Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Konferensi Guru Indonesia 2007. Konferensi Guru Indonesia MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) SEBAGAI STRATEGI PERUBAHAN PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI STRATEGI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Konferensi Guru Indonesia 2007. Konferensi Guru Indonesia MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) SEBAGAI STRATEGI PERUBAHAN PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI STRATEGI."— Transcript presentasi:

1 Konferensi Guru Indonesia 2007

2 Konferensi Guru Indonesia MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) SEBAGAI STRATEGI PERUBAHAN PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI STRATEGI PERUBAHAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

3 Konferensi Guru Indonesia 2007 Dra. Hj. ZURAIDAH, MM. Oleh

4 Konferensi Guru Indonesia 2007 LATAR BELAKANG 1. UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan dengan tegas bahwa setiap warga negara berhak mendapat layanan pendidikan bermutu.

5 Konferensi Guru Indonesia 2007 LATAR BELAKANG 2. Pendidikan yang berMUTU tidak hanya diukur dari produk (output), tetapi terkait dengan input dan proses penyelenggaraan pendidikan

6 Konferensi Guru Indonesia 2007 LATAR BELAKANG 3. Upaya PENINGKATAN MUTU layanan pendidikan harus melibatkan stakeholders pendidikan, khususnya masyarakat dn orang tua peserta didik.

7 Konferensi Guru Indonesia 2007 LATAR BELAKANG 4. MBS merupakan INOVASI dalam pelibatan masyarakat dan orang tua peserta didik untuk peningkatan mutu pengelolaan penyelenggaraan pendidikan di era otonomi daerah.

8 Konferensi Guru Indonesia 2007 LATAR BELAKANG 5. Hasil penelitian di berbagai negara membuktikan bahwa implementasi MBS secara benar dan consisten dapat meningkatkan mutu pendidikan anak secara signifikan karena keterlibatan masyarakat dan orang tua sesuai dengan peranannya masing-masing.

9 Konferensi Guru Indonesia Manajemen Berbasis Sekolah ( School-Based Management) merupakan salah satu model sistem pengelolaan sekolah yang memberikan kewenangan lebih luas dan kekuasaan lebih banyak kepada institusi sekolah untuk mengurus kegiatan sekolah sesuai dengan potensi, tuntutan, dan kebutuhan sekolah yang bersangkutan tanpa bertentangan dengan ketentuan yang berlaku KONSEP DASAR MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

10 Konferensi Guru Indonesia Pemberian kewenangan dalam pengambilan keputusan dipandang sebagai salah satu bentuk otonomi di tingkat sekolah pemberdayaan sumber- sumber (resourse) sehingga sekolah mampu secara mandiri : KONSEP DASAR MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

11 Konferensi Guru Indonesia menggali -mengalokasikan -menentukan prioritas -memanfaatkan -mengendalikan, dan -mempertanggungjawabkan keberhasilan programnya kepada setiap pihak yang berkepentingan (stakeholders) pendidikan di sekolah KONSEP DASAR MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

12 Konferensi Guru Indonesia Pemberian otonomi yang lebih luas kepada sekolah dalam pengambilan keputusan untuk peningkatan layanan pendidikan. TUJUAN UTAMA PENERAPAN MBS DI INDONESIA

13 Konferensi Guru Indonesia Meningkatkan partisipasi masyarakat dan orang tua peserta didik dalam penyelenggaraan pendidikan bermutu TUJUAN UTAMA PENERAPAN MBS DI INDONESIA

14 Konferensi Guru Indonesia Mengembangkan kepemimpinan sekolah yang demokratis dan profesional TUJUAN UTAMA PENERAPAN MBS DI INDONESIA

15 Konferensi Guru Indonesia Membangun ”team- work” yang demokratis dan profesional untuk layanan pendidikan yang bermutu, dalam upaya peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh TUJUAN UTAMA PENERAPAN MBS DI INDONESIA

16 Konferensi Guru Indonesia 2007 PARADIGMA KONSEP MBS MBS  Kurikulum  PBM  Sumber Daya  Komitmen stakeholder  Bangun Model  Analisis SWOT  Profesionalisasi Peningkatan Kinerja Sekolah Desentralisasi Aspek Finansi al Aspek Administr atif Aspek Edukatif Aspek Politik Efisiensi Keuangan Efisiensi Manajeme n Pemerataan Kesempatan Aspek Finansial Tujuan Politik Peningkat an Mutu

