Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 Matakuliah: R0142/Fisika Bangunan Tahun: September 2006 Tata Cahaya Buatan Pertemuan 3.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 Matakuliah: R0142/Fisika Bangunan Tahun: September 2006 Tata Cahaya Buatan Pertemuan 3."— Transcript presentasi:

1 1 Matakuliah: R0142/Fisika Bangunan Tahun: September 2006 Tata Cahaya Buatan Pertemuan 3

2 2 Aspek yang perlu dipertimbangkan: Fungsi Tujuan Tingkat Penerangan Sitem distribusi cahaya Cara Pemasangan Bentuk lampu Armatur (rumah lampu) Warna lingkungan Teknis Ekonomis : efisien, biaya awal & operasional Estetis Light is science and arts (cahaya merupakan perpaduan antara ilmu pengetahuan dan seni) Rasa seni, indah dan nyaman SISTEM PENERANGAN UNTUK MENAMBAH ATAU MENGGANTI PENERANGAN SIANG HARI

3 3 PENCAHAYAAN ARSITEKTUR PA. DI DALAM RUANGAN PA. DILUAR RUANGAN PA. LINGKUNGAN

4 4 PENCAHAYAAN ARSITEKTUR dipengaruhi oleh: Posisi/perletakan sumber cahaya: 1.Sembunyi 2.Antara obyek dan pengamat Pemilihan Sumber Cahaya: 1.Temperatur warna: suasana sejuk, hangat 2.Renderasi warna: warna sebenarnya atau paduan/modifikasi 3.Warna cahaya: hijau biru, merah, kuning. putih

5 5 KARAKTERISTIK LAMPU LISTRIK 1.Temperatur Warna (colour Temperature) adalah warna yang dihasilkan sumber cahaya pada suhu tertentu (antara 800 K K) 800 K-900 K --- merah 3000 K Putih / kuning 5000 K Putih K-- Biru pucat 2800K-3100 K---Warm 3850K-4250K----Cool 6300K-7400K----Daylight

6 6 2. Renderasi Warna (colour Rendering)-simbol Ra atau CRI : Adalah kesan warna yang diterima oleh mata manusia dari obyek pencahayaan akibat sumber cahaya. (Nilai: 0-100) < 50 : Ra Jelek 50 – 75: Ra Sedang 70 – 90: Ra Bagus 90 – 100: Ra Bagus Sekali (hampir seperti kesan warna dari obyek

7 7 3. Umur Lampu: adalah lamanya hidup lampu dalam menghasilkan cahaya sampai batas minimum 70% dari cahaya yang dihasilkan 100%. Satuan : jam 4. Efikasi : banyaknya arus cahaya yang dihasilkan oleh sumber cahaya sesuai dengan daya listrik yang diserap pada lampu. Satuan : lumen/watt. 5. Posisi nyala (burning Position): posisi penyalaan suatu sumber cahaya yang benar sehingga dapat mempertahankan umur lampu. 6. Bentuk & ukuran lampu: bentuk dan ukuran lampu diperlukan untuk memudahkan dalam mendisain sumber cahaya yg tepat dipasang pada suatu ruang/tempat

8 8 Sistem Distribusi cahaya Langsung Tidak Langsung Difuse (baur)

9 9 Ambang Batas Penerangan dalam Gedung Ambang batas penerangan tergantung : Macam Aktivitas Kecepatan dan ketelitian dalam menjalankan tugas visuil

10 10 Syarat minimum kebutuhan penerangan menurut macam aktivitas Tingkat peneranga n 1. Jalan di koridor 20 Lux 2.Memeriksa, merakit barang besar100 Lux 3.Membaca, menulis200 Lux 4. Memeriksa daftar angka, merakit barang kecil 700 Lux

11 11 Karakteristik Lampu: Lampu TL (tube lamp),Fluorescent: Efikasi tinggi, sehingga biaya rendah Memberikan suasana sejuk Memantulkan warna benda seperti warna aslinya Baik digunakan untuk penerangan umum(general lighting) Lampu Pijar: Incandescent Efikasi rendah sehingga biaya tinggi Dapat menonjolkan unsur decoratif, shg digunakan sebagai spot lighting (penerangan setempat).


Download ppt "1 Matakuliah: R0142/Fisika Bangunan Tahun: September 2006 Tata Cahaya Buatan Pertemuan 3."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google