Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 5 130810101197Arief Kurniawan 130810101202 Andriana Okta F.D. 130810101204 Nanda Dayu M. 130810101207 Taufan M.A. 130810101208 Rohman Abadi 130810101209.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 5 130810101197Arief Kurniawan 130810101202 Andriana Okta F.D. 130810101204 Nanda Dayu M. 130810101207 Taufan M.A. 130810101208 Rohman Abadi 130810101209."— Transcript presentasi:

1 Kelompok Arief Kurniawan Andriana Okta F.D Nanda Dayu M Taufan M.A Rohman Abadi Dwi Bagus M.A Qori Dhika Andria S.

2 Pengertian Manajemen Operasi dan Produksi Operasi-operasi Sebagai Suatu Sistem Produktif Manajemen Operasi Sebagai Kegiatan Kegiatan Manajerial Sejarah Perkembangan Manajemen Operasi Fungsi Dan Sistem Produksi Dan Operasi

3 Pentingnya Manajemen operasi Hubungan fungsi produksi dan lingkungannya Organisasi Formal Fungsi Produksi Pembuatan Keputusan dalam Operasi- Operasi

4 Berikut ini adalah definisi manajemen operasi dan produksi yang dikemukakan oleh beberapa ahli, antara lain : •Menurut Jay Heizer dan Barry Render manajemen operasi adalah serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output. •Menurut Pangestu Subagyo, manajemen operasi adalah penerapan ilmu manajemen untuk mengatur kegiatan produksi atau operasi agar dapat dilakukan secara efisien. •Menurut Eddy Herjanto manajemen operasi dan produksi dapat diartikan sebagai suatu proses yang berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi fungsi manajemen untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan. Berikut ini adalah definisi manajemen operasi dan produksi yang dikemukakan oleh beberapa ahli, antara lain : •Menurut Jay Heizer dan Barry Render manajemen operasi adalah serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output. •Menurut Pangestu Subagyo, manajemen operasi adalah penerapan ilmu manajemen untuk mengatur kegiatan produksi atau operasi agar dapat dilakukan secara efisien. •Menurut Eddy Herjanto manajemen operasi dan produksi dapat diartikan sebagai suatu proses yang berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi fungsi manajemen untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan.

5 Operasi-operasi Sebagai Suatu Sistem Produktif suatu sistem produktif adalah proses pengubahan masukan-masukan sumber daya menjadi barang-barang dan jasa. Masukan –masukan ke dalam sistem ini adalah barang mentah, tenaga kerja, modal,energi, dan informasi diubah menjadi barang atau jasa oleh teknologi proses yang menjadi metode untuk proses transformasi. Sedangkan, informasi umpan balik digunakan untuk mengawasi teknologi proses atau masukan-masukan. Infosmasi umpan balik perlu digunakan untuk menyesuaikan terus menerus campuran masukan- masukandan teknologi yang diperlukan untuk menghasilkan keluaran-keluaran tetentu suatu sistem produktif adalah proses pengubahan masukan-masukan sumber daya menjadi barang-barang dan jasa. Masukan –masukan ke dalam sistem ini adalah barang mentah, tenaga kerja, modal,energi, dan informasi diubah menjadi barang atau jasa oleh teknologi proses yang menjadi metode untuk proses transformasi. Sedangkan, informasi umpan balik digunakan untuk mengawasi teknologi proses atau masukan-masukan. Infosmasi umpan balik perlu digunakan untuk menyesuaikan terus menerus campuran masukan- masukandan teknologi yang diperlukan untuk menghasilkan keluaran-keluaran tetentu

6 Manajemen operasi dapat juga didefinisikan sebagai pelaksan kegiatan-kegiatan manajerial yang dibawakan dalam pemilihan, perancangan, pembaharuan, pengoperasian dan pengawasan sistem produktif.

7 terdapat tiga pengertian yang penting mendukung pelaksanaan kegiatan Manajemen Produksi dan Operasi, yaitu fungsi, sistem dan keputusan : • Pertama, mengenai fungsi dapatlah dinyatakan bahwa manajer produksi dan operasi bertanggung jawab untuk mengelola bagian atau fungsi dalam organisasi yang menghasilkan barang atau jasa. terdapat tiga pengertian yang penting mendukung pelaksanaan kegiatan Manajemen Produksi dan Operasi, yaitu fungsi, sistem dan keputusan : • Pertama, mengenai fungsi dapatlah dinyatakan bahwa manajer produksi dan operasi bertanggung jawab untuk mengelola bagian atau fungsi dalam organisasi yang menghasilkan barang atau jasa.