17 Konferensi Guru Indonesia 2007 PARADIGMA BARU PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENDIDIKAN PRA MBS Hanya dalam input pendidikan berupa sumbangan uang Hanya dalam input pendidikan berupa sumbangan uang DALAM KONTEKS MBS Partisipasi dalam input, proses, dan kontrol kualitas output pendidikan Partisipasi dalam input, proses, dan kontrol kualitas output pendidikan Diwadahi dalam formula Komite Sekolah/Dewan Sekolah Diwadahi dalam formula Komite Sekolah/Dewan Sekolah Fungsi dan peran utama Komite Sekolah : Fungsi dan peran utama Komite Sekolah : Mitra kerja Mitra kerja Penasehat Penasehat Penghubung dengan masyarakat Penghubung dengan masyarakat Pengendali Pengendali

18 Konferensi Guru Indonesia 2007 Peningkatan kemandirian sekolah dalam mewujudkan visi dan misi Peningkatan kemandirian sekolah dalam mewujudkan visi dan misi Peningkatan kualitas kinerja layanan sekolah Peningkatan kualitas kinerja layanan sekolah Peningkatan kesejahteraan materil dan non materil Peningkatan kesejahteraan materil dan non materil KARAKTERISTIK KEBERHASILAN IMPLEMENTASI MBS

19 Konferensi Guru Indonesia 2007 Peningkatan kualitas partisipasi masyarakat dan orangtua Peningkatan kualitas partisipasi masyarakat dan orangtua Peningkatan transparasi dan akuntabilitas pengelolaan sekolah Peningkatan transparasi dan akuntabilitas pengelolaan sekolah KARAKTERISTIK KEBERHASILAN IMPLEMENTASI MBS

20 Konferensi Guru Indonesia 2007 Pemahaman terhadap Konsep dan Aplikasi MBS masih belum benar Pemahaman terhadap Konsep dan Aplikasi MBS masih belum benar Rendahnya tingkat kesiapan dan komitmen sumber daya manusia Rendahnya tingkat kesiapan dan komitmen sumber daya manusia PERMASALAHAN YANG DIHADAPI DALAM PELAKSANAAN IMPLEMENTASI MBS

21 Konferensi Guru Indonesia 2007 Sistem Regulasi teknis yang tidak jelas Sistem Regulasi teknis yang tidak jelas Rendahnya kualitas partisipasi masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan anak Rendahnya kualitas partisipasi masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan anak Rendahnya komitmen dukungan dana dari masyarakat dan orang tua terhadap layanan pendidikan yang bermutu Rendahnya komitmen dukungan dana dari masyarakat dan orang tua terhadap layanan pendidikan yang bermutu PERMASALAHAN YANG DIHADAPI DALAM PELAKSANAAN IMPLEMENTASI MBS

22 Konferensi Guru Indonesia 2007 Menurut Marilyn King ( atlet panca lomba olimpiade ) rumus keberhasilan : - GAIRAH - VISI - AKSI - AKSI - SUKSES Jika Anda punya gairah dan visi tetapi tanpa aksi ANDA MELAMUN Jika Anda punya gairah dan visi tetapi tanpa aksi ANDA MELAMUN Jika Anda punya visi dan aksi tetapi tanpa gairah akan SERBA TANGGUNG Jika Anda punya visi dan aksi tetapi tanpa gairah akan SERBA TANGGUNG Jika Anda punya gairah dan aksi tetapi tanpa visi Anda akan sampai DI TEMPAT YANG KELIRU Jika Anda punya gairah dan aksi tetapi tanpa visi Anda akan sampai DI TEMPAT YANG KELIRU PESAN TERAKHIR

23 Konferensi Guru Indonesia 2007 TERIMA KASIH SEMOGA BERMANFAAT WASSALAM Dra Hj Zuraidah MM Kep Sek SMAN2 Cibinong Jl.Keradenan No 7 Cibinong Telp: Hp: SEKIAN


Download ppt "Konferensi Guru Indonesia 2007. Konferensi Guru Indonesia MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) SEBAGAI STRATEGI PERUBAHAN PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI STRATEGI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google