Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ANIMAL TISSUE: EPITHELIUM TIEN MAHARDIKA P.BIO-USD – 081434012.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ANIMAL TISSUE: EPITHELIUM TIEN MAHARDIKA P.BIO-USD – 081434012."— Transcript presentasi:

1 ANIMAL TISSUE: EPITHELIUM TIEN MAHARDIKA P.BIO-USD –

2 What is EPITHELIUM?  Jaringan pembatas dan pelapis permukaan pada organ, rongga, dan saluran di luar maupun di dalam tubuh.  Yang melapisi lapisan luar tubuh: epitelium  Yang melapisi lapisan dalam tubuh: endotelium  Yang melapisi rongga: mesotelium

3 CHARACTERs  Sel-sel tersusun rapat = tanpa ruang antarsel.  Tidak mengandung pembuluh darah (blood vein), makanan didapat dari kapiler darah pada jaringan ikat.  Mengandung ujung saraf = bisa menerima/ meneruskan rangsang/stimulus.  Memiliki kemampuan regenerasi tinggi = cepat mengganti sel-sel yang rusak melalui pembelahan sel (jika cukup nutrien).

4 EPITHELIUM Classification  Klasifikasi berdasarkan bentuk dan jumlah lapisan.  Berdasarkan jumlah lapisan, dibedakan menjadi:  Epitelium selapis, terdiri dari satu lapis sel.  Epitelium berlapis, terdiri dari lebih dari satu lapis sel.

5 EPITHELIUM Classification  Berdasarkan bentuk, dibedakan menjadi: JenisBentuk SelBentuk Nukleus Epitelium Pipih (Squamosa) PipihSeperti cakram Epitelium Kubus (Cuboidal) Kotak/ seperti kubus Bulat Epitelium Batang (Columnar) Memanjang seperti batang Oval memanjang atas-bawah

6 EPITHELIUM Classification  Note:  Bentuk sel pada epitelium selapis biasanya sama.  Bentuk sel pada epitelium berlapis bisa berbeda-beda tiap lapisannya, sehingga dinamai berdasarkan bentuk sel pada permukaan paling atas.

7 EPITHELIUM Classification

8 Kiri: Atas: epitel batang berlapis semu bersilia Tengah: epitel kubus selapis Bawah: epitel batang berlapis Kanan: Atas: epitel pipih berlapis Tengah: epitel pipih selapis Bawah: epitel batang selapis

9 EPITELIUM SELAPIS  Epitelium Pipih Selapis  Selapis sel berbentuk pipih  Tipis dan bersifat permiabel (mudah dilewati)  Bisa dilalui molekul dan ion secara difusi, contoh: pertukaran O2 dan CO2.  Tempat: Pada alveolus paru-paru (pertukaran gas) Dinding kapiler darah (proses pertukaran nutrisi dan zat sisa antara darah dan jaringan)  Ada yang bersifat licin (utk meminimalkan gesekan): Endotelium organ sirkulasi (pembuluh darah, pembuluh limfa dan jantung). Mesotelium pada rongga perut, membran paru-paru dan membran jantung.

10 Epitelium Pipih Selapis

11 EPITELIUM SELAPIS  Epitelium Kubus Selapis  Selapis sel berbentuk kubus  Berperan dalam sekresi (pengeluaran zat) dan absorpsi (penyerapan zat)  Tempat: saluran kelenjar ludah, kelenjar keringat, saluran pada ginjal.

12 EPITELIUM SELAPIS  Epitelium Batang Selapis  Selapis sel yang berbentuk memanjang.  Berfungsi dalam gerakan aktif molekul, seperti absorpsi, sekresi dan transpor ion.  Diselingi sel goblet (menghasilkan lendir/mukus)  Tempat: Melapisi saluran pencernaan dari lambung  anus Pada kelenjar.  Ada yang memiliki silia: Lapisan dalam saluran rahim (uterus), silia berfungsi membantu ovum bergerak menuju rahim.

