Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

OLEH : FX SETIYO WIBOWO. DEFINISI  Price. ( Philip Kotler ) It is the amount of money charged for a product or service. More broadly, price is the sum.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "OLEH : FX SETIYO WIBOWO. DEFINISI  Price. ( Philip Kotler ) It is the amount of money charged for a product or service. More broadly, price is the sum."— Transcript presentasi:

1 OLEH : FX SETIYO WIBOWO

2 DEFINISI  Price. ( Philip Kotler ) It is the amount of money charged for a product or service. More broadly, price is the sum of all the value that customers exchange for the benefits of having or using the product or service.”

3 HUBUNGAN HARGA DG TUGAS MANAJER PEMASARAN  Salah satu tanggung jawab utama seorang manajer pemasaran adl menentukan harga produk dlm lingkungan strategi harga yg dinamis. Jobdesk Revenue Manager  Menentukan harga kamar  Memprediksi dan memantau pendapatan Sales & Marketing Department  Mengkalkulasi pendapatan & pengeluaran Sales & Marketing  Memberikan hak / persetujuan tentang permohonan complimentary room

4 Harga kamar  Agustinus Darsono (2001:17) : 1. Harga per Kamar ( Basic Rates) Harga setiap kamar sesuai dengan fasilitas masing-masing. Penentuan harga bergantung pada fasilitas, pelayanan, perlengkapan, luas kamar, dan lokasi. Dengan demikian harga ini belum terkena potongan harga 2. Harga Paket (Package Rates) Harga kamar merupakan paket, yaitu sewa kamar di tambah pelayanan yang berupa makan dan fasilitas lainnya.

5 HARGA KAMAR (CONT’D ) 3. Harga Perseorangan (PersonalRates) Harga sewa kamar dikenakan kepada tamu sesuai dengan jumlah yang akan menginap. 4. Harga Spesial (Special Rates) Harga kamar ditetapkan secara khusus dan resmi dengan perjanjian harga diberikan kepada biro perjalanan, perusahaan, penerbangan, dan kedutaan. Harga ini biasanya lebih murah dari harga resmi. Harga khusus ini terdiri dari :

6 HARGA KAMAR (CONT’D)  Harga khusus ini terdiri dari :  Company Rates, yaitu harga kamar untuk tamu dari suatu perusahaan tertentu yang menginap secara kontinu  Commercial Rates, yaitu harga kamar untuk tamu-tamu yang mengadakan perjalanan usaha (business).  Airlines Rates, yaitu harga kamar untuk tamu yang bekerja pada perusahaan penerbangan.  Seasonal Rates, yaitu harga kamar yang diberikan kepada tamu saat musim tertentu. Harga ini lebih murah dari harga resmi karena untuk menarik para tamu pada saat hotel mengalami low season.

7 Tujuan Penetapan Harga Menurut Philip Kotler (2001:473) : 1. Survival (Bertahan Hidup) Tujuan ini dipilih oleh perusahaan jika perusahaan mengalami kelebihan kapasitas, persaingan yang ketat, atau keinginan konsumen yang berubah-ubah. Karena itu perusahaan akan menetapkan harga jual yang rendah dengan harapan pasar akan peka terhadap harga. 2. Maximum Current Profit (Laba Sekarang Maksimum) Perusahaan memilih tujuan ini akan memperkirakan permintaan dan biaya yang berkaitan dengan berbagai alternatif harga dan memilih harga yang akan menghasilkan laba sekarang, arus kas, atau tingkat pengembalian investasi yang maksimum.

8 Tujuan Penetapan Harga 3.Perusahaan menetapkan harga terendah dengan asumsi bahwa pasar sangat peka terhadap perubahan harga, sehingga harga rendah tersebut dapat merangsang pertumbuhan pasar, itu disebut harga penetrasi-pasar (market-penetration pricing). 4. Maximum Market Skimming (Menyaring Pasar secara Maksimum) Dalam tujuan ini perusahaan menetapkan harga tertinggi bagi setiap produk baru yang dikeluarkan, dimana kemudian secara berangsur-angsur perusahaan menurunkan harga untuk menarik segmen lain yamg peka terhadap harga.

9 Tujuan Penetapan Harga 5. Product-Quality Leadership (Kepemimpinan Mutu- Produk) Tujuan ini dipilih oleh perusahaan jika perusahaan ingin menjadi pemimpin pasar dalam hal kualitas produk, dan harga yang ditetapkan menjadi relatif tinggi.

10 Penetapan Tarif Kamar Hotel Menurut Oka A.Yoeti (1997:104) : a. Target Profit Pricing Suatu cara penetapan tarif kamar berdasarkan rata- rata tingkat hunian kamar hotel yang dapat menjamin pengembalian investasi yang dilakukan (Based on average occupancy which will provide an adequate return). b. Perceived- Value pricing Suatu sistem penetapan tarif kamar hotel berdasarkan nilai atau manfaat dari produk yang ditawarkan.

11 Penetapan Tarif Kamar Hotel c. Going Rate Penetapan harga kamar berdasarkan permintaan rata- rata sebagai langkah menghadapi persaingan (keeping face with the competition). d. Price Ranging Penetapan tarif kamar hotel berdasarkan pada penentuan tarif kamar yang tertinggi untuk kamar yang terbaik, kemudian tarif kamar yang lebih rendah sampai kepada tarif kamar dengan kualitas terjelek. Cara penetapan tarif kamar semacam ini dianut oleh hampir kebanyakan hotel sekarang ini.