8 • Kedua, mengenai sistem, dalam hal ini terkait dengan perumusan sistem transformasi yang menghasilkan barang atau jasa. Pengertian sistem ini tidak hanya pada pemahaman produksi dan operasinya, tetapi yang lebih penting lagi adalah sebagai dasar untuk perancangan dan penganalisisan operasi produksi, yang terdapat dalam proses pengkonversian di dalam persahaan. • Tentang keputusan, dimana unsur yang terpenting di dalam manajemen prosuksi dan operasi adalah pengambilan keputusan. Oleh karena seluruh manajer bertugas dan tidak terlepas dengan hal pengambilan keputusan, maka penekanan utama dalam pembahasan manajemen produksi dan operasi adalah proses pengambilan keputusan. • Kedua, mengenai sistem, dalam hal ini terkait dengan perumusan sistem transformasi yang menghasilkan barang atau jasa. Pengertian sistem ini tidak hanya pada pemahaman produksi dan operasinya, tetapi yang lebih penting lagi adalah sebagai dasar untuk perancangan dan penganalisisan operasi produksi, yang terdapat dalam proses pengkonversian di dalam persahaan. • Tentang keputusan, dimana unsur yang terpenting di dalam manajemen prosuksi dan operasi adalah pengambilan keputusan. Oleh karena seluruh manajer bertugas dan tidak terlepas dengan hal pengambilan keputusan, maka penekanan utama dalam pembahasan manajemen produksi dan operasi adalah proses pengambilan keputusan.

9 Sejarah Perkembangan Manajemen Operasi Ada enam aliran utama yang menyumbang terhadap perkembangan manajemen operasi. • Pembagian Kerja. Pembagian kerja didasarkan pada spesialsasi tenaga kerja pada suatu tugaas tunggal dapat diselesaikan produktivitas dan efisiensi lebih besar daripada penugasan seorang karyawan pada banyak tugas. • Revolusi Industri. Revolusi Industri pada pokoknya penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin. Ada enam aliran utama yang menyumbang terhadap perkembangan manajemen operasi. • Pembagian Kerja. Pembagian kerja didasarkan pada spesialsasi tenaga kerja pada suatu tugaas tunggal dapat diselesaikan produktivitas dan efisiensi lebih besar daripada penugasan seorang karyawan pada banyak tugas. • Revolusi Industri. Revolusi Industri pada pokoknya penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin.

10 •Manajemen Ilmiah. Gagasan-gagasan tentang manajemen ilmiah dalam manajemen operasi mempunyai dua pengertian. Arti pertama,manajemen ilmiah merupakan penerapan metode ilmiah pada studianalsa dan pemecahan masallah-masalah operasi. Sedangkan arti kedua, manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme-mekanisme dan teknik untuk meningkatkan efisiensi operasi organisasi. •Hubungan Manusiawi. Pendekatan hubungan manusiawi menekankan pentingnya motivasi dan unsur manusia dalam desain kerja •Manajemen Ilmiah. Gagasan-gagasan tentang manajemen ilmiah dalam manajemen operasi mempunyai dua pengertian. Arti pertama,manajemen ilmiah merupakan penerapan metode ilmiah pada studianalsa dan pemecahan masallah-masalah operasi. Sedangkan arti kedua, manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme-mekanisme dan teknik untuk meningkatkan efisiensi operasi organisasi. •Hubungan Manusiawi. Pendekatan hubungan manusiawi menekankan pentingnya motivasi dan unsur manusia dalam desain kerja

11 •Model-model Keputuan Kuantitatif. Model-model keputusan dapat digunakan untuk menyajikan suatu sistem produktif dalammodel-moel matematikal.tujuan dari satu metode seperti ini adalah untukmenemukan nilai-nilai optimal atau memuaskan berbagai variabel keputusan yang akan meningkakan performance sistem dengan batasan yang ada. •Komputer. Penggunaan kompuer telah mengubah secara dramatik bidang manajemen operasi sejak komputer diperkenalkan pertama kali dalam bisnis tahun 1950-an. •Model-model Keputuan Kuantitatif. Model-model keputusan dapat digunakan untuk menyajikan suatu sistem produktif dalammodel-moel matematikal.tujuan dari satu metode seperti ini adalah untukmenemukan nilai-nilai optimal atau memuaskan berbagai variabel keputusan yang akan meningkakan performance sistem dengan batasan yang ada. •Komputer. Penggunaan kompuer telah mengubah secara dramatik bidang manajemen operasi sejak komputer diperkenalkan pertama kali dalam bisnis tahun 1950-an.