13 Epitelium Batang Selapis  saluran pencernaan

14 Epitelium Batang Selapis Bersilia  saluran pernapasan

15 EPITELIUM SELAPIS  Epitelium Batang Berlapis Semu  Epitel batang selapis, terlihat berlapis karena tinggi sel-sel berbeda-beda.  Semua sel melekat pada membran dasar, tetapi sel yang tinggi mencapai permukaan epitel.  Contoh: lapisan bagian dalam saluran pernapasan, berfungsi untuk mengeluarkan debu yang terperangkap lendir dari paru-paru.

16  Sel-sel beregenerasi di lapisan bawah untuk menggantikan sel di bagian atas yang lebih tua.  Umurnya lebih lama daripada epitelium selapis.  Fungsi utama: sebagai pelindung EPITELIUM BERLAPIS

17  Epitelium Pipih Berlapis  Sel di permukaan berbentuk pipih, sel di bagian dalam berbentuk kubus atau batang.  Paling tebal dan sesuai untuk fungsi perlindungan.  Tempat: epidermis kulit, bagian dalam mulut, esofagus, dan vagina  Epitelium Kubus dan Batang Berlapis  Jarang ditemukan pada tubuh  Berperan dalam sekresi  Tempat: hanya pada saluran besar beberapa kelenjar, yaitu: kelenjar susu (mamae), kelenjar ludah (salivary), dan pangkal esofagus EPITELIUM BERLAPIS

18 EPITELIUM PIPIH BERLAPIS  (BAGIAN DALAM MULUT)

19 EPITELIUM KUBUS BERLAPIS  KELENJAR LUDAH

20  Epitelium Transisional  Epitel berlapis yang bentuk sel-selnya bisa berubah-ubah.  Tempat: pada organ urinari  ureter, bagian dalam ginjal dan kantung kemih.  Saat organ mengembang (karena terisi urin):  Epitel transisional akan menipis  Ketebalan berkurang dari dari 6sel menjadi sekitar 3sel (separuh)  Sel bagian atas dari bentuk bulat menjadi pipih, ini yang menyebabkan epitel disebut transisional karena mengalami perubahan bentuk (transisi).  Berfungsi sebagai penghalang yang impermiabel (tidak dapat ditembus), sehingga urin menembus dinding organ. EPITELIUM BERLAPIS

21  Epitelium Kelenjar  Terdapat pada kelenjar (endokrin maupun eksokrin)  Nb: perbedaan kelenjar endo-eksokrin  Kelenjar endokrin: sekresi tidak dikeluarkan tubuh  Kelenjar eksokrin: sekresi dikeluarkan tubuh  Pada kelenjar endokrin, sel epitel yang menhubungkan kelenjar dan permukaan epitel menghilang. Kelenjar endokrin berhubungan dengan kapiler darah EPITELIUM BERLAPIS

22  Epitelium Kelenjar  Pada kelenjar endokrin:  Sel epitel yang menghubungkan kelenjar dan permukaan epitel menghilang.  Kelenjar endokrin berhubungan dengan kapiler darah, sehingga hasil sekresi masuk ke pembuluh darah, dibawa mengalir bersama darah.  Contohnya: kelenjar tiroid.  Pada kelenjar eksokrin:  Hasil sekresi kelejar ekoskrin menuju permukaan epitel.  Kelenjar yang multiseluler memiliki saluran hasil sekresi ke permukaan epitel. EPITELIUM BERLAPIS

23  Epitelium Kelenjar  Bentuk ada yang seperti tabung lurus (tubular) atau membulat (alveolar).  Struktur sederhana, bila hanya memiliki satu saluran ke permukaan epitel.  Struktur majemuk, bila memiliki lebih dari satu saluran ke permukaan epitel. EPITELIUM BERLAPIS

24  Klasifikasi Epitelium Kelenjar  Berdasarkan bentuk dan stukturnya:  Tubular sederhana: kelenjar Lieberkuhn usus vertebrata  Tubular bergelung sederhana: kelenjar keringat  Tubular bercabang sederhana: kelenjar di lambung  Alveolar sederhana: kelenjar mukus kulit katak  Alveolar majemuk: kelenjar susu  Alveolar dan tubular majemuk: kelenjar ludah EPITELIUM BERLAPIS


Download ppt "ANIMAL TISSUE: EPITHELIUM TIEN MAHARDIKA P.BIO-USD – 081434012."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google