% HARGA JUAL •HARGA JUAL PRODUK= Rp = Rp Rp •PAJAK= 10% X Rp = Rp •KEUNTUNGAN SETELAH PAJAK = Rp – Rp – Rp = Rp per produk HARGA JUALNYA BERAPA YAAA?? •LEMARI •PAJAK PENJUALAN •PERKIRAAN KEUNTUNGAN

15 Klasifikasi Biaya Menurut Jumlah Satuan Produk Biaya Pokok = Biaya tetap + biaya variabel Parameter : volume atau jumlah satuan produk atau tingkat kegiatan yang dihasilkan oleh unit usaha.

16 Biaya Tetap •Dikeluarkan secara periodik •Besarnya tetap •Tidak dipengaruhi banyaknya satuan produk •Tidak dipengaruhi kegiatan yang dihasilkan. Biaya tetap antara lain : 1). Biaya penyusutan (Depresiasi) Secara periodik dikeluarkan sebagai konsekuensi atas penurunan kinerja Biaya kompensasi u/ penggantian asset bila habis umur pakainya Hal ini timbul karena : •Aus / rusak akibat pemakaian •Tidak sesuai lagi dengan jaman.

17 •Umur ekonomi = umur dari suatu asset yang berakhir hingga secara ekonomi penggunaan asset tersebut tidak menguntungkan lagi, walaupun secara teknis asset tersebut masih dapat dipakai. •Umur teknis = umur asset yang berlaku hingga secara teknis asset yang dipakai tersebut tidak dapat dipergunakan lagi.

18 MENGHITUNG BIAYA PENYUSUTAN •Contoh cara hitung depresiasi dengan Metode Garis Lurus (straight line) P - S d = N P = harga beli asset S = nilai rongsok (akhir) N = umur asset

19 2). Bunga modal, dapat dihitung dengan rumus : Bunga Modal = i.Patau Bunga Modal = i.P(N+1)/2Ni = suku bunga bank (%) 3). Biaya asuransi, dihitung dengan rumus : Asuransi= a% x P a = nilai % premi asuransi 4). Pajak, dihitung dengan rumus : Pajak= p% x P p = nilai % pajak 5). Biaya sewa tempat (lahan) 6). Biaya perawatan dan perbaikan asset (alat, mesin / bangunan) Komponen biaya tetap biasanya dinyatakan dalam satuan waktu tertentu secara periodik, misalnya per tahun. Lanjutan biaya tetap :

20 Biaya Variabel Biaya yang besarnya ditentukan oleh •jumlah satuan produk •tingkatan kegiatan, •artinya bila satuan produk atau tingkat kegiatannya meningkat, •maka biaya variabelnya akan meningkat pula. Contoh : Biaya pemakaian bahan bakar (meningkat bila kegiatan produksi makin banyak) Biaya variabel ( ton, jam, dsb). Klasifikasi biaya menurut jumlah satuan produk berguna dalam analisis BEP. Contoh perhitungan biaya menurut jumlah satuan produk Suatu perusahaan yang membuat produk olahan susu, berupa yoghurt membutuhkan investasi mesin pendingin susu dengan data sebagai berikut : Biaya variabel : 1). Biaya bahan bakar 2). Biaya Olie 3). Biaya/Upah pekerja (harian) 4). Biaya energi (listrik) 5). Biaya untuk penyediaan air

21 Market Power Mempengaruhi Progress and fairness A.Invention B.Innovation C.Imitation of product and process D.Distribution of wealth E.Income F.Opportunity G.Freedom of choice H.Social and politic

22 Cost- Basic Price – Price Basic Price Based Direct Labor Direct material. Primary cost Indirect cost Production cost Distribution cost Total cost Profit Margin Basic Price Losses

23 Cost- Basic Price – Price Total Cost Based Direct Labor Direct material. Primary cost Indirect cost Production cost Distribution cost Total cost Profit Margin Basic Price Losses

24 Progress Individu Pekerja : Gaji Motivasi kreativitas Perusahaan : Penelitian Pengembangan Technological Progress Pengembangan usaha

25 Konsep biaya dalam ekonomi mikro Biaya tetap – investasi terpasang biaya variabel terkait dengan buruh Rupiah Kuantitas Biaya total Biaya variabel Biaya tetap

26 Konsep biaya dalam ekonomi mikro Kuantitas produksi Q Biaya tetap Biaya variabel Biaya Total Ct Biaya Rata-rata Ca Biaya Marginal Cm CfCvCf+Cv Q d Ct d Q

27 Average dan Marginal Cost Rupiah Kuantitas Biaya rata-rata Average Cost ( AC ) Marginal cost (MC)

28 Long run Average Cost Rupiah Kuantitas Long run average Cost ( LRAC ) SRAC1 SRAC3 SRAC5 SRAC : Short Run Average Cost

29 Production Process of Transportation services Supply Quality price Quantity Market Structure Demand Supply Market determinants Family Individual Income needs Demand Quality Price Quantity

30 Pricing policy and Market Producer and Supply function Market orientation Consumer and Demand Function Equilibrium mechanism

31 Tugas Rumah : 1.Lakukan identifikasi biaya tetap dan biaya variabel dalam perusahaan yang memproduksi teh hitam? 2.Jelaskan kegunaan dari analisis biaya produksi ? Kumpulkan melalui


Download ppt "KONSEP BIAYA Kemampuan berkompetisi suatu perusahaan : a.Efisiensi biaya dalam proses produksi, b.kualitas produk atau layanan yang dihasilkan, c.ketepatan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google