12 Penetapan Tarif Kamar Hotel e. Value-Added Pricing Penetapan tarif kamar hotel dengan cara memberikan tarif khusus atau diskon dalam bentuk paket-paket yang menarik dengan memberikan bermacam-macam fasilitas yang dapat dinikmati oleh calon tamu hotel. Dalam menginformasikan tarif kepada tamu hotel maka dalam tarif kamar yang diinformasikan perlu disampaikan apa saja yang sudah termasuk dalam tarif itu:  Kamar saja (Room Only).  Kamar dan makan pagi (Room and Breakfast).  Kamar dan makan tiga kali (Room and All meals).

13 Penetapan Tarif Kamar Hotel f. Price Skimming Suatu strategi yang diadopsi oleh hotel-hotel yang baru memasuki pasar dengan menggunakan Well Known Brand Name. Biasanya hotel jenis ini menetapkan tarif kamar yang relatif tinggi.

14 Price (harga) Untuk harga yang hotel yang ditawarkan: • Hotel Nikko JakartaMulai Rp ,- • Mandarin Oriental JakartaMulai Rp ,- • Hotel Arcadia JakartaMulai Rp ,- • The Aryaduta Jakarta HotelMulai Rp ,- • Atlet Century Park Jakarta HotelMulai Rp ,- • Hotel Sentral JakartaMulai Rp ,-

15 Pengaruh Tarif Kamar Terhadap Keputusan Konsumen Untuk Menginap • Dapat disimpulkan bahwa harga kamar ada pengaruh terhadap keputusan konsumen untuk menginap. Dimana harga bersifat fleksibel (bisa disesuaikan dengan cepat) sesuai dengan persaingan harga di pasaran dan fasilitas yang diberikan oleh pihak hotel.

16 Tujuan Penentuan Harga Factor Penentu Lingkungan • Perantara • Persaingan • Pemerintah • Perekonomian Pengembangan Strategi dan Antisipasi Reaksi Pesaing Penentuan Tingkat Harga • Orientasi Persaingan • Orientasi Biaya • Orientasi Permintaan Penentuan Reaksi Konsumen Perusahaan • Biaya • Kebijakan Pengendalian Penyesuaian Harga Gb 2. Proses Penentuan Harga

17 Faktor Yg Mempengaruhi Perubahan Harga  Dalam praktek, perubahan atau penyesuaian harga dipengaruhi oleh bbrp faktor :  Meningkatnya sensitivitas konsumen thd harga, terutama pd masa inflasi harga mjd patokan utk keputusan pembelian  Meningkatnya penggunaan merk lokal dan merk generik shg menekan penggunaan merk generik nasional secara bebas  Meningkatnya volume peluncuran produk baru, yg berarti membutuhkan reevaluasi yg terus menerus

18 STRATEGI PENETAPAN HARGA 1. Penetapan Harga bdsrk biaya yaitu dg menambah prosentase laba dan biaya Harga Beli = Rp 9oo.ooo Laba 10 % = Rp Biaya = Rp Harga jual = Rp Penetapan harga cost (Cost Plus Pricing) Harga jual = Harga pokok + biaya + laba 2. Penetapan harga bdsrk persaingan  Harga di atas hg pesaing  Harga sama dg pesaing  Harga di bawah hg pesaing

19 STRATEGI PENETAPAN HARGA 3. Penetapan hg bdsrk pd permintaan 4. Harga psikologikal Memberikan efek psikologis pd konsumen, tujuannya memberikan kesan lebih murah Misal : US$ Harga promosi - Leader pricing(hg di bawah hg pasar) - Loss Leader Pricing (hg di bawah hg pokok) - Bait pricing (hg umpan yg diturunkan dg tajam) Hg diturunkan hingga % - Special Event Pricing - Discount psikological Hg sebelumnya US $ 100 (padahal US $ 77) Hg sekarang US $ 77 (Hg sebenarnya)

20 Jenis-jenis harga kamar  Published rate Harga kamar yang dipublikasikan dan dijual kepada masyarakat umum dan biasanya dijual kepada Walk in guest yakni tamu hotel yang datang langsung ke hotel atau melakukan reservasi ke suatu hotel secara perseorangan tanpa melalui suatu biro perjalanan atau mewakili suatu instansi. Weekend rates Harga kamar untuk akhir pekan. Rata-rata hotel memberlakukan harga ini sejak hari jum'at sampai pada hari minggu.

21 Jenis-jenis harga kamar  Group Rates Harga untuk suatu rombongan yang datang secara bersama-sama dalam satu kelompok. Beberapa hotel biasanya memberikan harga khusus buat rombongan/group, bahkan jika rombongan ini memesan kamar dalam jumlah yang besar, pihak hotel akan memberikan kamar gratis/complimentary buat Tour Leader dari rombongan ini. Airlines Rates Harga kamar yang diperuntukkan bagi perusahaan penerbangan dimana biasanya dibedakan dalam dua bagian yaitu harga buat crew penerbangan dan harga buat passenger(Penumpang) perusahaan penerbangan tersebut yang sudah membuat perjanjian kontrak dengan suatu hotel.

22 Jenis-jenis harga kamar  Travel Agencies Rates Harga kamar berdasarkan perjanjian antara pihak Travel Agent dengan pihak hotel. Over Flow Rates Harga kamar yang sifatnya khusus antara suatu hotel dengan hotel yang lain, diberlakukan pada tamu yang dikirim oleh hotel lain, karena hotel yang bersangkutan sedang mengalami full booking (Seluruh kamar sudah penuh). Domestic Rates Harga kamar ini hanya digunakan oleh hotel-hotel yang kebanyakan tamunya adalah warga negara asing, harga domestik diperlakukan untuk tamu-tamu yang berasal dari dalam negeri sendiri. 


Download ppt "OLEH : FX SETIYO WIBOWO. DEFINISI  Price. ( Philip Kotler ) It is the amount of money charged for a product or service. More broadly, price is the sum."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google