12 Pentingnya Manajemen operasi • Alasan pertama pentingnya mempelajari manajemen poduksi adalah topik-topik YANG dipelajari dalam manajemen produksi berkaitan dengan desain, operasi dan pengawasan sisi penawaran organisasi-organisasi. • Alasan kedua pentingnya mempelajari manajemen operasi adalah bahwa sekitar 70 persen aktiva –aktiva dalam berbagai organisasi manufacturing dan pemrosesan adalah berbentuk p ersediaan-persediaan,pabrik dan peralatan yang secara langsung atau tidak langsung berada di bawah pengawasan para manajer produksi atau operasi manajer, manajer bahan,manajer peralihan, dan para penyelia produksi yang semuanya merupakan anggota organisasi manjemen operasi dan produksi. • Alasan pertama pentingnya mempelajari manajemen poduksi adalah topik-topik YANG dipelajari dalam manajemen produksi berkaitan dengan desain, operasi dan pengawasan sisi penawaran organisasi-organisasi. • Alasan kedua pentingnya mempelajari manajemen operasi adalah bahwa sekitar 70 persen aktiva –aktiva dalam berbagai organisasi manufacturing dan pemrosesan adalah berbentuk p ersediaan-persediaan,pabrik dan peralatan yang secara langsung atau tidak langsung berada di bawah pengawasan para manajer produksi atau operasi manajer, manajer bahan,manajer peralihan, dan para penyelia produksi yang semuanya merupakan anggota organisasi manjemen operasi dan produksi.

13 • Alasan ketiga adalah untuk meperoleh pengetahuan tentanng berbagai macam tekanan yang dihadapi manajer sebagai usaha mereka untuk melaksanakan tanggung jawab sosial perusahan terhadap masyarakat. • Alasan terakhir untuk mempelajari manajemen produksi atau operasi adalah bahwa ada kesempatan pekerjaan dan karir yang cerah bagi individu kreatif ang berminat terjun dalamkarier profesional di bidang manajemen produksi atau operasi dan manjemen pelatihan. • Alasan ketiga adalah untuk meperoleh pengetahuan tentanng berbagai macam tekanan yang dihadapi manajer sebagai usaha mereka untuk melaksanakan tanggung jawab sosial perusahan terhadap masyarakat. • Alasan terakhir untuk mempelajari manajemen produksi atau operasi adalah bahwa ada kesempatan pekerjaan dan karir yang cerah bagi individu kreatif ang berminat terjun dalamkarier profesional di bidang manajemen produksi atau operasi dan manjemen pelatihan.

14 Hubungan fungsi produksi dan lingkungannya Penyanggan fungsi produksi daripengaruh lingkungan secar langsung diperlakukan untuk alasan diantaranya interaksi dengan unsur-unsur lingkungan, proses transformasi tekologi yang lebih efisien dariada proses yang diperlukan dalam pengadaan masukan dan penjualan produk akhir, keterampilan manajerial yang diperlukan untuk keberehasilan operasi proses transformasi sering berbeda dengan yang diperlukan untuk keberehasilan operasi pemasaran, personalia, atau keuangan.

15 Pengorganisasian fungsi produksi merupakan proses penyusun struktur organisasidepartemen produksi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya yang dimiliknya, danlingkungan yang melingkupinya

16 Pembuatan Keputusan dalam Operasi-Operasi Pembuatan keputusan merupakan elemen penting manajemen operasi dan produksi. Pembuatan keputusan dapat dioandang dari berbagai perspektif yang berbeda. Pembuatan keputusan merupakan keseluruhan proses pencapaian suatu keputusan dari idetifikasi awal melalui pengembangan dan penilaian alternatif-alternatif sampai pemilihannya.

17 Proses pembuatan keputusan diawali dengan perumusan masalah yang dilakukan dengan menguji hubungan sebab-akibat, mencari penyimpangan-penyimpangan, dan yang paling penting adalah berkonsultasi dengan pihak lain. Selanjutnya pengembangan alternatif- alternatifdengan mengumpulkan dananalisa data yang relavan.

18 Setelah dikembangkannya alternatif maka langkah selanjutnya adalah evaluasi alternatif- alternatif yang tergantung pada kriteria pemilihan keputusan yang tepat. Evaluasi alternatif dipermudah dengan penggunaan model-model matematik formal.

19 Implementasi keputusan. Suatu keputusan belum selesai sebelum diterapkan dalam praktek. Langkah ini sama krusialnya dengan proses pembuatan keputusan secar keselururuhan. Pemahaman akan perubahan organisasionaladalah kunci sukses implementasi. Implementasi tidak sekedar menyangkut pemberian perintah, naun dalam hal ini manajer harus menetapkan jadwal kegiatan atau anggaran, mengadakan den mengalokasikan sumberdaya yang diperlukanserta melimpahkan wewenang dan tanggungjawab tertentu.

20 Sekian, Terima Kasih


Download ppt "Kelompok 5 130810101197Arief Kurniawan 130810101202 Andriana Okta F.D. 130810101204 Nanda Dayu M. 130810101207 Taufan M.A. 130810101208 Rohman Abadi 130810101209."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google